Kamis, 20 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 518 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Kalimantan, Asap Pekat Batasi Water Bombing

518 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Kalimantan, Asap Pekat Batasi Water Bombing

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 22 menit yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 518 hotspot berkepercayaan tinggi terdeteksi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan pada 19 Agustus 2026. Di tengah lonjakan titik panas tersebut, asap pekat menjadi salah satu kendala dalam operasi pemadaman dari udara.

Data Sistem Pemantauan Karhutla (SIPONGI) Kementerian Kehutanan berdasarkan pantauan satelit NASA-MODIS/Terra-Aqua mencatat 259 hotspot di Kalimantan Barat, 242 titik di Kalimantan Tengah, dan 17 titik di Kalimantan Selatan pada 19 Agustus pukul 07.00 WIB.

Jumlah itu melonjak lebih dari empat kali lipat dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 109 hotspot. Jika dihitung selama 17–19 Agustus, total hotspot berkepercayaan tinggi di tiga provinsi tersebut mencapai 750 titik.

Meski demikian, jumlah hotspot tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah kebakaran. Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot sehingga setiap temuan masih perlu diverifikasi di lapangan.

Kabut asap juga dilaporkan muncul di sejumlah wilayah. Pada 19 Agustus, jarak pandang di Bandara Supadio Pontianak sempat sekitar 1,2 kilometer, sedangkan di Palangka Raya sekitar 3 kilometer. Di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, jarak pandang bahkan tercatat sekitar 400 meter pada pukul 07.00 WITA.

Kondisi jarak pandang kemudian membaik pada 20 Agustus. Di Bandara Supadio, jarak pandang mencapai sekitar 4 kilometer pada pukul 10.00 WIB, sementara di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya sekitar 6 kilometer.

Namun, perbaikan jarak pandang tersebut belum berarti karhutla sepenuhnya terkendali. Sebaran asap sangat bergantung pada arah angin, kelembapan, kondisi atmosfer, lokasi kebakaran, serta akumulasi asap dari berbagai wilayah.

Asap Batasi Pemadaman dari Udara

Pemerintah memperkuat operasi udara di Kalimantan Tengah dengan helikopter patroli, pesawat patroli fixed wing, dan helikopter water bombing.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga telah berkoordinasi dengan Kepala BNPB untuk menambah dukungan armada udara bagi operasi water bombing di Kalimantan Tengah.

Namun, asap pekat menjadi kendala tersendiri. Di sejumlah lokasi, terutama sekitar Jabiren, Tanjung Taruna hingga kawasan Taman Nasional Sebangau, jarak pandang yang buruk membatasi kemampuan pilot melihat sasaran dan jalur penerbangan.

Karena itu, water bombing tidak dapat dipaksakan ketika kondisi penerbangan tidak memenuhi standar keselamatan. Pemadaman tetap dilakukan dari darat melalui patroli, penyekatan, pembasahan, pendinginan, dan penjagaan lokasi rawan.

12.880 Personel Dikerahkan

Penanganan karhutla di tiga provinsi prioritas diperkuat sedikitnya 12.880 personel gabungan.

Sebanyak 1.410 personel berada di Kalimantan Barat, 10.700 personel di Kalimantan Tengah, dan 770 personel di Kalimantan Selatan.

Mereka berasal dari Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BPBD, Masyarakat Peduli Api, pemerintah daerah, pelaku usaha, relawan, serta masyarakat.

Petugas melakukan pemantauan hotspot dan laporan warga, patroli terpadu, pemeriksaan lapangan, pemadaman darat, pembasahan dan pendinginan, hingga penyekatan area terbakar.

Operasi juga didukung pompa, selang pemadaman, flexible tank, alat komunikasi, alat pelindung diri, kendaraan operasional, serta sarana udara.

Pemerintah turut menambah dan mengaktifkan sumur bor di wilayah prioritas. Langkah ini dilakukan untuk mendekatkan sumber air ke lokasi kebakaran, terutama di lahan gambut yang membutuhkan pembasahan menyeluruh agar bara di bawah permukaan tidak kembali memicu api.

OMC Bergantung Kondisi Awan

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tetap menjadi bagian dari penanganan karhutla, tetapi pelaksanaannya sangat bergantung pada kondisi atmosfer dan ketersediaan awan potensial.

Di Kalimantan Barat, OMC telah dilakukan pada 13–17 Agustus melalui sembilan sorti penerbangan. Peluang operasi kembali terbuka pada 23–27 Agustus.

Sementara di Kalimantan Tengah, OMC telah dilakukan dalam dua periode, yakni 27 Juli–4 Agustus dan 11–15 Agustus, dengan total 13 sorti penerbangan.

Namun, peluang OMC dalam waktu dekat di Kalimantan Tengah dinilai minim karena kondisi masih cenderung kering dan pertumbuhan awan hujan terbatas.

Pemerintah menyatakan penanganan karhutla akan terus disesuaikan dengan perkembangan lapangan. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau mengurangi aktivitas di luar ruang ketika kualitas udara memburuk, menggunakan masker, serta segera melapor jika menemukan titik api atau kepulan asap. (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden : Situasi Pandemi, Pemerintah Sangat Mendukung Inovasi Baik Obat & Vaksin

    Presiden : Situasi Pandemi, Pemerintah Sangat Mendukung Inovasi Baik Obat & Vaksin

    • calendar_month Sabtu, 13 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 994
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Indonesia mendukung inovasi-inovasi baik yang tengah dikembangkan maupun yang telah diimplementasikan oleh para inovator.  Di masa pandemi saat ini, inovasi khususnya di bidang farmasi tentu amat dinantikan. Sebab Inovasi merupakan kunci bagi kemajuan sebuah negara, tak terkecuali Indonesia. “Dalam situasi pandemi saat ini tentu kita semua mendukung adanya penelitian dan pengembangan baik itu obat maupun […]

  • Presiden Minta Kepada Yang Wilayah Dilintasi Tol Harus Dapat Bangkitkan 4 Sektor Ini

    Presiden Minta Kepada Yang Wilayah Dilintasi Tol Harus Dapat Bangkitkan 4 Sektor Ini

    • calendar_month Selasa, 26 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.249
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo [Jokowi] meminta kepala daerah, yang wilayahnya dilintasi tol agar mampu menghubungkan sentra-sentra ekonomi, pariwisata, kawasan Industri, sentra pertanian, hingga sentra perkebunan ke jalur lintas tol trans Sumatera. Pernyataan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan peresmian Tol Kayuagung-Palembang sepanjang 42,5 Km, selasa [26/1/2021]. Menurut Jokowi keberadaan jalan tol bukan hanya untuk konektivitas antar […]

  • Ishak Harapkan Lulusan STIKes Muhammadyah Berdaya Guna Untuk Masyarakat

    Ishak Harapkan Lulusan STIKes Muhammadyah Berdaya Guna Untuk Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.081
    • 0Komentar

    Perjalanan panjang mahasiswa menempuh pendidikan pada program Studi yang ditekuni selama beberapa tahun ini terbayar sudah, dimana sebanyak 407 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadyah Palembang, secara resmi dikukuhkan sebagai lulusan jenjang Sarjana dan Diploma pada Wisuda XI STIKes Muhammadyah Tahun Akademik 2016/2017. Selasa (22/08)

  • Pj. Bupati dan Forkopimda OKI Pantau Pleno PPK di 4 Kecamatan

    Pj. Bupati dan Forkopimda OKI Pantau Pleno PPK di 4 Kecamatan

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 736
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Pj Bupati dan Forkopimda mengawali pantauan proses rekapitulasi suara di Kecamatan Kota Kayuagung. Proses rekapitulasi suara ditingkat PPK Kayuagung sudah dimulai sejak 17 Februari kemarin. Penjabat Bupati (Pj) Bupati Ogan Komering Ilir, Asmar Wijaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memantau pelaksanaan pleno rekapitulasi pemungutan suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 4 […]

  • Sumsel Jadi Tuan Rumah Refleksi 20 Tahun FITRA

    Sumsel Jadi Tuan Rumah Refleksi 20 Tahun FITRA

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    SUMSEL dipercaya menjadi tuan rumah Refleksi 20 Tahun Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) yang diselenggarakan pada 10 – 14 Maret mendatang. Hal ini terungkap saat Sekda Sumsel Nasrun Umar menerima Research Manager Seknas FITRA Badiul Hadi bersama Ketua FITRA Sumsel Nunik Handayani, di ruang kerja Sekda, Kamis (5/3/2020). “Terima kasih FITRA telah memilih Sumsel-Palembang […]

  • “PALI & Segitiga Emas”

    “PALI & Segitiga Emas”

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.284
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – PALI, siap-siap jadi pusat perhatian nih! Kabupaten yang selama ini mungkin sering dianggap “anak bawang” di Sumsel, sekarang lagi diproyeksikan buat jadi “segitiga emas” yang bakal nyambungin Musi Banyuasin, Lubuklinggau, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara. Ambisi gede? Jelas! Tapi eksekusinya bakal mulus atau malah ketiban beban berat kayak mahasiswa yang baru inget […]

expand_less
WordPress Archive ZoomSounds – WordPress Wave Audio Player ZoomSounds – WordPress Wave Audio Player with Playlist Zoomy – Lightweight LMS & Education WordPress Theme ZORKA – Wonderful Fashion WooCommerce Theme Zortex – Broadband & Internet Services Elementor Template Kit Zosia – Personal WordPress Blog Theme Zota – Elementor Multi-Purpose WooCommerce Theme Zox News – Professional WordPress News & Magazine Theme Zoya – Lifestyle Blog WordPress Theme Zubaz – SaaS & Startup WordPress Theme