Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Menparekraf Ajak Pelaku Kuliner Indonesia di Selandia Baru Promosi Masakan Nusantara, Indonesia Kaya Akan Makanan Khas

Menparekraf Ajak Pelaku Kuliner Indonesia di Selandia Baru Promosi Masakan Nusantara, Indonesia Kaya Akan Makanan Khas

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
  • visibility 2.803
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner Indonesia yang tinggal di Selandia baru berkolaborasi memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia salah satunya dengan mempromosikan masakan khas nusantara.

Dalam virtual meeting dengan Dubes RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya dan para pelaku kuliner Selandia Baru, Kamis (3/6/2021), Menparekraf Sandiaga menjelaskan bahwa kuliner nusantara menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia. Oleh karenanya, Sandiaga mengajak para pelaku kuliner di Selandia Baru berkolaborasi untuk membuat suatu program yang dapat memperkenalkan wisata dan kuliner Indonesia di Selandia Baru.

“Saya berharap kita semua berkolaborasi, dalam sebuah kolaborasi yang bisa achievable. Jadi, jangan sampai nanti kita bertemu seperti ini namun tidak ditindaklanjuti, nggak ada follow up,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Sandiaga mengusulkan agar setelah pertemuan dapat disusun suatu event seperti food festival di Selandia Baru ketika pandemi berakhir sebagai bentuk promosi memperkenalkan wisata dan kuliner Indonesia di sana. Selain itu, Sandiaga juga mengusulkan untuk membuat event secara hybrid dalam waktu dekat agar dapat membangkitkan semangat pelaku usaha kuliner Indonesia di Selandia Baru.

“Namun, dalam jangka waktu dekat ini sambil menunggu tahun 2022 yang mungkin event substansial kita bisa konsepkan event seperti food festival secara hybrid, virtual. Saya dengan Pak Dubes hadir mencicipi makanan di depan kita. Yang dari sana kirim ke sini, yang dari kita kirim ke sana. Kita undang 3000 orang, universitas-universitas, baik yang di sana atau di Indonesia. Jadi pentahelixnya dapat, dan bisa membangkitkan semangat,” katanya.

Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga, Direktur Kuliner, Kriya, Desain dan Fesyen Kemenparekraf Yuke Sri Rahayu, Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Yuana Rochma Astuti, Direktur Event Nasional dan Internasional Dessy Ruhati, Direktur Pemasaran Regional I Sigit Witjaksono. Selain itu hadir juga Dubes RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya, dan 14 pelaku usaha subsektor kuliner di Selandia Baru.

Direktur Kuliner, Kriya, Desain dan Fesyen Kemenparekraf Yuke Sri Rahayu, mengatakan akan mengkolaborasikan pelaku kuliner Indonesia di Selandia Baru dalam program MASAMO (Masak Bersama Master Secara Online), dan juga kegiatan BEDAKAN (Bedah Desain Kemasan Kuliner Nusantara).

“Kita bisa kaitkan dengan program MASAMO masak bersama master yang selama ini kita mengawal di daerah destinasi pariwisata super prioritas, kita akan go master chef Indonesia ke sana. Lalu, juga bisa coba kegiatan BEDAKAN, dan meminta para desainer dari Asosiasi Desain Indonesia untuk membuatkan desain kemasan yang ada informasi wisata Indonesia untuk pelaku kuliner di Selandia Baru,” ujar Yuke.

Dubes RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya, menjelaskan bahwa kuliner Indonesia di Selandia cukup berkembang dengan baik, yakni yang semula pada 2017 hanya ada sekitar 3 restoran Indonesia di Selandia Baru, kini pada 2021 ada sebanyak 14 restoran.

“Waktu saya awal bertugas pada April 2017, baru ada 2 atau 3 restoran Indonesia, sekarang berkembang menjadi 14 restoran. Ada yang bentuknya permanen restoran fine dining, ada yang sifatnya cafetaria, food truck, ada yang bentuknya warung. Sebagian besar hasilnya baik, bukan hanya komunitas kita tapi juga orang masyarakat lokal, orang-orang asing pada dasarnya menggemari masakan Indonesia,” ujar Tantowi Yahya.

Lebih lanjut, Tantowi menginginkan pelaku kuliner Indonesia di Selandia Baru dapat berkolaborasi dengan Kemenparekraf sebab semua memiliki misi yang sama yaitu memperkenalkan kuliner dan wisata Indonesia.

“Ini harus ada kolaborasi, harus menjadi sinergi antara kemenparekraf dengan mereka karena lokasi mereka ini bagus-bagus, ada yang di tengah kota, di daerah elit, ada yang food truck yang didatangi ratusan hingga ribuan orang setiap minggunya, sayang kalau tidak dimanfaatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Pemilik Restoran Garuda di Selandia Baru, Burhan, bercerita usaha kulinernya yang menyajikan menu nasi goreng dan mi goreng dengan cita rasa Indonesia sangat diminati warga Selandia Baru. Oleh karenanya, ia sangat antusias untuk berkolaborasi dengan Kemenparekraf untuk memperkenalkan kuliner dan wisata Indonesia.

“Memang saya sudah lama saya berpikir untuk berkolaborasi karena kita pelaku kuliner ini garda terdepan yang langsung bertemu dengan masyarakat di Selandia Baru, ini bisa menjadi media untuk lebih mengembangkan wisata kuliner Indonesia. Jadi mobile food truck saya saat ini ada tiga dan restoran satu, ini bisa menjadi sebuah media untuk memperkenalkan Indonesia secara gratis,” ujar Burhan.

Burhan berharap Kemenparekraf juga dapat membantunya untuk membuatkan materi promosi wisata Indonesia berupa buku flyer yang menginformasikan dengan lengkap soal destinasi wisata Indonesia.

“Sebab sering sekali banyak yang bertanya kepada kita ketika datang ke restoran atau food truck bagusnya pergi ke mana. Hanya saja saya sulit sekali mengarahkan karena tidak ada bahan seperti ke daerah ini enaknya ke wisata apa ya, naik apa, dan harus mencoba kuliner apa. Jika ada materi promosi akan lebih mudah, kita tinggal berikan dan mempersilakan mereka mempelajarinya,” ujarnya.
InfoPublik (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wah, Baru Nyala Dua Hari, Kok Lampu Jalan Padam Lagi, padam Lagi, Kenapa Ya ?

    Wah, Baru Nyala Dua Hari, Kok Lampu Jalan Padam Lagi, padam Lagi, Kenapa Ya ?

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.010
    • 0Komentar

    Bahaya kecelakaan dan mangsa begal dalam kondisi gelap berpeluang terjadi, apalagi menyangkut nyawa

  • Masyarakat Lebak dan Sukabumi  Rasakan Guncangan Kuat Beberapa Detik Dampak dari  Gempa M5,1

    Masyarakat Lebak dan Sukabumi Rasakan Guncangan Kuat Beberapa Detik Dampak dari Gempa M5,1

    • calendar_month Rabu, 14 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 992
    • 0Komentar

    MASYARAKAT Lebak dan Sukabumi merasakan guncangan gempa dengan magnitudo (M) 5,1 pada Rabu (14/4/2021), pukul 13.28 WIB. Pusat gempa berada di laut 59 km barat daya Bayah, Kabupaten Lebak dan berkedalaman 17 km. Melansir situs resmi BNPB menyebutkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menginformasikan masyarakat di wilayahnya merasakan guncangan sedang selama 2 hingga […]

  • Jurus BNNP Jabar Lawan Narkoba, Ngawih Sunda Jadi Senjata Andalan

    Jurus BNNP Jabar Lawan Narkoba, Ngawih Sunda Jadi Senjata Andalan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Melawan narkoba tidak selalu harus dilakukan dengan kampanye yang serius dan formal. Di Jawa Barat, pesan itu justru coba disampaikan lewat suara anak muda yang melantunkan tembang Sunda. Pendekatan inilah yang dikembangkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat melalui Lomba Pasanggiri Agung Ngawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa”. Seni tradisional dijadikan pintu masuk untuk […]

  • Alex Noerdin : Sang Pisang Milik Anak Jokowi Patut Dicontoh Anak Muda di Sumsel

    Alex Noerdin : Sang Pisang Milik Anak Jokowi Patut Dicontoh Anak Muda di Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 3 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.422
    • 0Komentar

    “Kreatif menciptakan usaha yang bisa menciptakan lapangan kerja,”

  • DPRD Sumsel Dapil IX Dukung Program Kerja Pemkab Muba

    DPRD Sumsel Dapil IX Dukung Program Kerja Pemkab Muba

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.015
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex menerima audiensi kunjungan Reses Dapil IX Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, di Ruang Rapat Bupati Muba, Kamis (19/12/2020). Rombongan Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumsel itu yakni Kartika Sandra Desi SH, H Fatra Radezayansyah ST MM, Drs Thamrin MSi, Abusari SH MSi, Susi Imelda Frederika, Ahmad […]

  • Launching Penguatan Pendidikan Karakter

    Pendidikan Karakter Terapkan dari SD

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.178
    • 0Komentar

    Pendidikan karakter harus diterapkan sejak dini, dari pelajar Sekolah Dasar (SD) dan berlanjut untuk pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Prof Muhadjir Effendy pada acara konsulidasi jajaran pendidikan dalam rangka launching penguatan pendidikan karakter Provinsi Sumatera Selatan di Gedung Caram Seguguk Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (02/08).

expand_less
WordPress Archive Apprista – Creative App Landing Elementor Template Kit Approve New User Registration WordPress & WooCommerce Plugin Appset – App Landing Page WordPress Responsive Theme in Marketing Blog & Digital Portfolio Showcase Apptek – App & SaaS Theme AppThemes ClassiPress | WordPress Classified Ads Theme AppUI – Web App Bootstrap Admin Template Appway - Saas & Startup WordPress Theme + RTL Apress - Responsive Multi-Purpose Theme Apress – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme APS Currency Switcher – Add-on for Arena Products – WordPress Plugin