Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » The 3rd International Halal Dialogue (IHD) 2021, Wujudkan RI Jadi Pusat Produsen Halal Dunia

The 3rd International Halal Dialogue (IHD) 2021, Wujudkan RI Jadi Pusat Produsen Halal Dunia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
  • visibility 789
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADAN Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama kembali menggelar The 3rd International Halal Dialogue (IHD) 2021. Kegiatan tahunan ini, menjadi rangkaian 8th Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2021 yang diselenggarakan Bank Indonesia.

IHD 2021 mengusung tema “Mewujudkan Pentingnya Standar Halal Global”. Giat ini diikuti sejumlah lembaga halal dari berbagai negara, asosiasi, kedutaan, peneliti, pelaku usaha, dan juga pemangku kepentingan halal di Indonesia.

Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham mengatakan, IHD 2021 menjadi bagian upaya pihaknya memperkuat sinergitas global. Menurutnya, penguatan sinergitas global dalam penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai pusat produsen halal dunia pada 2024.

“Sinergitas global antara Indonesia dengan seluruh elemen pemangku kepentingan halal dunia harus kita perkuat dan hal itu menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan cita-cita Indonesia untuk menjadi produsen halal terbesar di dunia pada 2024,” kata Aqil Irham di Jakarta, Jumat (29/10/2021).

Dikatakan Aqil Irham, halal telah mewujud dalam banyak ekosistem dan menjadi salah satu perhatian dunia karena memiliki pangsa pasar yang besar dan nilai yang menjanjikan. Produk halal yang terdiri atas barang dan jasa seperti makanan, minuman, produk farmasi, kosmetik, berbagai macam barang gunaan, hingga pariwisata dan energi terbarukan, telah menjadi komoditas yang sangat diminati baik oleh produsen maupun konsumen secara global.

Minat dan kebutuhan akan produk halal telah tumbuh secara lintas teritorial, lintas  batas geografis dan demografis, terlepas dari latar belakang agama, pendidikan, suku, budaya, dan bahasa. Keadaan ini telah menjadikan halal sebagai kesadaran global dan bagian dari trend halal yang mondial.

Menurut Aqil, salah satu kontributor terbesar dari meningkatnya permintaan produk halal global saat ini berasal dari generasi Z (atau yang lain menyebutnya i-gen). Di Indonesia, sekitar 75% dari total penduduk (270 juta orang) memiliki akses sosial media, dan hampir 80% dari jumlah tersebut adalah generasi Z. Generasi tersebut merupakan generasi revolusi industri 4.0 terbesar dan paling sering menggunakan media sosial.

“Oleh karena itu, pada perkembangannya saat ini produk halal juga harus dikelola dan terhubung dengan platform digital atau digital halal database,” kata Aqil Irham.

Penggunaan digital signature hingga QR code dan barcode dalam sertifikat halal sebagaimana yang telah diaplikasikan BPJPH, lanjutnya, akan mempermudah konsumen melakukan akses, memberikan informasi terkait status sertifikat halal, bahan baku, lembaga sertifikasi, dan lain sebagainya. Teknologi digital juga akan banyak membantu produsen dan konsumen produk halal terkait akses daftar lengkap produk ritel dan industri yang menyediakan produk halal, dan hal lain terkait produk halal.

“Ini merupakan peluang sekaligus tantangan yang harus dijawab dengan upaya nyata, salah satunya melalui penguatan sinergi global dalam pengembangan produk halal,” tandas Aqil Irham.

Urgensi
Aqil Irham menilai, setidaknya ada tiga urgensi gelaran IHD 2021 bagi BPJPH Kemenag. Pertama, melalui forum global ini, BPJPH dapat menciptakan kesadaran, kolaborasi, dan sinergi antara berbagai pemangku kepentingan di tingkat global.

Kedua, komitmen pemerintah Indonesia dalam implementasi regulasi Jaminan Produk Halal khususnya sertifikasi halal yang telah dilaksanakan secara mandatori sejak 17 Oktober 2019 perlu disosialisasikan kepada pemangku kepentingan halal global. Undang-undang (UU) No. 33/2014 tentang Jaminan Produk Halal, UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 39/2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal menjadi bagian dari materi yang dipaparkan di forum diskusi.

Ketiga, BPJPH Kemenag juga telah menerima banyak proposal kerja sama dari berbagai negara di dunia. Saat ini sejumlah MoU juga telah ditandatangani, dan sebagian lainnya masih dalam proses penandatanganan nota kesepahaman. Kerja sama internasional dalam penyelenggaraan Jaminan Produk Halal tersebut harus terimplementasikan secara konkrit. Dengan begitu, kerja sama akan berimplikasi pada kemajuan industri halal yang membawa kemanfaatan dan kesejahteraan bagi bangsa.[***]

naskah & foto  : kemenag.go.id

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ojol Akan Buktikan dengan Gerakan ‘Aksi Damai 151’

    Ojol Akan Buktikan dengan Gerakan ‘Aksi Damai 151’

    • calendar_month Sabtu, 12 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.172
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Ratusan pengemudi ojek online mengapresiasi langkah pemerintah yang tengah menggodok aturan transportasi daring. Perwakilan komunitas GoGraber Indonesia Fredy mengatakan, apresiasi itu akan ditunjukkan dalam sebuah gerakan “Aksi Damai 151” yang akan digelar di ibu kota pada 15 Januari. “Komunitas pengemudi mengucapkan terima kasih ke presiden, dirjen perhubungan dan pihak-pihak lain yang tengah […]

  • Cegah Penyebaran Covid, Menag Minta Jajarannya Intensifkan Sosialisasi Panduan Ibadah Ramadhan

    Cegah Penyebaran Covid, Menag Minta Jajarannya Intensifkan Sosialisasi Panduan Ibadah Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.077
    • 0Komentar

    MUNCULNYA dua klaster baru Covid-19 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang diduga berasal dari kegiatan Salat Tarawih membuat banyak pihak prihatin. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, klaster ini muncul bisa jadi dipicu ketidaktaatan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes) sebagaimana yang telah dibuat pemerintah. “Kasus di Banyumas ini menjadi pelajaran berharga bagi kita […]

  • Pemprov Sumsel Resmi Luncurkan ID Card  E-Money  Bagi ASN, Pelajar dan Mahasiswa

    Pemprov Sumsel Resmi Luncurkan ID Card  E-Money  Bagi ASN, Pelajar dan Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 758
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan yang bekerja sama dengan Bank Sumsel Babel meluncurkan ID Card atau E-Money bagi Apratul Sipil Negara (ASN), non ASN, dan juga kepada para Pelajar dan Mahasiswa di Palembang dalam rangka mendukung program Pemerintah Pusat yakni Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum Wakil Gubernur Sumsel, H. Mawardi Yahya berkesempatan langsung hadir pada  […]

  • Gulo Puan- Makanan Para Bangsawan Zaman Dulu dari OKI Raih API Award 2022

    Gulo Puan- Makanan Para Bangsawan Zaman Dulu dari OKI Raih API Award 2022

    • calendar_month Minggu, 27 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI – Gulo puan, cemilan khas Desa Bangsal, Kecamatan Pampangan ini raih top 3 Nasional kategori makanan tradisional pada malam puncak Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2022. API Award 2022 digelar di Banda Aceh, Jum’at (25/11) malam. Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata OKI melalui Kabid Kebudayaan, Marulak Kurniawan menyampaikan pengumuman pemenang disampaikan pada malam […]

  • Jangan Khawatir,  Persediaan Minyak Goreng Aman

    Jangan Khawatir, Persediaan Minyak Goreng Aman

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 814
    • 0Komentar

    PEMERINTAH menjamin ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat hingga saat ini masuk dalam kategori aman karena persediaan masih banyak. Selain itu bahan baku utama dalam pembuatan komoditas itu dapat disediakan secara berkelanjutan oleh oleh instansi pemerintah dan pihak terkait. “Pemenuhan produk minyak goreng dalam negeri aman, karena selama ini selalu tersedia,” ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam […]

  • Sebelum Hujan Datang, Kolam Retensi Simpang Polda Dikebut

    Sebelum Hujan Datang, Kolam Retensi Simpang Polda Dikebut

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memperluas Kolam Retensi Simpang Polda Palembang yang saat ini hanya memiliki kapasitas 9.600 meter kubik. Untuk mendukung proyek tersebut, lahan eks Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumsel diserahkan untuk menambah area kolam retensi. Kolam retensi saat ini dinilai  daya tampungnya  belum ideal untuk […]

expand_less
WordPress Archive jQuery TimelineXML JRNY: A Gorgeous & Responsive WordPress Blog Theme Juana – Fashion Store Elementor Template Kit Jude | Nail Bar & Beauty Salon WordPress Theme Judy – Beauty Salon Elementor Template Kit Juice Bar & Drink Elementor Template Kit JuliStudio – Portfolio & Agency Theme July – eCommerce WordPress Theme July Morison | Event Photographer’s Portfolio WordPress Theme Jumbo: A 3-in-1 full-screen menu for WordPress