Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Prokes Diutamakan, Masyarakat Diminta Jadi Wisatawan Bertanggung Jawab Saat Libur Nataru

Prokes Diutamakan, Masyarakat Diminta Jadi Wisatawan Bertanggung Jawab Saat Libur Nataru

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
  • visibility 764
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEMAHAMI keinginan masyarakat untuk memanfaatkan masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus mengingatkan masyarakat, bahwa jikapun harus bepergian, maka diharapkan menjadi wisatawan yang bertanggung jawab dengan mengikuti protokol kesehatan.

Berpergian Nataru, tetap menegakkan protokol kesehatan (Prokes), serta pastikan sudah tervaksinasi dengan lengkap.

Dalam Siaran Pers dari Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) – KPCPEN, yang diterima InfoPublik Kamis (30/12/2021), Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya, menyampaikan salah satu alternatif cara berlibur yang relatif aman pada masa Nataru yakni staycation, atau berlibur dengan memanfaatkan fasilitas hotel.

Lebih lanjut, Nia menjelaskan, beberapa alasan mengapa staycation dipandang lebih aman. Pertama, karena kegiatan liburan tersebut dapat dilakukan dari titik terdekat. Dengan demikian, para pelaku tidak harus melakukan pergerakan atau mobilitas yang jauh.

Meski dilakukan di tempat yang tidak terlalu jauh dari rumah, kata Nia, menginap di hotel tetap memberikan pengalaman yang berbeda dan wisatawan bisa merasakan kearifan lokal yang berbeda pula.

“Dan sudah keluar dari lingkungan keseharian, diambil experience-nya, take the local wisdom,” lanjut Nia.

Selain itu, kegiatan tersebut biasanya dilakukan dalam kelompok kecil, sehingga risiko berkerumun dengan orang lain dapat ditekan.

“Kecenderungannya (staycation) dalam kelompok kecil. Keluarga atau teman yang kita tahu persis bahwa mereka sehat, sudah divaksin, bahkan mungkin swab antigen dulu, dan protokol kesehatannya ketat,” tutur Nia.

Kemudian terkait sarana transportasi yang digunakan, Nia menyebutkan bahwa pelaku staycation lebih banyak bergerak dengan kendaraan pribadi, sehingga tidak banyak bertemu orang lain seperti ketika menggunakan moda transportasi umum.

Meski relatif lebih aman, Nia tetap menekankan, bahwa pelaku staycation harus tetap menjadi traveller yang bertanggung jawab, yakni wajib vaksin lengkap dan tidak meninggalkan prokes.

“Pandemi masih ada, jadi please, jadilah traveller yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Di sisi lain, menurut Nia, diperlukan peran dari semua pihak diperlukan untuk memastikan kegiatan berwisata tetap aman dan nyaman. Untuk itu, ia juga meminta para pelaku industri pariwisata seperti pengelola hotel, restoran, dan tempat wisata, untuk juga menjadi pengelola yang bertanggung jawab.

Dalam hal ini, pihaknya telah memfasilitasi para pengelola usaha parwisata dengan sertifikasi CHSE, yang nilai-nilainya merupakan payung besar dalam kampanye Indonesia Care (I Do Care) dari Kemenparekraf. CHSE adalah Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan)/CHSE.

“Usaha-usaha pariwisata yang sudah mendapatkan sertifikasi CHSE artinya dia sudah menerapkan protokol kesehatan di dalam menjalankan usahanya. Misalnya kalau di hotel tentu kita disediakan hand sanitizer, tempat cuci tangan, begitu pula restoran, kemudian suhu dicek, kemudian semua piring, perangkat sudah disterilisasi, kemudian karyawannya juga sudah divaksin dua kali,” kata Nia.

Karena itu, ia menyarankan kepada masyarakat, saat mencari restoran, akomodasi dan lokasi wisata, supaya memilih tempat yang sudah tersertifikasi CHSE tersebut.

Untuk membuktikan keaslian sertifikasi CHSE di tempat bersangkutan, kata Nia, pengunjung dapat mengecek dengan cara scan QR Code di lokasi tersebut untuk kemudian terhubung ke official website Kemenparekraf.

Nia meminta kepada para pengelola usaha wisata untuk juga mengedepankan perlindungan kesehatan para pekerja atau petugas, meski untuk hotel, Nia telah meyakini kepastian prokes dan kebersihannya.

“Kamar dibersihkan ketika kita (pengunjung) tidak di tempat, sehingga potensi bertemu orang di luar keseharian atau petugas juga dapat dihindari,” papar Nia.

Pariwisata, dikatakan Nia, mendapatkan tantangan tersendiri di masa pandemi. “Karena DNA-nya pariwisata adalah bergerak. Sementara hal tersebut dibatasi pada masa pandemi. Karena itu, kalau ingin bergerak, harus bertanggung jawab,” imbaunya sekali lagi.InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Tinjau Vaksinisasi, Bangkitkan Ekonomi, Pemprov Gencarkan Vaksinasi Bagi Pelaku Usaha Digencarkan 

    Gubernur Tinjau Vaksinisasi, Bangkitkan Ekonomi, Pemprov Gencarkan Vaksinasi Bagi Pelaku Usaha Digencarkan 

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 599
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi covid 19 bagi 4400  masyarakat Sumsel yang digelar di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang, Kamis (9/9). Dimana vaksinasi yang di fasilitasi oleh Poltekpar Palembang tersebut  bekerjasama dengan Gojek Indonesia itu diberikan untuk para driver Gojek di Sumsel baik pengemudi ojek online roda dua maupun roda […]

  • Waspada Dalam Pengelolaan Dana Desa

    Waspada Dalam Pengelolaan Dana Desa

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 791
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, pengelolaan Dana Desa tersebut dilakukan secara hati-hati. Mengingat, Sejak 2015 hingga saat ini pemerintah telah menggelontorkan sebesar Rp400,1 triliun untuk Dana Desa. “Hati-hati dalam pengelolaan Dana Desa yang jumlahnya tidak sedikit, jumlahnya sangat besar sekali. Sekali lagi, Rp400,1 triliun, gede sekali. Begitu salah sasaran, begitu tata kelolanya tidak baik, […]

  • Kado HUT RI ke-81, Bayi Gajah di Padang Sugihan Lahir, Langsung Berdiri dan Menyusu

    Kado HUT RI ke-81, Bayi Gajah di Padang Sugihan Lahir, Langsung Berdiri dan Menyusu

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kado HUT RI ke-81 datang dari Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Sumatera Selatan (Sumsel). Seekor bayi gajah Sumatera berjenis kelamin jantan lahir pada Senin, 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Yang menariknya lagi, bayi gajah tersebut tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi setelah lahir. […]

  • Bukan Cuma Jual Iklan, Pengusaha Advertising Sumsel Didorong Lakukan Ini

    Bukan Cuma Jual Iklan, Pengusaha Advertising Sumsel Didorong Lakukan Ini

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Advertising di Sumatera Selatan (Sumsel) tidak lagi cukup hanya dipandang sebagai bisnis pemasangan reklame. Keberadaannya di ruang publik juga menyentuh persoalan estetika kota, penyampaian pesan kepada masyarakat hingga potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di tengah kebutuhan penataan tersebut, pelaku usaha advertising Sumsel didorong menghadirkan konsep yang lebih kreatif dan memiliki manfaat lebih luas. […]

  • PPKM Diperlonggar, Masyarakat Jangan Lengah Pandemi Masih Menyebar

    PPKM Diperlonggar, Masyarakat Jangan Lengah Pandemi Masih Menyebar

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 640
    • 0Komentar

    KABAR gembira bagi mereka yang berencana menggelar konser musik, pernikahan, konferensi, pameran dagang, atau festival. Mulai saat ini pemerintah akan mengizinkan kegiatan skala besar itu. Alasannya, karena tren kasus COVID-19 menunjukkan tanda-tanda membaik. Tapi ingat, gelaran hajatan besar itu tetap harus memperhatikan protokol kesehatan secara ketat atau harus mematuhi pedoman pandemi COVID-19 yang ditetapkan. “Pemerintah […]

  • 4 Tim Peserta Didik MAN IC OKI Lolos Babak Final FIKSI Tingkat Nasional 2022

    4 Tim Peserta Didik MAN IC OKI Lolos Babak Final FIKSI Tingkat Nasional 2022

    • calendar_month Sabtu, 17 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.271
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Kayuagung-Empat tim peserta didik Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Ogan Komering Ilir (OKI) lolos babak final Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) tingat nasional tahun 2022. FIKSI diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kemendikbud. Para finalis diumumkan melalui Surat Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Kemendikbud Nomor 0622/J7.1/PN.03/2022, hal: Pengumumman Finalis FIKSI Jenjang […]

expand_less
WordPress Archive Kalles - Versatile Elementor WooCommerce Theme Kalliope – Modern Blog WordPress Theme KALLYAS – Creative eCommerce Multi-Purpose WordPress Theme Kalόs – Portfolio WordPress Theme Kamperven – Campervan & RV Rental Elementor Template Kit Kanawa – Modern Travel Blog Elementor Template Kit Kanca – Startup Business Consulting Elementor Template Kit Kango – Architecture Elementor Template Kits Kanni – Home Automation, CCTV Security WordPress Theme Kano – Creative MultiPurpose WordPress Theme