Jumat, 23 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Di Balik Kartu Kuning, Perjuangan Mengembalikan Kilau Geopark Kaldera

Di Balik Kartu Kuning, Perjuangan Mengembalikan Kilau Geopark Kaldera

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
  • visibility 759
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,  – Kaldera Toba, salah satu ikon alam Indonesia, ternyata lagi kena ‘yellow card’ dari UNESCO. Ibarat pemain bola yang baru dapat peringatan wasit karena dianggap ngelanggar aturan, Geopark Kaldera Toba sekarang lagi diingatkan supaya jangan sampai kena ‘red card’ alias diskualifikasi sebagai UNESCO Global Geopark. Ini bukan soal siapa yang paling jago jaga bola, tapi soal bagaimana kita mengelola warisan alam yang super keren ini agar bisa tetap bertahan di level internasional.

Dapat kartu kuning itu ibarat guru bilang, “Nak, kamu bisa lebih baik lagi kok.” Jadi, jangan sampai peringatan ini bikin kita nyerah, malah harus jadi cambuk semangat. Kemenpar bersama pengelola Geopark Kaldera Toba sudah ngumpul, diskusi, dan bikin strategi dua bulan ke depan untuk memperbaiki pengelolaan geopark supaya kembali ke “green card” alias status aman dari UNESCO.

Bayangin aja, geopark itu kayak rumah besar yang kita wariskan dari nenek moyang alam, lengkap dengan cerita geologi dan budaya yang kaya. Kalau rumah ini dibiarkan berantakan, siapa yang mau datang dan tinggal? Kan sayang!

Kunci utama biar Kaldera Toba kembali berjaya adalah kolaborasi. Mulai dari pemerintah pusat, provinsi, sampai kabupaten yang menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 56,6 miliar untuk perbaikan infrastruktur dan pelatihan SDM. Ini ibarat mobil mewah yang harus rutin diservis, jangan cuma diparkir di garasi, kinclong di luar tapi mesinnya mogok.

Delapan kabupaten yang mendapat alokasi dana itu juga harus bergandengan tangan, karena kalau cuma satu kabupaten jalan sendiri, yang lain malah nge-prank. Dan jangan lupa, event-event keren seperti MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) bakal jadi panggung unjuk gigi supaya geopark makin dikenal dunia.

UNESCO menyoroti beberapa hal yang harus diperbaiki diversifikasi cerita geologi, inventarisasi warisan alam dan budaya, serta peningkatan visibilitas lewat panel interpretasi yang informatif. Ini ibarat menu restoran, jangan cuma satu rasa doang, tapi harus lengkap dan menggoda lidah pengunjung. Kalau pengunjung paham dan terpesona, bukan cuma selfie doang, tapi bawa pulang cerita dan pengalaman.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bilang, “Kaldera Toba itu aset yang luar biasa. Pengelolaannya harus berkelanjutan agar manfaatnya dirasakan masyarakat dan pariwisata Indonesia.”

Nah, pepatah bilang, “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.” Kita memang harus kerja keras dulu, berbenah bersama supaya geopark kita jadi kebanggaan dunia, bukan cuma tempat selfie cantik yang akhirnya ditinggal.

Kartu kuning dari UNESCO sebenarnya adalah kesempatan emas, bukan masalah besar kalau kita bisa tangkap pesan dan segera berbenah. Kaldera Toba punya potensi bak permata langka yang cuma ada di Indonesia kalau dijaga dan dikelola dengan benar, bukan cuma akan jadi magnet wisata, tapi juga pembangkit ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ingat, geopark itu bukan cuma soal alam, tapi soal cerita, budaya, dan manusia yang hidup di dalamnya.

Jadi, ayo jangan cuma jadi ‘tukang parkir’ geopark yang diam di tempat. Mari kita gas pol, bersinergi, dan tunjukkan bahwa Indonesia bisa jadi juara dunia geopark. Kalau sudah begini, ‘yellow card’ akan berubah jadi ‘gold medal’ yang membanggakan!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngeri, Dirjen Rehabilitasi Sosial Sebut di Indonesia Ada 6 Juta Orang Pengguna Narkoba

    Ngeri, Dirjen Rehabilitasi Sosial Sebut di Indonesia Ada 6 Juta Orang Pengguna Narkoba

    • calendar_month Rabu, 18 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.352
    • 0Komentar

    Narkoba berkembang sangat masif dan luar biasa, lebih dari 2,4 miliar orang di dunia yang mengkonsumsi narkoba, di Indonesia ada sekitar 5,9 – 6 juta bersentuhan dengan narkoba.

  • Silahkan Mudik Lebaran, Tapi Ingat Tetap Prokes

    Silahkan Mudik Lebaran, Tapi Ingat Tetap Prokes

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 606
    • 0Komentar

    MUDIK lebaran memang masih jauh. Namun Kementerian Perhubungan telah melakukan survei tentang prediksi mudik Lebaran tahun ini yang diperkirakan akan membludak logo dipakai belum. Kementerian Perhubungan memprediksi kurang lebih 79 juta orang akan melakukan mudik pada Lebaran 2022 ini. Berdasar survei yang dilakukan Balitbang Kementerian Perhubungan, Jawa Tengah menjadi sasaran mudik terbesar. Jumlahnya sekitar 21,3 […]

  • Tahukah Anda dengan Tanaman Ini ?

    Tahukah Anda dengan Tanaman Ini ?

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.992
    • 0Komentar

    Tumbuh subur di taman Amanzi Waterpark Citra Grand City.

  • Pegiat Anti Korupsi : Sumsel Berpotensi Jadi Lumbung Koruptor Indonesia, Puluhan Kasus Mega Korupsi Seakan Jadi Zona Merah Virus Korupsi

    Pegiat Anti Korupsi : Sumsel Berpotensi Jadi Lumbung Koruptor Indonesia, Puluhan Kasus Mega Korupsi Seakan Jadi Zona Merah Virus Korupsi

    • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 899
    • 0Komentar

    PERNYATAAN Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyampaikan bahwa KPK telah bekerja sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi melalui Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) KPK seakan menjadi anti klimaks upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Pernyataan Istana ini dinilai menciptakan ketidak percayaan kepada pemerintah dalam pemberantadan korupsi ucap pegiat anti korupsi Sumsel “Feri Kurniawan”. “Masyarakat berharap KPK menjadi benteng […]

  • Terkait Keluhan Penduduk Desa Lunas Jaya Tanah Abang Pali, Legislator Respon Begini

    Terkait Keluhan Penduduk Desa Lunas Jaya Tanah Abang Pali, Legislator Respon Begini

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.169
    • 0Komentar

    PERMINTAAN Organisasi Pemuda Lematang Ilir (OPLI) dan Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Cinta Rakyat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (DPC Gencar PALI) Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi dan Kabupaten memberikan tanggapannya. Organisasi kepemudaan tersebut  meminta Dewan Perwakilan Daerah Rakyat (DPRD) baik kabupaten dan provinsi, agar segera ambil bagian membantu masyarakat desa Lunas Jaya memperjuangkan hak kesehatan masyarakat, […]

  • Lebih dari 100 podcast baru dari aplikasi dan layanan teratas diluncurkan di Apple Podcasts

    Lebih dari 100 podcast baru dari aplikasi dan layanan teratas diluncurkan di Apple Podcasts

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    Pelanggan Apple Music, Apple News+, dan aplikasi yang berpartisipasi seperti Calm dan Lingokids kini dapat menghubungkan langganan mereka untuk mengakses acara baru dan banyak lagi   Sumselterkini.co.id, – Apple Podcasts adalah tempat terbaik bagi pendengar untuk menemukan, menikmati, dan mendukung podcast favorit mereka, menampilkan jutaan acara yang mencakup setiap topik — dan dengan iOS 17, […]

expand_less
WordPress Archive WP Rich Snippets Call To Action WP Rich Snippets Compare WP Rich Snippets Customizer WP Rich Snippets DataTables WP Rich Snippets Front-End Entry Submit WP Rich Snippets Locations WP Rich Snippets Ranking Table WP Rich Snippets Software Specs WP Rich Snippets WooCommerce Reviews WP Rocket GPL Wordpress Plugin