Minggu, 8 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Banjirnya Sudah Surut, Jangan Sampai Penyakitnya Ngambek!

Banjirnya Sudah Surut, Jangan Sampai Penyakitnya Ngambek!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
  • visibility 905
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau banjir bisa kita usir dengan pompa dan doa berjamaah, lain cerita dengan penyakit. Ini makhluk halus versi medis, datangnya tak diundang, pulangnya ogah-ogahan. Begitu air surut, penyakit malah datang ngeluyur seperti tetangga yang baru tahu rumah kita habis disemprot disinfektan pura-pura mau bantu, padahal numpang ngopi.

Untunglah, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) nggak ikut surut semangatnya seperti air di parit belakang rumah. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), mereka langsung tancap gas bukan cuma pas banjirnya, tapi justru pasca banjir, saat masyarakat mulai kembali menjemur bantal, memunguti sendal yang hanyut, dan tentu saja, kembali menyalakan rice cooker.

Bayangkan saja, tim Public Safety Center (PSC) dari berbagai puskesmas di Muba ini seperti pasukan Avengers lokal, minus jubah dan efek CGI. Mereka menyusuri rumah-rumah warga, bukan untuk minta sumbangan, tapi untuk memastikan kelompok rentan balita, ibu hamil, lansia, dan orang-orang yang punya penyakit penyerta nggak dijadikan sasaran empuk penyakit pascabanjir.

Kalau biasanya yang ‘muncul’ habis banjir itu katak dan nyamuk, kali ini muncul juga ISPA, rematik, diare, sampai eksim yang bisa bikin garukan jadi hobi baru. Tapi tenang, semua itu sudah diantisipasi Dinkes, yang bahkan saking sayangnya sama balita dan ibu hamil, mereka kirimkan Bahan Makanan Tambahan (BMT). Langsung diantar, bukan pakai kurir, biar cepat terasa manfaatnya. Udah kayak delivery makanan sehat versi pemerintah!

Coba kita lihat distribusi BMT ini kayak pertandingan bola. Kecamatan Tungkal Jaya dan Bayung Lencir jadi arena utama. Di Desa Peninggalan misalnya, dapet 20 dus buat balita, 29 dus buat ibu hamil. Itu bukan sekadar dus, tapi paket nutrisi anti-stunting. Kalau dus itu bisa bicara, mungkin dia bakal bilang, “Saya datang bukan untuk kenyangin, tapi untuk lindungi masa depan!”

Dan jumlahnya bukan main. Di Desa Pangkalan Bayat, balita dapet 45 dus. Wah, itu bisa bikin satu kampung kenyang dan sehat sampai seminggu lebih. Ini bukan janji kampanye, ini aksi nyata.

Bupati Muba, H. M. Toha, nggak cuma tepuk tangan dari balik meja. Beliau langsung memberikan apresiasi dan komando seperti pelatih tim bola saat injury time. Beliau minta masyarakat jaga kebersihan, hidupkan gotong royong, dan jangan kasih celah buat penyakit bersarang. Bahkan kalau bisa, nyamuk pun mikir dua kali sebelum mendarat di halaman rumah warga.

Dan kita suka dengan perintah beliau yang bunyinya kira-kira  “Kalau petugas kesehatan sudah kerja keras, masyarakat jangan cuma jadi penonton. Ayo bersihkan lingkungan, cek kesehatan, dan jangan tunggu sakit baru ke puskesmas.” Kalimat ini ibarat nasi goreng yang lengkap: ada pedasnya, ada telurnya, dan bikin kenyang semangat.

Banjir mungkin surut, tapi dampaknya bisa lama. Sama seperti mantan, yang sudah pergi tapi efeknya masih terasa saat liat status WA-nya. Nah, di sinilah pentingnya layanan kesehatan yang terus berkelanjutan. Jangan sampai begitu air surut, petugas juga surut semangatnya. Jangan sampai warga mengira bahwa setelah dapet dus BMT, tugas selesai.

Justru sebaliknya. Inilah fase penting menjaga ketahanan warga dari penyakit yang doyan nongkrong habis bencana. Harus ada monitoring lanjutan, pemeriksaan berkala, dan edukasi terus-menerus. Jangan biarkan lingkungan jadi kolam impian buat nyamuk, atau tempat berkumpul favorit bagi kuman dan jamur.

Muba telah memberi contoh bahwa respon pasca bencana nggak boleh kalah gesit dari respon saat bencana. Ketika air sudah reda, tugas belum selesai. Justru saat itulah pertarungan sebenarnya dimulai melawan dampak tak kasat mata yang bisa bikin warga tumbang satu per satu.

Mari kita dukung terus semangat ini. Karena kalau penyakit bisa nyusup kayak maling ayam, maka kita harus jadi warga yang siap pasang perangkap bersih lingkungan, periksa rutin, makan bergizi, dan tentu saja, tetap bahagia.Dan ingat, jangan sampai habis banjir, malah masuk angin.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku Curat Serahkan Diri ke Polsek Plakat Tinggi

    Pelaku Curat Serahkan Diri ke Polsek Plakat Tinggi

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 904
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Dengan cara persuasif yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Plakat tinggi pelaku Pencurian dan Pemberatan [Curat] akhirnya menyerahkan diri ke Polsek. Kejadian berawal pada hari Sabtu pada,6 Januari 2018 sekitar pukul 06.00 WIB di Dusun IV Desa Air Putih Ulu, Kec. Plakat Tinggi Kab. Muba. Curat tersebut dilakukan Pelaku Purwadi Als Ipung (38) Warga Dusun IX Desa Air Putih Ulu […]

  • Api Lalap Rumah Warga Celikah OKI, Kerugian Diperkirakan Capai Rp150 Juta

    Api Lalap Rumah Warga Celikah OKI, Kerugian Diperkirakan Capai Rp150 Juta

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.376
    • 0Komentar

    SIJAGO Merah menghanguskan rumah milik Siti Farida (70), Warga Desa Celikah, Kecamatan Kayuagung, Kab. Ogan Komering Ilir [OKI] sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu [16/11/2019]. Indi, cucu wanita rentah itu, sempat menjerit meminta pertolongan, namun api sudah membakar rumah panggung dan berdinding lantai yang dihuni nenek, bersama anaknya, Khairul serta cucunya (Indi). Peristiwa Kebakaran pertama kali diketahui […]

  • IHSG Gagal Pertahankan Penguatan di Sesi I

    IHSG Gagal Pertahankan Penguatan di Sesi I

    • calendar_month Kamis, 21 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.960
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan penguatan pada perdagangan sesi I. Tercatat, IHSG ditutup turun 12,1 poin atau 0,2% ke 5.871,90. Siang ini, ada 147 saham menguat, 196 saham melemah, dan 120 saham stagnan. Pada perdagangan sesi I, transaksi perdagangan mencapai Rp4,19 triliun dari 4,21 miliar saham diperdagangkan. Indeks LQ45 turun […]

  • Sambal Nanas Palembang ala Bik Cik Moya, Pedas Bikin Nagih

    Sambal Nanas Palembang ala Bik Cik Moya, Pedas Bikin Nagih

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.327
    • 0Komentar

    ORANG bilang hidup itu bagaikan roda yang berputar, maka sambal nanas ala Palembang ini bagaikan ojek online, kadang manis, kadang pedas, tapi selalu bikin kangen. Serius, siapa sangka nanas yang biasanya jadi topping pizza (dan bikin netizen debat sampai perang dunia ketiga), ternyata di tangan Bik Cik Moya bisa disulap jadi sambal segar yang bikin […]

  • “Cuci Mato”

    “Cuci Mato”

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.201
    • 0Komentar

        Komikus : Septian Mauludi Naskah   : one

  • BMKG Cek Kondisi Tanah Usai Gempa M7,7 Flores, Kerusakan Mulai Dipetakan

    BMKG Cek Kondisi Tanah Usai Gempa M7,7 Flores, Kerusakan Mulai Dipetakan

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Gempa M7,7 Flores menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga, fasilitas publik, dan bangunan lainnya. Temuan itu diperoleh tim BMKG dalam survei pascagempa di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur. Survei dilakukan di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, dan wilayah lain di sekitar Flores. Tim masih melakukan verifikasi untuk memetakan tingkat guncangan dan […]

expand_less
WordPress Archive Educator – Online University & Courses Elementor Template Kit Educavo – Education WordPress Theme Educavo - Online Courses & Education WordPress Theme EduChain – WPLMS WordPress Educita – Education Elementor Template Kit Educiza | Courses & Education WordPress Theme Educrat – Online Course Education WordPress Theme Edudemy – School & Education Elementor Template Kit Edufast – Education & Online Course WordPress Theme Edufu – Education & Online Courses WordPress Theme