Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Seberapa Pentingkah Vaksin Booster ?

Seberapa Pentingkah Vaksin Booster ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
  • visibility 707
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PUTUSAN cepat itu dikeluarkan Pesiden Joko Widodo dimana mulai 12 Januari mendatang, Indonesia akan melaksanakan vaksinasi booster sehingga masyarakat harus siap.

Vaksin booster adalah dosis vaksin tambahan yang dapat memberikan perlindungan ekstra terhadap penyakit. Hal ini karena efek beberapa vaksin dapat hilang seiring berjalannya waktu.

Vaksin booster memungkinkan sistem tubuh untuk mengenali dan merespons virus penyebab penyakit dengan lebih cepat.

“Vaksin booster akan diberikan ke kelompok usia di atas 18 tahun sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),” kata Menteri Kesehatan Budi Sadikin Gunawan dalam konferensi pers melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, belum lama ini.

Syarat lainnya, menurut Budi, vaksinasi booster akan diberikan kepada mereka yang telah mendapatkan vaksin dosis kedua dengan jangka waktu lebih dari enam bulan

“Kita identifikasi ada sekitar 21 juta sasaran di bulan Januari yang sudah masuk ke kategori ini,” ujar Menteri Budi.

Jumlah itu tersebar di sejumlah wilayah. Vaksinasi booster hanya akan diberikan kepada kabupaten/kota yang capaian vaksinasinya telah memenuhi kriteria 70 persen dosis pertama dan 60 persen dosis kedua.

“Ada 244 kabupaten kota yang sudah memenuhi kriteria tersebut,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Budi mengaku, untuk kebutuhan vaksinasi booster, pemerintah telah mengamankan stok sekitar 113 juta dosis vaksin dari total kebutuhan 230 juta dosis.

Untuk jenis vaksin yang akan digunakan, pemerintah masih menunggu rekomendasi Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sejauh ini Badan POM telah melakukan registrasi terhadap lima vaksin yang akan digunakan sebagai vaksin booster. Kelima merek vaksin tersebut yaitu Pfizer, AstraZeneca, Coronavac/Vaksin PT Bio Farma, Zifivax, dan Sinopharm.

Menurut Kepala Badan POM Penny K Lukito, sejumlah vaksin COVID-19 masih harus dilengkapi datanya dengan melakukan uji klinik. Uji klinik tersebut dilakukan untuk jenis vaksin berbeda yang digunakan dalam vaksin pertama dan kedua atau heterologus dan vaksin jenis yang sama atau homologus.

Menurut Food and Drug Administration (Badan Pengawas Makanan dan Obat, Amerika Serikat), efek samping yang paling sering dialami, oleh individu yang mendapatkan vaksin booster adalah rasa sakit, kemerahan dan bengkak di tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, panas dingin, hingga nyeri otot atau sendi.

Pertanyaannya, mengapa vaksin booster diperlukan? Dua alasan ini bisa menjawab pertanyaan itu. Pertama karena kekebalan tubuh berkurang seiring waktu. Kedua, karena adanya varian virus.

Beberapa varian virus COVID-19 telah berevolusi untuk menghindari beberapa bagian dari respons imun kita. Meski demikian, virus tidak dapat menghindari seluruh bagiannya.

Jenis vaksin yang saat ini boleh dijadikan booster antara lain Sinovac, AstraZeneca, Pfizer dan Moderna. Vaksin Sinovac bisa diberikan setelah 6 bulan, Astrazeneca setelah 3 bulan, Pfizer setelah 8 bulan dan Moderna setelah 1 bulan.

WHO sendiri telah merekomendasikan agar orang dengan gangguan kekebalan tubuh dan para penerima vaksin dari virus COVID-19 yang dimatikan (inactivated vaccine) untuk segera mendapat booster. Dua contoh inactivated vaccine adalah vaksin Sinovac dan Sinopharm, yang digunakan secara luas di Indonesia.

Rekomendasi WHO yang muncul dari pertemuan Strategic Advisory Group of Experts (SAGE) baru-baru ini, diberikan seiring varian Omicron terus meluas ke berbagai negara.
InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cinta Buta Bikin Petaka 2 Sejoli Ini, Mau Tahu ?

    Cinta Buta Bikin Petaka 2 Sejoli Ini, Mau Tahu ?

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.334
    • 0Komentar

    JATUH cinta itu seharusnya bikin orang bahagia, bahkan dunia pun dianggap miliki mereka berdua, tinggal dimana yang lain..? [ngontrakah?]. Bahkan, Almarhum Gombloh pun dalam lirik lagu pun bilang “Kalau cinta sudah melekat, tahi kucing rasa coklat”…he..he..itu katanya. Kreatif memang almarhum saat itu, wajar album tersebut di era 80-90 an meledak.. Tapi jika orang dimabuk cinta […]

  • Alex Dikepung Pelajar, Mau Tahu ?

    Alex Dikepung Pelajar, Mau Tahu ?

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 998
    • 0Komentar

    “Mari tunjukan  kalau kita tuan rumah Asian Games yang mengharumkan nama baik Indonesia,”

  • Bangun Sutet 275 kV Betung- Kenten, Ini Pesan Alex kepada Bupati Banyuasin 

    Bangun Sutet 275 kV Betung- Kenten, Ini Pesan Alex kepada Bupati Banyuasin 

    • calendar_month Selasa, 20 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.356
    • 0Komentar

    Ikuti saja peraturannya silakan bentuk tim kecilnya libatkan Camat, dari 6 kecamatan dan Kades dari 26 desa.

  • Membangun Senyum Sapa Salam (3M) Dalam Budaya Kerja BNN RI

    Membangun Senyum Sapa Salam (3M) Dalam Budaya Kerja BNN RI

    • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 895
    • 0Komentar

    LIDO, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN RI melaksanakan kegiatan webinar dalam membangun Senyum, Sapa, Salam (3S) dalam meningkatkan kualitas kerja BNN RI yang dihadiri oleh Kepala PPSDM Sindhu Setiatmoko,SE.MM dan 2 narasumber yaitu, Dr. Rizaldi Putra, MBA dan Alviko Ibnugroho,SE.MM secara virtual via zoom meeting Jakarta, Rabu (5/5/2021). Dalam paparannya, Kepala PPSDM BNN […]

  • Ternyata 3 Hal yang Bisa Menghambat Self Improvement Menurut Psikolog Klinis

    Ternyata 3 Hal yang Bisa Menghambat Self Improvement Menurut Psikolog Klinis

    • calendar_month Jumat, 24 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Yogyakarta,  – Dalam rangkaian event Kontes Menulis Novel “Kisah Para Puan” yang diadakan oleh Cabaca dan berkolaborasi dengan Bigmo juga Love Yourself Indonesia, Cabaca mengadakan webinar bertajuk Kembangkan Karakter Diri dan Karakter Tokoh dalam Karya Tulis yang diadakan pada hari Minggu, 19 Maret 2023 lalu. Webinar ini dihadiri oleh salah satu Psikolog Klinis dari […]

  • Sumsel Siap Tuan Rumah Kejurnas Bulutangkis 

    Sumsel Siap Tuan Rumah Kejurnas Bulutangkis 

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.090
    • 0Komentar

    BERBEKAL pengalaman yang mumpuni sebagai penyelenggara event olahraga kelas nasional dan internasional, Provinsi Sumsel  memastikan diri siap  jika dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan nasional (Kejurnas) olahraga bulutangkis. Pernyataan itu diungkapkan Gubernur Sumsel H.Herman Deru langsung saat menghadiri acara welcome dinner bersama Rombongan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Kediaman Kapolda Sumsel, Kamis (3/10/2019) malam. […]

expand_less
WordPress Archive Defency – Law Firm & Lawyer Elementor Template Kit Definity – Creative Multi-Purpose WordPress Theme DeFood – Food Delivery Elementor Template Kit Degit – SEO Digital Marketing WordPress Theme Dehaus – Interior Design & Architecture Elementor Template Kit Delaware – Consulting and Finance WordPress Theme Delicio – Restaurant WordPress Template Kit Delicious Mail Deliciouso – Catering & Restaurant Elementor Template Kit Delimondo Responsive WordPress Theme | 5 Styles