Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 518 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Kalimantan, Asap Pekat Batasi Water Bombing

518 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Kalimantan, Asap Pekat Batasi Water Bombing

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 518 hotspot berkepercayaan tinggi terdeteksi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan pada 19 Agustus 2026. Di tengah lonjakan titik panas tersebut, asap pekat menjadi salah satu kendala dalam operasi pemadaman dari udara.

Data Sistem Pemantauan Karhutla (SIPONGI) Kementerian Kehutanan berdasarkan pantauan satelit NASA-MODIS/Terra-Aqua mencatat 259 hotspot di Kalimantan Barat, 242 titik di Kalimantan Tengah, dan 17 titik di Kalimantan Selatan pada 19 Agustus pukul 07.00 WIB.

Jumlah itu melonjak lebih dari empat kali lipat dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 109 hotspot. Jika dihitung selama 17–19 Agustus, total hotspot berkepercayaan tinggi di tiga provinsi tersebut mencapai 750 titik.

Meski demikian, jumlah hotspot tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah kebakaran. Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot sehingga setiap temuan masih perlu diverifikasi di lapangan.

Kabut asap juga dilaporkan muncul di sejumlah wilayah. Pada 19 Agustus, jarak pandang di Bandara Supadio Pontianak sempat sekitar 1,2 kilometer, sedangkan di Palangka Raya sekitar 3 kilometer. Di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, jarak pandang bahkan tercatat sekitar 400 meter pada pukul 07.00 WITA.

Kondisi jarak pandang kemudian membaik pada 20 Agustus. Di Bandara Supadio, jarak pandang mencapai sekitar 4 kilometer pada pukul 10.00 WIB, sementara di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya sekitar 6 kilometer.

Namun, perbaikan jarak pandang tersebut belum berarti karhutla sepenuhnya terkendali. Sebaran asap sangat bergantung pada arah angin, kelembapan, kondisi atmosfer, lokasi kebakaran, serta akumulasi asap dari berbagai wilayah.

Asap Batasi Pemadaman dari Udara

Pemerintah memperkuat operasi udara di Kalimantan Tengah dengan helikopter patroli, pesawat patroli fixed wing, dan helikopter water bombing.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga telah berkoordinasi dengan Kepala BNPB untuk menambah dukungan armada udara bagi operasi water bombing di Kalimantan Tengah.

Namun, asap pekat menjadi kendala tersendiri. Di sejumlah lokasi, terutama sekitar Jabiren, Tanjung Taruna hingga kawasan Taman Nasional Sebangau, jarak pandang yang buruk membatasi kemampuan pilot melihat sasaran dan jalur penerbangan.

Karena itu, water bombing tidak dapat dipaksakan ketika kondisi penerbangan tidak memenuhi standar keselamatan. Pemadaman tetap dilakukan dari darat melalui patroli, penyekatan, pembasahan, pendinginan, dan penjagaan lokasi rawan.

12.880 Personel Dikerahkan

Penanganan karhutla di tiga provinsi prioritas diperkuat sedikitnya 12.880 personel gabungan.

Sebanyak 1.410 personel berada di Kalimantan Barat, 10.700 personel di Kalimantan Tengah, dan 770 personel di Kalimantan Selatan.

Mereka berasal dari Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BPBD, Masyarakat Peduli Api, pemerintah daerah, pelaku usaha, relawan, serta masyarakat.

Petugas melakukan pemantauan hotspot dan laporan warga, patroli terpadu, pemeriksaan lapangan, pemadaman darat, pembasahan dan pendinginan, hingga penyekatan area terbakar.

Operasi juga didukung pompa, selang pemadaman, flexible tank, alat komunikasi, alat pelindung diri, kendaraan operasional, serta sarana udara.

Pemerintah turut menambah dan mengaktifkan sumur bor di wilayah prioritas. Langkah ini dilakukan untuk mendekatkan sumber air ke lokasi kebakaran, terutama di lahan gambut yang membutuhkan pembasahan menyeluruh agar bara di bawah permukaan tidak kembali memicu api.

OMC Bergantung Kondisi Awan

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tetap menjadi bagian dari penanganan karhutla, tetapi pelaksanaannya sangat bergantung pada kondisi atmosfer dan ketersediaan awan potensial.

Di Kalimantan Barat, OMC telah dilakukan pada 13–17 Agustus melalui sembilan sorti penerbangan. Peluang operasi kembali terbuka pada 23–27 Agustus.

Sementara di Kalimantan Tengah, OMC telah dilakukan dalam dua periode, yakni 27 Juli–4 Agustus dan 11–15 Agustus, dengan total 13 sorti penerbangan.

Namun, peluang OMC dalam waktu dekat di Kalimantan Tengah dinilai minim karena kondisi masih cenderung kering dan pertumbuhan awan hujan terbatas.

Pemerintah menyatakan penanganan karhutla akan terus disesuaikan dengan perkembangan lapangan. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau mengurangi aktivitas di luar ruang ketika kualitas udara memburuk, menggunakan masker, serta segera melapor jika menemukan titik api atau kepulan asap. (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Jambore  Pramuka Ranting Lempuing, Pj Bupati OKI Kenang Masa Kecil

    Buka Jambore  Pramuka Ranting Lempuing, Pj Bupati OKI Kenang Masa Kecil

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 748
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj. Bupati OKI Asmar Wijaya membuka Jambore  Pramuka Ranting Lempuing, OKI. Jambore, ada 772 Pramuka  penggalang mengikuti Jambore yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Februari 2024 di MAN 1 OKI Kecamatan Lempuing Jaya. Saat membuka acara Pj. Bupati Asmar turut mengenang keikutsertaannya dalam kegiatan pramuka. “Kak Asmar sejak kelas 4 SD sudah ikut kegiatan […]

  • Sekda Ngajar di SMAN 3 Palembang

    Sekda Ngajar di SMAN 3 Palembang

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.635
    • 0Komentar

    RIBUAN peserta didik dan alumni memadati halaman SMA Negeri 3 Palembang, Jumat (18/10/2019). Suasana yang tak seperti biasanya ini rupanya merupakan rangkaian Apel Pagi dan Orasi Ilmiah dalam rangka Reuni Emas 50 Tahun SMA Negeri 3 Palembang. Dalam rangkaian Apel Pagi Reuni Emas 50 Tahun SMA Negeri 3 Palembang tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Muba […]

  • Personil Polda Sumsel Peroleh Penghargaan, Ini Pesan Kapolda

    Personil Polda Sumsel Peroleh Penghargaan, Ini Pesan Kapolda

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.348
    • 0Komentar

    KEPALA Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel), Irjen Pol.Prof.Dr.Eko Indra Heri S.M.M., memberikan penghargaan kepada personel Polda Sumsel atas prestasi yang diraih dalam kedinasan sebagai Polisi. Penghargaan tersebut diberikan saat Polda Sumsel melaksanakan apel di lapangan Apel Mapolda Sumsel, Senin (24/5/21). Selain memberikan penghargaan Kapolda Sumsel juga melaksanakan penyerahan daftar email personel Polri guna aktifasi […]

  • Demo Buruh 28 Agustus 2025 – Teriakan dari Jalanan, Alarm dari Perut yang Keroncongan

    Demo Buruh 28 Agustus 2025 – Teriakan dari Jalanan, Alarm dari Perut yang Keroncongan

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 869
    • 0Komentar

    HIDUP itu memang ibarat dapur, maka demo buruh 28 Agustus 2025 adalah suara panci yang jatuh berulang kali di lantai berisik, bikin kaget, tapi tak bisa diabaikan, dari Jakarta sampai Surabaya, dari Batam sampai Makassar, ribuan buruh tumplek blek di jalanan, menuntut apa yang seharusnya sudah jadi hak, kerja yang manusiawi dan upah yang bisa […]

  • [Infographic] See the Specs for the New Odyssey Ark

    [Infographic] See the Specs for the New Odyssey Ark

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.179
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id -The Samsung Odyssey Ark, the world’s first 55-inch 1000R curved gaming screen, elevates the gaming experience with improved connectivity. The Odyssey Ark (G97NB) was first unveiled in 2022, capturing attention with its innovative interface. The vertical Cockpit Mode makes users feel like they’re in the cockpit of a spaceship, with the Flex Move Screen […]

  • Gugur Saat Bertugas Di Daerah Konflik, Kapolda Usulkan Kenaikan Pangkat

    Gugur Saat Bertugas Di Daerah Konflik, Kapolda Usulkan Kenaikan Pangkat

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 653
    • 0Komentar

    KAPOLDA Maluku Irjen. Pol. Drs. H. Lotharia Latif, S.H., M.Hum., mengusulkan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) untuk Briptu Mohamad Faisal Helut yang gugur dalam menjalankan tugas saat pengaman konflik di Pulau Haruku beberapa waktu lalu. Almarhum meninggal dalam tugas saat pengamanan konflik di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah sehingga wajar bila mendapat pangkat penghormatan. Pengusulan […]

expand_less
WordPress Archive ZoomSounds – WordPress Wave Audio Player ZoomSounds – WordPress Wave Audio Player with Playlist Zoomy – Lightweight LMS & Education WordPress Theme ZORKA – Wonderful Fashion WooCommerce Theme Zortex – Broadband & Internet Services Elementor Template Kit Zosia – Personal WordPress Blog Theme Zota – Elementor Multi-Purpose WooCommerce Theme Zox News – Professional WordPress News & Magazine Theme Zoya – Lifestyle Blog WordPress Theme Zubaz – SaaS & Startup WordPress Theme