Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Satu Jembatan, Seribu Asa:”Seperti Nenek Kami, Tua, Tapi Dicintai”

Satu Jembatan, Seribu Asa:”Seperti Nenek Kami, Tua, Tapi Dicintai”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
  • visibility 739
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau jembatan di Desa Warga Mulya (B4) bisa ngomong, mungkin dia sudah teriak minta pensiun sejak lima tahun lalu. “Udah lelah, Nak,” begitu mungkin bisiknya tiap kali dilewati motor butut, anak sekolah, atau ibu-ibu bawa sayur pakai keranjang besar kayak mau ekspor ke luar negeri.

Ya, begitulah nasib si jembatan tua di Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Muba ini, dulu, dia gagah. Kini? Papan-papannya rapuh kayak kenangan cinta pertama, setiap orang lewat, bukan cuma rem motor yang dicek, tapi juga doa dikuatkan, karena salah-salah, bisa terjun bebas ke sungai sambil bawa tahu isi.

Untunglah kabar baik akhirnya mampir, Pemerintah Kabupaten Muba, lewat Dinas PUPR, resmi mengumumkan perbaikan jembatan akan dimulai dalam waktu dekat!. Kepala Dinas PUPR, Pak Alva Elan yang wajahnya nggak pernah muncul di sinetron tapi kerja nyatanya mulai kelihatan mengatakan material sudah dipesan, teknis siap, tinggal eksekusi di lapangan.

“Waktu dan jembatan tidak menunggu orang,” kata Alva, (mungkin kalau dia penyair). Tapi sekarang, kami semua menunggu jembatan.

Menariknya, ini bukan proyek biasa. Jembatan akan diperbaiki bareng program Karya Bhakti TNI AD, jadi jangan kaget kalau nanti kalian lewat dan lihat prajurit TNI lagi ngebangun sambil ngeteh bareng warga, Ini kolaborasi gaya gotong royong modern tentara bawa alat, warga bawa semangat.

Tapi bukan berarti proyek ini tanpa beban. Bupati Muba, H. M. Toha, sudah ngasih “tiga wejangan sakti”. Jangan lama-lama, percepat pelaksanaan, jangan bikin ribet, minimalisir gangguan dan jangan diam-diam bae, libatkan warga. Pokoknya jangan sampai proyek ini kayak mantan: manis di awal, hilang di tengah jalan.

Ibu Sarmi (54), warga yang saban hari jual sayur ke pasar pakai sepeda, pernah bilang begini, “Aku ini, Nak, udah biasa lewat jembatan itu. Tapi tiap kali roda sepeda bunyi ‘krek’, rasanya lutut ikut bergetar.”

Itu bukan hiperbola. Itu kenyataan. Anak-anak yang berangkat sekolah harus berbaris kayak barisan upacara, karena kalau bergerombol bisa bikin papan jembatan ngambek. Ada bapak-bapak yang motor tuanya mogok pas di tengah jembatan dan akhirnya dorong sambil ngedumel kayak orang habis kena prank.

Tapi tetap saja, jembatan ini dicintai. Ia saksi perjalanan hidup, cinta, dan usaha warga. Bahkan katanya dulu ada yang nembak pacar di atas jembatan itu. Sayangnya, sekarang jembatannya hampir rubuh, dan hubungannya juga kandas. Mungkin memang perlu perbaikan dua-duanya.

Jembatan itu bukan cuma soal papan dan paku. Ia adalah simpul penghubung desa dan kota, pengantar beras dan harapan, jalur cinta dan cita-cita. Maka kalau jembatannya ambruk, jangan salahkan warga kalau semangatnya ikut rapuh.

Pemkab Muba sudah bergerak. Jangan sampai geraknya lambat, karena warga sudah terlalu sering berjalan di atas kerapuhan. Ini waktunya menyambung jembatan, dan menyambung kembali kepercayaan, seperti pepatah lama “Kalau tak bisa berenang, jangan rusak jembatan,” dan dalam konteks Warga Mulya “Kalau sudah janji perbaiki jembatan, jangan cuma bawa penggaris dan foto-foto doang”.Kami tunggu jembatan baru. Bukan sekadar kuat menahan beban motor, tapi kuat menahan beban harapan warga.

Akhirnya, jembatan tua itu tak lagi jadi cerita sedih tiap hari. Ia akan diperbaiki, bukan hanya dengan paku dan papan baru, tapi juga dengan semangat gotong royong, kolaborasi, dan perhatian nyata dari pemerintah. Ini bukan sekadar proyek pembangunan, tapi bukti bahwa suara rakyat memang bisa menggoyang meja rapat dinas.

Kehadiran TNI AD dalam program Karya Bhakti pun menunjukkan bahwa membangun negeri itu kerja tim—yang satu bawa alat, yang lain bawa harapan, dan warga? Warga tetap jadi alasan utama jembatan ini dibangun.

Kita boleh bercanda soal jembatan, soal papan bolong, dan motor mogok di tengah jalan. Tapi yang lebih penting: hari ini, warga Warga Mulya (B4) punya alasan untuk tersenyum. Karena jalan mereka akan lebih aman, anak-anak bisa sekolah tanpa akrobat, dan roda ekonomi bisa menggelinding tanpa ragu. Mari kita sambut proses perbaikan ini dengan sabar, gotong royong, dan tetap penuh semangat. Sebab di atas setiap kayu yang dipasang nanti, ada mimpi-mimpi kecil yang ingin sampai tujuan dengan selamat. [***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zenbook 15 OLED (UM3504) 2023 Punya ASUS, Simak, Apa Kelebihannya..

    Zenbook 15 OLED (UM3504) 2023 Punya ASUS, Simak, Apa Kelebihannya..

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    Laptop premium tipis dan ringan 15,6″ dengan layar 16:9 120 Hz 2.8K OLED NanoEdge, prosesor AMD Ryzen 7, grafis AMD Radeon, dan baterai tahan lama 67 Wh See the light: Desain all-metal setipis 14,9 mm yang tahan lama dan ringkas dengan berat hanya 1,4 kg untuk produktivitas dan kreativitas saat bepergian yang mudah Lihat lebih […]

  • Sidak TPA 2 Karyajaya, Fitri Bakal Percepatan Pembangunan Jalan

    Sidak TPA 2 Karyajaya, Fitri Bakal Percepatan Pembangunan Jalan

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 999
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda akan mempercepat pembangunan jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir [TPA] 2, Karyajya menyusul jalan menuju TPA tersebut masih rusak. “Saya harap Dinas terkait, agar bisa melakukan koordinasi guna melakukan percepatan perbaikan jalan, karena jika dibiarkan, maka percuma semua sampah akan menumpuk di depan,”katanya Selasa [16/4/2019].     Fitri mengakui 40 % lokasi TPA 2 masih rawa dan […]

  • Tasyakuran Aqiqah

    Tasyakuran Aqiqah

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.196
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya menggelar Tasyakuran Aqiqah cucunya yang diberi nama Abdul Fawwas Atharizz putra dari pasangan Wahyudi, S.Si dan Isnaini, M.Si sekaligus tasyakuran 4 bulan kehamilan anak pertama dari pasangan Ahmad Wazir Noviadi dan Anggita Dwi Pratiwi,  di Kediaman Pribadi Wakil Gubernur Gandus Palembang, Sabtu (7/3/2020). Turut hadir pada Tasyaquran […]

  • Ada Budidaya Ganja Hidroponik, Pelaku Ditangkap Polisi Ngakunya Bukan  Untuk di Jual, tapi di Komsumsi Sendiri, Polres Metro : Gak Percaya, Kami Tetap Dalami Lagi Motifnya.. 

    Ada Budidaya Ganja Hidroponik, Pelaku Ditangkap Polisi Ngakunya Bukan  Untuk di Jual, tapi di Komsumsi Sendiri, Polres Metro : Gak Percaya, Kami Tetap Dalami Lagi Motifnya.. 

    • calendar_month Minggu, 13 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.021
    • 0Komentar

    KEPOLISIAN jajaran Polres Metro Jakarta Barat berhasil membongkar pengungkapan kebun ganja hidroponik sekaligus menyita barang bukti 200 pot ganja dengan berat sekitar 40 kilogram dan juga menangkap empat orang dalam pengungkapan kasus tersebut. “Kami Polres Metro Jakarta Barat menyampaikan hasil pengungkapan yang dilakukan Unit III Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat yaitu, berupa budi daya tanaman […]

  • Luar Biasa, SDN 1 Panca Warna, Pertahankan Prestasi Green School dari Kementrian Lingkungan Hidup

    Luar Biasa, SDN 1 Panca Warna, Pertahankan Prestasi Green School dari Kementrian Lingkungan Hidup

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.126
    • 0Komentar

    KALO Guru-gurunya kreatif, inovatif, pasti sekolah itu bakal maju, dan didikan juga pasti berkualitas, so pasti dampaknya juga sangat positif, artinya sekolah tersebut bisa jadi percontohan, bisa membawa harum nama sekolah dan daerah dimana sekolah itu berdiri. Kepala daerah juga pasti akan bangga, dengan Kepala Diknasnya sebab dinilai berhasil membuat terobosan dalam bidang pendidikan, apalagi staf […]

  • Target Hingga 2022, Pertamina Siapkan Pengeboran 661 Sumur Minyak di Blok Rokan

    Target Hingga 2022, Pertamina Siapkan Pengeboran 661 Sumur Minyak di Blok Rokan

    • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 584
    • 0Komentar

    DIREKTUR Utama PT.Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan pihaknya berencana melakukan pengeboran sejumlah 661 sumur minyak di Blok Rokan, Provinsi Riau. Langkah tersebut dukungan terhadap program pemerintah untuk mencapai target produksi minyak mentah 1 juta barel per hari pada 2030. Menurut Nicke, pengeboran 161 sumur hingga akhir tahun 2021 ini, kemudian dilanjutkan mengebor 500 sumur pada […]

expand_less
WordPress Archive Love Travel - Creative Travel Agency WordPress Lovegiver – Senior Care WordPress Theme + RTL Lovelee – Wedding & Planner WordPress Theme + RTL Lovelove – Wedding & Planner WordPress Theme Lovewish – Nonprofit & Charity WordPress Theme Lovims – Nonprofit WordPress Theme Lovus – Wedding Planner WordPress Theme Lucci – WooCommerce WordPress Theme Lucille – Music WordPress Theme Lucky – Magazine and Blog WordPress Theme