Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Paduan Pembentukan Komunitas Eco -Masjid Disiapkan, Ini Garis Besarnya Berikut Contoh Negara yang Tenerapkan eco-Masjid, eco-friendly atau go green Ungkap Wamenag..

Paduan Pembentukan Komunitas Eco -Masjid Disiapkan, Ini Garis Besarnya Berikut Contoh Negara yang Tenerapkan eco-Masjid, eco-friendly atau go green Ungkap Wamenag..

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 5 Nov 2022
  • visibility 850
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Jakarta – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama tengah siapkan panduan pembentukan komunitas Eco-Masjid. Yaitu, mereka yang berkomitmen pada masjid hijau, melalui penanaman pohon di sekeling masjid, pengaturan ulang penggunaan air wudhu, pengelolaan sampah organik di lingkungan masjid, dan penggunaan tenaga surya pada masjid.

“Gerakan ini merupakan bagian dari kampanye Peduli Bumi yang menginginkan masjid sebagai cerminan rahmatan li alamin,” terang Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi saat memberikan sambutan pada Konferensi Nasional Masjid Ramah Lingkungan di Jakarta, Kamis (3/11/2022).

Konferensi ini diselenggarakan oleh Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam MUI Pusat. Wamenag menilai kampanye Masjid Hijau di Indonesia masih menjadi isu elitis, belum menjadi gerakan yang massif dan populis.

Padahal, ide masjid ramah lingkungan bukanlah hal baru. Meskipun perubahan iklim bukan menjadi perhatian utama dalam sejarah awal Islam, namun masjid-masjid di era awal Islam semuanya dapat dianggap sebagai masjid ramah lingkungan.

Islam, kata Wamenag, punya alasan yang sangat kuat untuk mendukung upaya penyelesaian masalah lingkungan. Di samping karena melimpahnya ayat Al-Qur’an yang mengandung aksioma moral tentang pelestarian alam, historisitas Islam di masa awal juga menunjukkan keberpihakan itu.

“Masjid Nabawi yang menjadi pusat penyebaran ajaran Islam, misalnya, dibangun Rasulullah dari bahan-bahan lokal yang ramah lingkungan. Seperti yang diungkapkan gerakan global Ummah for Earth, sumber-sumber bangunan masjid Rasulullah itu memenuhi syarat-syarat metode berkelanjutan,” jelas Wamenag.

Saat ini, di beberapa negara juga sudah mulai melakukan kebijakan untuk menerapkan eco-Masjid, eco-friendly atau go green atau “Masjid Hijau”. Misalnya di Turki, Maroko, Chicago Amerika Serikat, Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Paris-Perancis.

Misalnya di Maroko, sebut Wamenag, sudah mulai mengarusutamakan agenda proyek “Masjid Hijau”. Negara itu menginisiasi modifikasi desain panel surya dan LED ke dalam 600-an masjid. Dengan proyek itu, pada 2030 Maroko menargetkan untuk tidak mengimpor energinya, melainkan memproduksi 52% energi yang dihasilkan dengan sumber-sumber tebarukan.

“Bahkan Masjid Jami’a al-Kutubiyya di Marakesh yang dibangun pada abad ke-12, dengan penambahan panel surya, telah menjadi masjid energi-plus atau berhasil menciptakan lebih banyak energi dibandingkan mengonsumsinya,” paparnya.

Di Indonesia sendiri sejatinya sudah memiliki percontohan masjid hijau, seperti Masjid Istiqlal dan Masjid Raya Pondok Indah. Masjid Istiqlal Jakarta menjadi masjid pertama di dunia yang meraih sertifikat Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) sebagai rumah ibadah dengan bangunan ramah lingkungan atau green building. Masjid Istiqlal diberikan sertifikat EDGE karena telah dilakukan renovasi di beberapa bagian dengan konsep ramah lingkungan yang terbukti menurunkan jejak karbon secara signifikan.

Pelesteraian Lingkungan sebagai Basis Peradaban Pembahasan mengenai integrasi masjid terhadap lingkungan sudah saatnya dijadikan isu sentral peradaban. Untuk menjadikan gerakan yang massif dan populis, setidaknya ada dua faktor yang perlu dilakukan. Pertama, aspek kebudayaan yang menjadi basis inspirasi. Kedua peran negara melakukan objektivikasi terhadap kebudayaan tersebut.

“Kementerian Agama terus mendorong dan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk membudayakan hidup bersih melalui gerakan eco-Masjid. Sosialisasi dan edukasi tersebut dilakukan kepada ormas keagamaan, pondok pesantren, lembaga pendidikan maupun komunitas keagamaan untuk menjadi pelopor dalam melestarikan lingkungan berbasis masjid,” ujar Wamenag.

“Hal tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti seminar, FGD, perlombaan, lokakarya dan pelatihan-pelatihan kepada Dewan Kemakmuran Masjid untuk menciptakan lingkungan masjid yang hijau dan ramah polusi,” sambungnya.

Kementerian Agama, kata Wamenag, memberikan apresiasi kepada kelompok masyarakat yang membuat gerakan ecoMasjid yang berbasis pemberdayaan masjid untuk pelestarian lingkungan hidup. Misalnya gerakan masyarakat menghimpun 206 masjid untuk dijadikan ecoMasjid. Meski jumlahnya masih terbilang sedikit dibandingkan 741.991 masjid yang terdata, namun gerakan tersebut memiliki dampak positif bagi pengurus masjid yang lain, untuk meniru dan mengembangkan di lingkungannya.

“Gerakan ecoMasjid menginisiasi banyak inovasi seperti embung desa, kompor biomasa, tungku bakar sampah tanpa asap, penyediaan air bersih desa dari pengelolaan air wudhu, dan listrik surya. Salah satu inovasi mereka 300 Keran Hemat Air yang menekan penggunaan air hingga 50%, dan masih banyak inovasi yang lain,” terangnya.

Terakhir, Wamenag berpandangan bahwa krisis lingkungan hidup dengan berbagai manisfestasinya seperti perubahan iklim dan pemanasan global, sejatinya adalah krisis moral. Karena manusia memandang alam sebagai obyek bukan subjek dalam kehidupan semesta. Penanggulangan terhadap masalah lingkungan dan perubahan iklim haruslah dengan pendekatan moral. Pada titik inilah agama harus tampil berperan melalui kolaborasi lintas agama, dan perlu dimulai dari rumah ibadah masing-masing.

“Keberhasilan menciptakan rumah ibadah yang ramah lingkungan adalah penjelmaan dari hati bersih dan pikiran jernih umat beragama dan merupakan titik-tolak upaya menciptakan negeri yang asri, nyaman, aman sentosa,” tandasnya.[***]

 

Kemanag

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Time to Stand Out” dengan Samsung dan Lazada Super Brand Day 2023

    “Time to Stand Out” dengan Samsung dan Lazada Super Brand Day 2023

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 736
    • 0Komentar

    Sale satu hari terbesar Samsung di Lazada menyajikan penawaran luar biasa, kolaborasi brand eksklusif, dan pengalaman belanja menarik lainnya di seluruh Asia Tenggara pada tanggal 24 Mei     Bersiaplah untuk sale besar-besaran Samsung pada tanggal 24 Mei karena Samsung Electronics Co, Ltd bermitra dengan Lazada, pionir platform eCommerce di Asia Tenggara, untuk edisi keenam […]

  • Mau Jadi Menantu Idaman? Intip Bocoran Lolos STMKG 2026 Ini!

    Mau Jadi Menantu Idaman? Intip Bocoran Lolos STMKG 2026 Ini!

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.283
    • 0Komentar

    ADA pepatah kuno yang bilang, “Sedia payung sebelum hujan”, namun bagi anak-anak STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), pepatah itu sudah naik level menjadi “Sedia data sebelum bencana, sedia mental sebelum daftar, dan sedia kopi sebelum begadang baca radar” Baru-baru ini, “Nakhoda Utama” BMKG, Pak Teuku Faisal Fathani, baru saja membuka sebuah hajatan penting […]

  • Menag Yaqut: Tak Ada Dispensasi Mudik untuk Santri

    Menag Yaqut: Tak Ada Dispensasi Mudik untuk Santri

    • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 829
    • 0Komentar

    Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, pemerintah tidak akan memberikan dispensasi khusus kepada santri dalam kebijakan pelarangan mudik Lebaran tahun ini. Langkah ini dilakukan demi terjaganya keselamatan jiwa bersama dari bahaya dan ancaman Covid-19. Menag Yaqut mengakui, kebijakan larangan mudik ini tidak mudah diterima oleh kalangan pesantren. Apalagi, biasanya jelang Hari Raya Idul Fitri, […]

  • Dapur Umum untuk Tim Pemadam Karhutlabun di Muba

    Dapur Umum untuk Tim Pemadam Karhutlabun di Muba

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 881
    • 0Komentar

    “Jadi di dapur umum yang kita siapkan ini untuk makan dan minum tim pemadam api karhutbunlah di lapangan,” termasuk bagi warga terdampak yang turut serta membantu pemadaman di lokasi .

  • Matakin Bakal Selenggarakan Ruwat Bumi, Gub : Jaga Protokes

    Matakin Bakal Selenggarakan Ruwat Bumi, Gub : Jaga Protokes

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 703
    • 0Komentar

      GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru mengingatkan agar masyarakat selalu mengutamakan penerapan protokol kesehatan dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan. Himbauan itu juga disampaikannya pada rombongan pengurus Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Sumsel saat beraudiensi di ruang tamu Gubernur, Rabu (23/09/20) pagi.    Menurutnya sangat menghargai rencana Matakin yang akan menggelar kegiatan Ruwat Bumi pada 27 September […]

  • Milenial yang Punya Usaha Rintisan Diajak Berinovasi Majukan Sektor Kelautan &Perikanan 

    Milenial yang Punya Usaha Rintisan Diajak Berinovasi Majukan Sektor Kelautan &Perikanan 

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 573
    • 0Komentar

    MILENIAL Usaha Rintisan [Start up] di Indonesia diajak bereinovasi untuk majukan sektor kelautan dan perikanan mengingat besarnya peluang usaha di bidang ini. Harapan itu disampaikan KKP Trenggono, sehingga tidak ada pemutusan hubungan kerja pada usaha rintisan di bidang kelautan dan perikanan di Indonesia. “Harapan saya berharap berita pemutusan hubungan kerja yang besar besaran tidak terjadi […]

expand_less
WordPress Archive MemberPress Active Campaign MemberPress Amazon Web Services (AWS) MemberPress AWeber MemberPress BuddyPress MemberPress Campaign Monitor MemberPress Constant Contact MemberPress Corporate Accounts Addon MemberPress Courses MemberPress Developer Tools MemberPress Downloads