Senin, 26 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Karhutla Kalbar Mengganas, 24 Satwa Diselamatkan dari Kepungan Api

Karhutla Kalbar Mengganas, 24 Satwa Diselamatkan dari Kepungan Api

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Empat orangutan ditemukan berkeliaran di sekitar kebun warga di Desa Pemangkat, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Kemunculan satwa-satwa itu menjadi perhatian setelah kawasan hutan di wilayah tersebut terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Tim gabungan tidak langsung menangkap keempatnya. Pemantauan dilakukan untuk memastikan keberadaan dan kondisi orangutan sebelum proses penyelamatan dijalankan.

Pencarian bahkan dimulai sejak dini hari pada 4 September 2026. Setelah melalui proses pemantauan, tim akhirnya berhasil mengevakuasi empat orangutan tersebut.

Mereka kemudian diidentifikasi sebagai Noval, Nopan, Mamak Novi, dan Novi.

Keempat orangutan itu kini menjalani penanganan sementara di Pusat Rehabilitasi YIARI. Pemeriksaan dan pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi masing-masing satwa sebelum ditentukan langkah berikutnya.

Kasus di Kayong Utara bukan kejadian tunggal.

Dalam periode 1 Agustus hingga 10 September 2026, tim penyelamat telah menangani 24 individu satwa liar dari 18 lokasi di tiga kabupaten di Kalimantan Barat.

Sebagian besar merupakan orangutan. Jumlahnya mencapai 15 individu. Enam satwa lainnya merupakan trenggiling, sementara masing-masing satu individu terdiri dari bekantan, kukang, dan musang tenggalung.

Kemunculan satwa di sekitar area masyarakat menjadi persoalan tersendiri ketika habitat mereka ikut terdampak kebakaran.

Kondisi tersebut juga terlihat di Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang.

Di sana, warga melaporkan keberadaan seekor orangutan betina bersama anaknya di sekitar kebun. Setelah lokasi diperiksa, tim menemukan habitat di sekitar kawasan tersebut telah terdampak karhutla dan tutupan hutan yang tersedia tidak lagi memadai.

Pada 3 September, tim melakukan penyelamatan terhadap pasangan induk dan anak tersebut.

Orangutan betina itu bernama Mama Man, diperkirakan berusia sekitar 20 tahun. Anak jantannya, Man, baru berumur sekitar tujuh bulan.

Keduanya kemudian dititiprawatkan di Pusat Rehabilitasi YIARI untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan.

Rangkaian kejadian tersebut memperlihatkan satu persoalan yang muncul di tengah karhutla: ketika kondisi habitat berubah, satwa dapat bergerak ke kawasan yang lebih dekat dengan manusia.

Karena itu, pencarian satwa terdampak tidak hanya mengandalkan patroli. Informasi dari masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menentukan lokasi yang perlu ditindaklanjuti.

Balai KSDA Kalimantan Barat bersama YIARI dan sejumlah pihak terkait terus melakukan pemantauan serta penyelamatan terhadap satwa yang ditemukan dalam kondisi membutuhkan pertolongan.

Namun, setelah berhasil dievakuasi, persoalan belum selesai.

Satwa-satwa tersebut masih dititiprawatkan sampai kondisi kawasan habitat dinyatakan aman. Hasil pemeriksaan dan rekomendasi teknis nantinya menjadi dasar untuk menentukan apakah mereka sudah dapat dikembalikan ke alam.

Sebab, membawa satwa keluar dari lokasi berbahaya hanya menyelesaikan satu bagian dari masalah. Mereka baru benar-benar terselamatkan ketika habitat untuk pulang juga kembali aman. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Respon Kak Seto Terhadap Anak-anak Muba Saat Hadiri Puncak HAN

    Ini Respon Kak Seto Terhadap Anak-anak Muba Saat Hadiri Puncak HAN

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 848
    • 0Komentar

    PSIKOLOG anak Seto Mulyadi takjub dengan anak-anak Kabupaten Musi Banyuasin yang sangat respon menjawab pertanyaan-pertanyaan  yang diberikan oleh Bupati Muba maupun pertanyaan dari dirinya dijawab dengan baik dan benar. Dia juga mengakui bahwa pelaksanaan puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Kabupaten Muba sangat Semarak, ribuan anak yang hadir terlihat ceria dan antusias mengikuti acara tersebut. […]

  • Resep Rendang Saham Jangka Panjang ala Bi Cik Moya, Sabar & Diversifikasi Modalmu!

    Resep Rendang Saham Jangka Panjang ala Bi Cik Moya, Sabar & Diversifikasi Modalmu!

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    PAGI hari itu, aroma bawang merah goreng sudah menari-nari di udara sebelum matahari benar-benar buka mata. Dari dapur terdengar suara centang-centing wajan, tanda Bi Cik Moya sedang beraksi. Saya yang baru bangun, langsung duduk di kursi kayu, pura-pura santai, padahal niatnya cuma satu nyicip rendang. “Nak, kalau masak rendang ini, rahasianya cuma satu: sabar,” kata […]

  • Ekonomi Haji Rp4 Triliun, UMKM Sulsel Incar Cuan

    Ekonomi Haji Rp4 Triliun, UMKM Sulsel Incar Cuan

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ekonomi Haji Rp4 Triliun, UMKM Sulsel Incar Cuan, potensi belanja jemaah ini menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar dan ikut menikmati perputaran uang dari penyelenggaraan ibadah haji. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyebut, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), belanja jemaah haji Indonesia mencapai sekitar Rp4 triliun. Sulawesi […]

  • Dodi Reza – Beni Hernedi  Ajak Warga Muba Sukseskan Pilpres dan Pileg 2019

    Dodi Reza – Beni Hernedi  Ajak Warga Muba Sukseskan Pilpres dan Pileg 2019

    • calendar_month Sabtu, 19 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.250
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif serentak sebentar lagi akan dilaksanakan tepatnya pada 17 April 2019 mendatang. Meski upaya meningkatkan partisipasi pemilih merupakan tugas pokok KPU, namun Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui perangkat daerah terkait diberbagai kesempatan tetap turut andil dan gencar untuk mengajak warga pro aktif menyukseskan Pilpres dan Pileg 2019. […]

  • Duh Kasihan, 4 Bulan Guru Ngaji di Kabupaten Ini Belum Terima Honor, APBD Triliunan…Kok Bisa ?

    Duh Kasihan, 4 Bulan Guru Ngaji di Kabupaten Ini Belum Terima Honor, APBD Triliunan…Kok Bisa ?

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.623
    • 0Komentar

    SEJAK  awal tahun 2021, tenaga pengajar mengaji dibeberapa Desa di Kab. Muara Enim belum menerima upahnya. Padahal, mereka merupakan salah satu ujung tombak pembekalan ilmu agama kepada masyarakat khususnya anak anak. Dan perhatian kepada mereka merupakan keharusan bagi pemerintah. Namun kemyataannya, hingga saat ini, masih ada tenaga pengajar mengaji belum menerima haknya. Hal ini terjadi […]

  • Ajak Jemaah Tauladani Nabi Muhammad SAW & Tetap Patuhi Protokes

    Ajak Jemaah Tauladani Nabi Muhammad SAW & Tetap Patuhi Protokes

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.209
    • 0Komentar

    DALAM kunjungan kerja  di Kabupaten Lahat. Usai meresmikan pusat Agro Wisata Tanjung Sakti di Desa Sindang Panjang, Jumat (30/10) pagi. Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru melanjutkan agenda kerjanya yakni menggelar safari jumat di Masjid Taqwa Desa Sindang Panjang Kecamatan Tanjung Sakti  Pumi. Dalam safari jumatnya dimasa pandemi covid-19 tersebut tetap menerapkan  protokol […]

expand_less
WordPress Archive Google Feed Manager For WooCommerce by Tatvic Google Maps Neighborhood Walker for WordPress Google Maps With Multiple Markers Addon for WPBakery Page Builder Google Maps | WordPress Map Plugin Google Meet for LatePoint Google Product Feed For WooCommerce Goovi – Creative Agency & Digital Marketing Elementor Template Kits Gopher | Grocery Store Shopify Theme Goral SmartWatch – Single Product Woocommerce WordPress Theme GoResto – Restaurant Food Delivery WordPress Theme