Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Gangguan Jiwa Sering Tak Terlihat, 7 Tanda Ini Kerap Diabaikan

Gangguan Jiwa Sering Tak Terlihat, 7 Tanda Ini Kerap Diabaikan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 30 menit yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Seseorang masih bisa bekerja, bercanda, bertemu teman, dan menjalani rutinitas seperti biasa meski sebenarnya sedang menghadapi masalah kesehatan jiwa.

Itulah sebabnya gangguan jiwa tidak selalu mudah dikenali. Tanda-tandanya bisa muncul lewat perubahan kecil dalam keseharian yang sering dianggap sepele—mulai dari pola tidur yang berubah, mudah tersinggung, sulit berkonsentrasi, sampai perlahan menjauh dari orang lain.

Masalahnya, perubahan tersebut kerap baru mendapat perhatian ketika kondisinya sudah semakin berat.

Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dante Saksono Harbuwono mengingatkan masyarakat agar tidak hanya melihat kondisi seseorang dari sisi fisiknya. Menurutnya, seseorang dapat terlihat sehat secara kasatmata, tetapi sebenarnya sedang mengalami persoalan mental.

Karena itu, mengenali perubahan sejak awal menjadi penting.

7 tanda gangguan jiwa yang perlu diperhatikan

Tidak setiap perubahan perilaku berarti seseorang mengalami gangguan jiwa. Namun, ketika perubahan muncul secara konsisten, berbeda dari kebiasaan sebelumnya, dan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.

1. Pola tidur tiba-tiba berubah

Tidur terlalu sedikit, sulit terlelap, sering terbangun, atau justru tidur jauh lebih lama dari biasanya bisa menjadi tanda bahwa kondisi seseorang sedang tidak baik.

Perubahan tidur memang dapat disebabkan banyak hal. Namun, jika berlangsung terus-menerus dan muncul bersama perubahan emosi atau perilaku lainnya, ada baiknya mendapat perhatian lebih.

2. Energi terus menurun

Rasa lelah setelah menjalani aktivitas berat tentu normal. Yang perlu diperhatikan adalah ketika seseorang terus merasa tidak bertenaga meski tidak melakukan aktivitas yang berlebihan.

Ia mungkin mulai kesulitan menyelesaikan pekerjaan, enggan beraktivitas, atau merasa tidak memiliki energi untuk melakukan hal-hal yang biasanya mudah dijalani.

3. Pola makan atau berat badan berubah

Masalah kesehatan jiwa juga dapat memengaruhi kebiasaan makan.

Ada orang yang kehilangan nafsu makan, sementara sebagian lainnya justru makan lebih banyak ketika sedang menghadapi tekanan. Perubahan tersebut dapat diikuti kenaikan atau penurunan berat badan.

Perubahan seperti ini menjadi lebih penting untuk diperhatikan apabila terjadi bersamaan dengan perubahan suasana hati maupun aktivitas sehari-hari.

4. Lebih mudah marah atau tersinggung

Masalah kesehatan jiwa tidak selalu ditunjukkan dengan kesedihan.

Pada sebagian orang, kondisi tersebut justru terlihat melalui perubahan emosi seperti mudah marah, cepat tersinggung, gelisah, atau menjadi jauh lebih sensitif dibandingkan biasanya.

Karena itu, jangan buru-buru melabeli seseorang sebagai pemarah atau terlalu sensitif ketika perubahan tersebut muncul secara mencolok dan berlangsung lama.

5. Kecemasan semakin sulit dikendalikan

Cemas menghadapi pekerjaan, ujian, masalah keluarga, atau situasi tertentu merupakan hal yang wajar.

Namun, kecemasan yang muncul berlebihan atau terus-menerus dapat mulai mengganggu kehidupan sehari-hari. Seseorang bisa menjadi sulit berkonsentrasi, menghindari aktivitas tertentu, atau terus merasa khawatir meski tidak ada ancaman yang jelas.

6. Konsentrasi terganggu

Tiba-tiba sulit fokus, mudah lupa, kesulitan menyelesaikan pekerjaan, atau membutuhkan waktu lebih lama untuk mengerjakan sesuatu juga patut diperhatikan.

Apalagi jika perubahan tersebut muncul bersamaan dengan gangguan tidur, kecemasan, kelelahan, atau perubahan suasana hati.

Kondisi seperti ini tidak selalu berarti gangguan jiwa, tetapi juga tidak sebaiknya langsung dianggap sebagai kemalasan atau kurang disiplin.

7. Menarik diri dari lingkungan

Perubahan sosial sering kali menjadi salah satu tanda yang paling mudah terlihat.

Seseorang yang sebelumnya aktif berkumpul bisa mulai menghindari teman. Orang yang biasanya banyak berbicara menjadi lebih pendiam. Aktivitas yang sebelumnya disukai pun perlahan ditinggalkan.

Jika perubahan tersebut berlangsung terus-menerus, orang-orang terdekat sebaiknya tidak hanya bertanya, “Kenapa sekarang jadi berbeda?”, tetapi juga mencoba memahami apa yang sedang dialaminya.

Bukan soal satu gejala, tetapi perubahan yang menetap

Memiliki salah satu tanda di atas tidak berarti seseorang pasti mengalami gangguan jiwa.

Yang lebih penting adalah melihat keseluruhan perubahan: apakah kondisi tersebut berlangsung cukup lama, semakin sering terjadi, dan mulai mengganggu pekerjaan, sekolah, hubungan sosial, atau aktivitas sehari-hari.

Kemenkes mengingatkan masyarakat untuk memberi perhatian ketika perubahan berlangsung secara konsisten selama lebih dari dua minggu.

Semakin awal masalah dikenali, semakin besar kesempatan seseorang mendapatkan bantuan sebelum kondisinya berkembang menjadi krisis.

Lalu, apa yang bisa dilakukan?

Tidak perlu menjadi psikolog atau tenaga kesehatan untuk mulai membantu seseorang yang terlihat sedang mengalami masalah.

Prof. Dante menyebut empat langkah sederhana yang dapat dilakukan: Tanya, Dengarkan, Temani, dan Hubungkan.

Tanya kondisi orang tersebut ketika terlihat mengalami perubahan.

Kemudian Dengarkan ceritanya tanpa langsung menghakimi atau memberikan ceramah.

Setelah itu, Temani agar ia tahu bahwa dirinya tidak harus menghadapi masalah seorang diri.

Jika membutuhkan pertolongan lebih lanjut, bantu Hubungkan dengan keluarga, tenaga kesehatan, atau layanan profesional yang sesuai.

Yang perlu dihindari adalah mencoba mendiagnosis sendiri atau menganggap semua masalah dapat diselesaikan hanya dengan nasihat seperti “jangan terlalu dipikirkan”.

Data skrining menunjukkan masalah kesehatan jiwa bukan persoalan kecil

Deteksi dini juga diperkuat melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dari pelaksanaannya, Kemenkes menemukan sekitar 35.000 anak atau 1,08 persen yang teridentifikasi mengalami gangguan jiwa.

Pada kelompok dewasa, sekitar 186.000 orang ditemukan mengalami depresi dan kecemasan.

Masyarakat juga dapat melakukan skrining kesehatan jiwa secara mandiri melalui SATUSEHAT menggunakan kuesioner Self Reporting Questionnaire (SRQ-20).

Skrining tersebut bukan diagnosis. Namun, hasilnya dapat membantu seseorang mengenali kondisi kesehatan jiwanya dan mempertimbangkan apakah perlu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Jangan menunggu sampai semuanya terlihat jelas

Masalah kesehatan jiwa tidak selalu datang dengan tanda yang dramatis.

Kadang, yang terlihat hanya seseorang yang semakin sering sulit tidur. Kadang berupa teman yang mulai jarang keluar rumah. Bisa juga seseorang yang tiba-tiba kehilangan minat, lebih mudah marah, atau terlihat kesulitan menjalani rutinitasnya.

Perubahan kecil itu belum tentu berarti gangguan jiwa. Tetapi perubahan yang menetap layak diperhatikan.

Sebab, menunggu sampai seseorang benar-benar berada dalam krisis bukan satu-satunya cara untuk menyadari bahwa ia sedang membutuhkan bantuan.

Masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam menghadapi masalah kesehatan jiwa juga dapat mengakses layanan Healing119 secara gratis melalui 119 ekstensi 8. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi Besok PPKM Mikro Diberlakukan di Palembang, ‘Ngider’ Malam-malam di PTC Mall, Walikota Tekankan Poin Ini di Surat Edaran, Begini Reaksi Pemilik Mall

    Resmi Besok PPKM Mikro Diberlakukan di Palembang, ‘Ngider’ Malam-malam di PTC Mall, Walikota Tekankan Poin Ini di Surat Edaran, Begini Reaksi Pemilik Mall

    • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.136
    • 0Komentar

      MENJELANG Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro di Kota Palembang besok mulai diterapkan. Sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sudah menurunkan surta edaran (SE) Walikota Palembang, mulai tanggal 6 Juli sampai dengan 20 Juli 2021. Namun tanggal 6 dan 7 hari ini sifatnya sosialisasi. “Berhubung surat edarannya turun tanggal 6 maka kita ada toleransi,” […]

  • Alex dan Ishak Mundur, 21 September PJ Gubernur Sumsel Dilantik

    Alex dan Ishak Mundur, 21 September PJ Gubernur Sumsel Dilantik

    • calendar_month Rabu, 19 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.152
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Hadi Prabowo Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri) ditunjuk menjadi Penjabat (PJ) Gubernur Sumatera Selatan, menggantikan Alex Noerdin dan Ishak Mekki yang mengundurkan diri untuk maju menjadi calon legislative (caleg). “Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 130 /P tahun 2018 Diktum Kedua dan menunjuk Hadi Prabowo menjadi PJ Gubernur […]

  • Ratu Dewa terima bukti setor zakat dari  Baznas Kota Palembang

    Ratu Dewa terima bukti setor zakat dari Baznas Kota Palembang

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.324
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Penjabat Walikota Palembang Ratu Dewa, secara langsung menerima bukti setor zakat (BSZ) dari Badan Amil Zakat Nasional Baznas kota Palembang.   Penyerahan stor zakat dari seluruh pegawai ASN Pemerintah kota Palembang merupakan zakat Mal yang bersumber dari pendapatan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) atau Tunjangan Kinerja (Tukin) yang dibayarkan sebesar 2,5 persen.   Pj […]

  • RSUMH Terima Pasien Penumpang Umroh dari Jeddah, Coronakah ?  

    RSUMH Terima Pasien Penumpang Umroh dari Jeddah, Coronakah ?  

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.405
    • 0Komentar

    SIANG tadi Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin menerima penumpang dari umroh pukul 13.59 WIB bertempat, kedatangan penumpang tersebut dari Terminal Internasional Bandara Int’l SMB ll Palembang, Selasa [3/3/2020]. Penumpang tersebut berasal dari pesawat LionAir (JT 89) Landing pukul 10.20 WIB dari Jeddah berinisial MS [64], asal Gunung Ibul, Kota Prabumulih yang Terindikasi Virus Corona […]

  • Agar Masyarakat Paham Literasi Digital, Kominfo Bikin Edukasi Ini

    Agar Masyarakat Paham Literasi Digital, Kominfo Bikin Edukasi Ini

    • calendar_month Senin, 19 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.055
    • 0Komentar

    DALAM rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan Literasi Digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan kegiatan Literasi Digital untuk meng edukasi dan mewujudkan masyarakat agar paham akan Literasi Digital lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform di 77 Kota / Kabupaten area Sumatera II, mulai dari Aceh sampai Lampung dengan jumlah […]

  • Rumput Laut Indonesia Bisa Menyalip di Pasar AS, Ada Selisih Tarif yang Menguntungkan

    Rumput Laut Indonesia Bisa Menyalip di Pasar AS, Ada Selisih Tarif yang Menguntungkan

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Rumput laut Indonesia mendapat ruang lebih lebar di pasar Amerika Serikat ketika sejumlah negara pesaing masih harus menanggung tarif tambahan. Produk rumput laut dan agar-agar Indonesia hanya dikenai tarif Most-Favored-Nation (MFN) 0 persen, sedangkan produk dari sejumlah negara lain dikenai tambahan 10 hingga 12,5 persen. Selisih itu membuat eksportir Indonesia memiliki ruang untuk […]

expand_less
WordPress Archive EventON – Report EventOn Rest API EventOn RSVP Events EventOn Slider Addon EventOn Subscriber EventON Ticket Variations & Options EventOn – WordPress Event Calendar Plugin EventoZilla – Event Calendar WordPress Plugin Eventr – One Page Event WordPress Theme Events Importer from Facebook to The Events Calendar Addon – PRO