Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Belum Ada Murid, Program Sekolah Rakyat Sudah Ribut

Belum Ada Murid, Program Sekolah Rakyat Sudah Ribut

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROGRAM Sekolah Rakyat bahkan belum berjalan penuh, sayangnya proyek yang disiapkan pemerintah untuk anak-anak tidak mampu itu sudah lebih dulu memicu kegaduhan di internal Kementerian Sosial.

Pasalnya pangkal persoalannya bukan ruang kelas atau kurikulum, melainkan pengadaan sepatu siswa yang kini berujung audit internal hingga pencopotan pejabat.

Bahkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memutuskan untuk membebastugaskan sementara dua pejabat yang terkait proses pengadaan barang dan jasa program Sekolah Rakyat. Langkah itu diambil di tengah investigasi internal terkait dugaan masalah dalam pengadaan sepatu siswa tahun 2025.

Dua pejabat yang dinonaktifkan, yakni Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta Kepala Subbagian Perlengkapan dan Barang Milik Negara.

Penonaktifan itu menjadi sinyal  polemik pengadaan Sekolah Rakyat tak lagi dianggap hanya isu administratif biasa. Terlebih, program yang dipromosikan sebagai upaya membuka akses pendidikan bagi keluarga miskin kini justru mulai disorot dari sisi tata kelola anggaran.

“Dalam kaitan dengan keperluan tersebut, juga untuk kelancaran terhadap proses pendalaman yang dimaksud, serta demi kelancaran proses pengadaan berikutnya, saya membebaskantugaskan sementara dari jabatannya,” ujar Gus Ipul dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial, belum lama ini.

Kisruh ini bermula setelah muncul sorotan terkait dugaan markup harga sepatu siswa Sekolah Rakyat. Di tengah ramainya kritik publik, Kemensos membentuk tim khusus yang dipimpin Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono untuk melakukan audit internal terhadap proses pengadaan.

Tim tersebut bekerja selama sepekan memeriksa mekanisme dan dokumen pengadaan sepatu siswa tahun 2025.

Hasil awalnya membuat Kemensos mengakui adanya titik rawan dalam proses pengadaan barang dan jasa. Meski secara umum pengadaan disebut berjalan sesuai prosedur, tim menemukan potensi maladministrasi dalam pelaksanaannya.

“Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap proses pengadaan barang dan jasa diketahui terdapat volume pengadaan besar, adanya keterbatasan waktu, dan keterbatasan sumber daya manusia sehingga ada potensi maladministrasi,” kata Agus Jabo.

Besarnya volume proyek dengan tenggat waktu yang sempit disebut menjadi salah satu persoalan utama. Kondisi itu diperparah dengan keterbatasan sumber daya manusia dalam proses pengadaan.

Karena itu, investigasi internal belum dihentikan. Kemensos masih melakukan pendalaman lanjutan untuk memastikan ada atau tidaknya ketidaktepatan dalam proses pengadaan, termasuk kemungkinan selisih antara perencanaan dan realisasi.

Jika nantinya ditemukan pelanggaran, pemerintah memastikan pihak terkait akan dimintai pertanggungjawaban sesuai aturan yang berlaku.

Pendampingan

Di tengah tekanan publik yang terus membesar, Kemensos juga mulai meminta pendampingan aparat penegak hukum. Gus Ipul mengungkapkan pihaknya telah berkonsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, dan Kepolisian terkait tata kelola pengadaan barang dan jasa.

“Kami telah melakukan konsultasi kepada KPK, secara informal juga kami melakukan konsultasi dengan Kejaksaan dan Kepolisian supaya kami bisa melakukan pengadaan barang dan jasa secara akuntabel, transparan, dan bisa diterima sebagai sebuah pengadaan yang bersih dari korupsi,” ujarnya.

Selain audit internal, Kemensos mulai menyiapkan langkah pembenahan. Sekretaris Jenderal Robben Rico diminta melakukan rasionalisasi anggaran dan memperkuat kapasitas tim pengadaan, sementara Inspektorat Jenderal melanjutkan evaluasi menyeluruh terhadap proses pengadaan Sekolah Rakyat.

Kasus ini menjadi ujian awal bagi program Sekolah Rakyat yang sejak awal membawa misi besar membantu masyarakat miskin lewat akses pendidikan. Sebab sebelum para siswa masuk kelas, pemerintah kini justru dihadapkan pada pekerjaan rumah paling mendasar: memastikan proyek besar tersebut tidak tersandung persoalan pengadaan sejak dari awal. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Kerjasama Dibidang Tri Darma, FISIP UIN Raden Fatah Kunjungi Kab.Kuningan & MPR RI, Ini Hasilnya

    Perkuat Kerjasama Dibidang Tri Darma, FISIP UIN Raden Fatah Kunjungi Kab.Kuningan & MPR RI, Ini Hasilnya

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.057
    • 0Komentar

    DALAM rangka pengembangan dan penguatan kerjasama, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Raden Fatah melakukan Kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Tim Fisip dikomandoi Dr. Kun Budianto, M.Si selaku Wakil Dekan III. Rombongan diterima langsung oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH,M.H. Pertemuan ini dalam rangka penguatan kerjasama yang telah dilakukan sebelumnya di […]

  • BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi pada 20-26 Juni 2018

    BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi pada 20-26 Juni 2018

    • calendar_month Rabu, 20 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 961
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Surabaya – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan, masyarakat agar mewaspadai potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia sebagai dampak peningkatan kecepatan angin, demi keselamatan dan kenyamanan beraktivitas di laut. “Saat ini kecepatan angin cukup tinggi sehingga bisa berdampak terhadap terjadinya gelombang tinggi di sejumlah perairan. Jadi, nelayan, pelayaran, maupun masyarakat pengguna jasa angkutan […]

  • Peserta Rakon TP PKK di Ajak Kunjungi Koleksi Kriya Sriwijaya, Ini Harapannya

    Peserta Rakon TP PKK di Ajak Kunjungi Koleksi Kriya Sriwijaya, Ini Harapannya

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 829
    • 0Komentar

    PESERTA Rapat Konsuktasi  (Rakon) PKK se-Sumsel diajak untuk mengunjungi Koleksi Kriya Sriwijaya [Koleksi Kerajinan] di Gedung Kriya Sriwijaya Jalan Pom IX Kampus setelah mendengar paparan Program Kerja 2021. Feby Deru Ketua TP PKK Sumsel menjelaskan, tujuannya selain relaksasi, juga mendorong dan membangkitkan semangat para Ketua TP PKK se-Sumsel untuk lebih  bersemangat, kreatif  dan inovatif sehingga […]

  • Begini Reaksi Pemkab Muba Ketika Dengar Rumah Warganya Dilalap Si Jago Merah

    Begini Reaksi Pemkab Muba Ketika Dengar Rumah Warganya Dilalap Si Jago Merah

    • calendar_month Rabu, 30 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 647
    • 0Komentar

    ENAM rumah yang dilalap api di seberang JM Kelurahan Soak Baru Kecamatan Sekayu, Rabu (30/12/2020) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi membuat enam kepala keluarga bersedih, pasalnya hampir semua perabotan rumah tangga telah menjadi abu. Namun, kesedihan itu tidak berlarut lebih dari tiga jam karena Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ […]

  • Pendekatan Budaya, Tangani Dampak Kebakaran di Lebak, Kemensos Gunakan Kearifan Lokal

    Pendekatan Budaya, Tangani Dampak Kebakaran di Lebak, Kemensos Gunakan Kearifan Lokal

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 857
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) menggunakan pendekatan kearifan lokal dalam mengatasi dampak pascakebakaran permukiman Suku Badui Luar dengan pendekatan kearifan lokal di wilayah Kampung Cepak Huni, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwi Damar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Langkah tersebut dilakukan sebab terdapat tradisi khusus bagi masyarakat Badui, salah satunya terkait dengan kebutuhan sandang saat akan memberikan bantuan. Hal itu […]

  • Pemprov.Sumsel Terima Penghargaan Anugerah Layanan Investasi

    Pemprov.Sumsel Terima Penghargaan Anugerah Layanan Investasi

    • calendar_month Senin, 17 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.645
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menerima penghargaan  Anugerah Layanan Investasi Tahun 2022.10.17 Penghargaan yang diterima atas kinerjanya dalam memberikan pelayanan yang baik sebagai penyelenggara Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB). Diketahui, Sumsel sendiri tercatat sebagai provinsi terbaik ke 3 dari seluruh provinsi di Indonesia dalam penyelenggaraan PTSP dan […]

expand_less
WordPress Archive LotusGreen – Multipurpose WooCommerce Theme Louie – Modern Portfolio Theme for Agencies Lounge – Clean Elegant WordPress Theme Love Travel - Creative Travel Agency WordPress Lovegiver – Senior Care WordPress Theme + RTL Lovelee – Wedding & Planner WordPress Theme + RTL Lovelove – Wedding & Planner WordPress Theme Lovewish – Nonprofit & Charity WordPress Theme Lovims – Nonprofit WordPress Theme Lovus – Wedding Planner WordPress Theme