Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Kasus Covid-19 Tinggi, Muba Berlakukan PPKM Darurat Lokal, Sekda Ungkap Siapkan Perbub, Perda, SE Hingga Tindakan Tegas Jika Ada yang Melanggar

Kasus Covid-19 Tinggi, Muba Berlakukan PPKM Darurat Lokal, Sekda Ungkap Siapkan Perbub, Perda, SE Hingga Tindakan Tegas Jika Ada yang Melanggar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
  • visibility 992
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PRESIDEN Joko Widodo mengumumkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat seiring terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di tanah air.

PPKM darurat berlaku pada 3-20 Juli 2021 khusus di Pulau Jawa dan Bali. Menanggapi kebijakan pemerintah pusat tersebut, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengambil kebijakan bakal memberlakukan PPKM Darurat Lokal guna mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 di Kabupaten Muba.

Demikian diungkapkan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekda Muba Drs H Apriyadi saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan COVID-19 Tingkat Desa, Kelurahan dan Kecamatan di Kabupaten Muba, di Ruang Rapat Serasan Sekate  yang turut dihadiri seluruh Camat, Kades, Kepala RSUD dan Puskesmas dalam wilayah Kabupaten Muba secara virtual di kantor masing-masing, kemarin.

“Menyikapi perubahan-perubahan yang terjadi sangat cepat atas perkembangan COVID-19, secara nasional saja sudah melaksanakan PPKM di pulau Jawa dan Bali karena memang sekarang ini kasus COVID-19 sudah sangat serius, rumah sakit dan juga ketersediaan sarana prasarana sudah melewati batas, maka tidak menutup kemungkinan bisa terjadi di Pulau Sumatera,”ujar Apriyadi.

Memang kata Sekda Apriyadi, peningkatan kasus COVID-19 di Kabupaten Muba sudah cukup tinggi, kalau selama ini hanya terjadi di Kota Sekayu dan sekitarnya.

Namun sekarang sudah mulai naik juga di Kecamatan lain seperti Kecamatan Sungai Lilin, Bayung Lencir dan Babat Toman, maka perlu di sikapi bersama, perlu dilakukan pengetatan kembali seperti di awal yang dulu dalam menjaga wilayah agar masyarakat tidak terpapar COVID-19. Oleh sebab itu, perlu bersama-sama melakukan pencegahan, penanggulangan dan edukasi ke masyarakat.

“Kita sudah siapkan Perbub, Perda dan Surat Edaran juga sudah dikeluarkan, tinggal kita selaku pelaksana harus benar-benar menjaga masyarakat jangan sampai terpapar COVID-19,”urainya.

Jika menurutnya ada terpapar perlu melakukan pendampingan dan diberikan edukasi agar tidak menularkan.

Instruksi Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin agar semua pihak baik pemerintah kabupaten hingga desa memahami bahwa SOP penanganan pasien yang terpapar COVID-19 mengalami perubahan.

Pasien COVID-19 yang tidak mengalami gejala apapun atau disebut Orang Tanpa Gejala (OTG) bisa dilakukan isolasi mandiri di rumah atau posko yang disediakan desa/kelurahan.

“Ini tugas kita, harus diterapkan bagaimana teknik isolasi mandiri yang benar, perlu diawasi tim satgas COVID-19 tingkat desa, untuk membatasi penularan,”paparnya.

 

Libatkan masyarakat

Upaya lain juga dilakukan Pemkab Muba, yakni libatkan masyarakat agar dapat berperan aktif. “Gunakan dana desa untuk penyemprotan dan rumah isolasi/posko serta bantuan sembako bagi warga kurang mampu yang terpapar COVID19,”ujar Sekda.

Sekda menyebutkan, para Camat dan Kades agar membatasi kegiatan masyarakat seperti hajatan atau yang bersifat kerumunan tunda dahulu, karena sekarang dalam posisi darurat. “Kalau masih ada yang melanggar, nanti tim penegak hukum akan mengambil tindakan, maka perlu beri pengertian ke masyarakat.

Menurut laporan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba dr Azmi Dariusmansyah, strategi antisipasi peningkatan peningkatan COVID-19 yaitu, Melakukan 3T secara masif di wilayah yang terdapat kasus konfirmasi tinggi.

Selain itu, mengaktifkan Satgas Covid-19 di desa/kelurahan sampai ketingkat RT/RW dengan melibatkan unsur terkait, Pemberlakuan PPKM Darurat Lokal (Tingkat RT, RW, Kelurahan/Desa)  dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Kecamatan, Kelurahan/Desa pada daerah zona Kuning, Orange dan Merah dan di pantau langsung oleh Satgas Kabupaten (BPBD, Pol PP, Polres, Kodim, Dinkes).

Kemudian Melakukan Pengetatan aktivitas masyarakat dengan tindakan OPERASI YUSTISI dan Tindakan tegas terhadap pelanggaran dengan melibatkan seluruh unsur yang terkait, sesuai Perda No. 16/2020 dan Melaksanakan Edukasi Penerapan 5M.

Melakukan pelarangan dan pembubaran setiap bentuk kegiatan/aktivitas yang menimbulkan kerumunan. “Pemberlakukan JAM MALAM (Aktivitas sampai pukul20.00  WIB) untuk daerah dengan zona Kuning, Orange dan Merah,”paparnya.

Kadinkes Muba juga menyebutkan, juga perlu memastikan hanya Kasus Konfirmasi Positif PCR  dengan gejala sedang dan berat yang di rawat di RS, untuk kasus dengan gejala ringan dan tanpa gejala untuk di rawat Rusunawa atau menjalani Isolasi Mandiri di shelter desa/keluraham/perusahaan yang di pantau tim Satgas Covid-19 RT, RW, Desa/Kelurahan.

Usai melaksanakan rakor, Sekda Muba didampingi Forkopimda, Asisten Bidang Administrasi Umum, Kadinkes, Kepala BPBD, Kepala DPMD dan Pol PP mendatangi langsung RSUD Sekayu guna mengecek ketersediaan tabung oksigen.

Sebelumnya Pemerintah melalui Gugus Tugas mengeluarkan peta zonasi risiko minggu ini dan harus diantisipasi semua daerah.

Perkembangannya menunjukkan jumlah daerah zona merah (risiko tinggi) ada 96 kabupaten/kota, zona oranye (risiko sedang) ada 293 kabupaten/kota, zona kuning (risiko rendah) 109 kabupaten/kota dan zona hijau (tidak ada kasus baru/tidak terdampak) ada 16 kabupaten/kota.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut kabupaten/kota zona merah ini masih didominasi daerah dari Pulau Jawa-Bali. Yang perlu dicermati, 27 kabupaten/kota diantaranya dari luar Pulau Jawa-Bali. Dan diminta dengan sangat untuk memperhatikan perkembangan kasus di wilayahnya masing-masing serta menegakkan peraturan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat).

“Segera ambil langkah-langkah efektif dan tepat sasaran untuk menekan penularan agar tidak semakin meningkat seperti di Jawa dan Bali,” ucap Wiku dalam Keterangan Pers Harian PPKM Darurat, Selasa (6/7/2021) secara daring yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Oleh karena itu, Pemda setempat diminta mengantisipasi perkembangan pandemi di wilayahnya. Dengan memastikan kapasitas fasilitas pelayanan kesehatan cukup dan memadai. Sehingga seluruh pasien COVID-19 dapat ditangani dengan baik dan angka kesembuhan dapat meningkat tinggi.

“Yang paling penting adalah berdayakan posko yang telah terbentuk di tingkat desa/kelurahan untuk berkoordinasi dengan berbagai unsur agar penanganan dapat lebih sistematis dan dapat terkendali dengan baik,” jelasnya.

Dan perlu dipahami, bahwa perkembangan peta zonasi risiko harus diperhatikan semua Pemda. Karena zona risiko digunakan untuk melihat masalah pada skala yang lebih luas yaitu 34 provinsi di Indonesia. Kementerian Kesehatan menggunakan leveling 1 – 4 dalam menilai situasi daerah secara spesifik pada indikator transmisi komunitas dan kapasitas respon pada 7 provinsi di Pulau Jawa-Bali.

Selain itu, pengkategorian daerah menggunakan warna merah, oranye, kuning dan hijau dalam zonasi risiko sesuai konsensus internasional terkait kebencanaan. Indikator yang digunakan ialah indikator epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan.[***]

Ini Daftar 27 Kabupaten/Kota Zona Merah Non Jawa-Bali

Aceh:
Banda Aceh dan Aceh Tengah

Bengkulu:
Bengkulu

Jambi:
Batanghari

Kalimantan Barat:
Singkawang, Pontianak, Waringin Timur dan Kota Palangkaraya

Kalimantan Tengah:
Balikpapan, Samarinda dan Bontang

Kepulauan Riau:
Tanjung Pinang, Batang dan Bintan

Lampung:
Bandar Lampung, Lampung Utara dan Pring Sewu

Maluku:
Ambon

Maluku Utara:
Ternate

Papua Barat:
Fakfak

Sulawesi Tenggara:
Kota kendari dan Konawe

Sumatera Barat:
Padang Pariaman dan Bukit Tinggi

Sumatera Selatan:
Lahat, Muba dan Palembang.BNPB.[***]

Irwan Wahyudi

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saking Semangatnya Emak-emak Pingin Lihat Anak Bertanding Nekat Panjat Pagar Stadion,Ada Rasa Kecewa Juga Ngakunya Karena Nggak Bisa Masuk

    Saking Semangatnya Emak-emak Pingin Lihat Anak Bertanding Nekat Panjat Pagar Stadion,Ada Rasa Kecewa Juga Ngakunya Karena Nggak Bisa Masuk

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.433
    • 0Komentar

    KARENA kecewa tidak bisa masuk kedalam stadion Sekundang Bara untuk menyaksikan anaknya bertanding, seorang emak emak nekat memanjat pagar pembatas agar bisa masuk kedalam Stadion. Bukan hanya dirinya, sang suami dan anak lainnya juga ikut memanjat dan masuk melalui pagar pembatas yang rusak. Dari pantauan dilapangan, samg ibu yang sudah datang sejak pgi untuk menyksikan […]

  • Tetap Ingatkan Protokes, Lubricants Rangkul Komunitas di Acara “Ngobras” Sumatera Utara

    Tetap Ingatkan Protokes, Lubricants Rangkul Komunitas di Acara “Ngobras” Sumatera Utara

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.417
    • 0Komentar

    SEBAGAI upaya untuk mempeerat sinergi dengan komunitas otomotif di Indonesia, PT Pertamina Lubricants melalui Sales Region I Medan menyelenggarakan acara ”Ngobras” (Ngopi Ngobrol Bareng Komunitas) sekaligus turing Fastron Weekend Drive di Resto Puncak Brastagi, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (17/10/2020). Acara ini diselenggarakan bersama dengan komunitas Avanza Xenia Indonesia Club (AXIC) Chapter Sumatera Utara dan diikuti […]

  • “Palmer Si Kalem, Tapi Kiper Lawan Bisa Merem”

    “Palmer Si Kalem, Tapi Kiper Lawan Bisa Merem”

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.341
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Kalau ada pemain bola yang gayanya kalem tapi tendangannya bikin kipernya mimpi buruk seminggu, ya dia ini Cole Palmer. Si bocah pendiam yang dulu cuma numpang latihan di Manchester City, sekarang udah jadi idola baru di Chelsea, dan siap ngelawak… eh, ngelawak sambil nyetak gol di ajang paling serius FIFA Club World Cup 2025!. […]

  • Jembatan Kandis ‘Masuk UGD’, Bupati Turun Tangan Sebelum Kritis!

    Jembatan Kandis ‘Masuk UGD’, Bupati Turun Tangan Sebelum Kritis!

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Pagi-pagi buta, saat sebagian warga masih menikmati kopi dan gorengan, Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Muchendi, sudah tancap gas menuju Desa Kandis. Bukan buat piknik, apalagi inspeksi dadakan ala sinetron, tapi buat ngecek langsung jembatan yang lagi ‘sakit parah’ gara-gara opritnya ambruk dihajar arus sungai. Keadaan genting ini nggak bisa ditunda, soalnya jembatan […]

  • Wawako Palembang Minta Masyarakat Waspada Akan Cuaca  Ekstrim

    Wawako Palembang Minta Masyarakat Waspada Akan Cuaca Ekstrim

    • calendar_month Senin, 27 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 858
    • 0Komentar

    KONDISI cuaca ekstrim yang menyebabkan beberapa titik genangan air di kota di Palembang yang saat ini melanda kota Palembang membuat Pemerintah terus melakukan antisipasi, salah satunya yang dilakukan oleh Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda. Melalui koordinasi langsung bersama pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Klimatologi (BMKG) Sumatera Selatan serta pihak Balai Sungai, Pemerintah kota […]

  • Resmikan Rusun Ponpes, Kementerian PUPR Dorong Santri Tinggal di Rusun

    Resmikan Rusun Ponpes, Kementerian PUPR Dorong Santri Tinggal di Rusun

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.718
    • 0Komentar

    KETUA DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani meresmikan dua rumah susun (Rusun) Pondok Pesantren Al-Quran Az-Zayadiy, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (19/1/2022). Hunian vertikal itu dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah yang akan diperuntukkan bagi para santri. Rusun tersebut sudah dilengkapi dengan fasilitas meubelair serta […]

expand_less
WordPress Archive Ziston – Directory Listing WordPress Theme Ziston – Directory & Listings Elementor Template Kit Zitshoe – Shoes Cleaning Service Elementor Template Kit Zoacres – Real Estate WordPress Theme Zocio – Social Media Marketing Agency Elementor Template Kit Zoey – Portfolio WordPress Theme Zoho CRM Integration Plugin With Woocommerce: Zoho CRM Plugin for WordPress ZOI – Construction Template Kit Zoli – Fashion WooCommerce WordPress Theme Zonker – WooCommerce WordPress Theme