Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » “Kemenpar Umumkan Riset Penting Tentang Hotel dan Wisata Indonesia, Wah..Isinya Bikin Kaget!”

“Kemenpar Umumkan Riset Penting Tentang Hotel dan Wisata Indonesia, Wah..Isinya Bikin Kaget!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
  • visibility 626
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADA satu penyakit lama yang sering kambuh tiap akhir pekan hasrat liburan yang tak kesampaian, sudah niat piknik ke pantai, eh dompet bilang “sabar ya, kita akhir bulan”.

Tapi ternyata bukan cuma rakyat jelata yang lagi masuk angin. Sektor pariwisata nasional juga ikut-ikutan masuk angin, lengkap dengan gejala lesu, loyo, dan lunglai akibat badai pandemi dan harga tiket pesawat yang kadang lebih mahal dari harga sapi kurban.

Untunglah, Kementerian Pariwisata kita enggak cuma bisa selfie di acara pameran, tapi juga bisa mikir. Serius! Baru-baru ini, mereka merilis tiga karya ilmiah yang kalau dibaca bikin otak seger, kayak ketemu mantan tapi sudah move on. Ada Tourism Snapshot, Jurnal Kepariwisataan Indonesia, dan satu lagi judulnya dramatis kayak sinetron Ramadan Kajian Kebijakan “Dampak Penurunan Okupansi Hotel”.

Dalam dunia perdramaan pariwisata pasca pandemi, Tourism Snapshot ini seperti ringkasan episode sinetron yang panjang. Judulnya aja sudah berat “Beyond Recovery Toward Transformation in Indonesia’s Tourism Resilience” Kalau dibaca cepat bisa bikin keseleo lidah.

Tapi intinya bagus, ini adalah semacam ramuan tolak angin berbasis data yang membahas krisis pariwisata, dari hotel sepi tamu, restoran yang cuma dikunjungi kucing tetangga, sampai gejolak dunia yang bikin wisatawan mancanegara mikir seribu kali buat mampir ke Indonesia.

Analisisnya komplit, dari kunjungan wisatawan yang seperti air pasang surut, sampai tekanan ekonomi yang bikin pelaku usaha seperti tukang parkir di tempat wisata  kadang rame, kadang sendirian ditemani semut.

Nah, ini dia jurnal yang isinya campur aduk antara ilmiah dan strategi dapur pariwisata. Di sini, para dosen, peneliti, dan praktisi curhat soal transformasi digital, penguatan SDM lokal, dan insentif pariwisata, yang kalau diibaratkan jadi satu, mirip bumbu dapur yang diracik buat resep baru “Sambal Pariwisata Rasa Masa Depan”.

Ada juga bahasan tentang destinasi berbasis masyarakat, di mana warga lokal bukan cuma jadi penonton, tapi aktor utama. Bukan aktor yang suka overacting ya, tapi aktor penggerak yang tahu bagaimana bikin tamu betah tanpa harus ngasih diskon 70%.

Judul kajiannya saja sudah bikin resah para pengelola hotel “Dampak Penurunan Okupansi Hotel”. Ibarat warung soto yang biasanya ramai sampai tumpah ke jalan, sekarang cuma dihampiri angin dan harapan.

Riset ini menyebut beberapa penyebab belanja perjalanan dinas dipotong, wisatawan makin milih staycation murah meriah, dan penginapan ilegal makin menjamur seperti tanaman liar di musim hujan. Hotel-hotel resmi yang bayar pajak, malah kalah saing sama rumah warga yang disulap jadi “penginapan rasa rumah tante”.

Untungnya, di dalam kajian ini ada solusinya juga. Ada strategi pemasaran, promosi bareng-bareng, sampai insentif khusus. Intinya hotel harus pintar-pintar tampil beda, jangan cuma andalkan sprei putih dan sabun cair yang cuma wangi di iklan.

Dalam dunia yang makin cepat ini, pariwisata enggak bisa cuma ngandelin brosur dan foto pemandangan. Harus ada data, riset, dan strategi jitu. Ibarat mau jualan cilok, jangan cuma andalkan kuah enak, tapi juga tahu lidah pembeli lagi pengin yang pedas atau yang gurih.

Kemenpar, dalam hal ini, patut kita kasih tepuk tangan satu kaki, eh, maksudnya dua jempol. Mereka tidak hanya menggelar acara dan membagi-bagi goodie bag, tapi juga serius membuat peta jalan pariwisata lewat karya ilmiah yang informatif, aplikatif, dan sedikit bikin kening berkerut karena istilahnya berat.

Tapi percayalah, seperti pepatah bijak di warung kopi “Pariwisata yang kuat, bukan dari foto viralnya… tapi dari datanya”.

Jadi, buat kamu yang masih mikir liburan itu cuma soal tiket murah dan outfit OOTD, mungkin sudah waktunya buka jurnal juga. Supaya kita semua bisa jadi wisatawan yang bukan cuma datang dan foto-foto, tapi juga paham tantangan dan ikut mendukung solusi.

Eh ya, ini tautan jurnalnya. Baca pas sinyal lagi bagus ya:

  • Tourism Snapshot Vol. 1 No. 1

  • Jurnal Kepariwisataan Indonesia (JKI)

  • Kajian Penurunan Okupansi Hotel (link menyusul, katanya masih di-packing)

Kalau habis baca masih bingung, tenang. Kata mbah saya “Riset itu seperti jamu, pahit dulu, tapi sehat kemudian”[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Sholat Istisqo Serentak, Perlu Direnungkan, Ini Pesan Gubernur

    Pentingnya Sholat Istisqo Serentak, Perlu Direnungkan, Ini Pesan Gubernur

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.319
    • 0Komentar

    “Perisiwa pagi ini kembali mengingatkan kita bahwa Allah Maha segalanya. Belum cukup 40 hari kita tidak diberi hujan, disana sini rumput sudah mengering. Sungai-sungai sudah banyak yang putus, hewan dan tumbuhan sudah sulit mendapatkan air. Sawah retak-retak dan hutan banyak yang terbakar,”

  • Muba Tidak Ada ABT, Apa Tanggapan DPRD Muba ?

    Muba Tidak Ada ABT, Apa Tanggapan DPRD Muba ?

    • calendar_month Rabu, 24 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 899
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Pemkab Musi Banyuasin (Muba) tidak ada Anggaran Biaya Tambahan [ABT] karena tidak mengajukan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018. Mungkin Muba tahun ini satu-satunya daerah yang di Sumsel  yang tidak mengajukan, karena diduga terlambatnya pengajuan yang dilakukan Pemkab Muba melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), sehingga tidak bisa dilakukan kesepakatan bersama […]

  • Ini Cara Cek Stok Obat di Apotek

    Ini Cara Cek Stok Obat di Apotek

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 711
    • 0Komentar

    KEMUDAHAN masyarakat dalam mengakses fasilitas layanan kesehatan menjadi perhatian utama Kementerian Kesehatan, tidak terkecuali dalam hal mengakses ketersediaan obat di apotek. Kemenkes telah membuat aplikasi yang memungkinkan masyarakat dapat mengakses ketersediaan obat di apotek sebelum membelinya. Ketersediaan obat dapat diakses melalui laman https://farmaplus.kemkes.go.id/ ”Farmaplus ini bisa diakses dengan mudah. Kita bisa ketahui di apotek mana […]

  • Bangunan Tanpa Izin yang Bikin Tersumbat Aliran Air Bakal Dibongkar, Wawako : Saya Perintahkan Camat

    Bangunan Tanpa Izin yang Bikin Tersumbat Aliran Air Bakal Dibongkar, Wawako : Saya Perintahkan Camat

    • calendar_month Minggu, 7 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.159
    • 0Komentar

    LANGKAH tegas diambil Wakil Walikota Palembang Fitriati Agustinda guna tak terulang lagi kejadian di Perum Sangkuriang Kelurahan Sako Kecamatan Sako Palembang. Akibat saluran air tersumbat Perum tersebut digenangi air menyusul hujan ekstrim beberapa hari melanda Kota Palembang. “Kita belajar dari genangan air yang terjadi di kawasan Perumahan Sangkuriang, sebagai antisipasi agar tidak terulang lagi disetiap […]

  • Simbol Jari dalam Politik

    Simbol Jari dalam Politik

    • calendar_month Kamis, 10 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.949
    • 0Komentar

    DALAM pandangan sosiolinguistik, bahasa digunakan sehari-hari oleh siapa saja dalam transaksi apa saja sebagai alat komunikasi antarmanusia, yang dicirikan dengan penggunaan simbol-simbol lisan dan tertulis secara acak (arbitrer) sesuai makna yang diterima masyarakat penutur. Bahasa dipandang sebagai suatu sistem yang berkaitan dengan struktur masyarakat yang tidak terlepas dari ciri-ciri penutur dan dari nilai-nilai sosiobudaya yang […]

  • Ini Beneran,  Ada Lowongan Kerja di Pertamina Group, Berminat ! Buruan Daftar

    Ini Beneran, Ada Lowongan Kerja di Pertamina Group, Berminat ! Buruan Daftar

    • calendar_month Senin, 21 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.120
    • 0Komentar

    PERTAMINA Group membuka lowongan Bimbingan Profesi Sarjana (BPS) 2021 bagi lulusan S1/D4 dari berbagai jurusan. Rekrutmen BPS PERTAMINA 2021 berbeda dari tahun sebelumnya, disesuaikan dengan kebutuhan sesuai struktur organisasi baru terkait Holding & Subholding. Registrasi bagi para pelamar dibuka pada 18 – 22 Juni 2021. Para pelamar dapat melakukan registrasi di akun website karier Perusahaan https://recruitment.pertamina.com/ […]

expand_less
WordPress Archive Download Monitor Google Drive Download Monitor Gravity Forms Lock Download Monitor MailChimp Lock Download Monitor Ninja Forms Lock Download Monitor Page Addon Download Monitor Terms & Conditions Download Monitor Twitter Lock Dozer – Construction Elementor Template Kit Dør – Modern Architecture and Interior Design WordPress Theme Drago – Creative Digital Agency Elementor Template Kit