Senin, 26 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bangkitkan Lagi Pertumbuhan Ekonomi di Masa Pandemi

Bangkitkan Lagi Pertumbuhan Ekonomi di Masa Pandemi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
  • visibility 948
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERBAGAI kebijakan dan stimulus diluncurkan sesuai kebutuhan pelaku usaha guna mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional.

“Kementerian Perindustrian telah melakukan berbagai upaya strategis dalam rangka meningkatkan daya saing sektor industri agar bisa membangkitkan kembali pertumbuhan ekonomi nasional di tengah masa pandemi,” kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto di Jakarta, katanya akhir pekan lalu mengutip situs resmi kemenperin, senin [8/3/2021].

Bukti nyata sektor industri berperan penting terhadap jalannya roda perekonomian, antara lain adalah konsistensi sumbangsihnya yang terbesar pada PDB nasional. Pada tahun 2020, kontribusi sektor industri pengolahan mencapai 17,89%. Selain itu, kinerja gemilang sektor industri tercemin pada capaian nilai ekspor dan investasi.

“Tahun 2020, ekspor sektor industri mencapai USD131,13 miliar atau berkontribusi sebesar 80,30% dari total ekspor nasional. Sedangkan, nilai investasi sektor industri pada tahun 2020 sebesar Rp272,9 triliun, meningkat dibanding tahun 2019 yang mencapai Rp216 triliun,” papar Eko.

Adapun berbagai jurus jitu yang telah dikeluarkan Kemenperin dalam memacu pembangunan industri di tanah air, misalnya memfasilitasi pembangunan kawasan industri. Hingga saat ini, terdapat 128 kawasan industri yang sudah memiliki Izin Usaha Kawasan Industri dan telah beroperasi. Sementara itu, ada 38 kawasan industri yang saat ini masih dalam tahap konstruksi.

“Pengembangan kawasan industri (KI) prioritas dalam RPJMN 2020-2024, sebanyak 27 KI yang sebagian besar di luar Pulau Jawa, yaitu 14 KI di Sumatera, 6 KI di Kalimantan, 1 KI di Madura, 1 KI di Jawa, 3 KI di Sulawesi dan Maluku, 1 KI di Papua, serta 1 KI di Nusa Tenggara,” sebut Eko.

Bahkan, Kemenperin turut aktif mendorong percepatan pengembangan kawasan industri halal. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 17 Tahun 2020 tentang Tata Cara Memperoleh Surat Keterangan dalam Rangka Pembentukan Kawasan Industri Halal.

Dirjen KPAII menambahkan, upaya mendongkrak daya saing industri nasional, juga dilakukan melalui penerapan peta jalan Making Indonesia. Program ini untuk memprioritaskan pengembangan terhadap tujuh sektor industri dalam mengimplementasikan teknologi digital pada proses produksinya agar lebih efisien dan kompetitif.

“Ketujuh sektor prioritas itu adalah industri makanan dan minuman, kimia, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik, farmasi, serta alat kesehatan. Sektor tersebut mampu memberikan lebih dari 60 persen pada PDB nasional, sehingga diharapkan target besarnya Indonesia menjadi negara 10 besar ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2030,” ungkapnya.

Guna mendorong akselerasi penerapan teknologi industri 4.0 pada sektor manufaktur di tanah air, Kemenperin juga telah menginisiasi pembangunan Pusat Inovasi dan Pengembangan SDM Industri 4.0. Selanjutnya, di sektor industri kecil menengah (IKM), Kemenperin meluncurkan program e-Smart IKM.

Berikutnya, dalam rangka menarik investasi global dan perluasan pasar ekspor bagi sektor industri, Kemenperin mengupayakan keikutsertaan Indonesia sebagai partner country Hannover Messe 2021. Ajang ini juga akan menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam memacu branding nasional sekaligus mendorong peningkatan kapabilitas manufaktur dan pembangunan infrastruktur digital di tanah air.

“Selain itu, keikutsertaan pada Hannover Messe 2021 diharapkan turut berkontribusi pada percepatan digitalisasi lintas sektor, di samping bersama komunitas manufaktur global mendorong upaya pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid-19,” tutur Eko. Hannover Messe 2021 Digital Edition akan berlangsung pada 12-16 April 2021 yang dilaksanakan sepenuhnya secara digital.

Kebijakan lainnya yang dipacu Kemenperin adalah program substitusi impor 35% pada tahun 2022, yang dijalankan secara simultan dengan peningkatan utilisasi produksi, mendorong pendalaman struktur industri, dan peningkatan investasi. Instrumen untuk melaksanakan program substitusi impor ini antara lain penerapan tariff measures, trade remedies, non-tariff measures, dan tata niaga impor.

Pemerintah juga mendorong sektor industri untuk melakukan perluasan pasar ekspor, khususnya pasar-pasar nontradisional seperti ke Afrika, Asia Selatan, dan Eropa Timur. Di samping itu, perlu dilakukan percepatan penyelesaian perundingan dengan negara-negara potensial sebagai agenda prioritas. Saat ini, Indonesia telah menjalin kerja sama ekonomi komprehensif dengan Australia, Korea, dan Uni Eropa.

Implementasi 23 perjanjian perdagangan bilateral dan regional yang sudah ditandatangani juga harus benar-benar dimanfaatkan oleh para pelaku industri di Indonesia. Misalnya melalui IA-CEPA, salah satu peluangnya adalah meningkatkan ekspor sektor otomotif.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peroleh Beasiswa Pendidikan dari PTBA, 3 Anak yang Kurang Mampu Ini Bisa Sekolah Lagi
    CSR

    Peroleh Beasiswa Pendidikan dari PTBA, 3 Anak yang Kurang Mampu Ini Bisa Sekolah Lagi

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.114
    • 0Komentar

    USIANYA baru 11 tahun, namun Tiara Aprilia telah memiliki pengalaman hidup yang luar biasa.Di saat teman-teman sebayanya menghabiskan waktu untuk bermain dan belajar, Tiara justru berkelahi dengan waktu dan banting tulang untuk membantu kedua orang tuanya. Tiara tinggal bersama orang tua dan tiga saudaranya di sebuah rumah tumpangan di Lawang Kidul, Muara Enim. Ayahnya seorang […]

  • Keroyokan Bangun Infrastruktur Muba   
    CSR

    Keroyokan Bangun Infrastruktur Muba  

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.923
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Bayur Lencir – Percepatan pembangunan yang getol dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin tidak hanya mengandalkan APBD/APBN saja, tetapi juga menggunakan program Corporate Sosial Responsibility (CSR) Perusahaan yang beroperasional di Wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. “Saya minta semua Perusahaan di Bayung Lencir ini bisa melaksanakan tanggung jawab sosialnya untuk membantu masyarakat dengan program CSR- nya berlandaskan kepada kebutuhan […]

  • Pembangunan Empat Lawang Harus Sejalan dengan Musrenbang

    Pembangunan Empat Lawang Harus Sejalan dengan Musrenbang

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 916
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Empat Lawang – Bupati Empat Lawang, H.Joncik Muhammad menegaskan pembangunan Kabupaten Empat Lawang harus sejalan dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) karena untuk memahami apa yang akan dibangun sesuai kebutuhan daerah. “Jangan pernah Musrenbang dijadikan sekedar kegiatan rutinitas dan pembangunannya tidak sesuai dengan musyawarah ini,”pesannya saat sambutan dalam Rapat Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) dan Rapat Kerja Daerah (RKPD) Empat Lawang Madani […]

  • Sumsel Dukung Palembang Kembangkan Wisata Pedestrian Street Sudirman 

    Sumsel Dukung Palembang Kembangkan Wisata Pedestrian Street Sudirman 

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.558
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru turut bersuka cita saat merayakan HUT Pedestrian Street yang ke 2 bersama Ketua TPP PKK Sumsel Hj. Feby Herman Deru dan para pengunjung yang hadir di Wisata Pedestrian Street Sudirman, Sabtu Malam (23/3/2019). Dalam kunjungannya Herman Deru menyempatkan menyapa para pengunjung dan pedagang-pedagang di sekitar Sudirman street. […]

  • KKP Siap Bantu Bikin Rumah Kaca Kembangkan Garam Piramid

    KKP Siap Bantu Bikin Rumah Kaca Kembangkan Garam Piramid

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.821
    • 0Komentar

    MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengapresiasi langkah petambak garam di Kebumen yang mau berkembang. Untuk itu, dia meminta jajarannya membantu kelompok petambak menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan. “Bisa dibuatkan nanti rumah kacanya. Satu blok dulu untuk model,” ujar Menteri Trenggono yang dalam kunjungan kerja di Kebumen ini didampingi oleh sejumlah Pejabat Eselon I dan II KKP […]

  • 2 cerita ini bisa bikin terharu

    2 cerita ini bisa bikin terharu

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.392
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Semoga bisa jadi pembelaran untuk ente, dibawah ini ada dua cerita yang bikin terharu orang tua [ibu & ayah], simak ! Hadiah untuk ibu.. Cerita ini mengisahkan seorang anak laki-laki bernama Alex yang berusia 10 tahun. Alex adalah anak yang ceria, penuh kasih, dan selalu berusaha membuat kedua orangtuanya bahagia. Pada suatu hari, […]

expand_less
WordPress Archive WPForms – Pipedrive CRM – Integration WPForms – Post Submissions WPForms – Signatures WPForms – Stripe WPForms – Surveys and Polls WPForms Tooltips WPForms – User Registration WPForms – Webhooks Addon WPForms – Zapier WPHobby Addons for Elementor