Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 518 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Kalimantan, Asap Pekat Batasi Water Bombing

518 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Kalimantan, Asap Pekat Batasi Water Bombing

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 518 hotspot berkepercayaan tinggi terdeteksi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan pada 19 Agustus 2026. Di tengah lonjakan titik panas tersebut, asap pekat menjadi salah satu kendala dalam operasi pemadaman dari udara.

Data Sistem Pemantauan Karhutla (SIPONGI) Kementerian Kehutanan berdasarkan pantauan satelit NASA-MODIS/Terra-Aqua mencatat 259 hotspot di Kalimantan Barat, 242 titik di Kalimantan Tengah, dan 17 titik di Kalimantan Selatan pada 19 Agustus pukul 07.00 WIB.

Jumlah itu melonjak lebih dari empat kali lipat dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 109 hotspot. Jika dihitung selama 17–19 Agustus, total hotspot berkepercayaan tinggi di tiga provinsi tersebut mencapai 750 titik.

Meski demikian, jumlah hotspot tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah kebakaran. Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot sehingga setiap temuan masih perlu diverifikasi di lapangan.

Kabut asap juga dilaporkan muncul di sejumlah wilayah. Pada 19 Agustus, jarak pandang di Bandara Supadio Pontianak sempat sekitar 1,2 kilometer, sedangkan di Palangka Raya sekitar 3 kilometer. Di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, jarak pandang bahkan tercatat sekitar 400 meter pada pukul 07.00 WITA.

Kondisi jarak pandang kemudian membaik pada 20 Agustus. Di Bandara Supadio, jarak pandang mencapai sekitar 4 kilometer pada pukul 10.00 WIB, sementara di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya sekitar 6 kilometer.

Namun, perbaikan jarak pandang tersebut belum berarti karhutla sepenuhnya terkendali. Sebaran asap sangat bergantung pada arah angin, kelembapan, kondisi atmosfer, lokasi kebakaran, serta akumulasi asap dari berbagai wilayah.

Asap Batasi Pemadaman dari Udara

Pemerintah memperkuat operasi udara di Kalimantan Tengah dengan helikopter patroli, pesawat patroli fixed wing, dan helikopter water bombing.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga telah berkoordinasi dengan Kepala BNPB untuk menambah dukungan armada udara bagi operasi water bombing di Kalimantan Tengah.

Namun, asap pekat menjadi kendala tersendiri. Di sejumlah lokasi, terutama sekitar Jabiren, Tanjung Taruna hingga kawasan Taman Nasional Sebangau, jarak pandang yang buruk membatasi kemampuan pilot melihat sasaran dan jalur penerbangan.

Karena itu, water bombing tidak dapat dipaksakan ketika kondisi penerbangan tidak memenuhi standar keselamatan. Pemadaman tetap dilakukan dari darat melalui patroli, penyekatan, pembasahan, pendinginan, dan penjagaan lokasi rawan.

12.880 Personel Dikerahkan

Penanganan karhutla di tiga provinsi prioritas diperkuat sedikitnya 12.880 personel gabungan.

Sebanyak 1.410 personel berada di Kalimantan Barat, 10.700 personel di Kalimantan Tengah, dan 770 personel di Kalimantan Selatan.

Mereka berasal dari Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BPBD, Masyarakat Peduli Api, pemerintah daerah, pelaku usaha, relawan, serta masyarakat.

Petugas melakukan pemantauan hotspot dan laporan warga, patroli terpadu, pemeriksaan lapangan, pemadaman darat, pembasahan dan pendinginan, hingga penyekatan area terbakar.

Operasi juga didukung pompa, selang pemadaman, flexible tank, alat komunikasi, alat pelindung diri, kendaraan operasional, serta sarana udara.

Pemerintah turut menambah dan mengaktifkan sumur bor di wilayah prioritas. Langkah ini dilakukan untuk mendekatkan sumber air ke lokasi kebakaran, terutama di lahan gambut yang membutuhkan pembasahan menyeluruh agar bara di bawah permukaan tidak kembali memicu api.

OMC Bergantung Kondisi Awan

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tetap menjadi bagian dari penanganan karhutla, tetapi pelaksanaannya sangat bergantung pada kondisi atmosfer dan ketersediaan awan potensial.

Di Kalimantan Barat, OMC telah dilakukan pada 13–17 Agustus melalui sembilan sorti penerbangan. Peluang operasi kembali terbuka pada 23–27 Agustus.

Sementara di Kalimantan Tengah, OMC telah dilakukan dalam dua periode, yakni 27 Juli–4 Agustus dan 11–15 Agustus, dengan total 13 sorti penerbangan.

Namun, peluang OMC dalam waktu dekat di Kalimantan Tengah dinilai minim karena kondisi masih cenderung kering dan pertumbuhan awan hujan terbatas.

Pemerintah menyatakan penanganan karhutla akan terus disesuaikan dengan perkembangan lapangan. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau mengurangi aktivitas di luar ruang ketika kualitas udara memburuk, menggunakan masker, serta segera melapor jika menemukan titik api atau kepulan asap. (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transparansi Rantai Suplai Sangat Penting untuk Dorong Peningkatan Dalam Pelaporan & Pengukuran Dampak Lingkungan pada Industri Pelabelan & Pengemasan

    Transparansi Rantai Suplai Sangat Penting untuk Dorong Peningkatan Dalam Pelaporan & Pengukuran Dampak Lingkungan pada Industri Pelabelan & Pengemasan

    • calendar_month Selasa, 28 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 845
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, SINGAPURA – Media OutReach – 28 Maret 2023 – Pemimpin global di bidang material sains, Avery Dennison Corporation (NYSE:AVY), sedang melakukan transisi pada penerapan perangkat pelacak karbon yang khusus diciptakan dalam kerjasama dengan Carbon Trust untuk meneruskan langkah menuju peningkatan dan peningkatan berkelanjutan dalam pelaporan dan pengukuran dampak lingkungan dari produk-produknya.   Carbon Trust […]

  • Gunakan Obat Terlarang, 19 Prajurit TNI Dipecat

    Gunakan Obat Terlarang, 19 Prajurit TNI Dipecat

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.838
    • 0Komentar

    “Kita tidak ingin ada anggota kita yang rusak bahkan dapat mempengaruhi anggota lainnya untuk rusak menggunakan narkoba,”

  • Bazar Murah Masih Berlanjut, Wawako : Kalau Ada Barang Tak Layak Jual, Lapor ke Saya Ya..

    Bazar Murah Masih Berlanjut, Wawako : Kalau Ada Barang Tak Layak Jual, Lapor ke Saya Ya..

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 843
    • 0Komentar

    PROGRAM Bulan Suci Ramadan Bazar Murah Pemerintah Kota Palembang sudah memasuki hari ke-7 Wakil Walikota Fitrianti Agustinda ikut memantau jalannya program tersebut di Kantor Kecamatan Kemuning Palembang, kamis [22/4/2021]. “Bazar di ramadan sudah kegiatan rutin, dilaksanakan awal bulan puasa hingga menjelang Idul Fitri, Saya pantau hari ini di Kecamatan Kemuning cukup ramai masyarakat yang datang,”kata […]

  • FERBI 2026 Dibuka, BI Tegaskan Rupiah Jadi Simbol Kedaulatan di Era Digital

    FERBI 2026 Dibuka, BI Tegaskan Rupiah Jadi Simbol Kedaulatan di Era Digital

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Festival Rupiah Berdaulat Indonesia atau FERBI 2026 resmi dibuka Bank Indonesia (BI) di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Dalam pembukaannya, BI menegaskan rupiah tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran, tetapi juga menjadi simbol kedaulatan Indonesia di tengah pesatnya perkembangan transaksi digital. Hal itu, disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali […]

  • Dialog Nasional di Baturaja, Menhub : Isu Pemerintah Tak Perhatikan Sumsel Itu Tak Benar

    Dialog Nasional di Baturaja, Menhub : Isu Pemerintah Tak Perhatikan Sumsel Itu Tak Benar

    • calendar_month Minggu, 3 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.175
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Baturaja – Di Aula Gedung Olah Raga [GOR] Baturaja, OKU terlihat diramaikan 1.000 peserta untuk mendengarkan orasi Dialog Nasional 39 Indonesia Maju, kemarin.  Dialog ini disampaikan nara sumber Menteri Perhubungan RI, H Budi Karya Sumadi dan Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Bupati OKU Drs  H Kuryana Aziz,   berbagai komunitas masyarakat, civitas akademika […]

  • Pengurusan Baru CEAI Diharapkan Dekatkan Pelaku Bisnis RI dengan Argentina

    Pengurusan Baru CEAI Diharapkan Dekatkan Pelaku Bisnis RI dengan Argentina

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 737
    • 0Komentar

    BUENOS Aires, Argentina – Mitra KBRI Buenos Aires, Dewan Bisnis Argentina- Indonesia (“Consejo Empresario Argentina Indonesia” atau “CEAI”) resmi berada dalam kepengurusan yang baru (01/02/2022). pemikiran baru untuk semakin mendekatkan pelaku bisnis Indonesia dengan Argentina. Leonardo Javier Contrino menggantikan Carlos Rosales sebagai Ketua CEAI dan diharapkan membawa perubahan positif bagi kedekatan pelaku bisnis Indonesia dan […]

expand_less
WordPress Archive ZoomSounds – WordPress Wave Audio Player ZoomSounds – WordPress Wave Audio Player with Playlist Zoomy – Lightweight LMS & Education WordPress Theme ZORKA – Wonderful Fashion WooCommerce Theme Zortex – Broadband & Internet Services Elementor Template Kit Zosia – Personal WordPress Blog Theme Zota – Elementor Multi-Purpose WooCommerce Theme Zox News – Professional WordPress News & Magazine Theme Zoya – Lifestyle Blog WordPress Theme Zubaz – SaaS & Startup WordPress Theme