Jumat, 14 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Sepsis: Si “Hantu Halus” Bisa Mengintai Balita – Jangan Sampai Kecolongan!

Sepsis: Si “Hantu Halus” Bisa Mengintai Balita – Jangan Sampai Kecolongan!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
  • visibility 650
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERNAH dengar istilah sepsis? Jangan buru-buru mikir itu nama grup band metal atau merk pupuk cair. Sepsis adalah kondisi medis serius yang bisa bikin badan manusia “mogok kerja” secara mendadak. Kalau tubuh ibarat rumah, sepsis ini mirip maling yang masuk lewat pintu kecil lalu bikin korsleting, kebakaran dapur, sampai atap roboh. Intinya infeksi yang tadinya biasa-biasa aja bisa jadi kerusuhan besar di dalam tubuh.

Kasus terbaru yang bikin publik kaget datang dari Sukabumi, seorang balita, sebut saja R, harus berpulang setelah sembilan hari dirawat di rumah sakit karena sepsis yang diperparah oleh malnutrisi, stunting, dan meningitis TBC. Awalnya sempat ramai gosip bahwa penyebabnya cacing gelang. Padahal, menurut para profesor dan dokter, biang keladinya tetap sepsis, bukan cacing yang doyan jalan-jalan di perut.

Menurut WHO, sepsis adalah “respon tubuh yang ekstrem terhadap infeksi”. Jadi, bukan sekadar sakit biasa, melainkan sistem kekebalan yang terlalu heboh melawan bakteri, virus, atau jamur. Saking semangatnya, sistem imun malah ngerusak organ penting sendiri jantung jadi ngos-ngosan, ginjal rewel, otak ikutan linglung.

Kalau kata orang kampung “Kebakaran kecil jangan dibiarkan, nanti bisa jadi api besar” Nah, sepsis ini persis pepatah itu. Infeksi awal mungkin hanya batuk pilek, demam, atau luka kecil, tapi kalau telat ditangani, bisa merembet ke seluruh tubuh.

Ciri-ciri sepsis kadang bikin orang bingung. Demam tinggi, napas cepat, badan lemas, hingga penurunan kesadaran. Awalnya dikira cuma masuk angin atau kecapekan habis ikut lomba 17-an. Padahal, kalau sudah sampai kejang atau napas tersengal, itu alarm darurat.

Bayangkan mobil yang oli-nya habis tapi dipaksa jalan. Awalnya cuma bunyi krek-krek, lama-lama mesin jebol. Begitu juga tubuh kalau sepsis dibiarkan.

Balita itu ibarat bibit tanaman, kalau pupuknya kurang, tanahnya kering, dan hama banyak, pasti tumbuhnya seret. Malnutrisi dan stunting bikin daya tahan tubuh anak lemah. Ditambah lagi infeksi menahun seperti TBC, peluang kena sepsis makin besar.

Dokter anak, Prof. dr. Anggraini, Sp.A(K), pernah bilang dalam rilis  laman Kemkes, “Balita dengan malnutrisi ibarat tentara tanpa senjata. Begitu ada musuh, langsung kocar-kacir.” Nah, itu lah kenapa balita harus dipastikan gizi cukup, dari nasi, lauk, sayur, buah, sampai protein hewani. Jangan tiap hari cuma kerupuk dan teh manis.

Tentu bisa. Kata pepatah, “Mencegah lebih baik daripada mengobati, apalagi kalau biaya rumah sakit lebih mahal dari cicilan motor.” Nah, berikut tips dari para ahli:

  1. Jaga sanitasi: Cuci tangan pakai sabun sebelum makan, setelah dari WC, dan setelah pegang uang. Ingat, kuman itu lebih gesit dari gosip tetangga.

  2. Imunisasi lengkap: Vaksin bukan sekadar formalitas, tapi benteng pertahanan tubuh.

  3. Cukupi gizi: Protein, vitamin, dan mineral bikin tubuh anak punya “perisai besi” lawan kuman.

  4. Kenali gejala awal: Kalau anak demam tinggi, napas cepat, atau lemas mendadak, jangan tunda ke IGD.

  5. Obati infeksi dasar: TBC, pneumonia, dan infeksi cacing harus ditangani dengan benar, jangan cuma minum ramuan yang “katanya manjur” tapi tidak jelas dosisnya.

Di kampung sering ada orang bilang, “Ah, anak saya cuma panas biasa, kasih bawang merah sama minyak kayu putih aja.” Padahal, kalau demam tinggi berhari-hari plus kesadaran menurun, itu sudah bukan ranah bawang merah lagi, tapi ranah dokter. Jangan sampai “irit ongkos berobat” malah bayar lebih mahal dengan nyawa.

Sepsis itu ibarat maling. Kalau ketahuan dari awal, bisa ditendang keluar. Tapi kalau sudah masuk ruang tamu, kamar tidur, sampai bawa kabur kulkas, ya repot urusannya.

Kasus balita R jadi cermin pahit. Bukan hanya soal medis, tapi juga soal kesadaran kita sebagai masyarakat. Stunting, malnutrisi, dan TBC adalah PR besar bangsa. Kalau kita abai pada gizi anak, sama saja kita membiarkan generasi tumbuh rapuh seperti pagar bambu yang dimakan rayap.

Anak sehat adalah investasi masa depan. Kalau mereka sakit-sakitan, siapa yang bakal jadi dokter, guru, atau presiden 20 tahun lagi? Jangan sampai masa depan bangsa tergadaikan hanya karena kita lalai memberi gizi dan akses kesehatan.

Sepsis adalah ancaman serius, terutama bagi balita dengan kondisi gizi buruk dan penyakit menahun. Pencegahan jauh lebih murah dan mudah daripada pengobatan. Mulai dari cuci tangan, makan bergizi, sampai jangan telat ke rumah sakit.

Seperti kata pepatah Jawa “Sak durunge udan, payung digawa” sebelum badai datang, persiapkan dulu perlindungan. Begitu juga dengan kesehatan anak: jangan tunggu sakit parah baru sibuk cari pengobatan.

Ingat, nyawa anak terlalu berharga untuk dipertaruhkan. Jadi, mari kita jaga mereka dengan gizi yang baik, lingkungan yang sehat, dan kewaspadaan pada gejala sepsis. Jangan biarkan “hantu halus” ini mencuri masa depan mereka.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Menulis Sastra Dahlia Rasyad & Risqi Turama, 98 Kali Ditolak, Ayo Meniru

    Tips Menulis Sastra Dahlia Rasyad & Risqi Turama, 98 Kali Ditolak, Ayo Meniru

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.492
    • 0Komentar

    DUA penulis  asal Sumsel, Dahlia Rasyad dan Risqi Turama berbagi tips bagaimana menjadi penulis fiksi. Tips ini sepertinya mudah dan gampang, sama seperti dikemukakan Arswendo Atmowiloto dalam bukunya “Menulis itu Gampang”. Tapi, paling tidak, apa yang disampaikan oleh kedua penulis ini bisa coba diterapkan. Siapa tau nanti bisa melahirkan penyair, cerpenis, bahkan novelis. Dahlia Rasyad […]

  • Gubernur Sumsel dan Keluarga Gunakan Hak Pilih  di TPS 03

    Gubernur Sumsel dan Keluarga Gunakan Hak Pilih di TPS 03

    • calendar_month Rabu, 27 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 804
    • 0Komentar

    PALEMBANG- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin didampingi istrinya Hj. Eliza Alex beserta anak dan menantunya mengunakan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Provinsi Sumsel, Rabu (27/06). Sekitar pukul 09.30 WIB, Gubernur Sumsel Alex Noerdin beserta keluarga tiba di TPS 03 Talang Semut, Palembang. Gubernur nampak mengenakan pakaian muslim putih, kehadirannya disambut hangat […]

  • Gubernur Sumsel Safari Ramadhan, Kali Ini Dikediaman Pemuka Masyarakat

    Gubernur Sumsel Safari Ramadhan, Kali Ini Dikediaman Pemuka Masyarakat

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 869
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru hadiri safari Ramadan, memenuhi undangan H. Abdul Halim Ali atau yang akrab disapa H. Halim salah satu tokoh masyarakat Sumsel, bertemapt di Graha Da’wah Al-Halim, Jl. Dr. M. Isa Nomor 1 Palembang, Sabtu, (23/04). Dalam sambutannya, Herman Deru mengungkapkan bahwa H. Halim merupakan tokoh masyarakat yang mempunyai iman […]

  • Pemprov Bantu Benahi Fasilitas Panti, Masih Ada Yang Lebih Kapasitas

    Pemprov Bantu Benahi Fasilitas Panti, Masih Ada Yang Lebih Kapasitas

    • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 926
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H Herman Deru merasa terharu setelah orang nomor satu di Bumi Sriwijaya tersebut datang ke panti sosial yang terletak di Jalan Sukabangun Kecamatan Sukarame, Palembang tersebut, sesaat sebelum pulang ke kediamannya. Hal itu dilakukan Gubernur sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap warga khususnya mereka yang berusia lanjut. “Kita ingin memastikan langsung warga […]

  • Gubernur Minta AMSI Terus Aktif Perangi Hoax

    Gubernur Minta AMSI Terus Aktif Perangi Hoax

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 916
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru menghadiri pelantikan pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Sumatera Selatan periode 2021-2024 di Griya Agung Palembang, Senin (12/4/2021). “Ini tugas pertama kita yaitu harus menjadi pencegah penyebaran berita hoax. AMSI garda terdepan menjelaskan ke masyarakat tentang keakuratan suatu informasi,”katanya. Menurut dia, hal tersebut merupakan aksi sosial yang perlu dilakukan […]

  • Begini Harapan Pemuda Muslim Philipina usai Kunjungi SMAN 10 Palembang

    Begini Harapan Pemuda Muslim Philipina usai Kunjungi SMAN 10 Palembang

    • calendar_month Rabu, 21 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.392
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG  – Asisten Sekretaris Daerah Departemen Kesehatan Wilayah Otonomi Mindanao, Dr. Abdul khalik kasim, yang ikut serta dalam rombongan, mengatakan mereka datang dari wilayah otonomi muslim Mindanao Philipina, datang dari berbagai lembaga dari 3 provinsi dan disini mengamati berbagai aktivitas serta kegiatan dari kementrian kesehatan dan BKKBN. Mereka juga ingin belajar berbagai kegiatan yang berbeda […]

expand_less
WordPress Archive Brielle – Beauty Salon and Cosmetics WordPress Theme Brilio – Personal Portfolio WordPress Theme Brilly – Jewelry Store WooCommerce Elementor Template Kit Brilo – Construction & Industry Elementor Template Kit Bristol – Security & Guarding Services WordPress Theme Brito – IT Services & Cyber Security Solutions Elementor WordPress Theme Brixey – Responsive Architecture WordPress Theme Brixton - A Responsive WordPress Blog Theme Brixton Blog – A Responsive WordPress Blog Theme Brünn – Creative Agency WordPress Theme