Jumat, 18 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sampai Kapan Gempa di Flores Berlangsung? Ini Perkiraan BMKG

Sampai Kapan Gempa di Flores Berlangsung? Ini Perkiraan BMKG

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Rangkaian guncangan yang mengikuti gempa besar di Flores masih berlangsung. Bedanya, aktivitasnya kini mulai menunjukkan tanda-tanda melemah.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah sampai kapan kondisi tersebut akan bertahan?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan aktivitas gempa susulan masih akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan. Namun, jumlah dan kekuatannya secara umum diproyeksikan terus menurun.

Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama mengatakan pola aktivitas yang dipantau saat ini menunjukkan tren peluruhan. Dengan perkembangan data sejauh ini, aktivitas gempa susulan diperkirakan mencapai tingkat yang relatif rendah dalam 21 hingga 30 hari ke depan.

Perkiraan tersebut mengarah pada akhir September 2026.

Tetapi ada satu hal yang perlu digarisbawahi. Akhir September bukan berarti gempa akan berhenti total.

Rentang waktu itu hanya menggambarkan perkiraan kapan aktivitas susulan berada pada tingkat yang lebih rendah. BMKG masih terus memperbarui analisis karena kondisi kegempaan dapat berubah mengikuti data terbaru.

Ribuan Guncangan Terjadi Setelah Gempa Utama

Sejak gempa utama berkekuatan M7,7 mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8), aktivitas susulan terus terekam.

Hingga Rabu (19/8) pukul 14.00 WIB, jumlahnya telah mencapai 3.002 kejadian. Magnitudonya cukup beragam, mulai dari M1,1 hingga M6,2.

Sebanyak 25 gempa susulan tercatat memiliki magnitudo 5,0 atau lebih. Sementara itu, 86 kejadian dilaporkan langsung oleh masyarakat karena guncangannya terasa.

Angka tersebut menunjukkan bahwa kerak bumi di sekitar sumber gempa masih mengalami proses penyesuaian setelah pelepasan energi dalam jumlah besar.

Gempa susulan sendiri merupakan bagian yang lazim terjadi setelah gempa utama. Aktivitas tersebut tidak selalu berlangsung dengan pola yang sama setiap waktu. Ada periode ketika jumlah gempa menurun, tetapi bisa pula muncul peningkatan dalam rentang tertentu.

Karena itulah BMKG tidak menetapkan satu tanggal sebagai batas berakhirnya gempa susulan.

Mengapa Gempa Masih Terjadi?

Setelah gempa besar terjadi, kondisi batuan di sekitar sumber gempa belum langsung kembali stabil.

Energi yang dilepaskan oleh gempa utama memengaruhi bagian kerak bumi di sekitarnya. Proses penyesuaian itu kemudian dapat memicu guncangan-guncangan lain yang lebih kecil.

Dalam kasus Flores, episenter gempa susulan banyak terkonsentrasi di wilayah bagian tengah hingga barat. Aktivitas tersebut berkaitan dengan zona tektonik Flores Back-Arc Thrust.

Jadi, banyaknya gempa yang tercatat bukan berarti setiap guncangan merupakan kejadian yang sama besar dengan gempa utama. Sebagian besar berukuran jauh lebih kecil dan hanya dapat diketahui melalui alat pemantau.

BMKG Belum Berhenti Memantau

Meski aktivitas menunjukkan kecenderungan menurun, pemantauan tetap dilakukan secara intensif.

BMKG menyiagakan tim selama 24 jam dan menerjunkan ahli ke wilayah terdampak. Pemeriksaan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas gempa, tetapi juga mencakup kondisi tanah, dampak guncangan di permukiman, hingga pemantauan tsunami.

Jaringan pemantauan yang digunakan juga mencakup seismograf, akselerograf, intensity meter, tsunami gauge, serta perangkat penerima informasi peringatan.

Namun, keberadaan berbagai alat tersebut bukan berarti gempa bisa diprediksi secara tepat.

BMKG justru mengingatkan bahwa instrumen tersebut digunakan untuk mendeteksi dan merekam aktivitas gempa serta mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat.

Tidak ada alat yang dapat memastikan kapan gempa berikutnya akan terjadi dan berapa kekuatannya.

Warga Tetap Perlu Waspada

Di tengah masih berlangsungnya gempa susulan, perhatian masyarakat juga perlu diarahkan pada kondisi bangunan.

Rumah atau fasilitas umum yang sudah retak maupun mengalami kerusakan akibat gempa utama sebaiknya tidak langsung digunakan sebelum diperiksa. Guncangan berikutnya, meskipun lebih kecil, tetap dapat menambah kerusakan pada bangunan yang kondisinya sudah melemah.

Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya pada informasi yang mengklaim mengetahui secara pasti waktu ataupun magnitudo gempa berikutnya.

Untuk sementara, gambaran yang diberikan BMKG cukup jelas, aktivitas gempa susulan Flores memang menunjukkan kecenderungan menurun, tetapi prosesnya belum selesai.

Dalam 21 hingga 30 hari ke depan, aktivitas tersebut diperkirakan semakin rendah. Namun setelah periode itu pun, kemungkinan gempa tetap ada.

Karena itu, yang menjadi patokan bukan sebuah tanggal tertentu, melainkan perkembangan aktivitas gempa yang terus dipantau dan diperbarui BMKG. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Tegaskan Kebijakan PPKM Bersifat Wajib

    Satgas Tegaskan Kebijakan PPKM Bersifat Wajib

    • calendar_month Jumat, 8 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 781
    • 0Komentar

    DAERAH yang menolak menerapkan Pelaksaanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali diperintahkan segera mematuhi. Karena daerah yang diperintahkan untuk menerapkan PPKM adalah bagian dari daerah zona merah atau risiko tinggi.  “Bagi pihak manapun yang menolak kebijakan dari pusat yang disusun berdasarkan data ilmiah untuk segera mengindahkan instruksi pemerintah, karena instruksi ini bersifat wajib,” tegas […]

  • Dalam 1 Hari, Unit Narkoba Polres Pagar Alam Sikat 4 Pelaku Narkoba

    Dalam 1 Hari, Unit Narkoba Polres Pagar Alam Sikat 4 Pelaku Narkoba

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.225
    • 0Komentar

    POLRES Kota Pagar Alam melalui Satuan Res Narkoba  dalam satu haru berhasil mengungkap kasus tindak pidana Narkotika serta mengamankan empat orang tersangka bersama barang bukti di temppat yang berbeda. Kasat Narkoba Polres Pagar Alam IPTU Faizal Kamil ,SH didampingi Kanit Idik 1 SatRes Narkoba Bripka Heriyanto Sarub  penangkapan para tersangka ini terjadi pada hari minggu, [14/2/2021] […]

  • Resmi, Kejuaraan Tenis Meja JNE Cup 2019 Dibuka

    Resmi, Kejuaraan Tenis Meja JNE Cup 2019 Dibuka

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 819
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah (Sekda) H. Nasrun Umar secara resmi membuka Kejuaraan Tenis Meja JNE Cup 2019 di Atrium Palembang Indah Mall (PIM), Selasa (14/12/2019). Dalam sambutannya ketika membuka kejuaran  ini H. Nasun Umar berharap dengan digelarnya kejuaraan tenis meja ini akan muncul  atlet-atlet muda yang berbakat sehingga dapat berkipra di kancah Nasional bahkan Internasional. “Melalui kompetisi […]

  • Padamkan Titik Api, BPBD Klaim Seminggu Ini Lakukan 521 Kali Waterbooming, 18 Kali TMC

    Padamkan Titik Api, BPBD Klaim Seminggu Ini Lakukan 521 Kali Waterbooming, 18 Kali TMC

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.181
    • 0Komentar

    BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Prov. Sumsel mengklaim hampir seminggu ini [28 Sept- 3 Okt 2019] telah melakukan waterbooming sebanyak 521 kali, sementara Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sebanyak 18 kali. Hal tersebut guna memadamkan titik api yang menyebabkannya terjadinya kebakaran hutan lahan dan kebun di Sumsel. Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori pasca hujan […]

  • Sumsel Siap Tuan Rumah Kejurnas Bulutangkis 

    Sumsel Siap Tuan Rumah Kejurnas Bulutangkis 

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.083
    • 0Komentar

    BERBEKAL pengalaman yang mumpuni sebagai penyelenggara event olahraga kelas nasional dan internasional, Provinsi Sumsel  memastikan diri siap  jika dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan nasional (Kejurnas) olahraga bulutangkis. Pernyataan itu diungkapkan Gubernur Sumsel H.Herman Deru langsung saat menghadiri acara welcome dinner bersama Rombongan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Kediaman Kapolda Sumsel, Kamis (3/10/2019) malam. […]

  • KEMALA Inisiasi Webinar bersama Bunda Baca

    KEMALA Inisiasi Webinar bersama Bunda Baca

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 895
    • 0Komentar

    MASALAH minat baca sampai saat ini masih menjadi tema yang cukup aktual, tema ini sering dijadikan topik pertemuan ilmiah dan diakusi oleh para pemerhati dan para pakar yang peduli terhadap perkembangan minat baca di Indonesia. Permasalahan yang dirasakan bangsa Indonesia sampai saat ini, adanya data temuan penelitian dan pengamatan menunjukkan minat baca masyarakat Indonesia relatif […]

expand_less
WordPress Archive Enginir – Industrial & Engineering Multipurpose WordPress Theme EnginX – Auto Repair Service WordPress Theme Engitech – IT Solutions & Services WordPress Theme Enhancements for WooCommerce Points and Rewards Enhancer for WooCommerce Subscriptions Enigma – Personal Portfolio Elementor Template Kit Enjoy – WordPress Magazine and Blog Theme Enliven ’em! – SVG Animation Engine for WordPress Eno – Portfolio Agency WordPress Enormous – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme