Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Diciptakan anak negeri, inilah teknologi terbaru yang dapat membaca informasi genetik manusia

Diciptakan anak negeri, inilah teknologi terbaru yang dapat membaca informasi genetik manusia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
  • visibility 1.325
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Jakarta – Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan, L. Rizka Andalusia menyebut inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi kesehatan pilar keenam yakni transformasi teknologi kesehatan dengan memanfaatkan informasi genomik manusia maupun virus dan bakteri. Selama masa Pandemi Covid 19 Pemeriksaan genomik ini yang kita kenal dengan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS).

 Biomedical and Genome Science Initiative (BGSi) merupakan inisiatif nasional pertama untuk mendorong pemanfaatan data genomik (informasi genetik) sehingga dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit secara tepat dan akurat. Dengan kata lain dapat meningkatkan kualitas hidup orang per orang dengan pembiayan kesehatan yang lebih efektif dan efisien.

”Ini adalah teknologi terbaru yang dapat membaca informasi genetik manusia, sehingga kita bisa tahu pasti sakit apa, di mana sakitnya, siapa yang sakit. Dengan demikian pencegahan pengobatannya pun nanti akan cepat dan tepat,” kata Dirjen Rizka di Jakarta, Kamis (22/6).

Dirjen Rizka menambahkan semakin cepat kita dapat mendeteksi suatu penyakit maka risiko penularan kepada orang lain dan masyarakat bisa ditekan. Ia mencontohkan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah sejak lama di negara kita adalah TBC. Di Indonesia, kasus TBC cenderung meningkat dari tahun ke tahun, walaupun berbagai upaya sudah dilakukan. Per tahun 2022, sebanyak 824 ribu orang di Indonesia menderita TBC dan diperkirakan sebanyak 93 ribu orang meninggal setiap tahunnya. Menurutnya, langkah cepat dan tepat diperlukan untuk pencegahan, diagnosis dan perawatan untuk menekan kasus TBC utamanya kasus TBC Resisten Obat yang juga terlihat ada peningkatan.

”Kuman Tuberkulosis yang beredar di Indonesia ini mulai resisten terhadap antibiotik yang ada sehingga dokter perlu tahu, pasien ini cocoknya obat apa, kombinasi obatnya yang mana. Kalau resisten obat, kan harus menumbuhkan kuman TBC di laboratarium, dan di Indonesia laboratorium yang bisa melakukan penumbuhan kuman itu sangat terbatas, tidak semua lab yang bisa, saat ini baru 12 Lab yang bisa,” ujar Dirjen Rizka.

Dirjen Rizka menyebut keterbatasan jumlah laboratorium dapat berdampak pada waktu pengobatan pasien yang lebih lama. Karena bila daerah tempat tinggal pasien tidak ada lab, maka harus dikirim ke daerah lain. Adanya WGS akan memangkas waktu tersebut lebih cepat, sehingga pengobatan bisa segera diberikan.

”Sekarang dengan menggunakan pendekatan pemeriksaan ini kita bisa memutus rantai yang tadinya membutuhkan waktu 4 minggu, dalam waktu 1 hari bisa dapat informasi bahwa kumannya itu punya kemungkinan resisten terhadap obat TBC yang ada,” terang Dirjen Rizka.

Dirjen Rizka menyebut melalui BGSi, pemeriksaan lain dapat dilakukan untuk deteksi dini penyakit dan pencegahan penyakit degeneratif seperti kanker, stroke, jantung, diabetes, hipertensi dan demensia.

Dirjen Rizka merinci saat ini BGSi sudah dilaksanakan di 9 rumah sakit yang menjadi rumah sakit rujukan sekaligus pengampuan nasional yakni RSUPN Cipto Mangunkusumo untuk penyakit metabolik terutama diabetes, RS Dharmais untuk penyakit kanker, RS Pusat Otak Nasional untuk penyakit stroke, RSPI Sulianti Saroso untuk penyakit menular Tuberkulosis, RSUP Persahabatan untuk penyakit menular TB, RS Ngoerah untuk wellness and beauty, RS Sardjito untuk penyakit genetik/penyakit langka, RSJPD Harapan Kita untuk penyakit jantung, serta RSAB Harapan Kita untuk kesehatan ibu dan anak. Seluruhnya telah dilengkapi dengan mesin-mesin sequencing yang mampu memproses ratusan sampel setiap minggu.

”Data-data sequencing ini dikerjakan di Indonesia, tidak ada sampel yang dikirim keluar dari negara ini, semuanya pemeriksaan dan analisis data dilakukan di Indonesia, untuk penyimpanan data, Kemenkes juga bekerjasama dengan BSSN,” kata Dirjen Rizka.[***]/ril

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Cara Dodi untuk Bantu Peserta Tes CPNS yang Tak Penuhi ‘Passing Grade’, Apa Itu ?

    Ini Cara Dodi untuk Bantu Peserta Tes CPNS yang Tak Penuhi ‘Passing Grade’, Apa Itu ?

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.165
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Bupati Muba H Dodi Reza Alex menjelaskan sebanyak 2.361 peserta penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) dipastikan tidak memenuhi passing grade yang telah ditentukan. Namun, ia menjelaskan, para peserta tidak usah berkecil hati, ia akan melayangkan surat kepada Kemenpan RB untuk mengajukan tiga opsi bagi […]

  • Ada Seorang Mengaku Nabi ke-28, Sudah Diamankan, Dimana Ya ?

    Ada Seorang Mengaku Nabi ke-28, Sudah Diamankan, Dimana Ya ?

    • calendar_month Minggu, 27 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 685
    • 0Komentar

    SALAH satu pimpinan Pusdiklat Dai di Bandung mengaku sebagai Nabi ke-28. Akibatnya, sejumlah warga mendatangi Pusdiklat Dai yang berlokasi di Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buahbatu. Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, pihak Kemenag Bandung bersama aparat, MUI, dan tokoh masyarakat sudah mengambil langkah antisipasi. Mereka sudah berkoordinasi untuk mengambil langkah terbaik dalam menyelesaikan persoalan […]

  • Belum Berhenti, di Muba Kemarin Bertambah 5 Sembuh dan 5 Positif

    Belum Berhenti, di Muba Kemarin Bertambah 5 Sembuh dan 5 Positif

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 794
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (4/10/2020) mengkonfirmasi penambahan 5 kasus sembuh COVID-19, dengan penambahan 5 kasus sembuh ini total kasus sembuh COVID-19 di Muba ada sebanyak 122 kasus. “Ada pula penambahan 5 kasus konfirmasi positif dan telah mendapatkan penanganan Tim Medis,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP. Kadin Kominfo Muba […]

  • Selain Jadi Icon Baru, LGK Milik Pertamina Diharapkan Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    Selain Jadi Icon Baru, LGK Milik Pertamina Diharapkan Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.220
    • 0Komentar

    RENCANA pengembangan Lapangan Golf Kenten [LGK] yang akan di jadikan salah satu icon Kota Palembang dan juga destinasi wisata baru akan segera terwujud. Direktur Pengembangan Bisnis PT. Patra Jasa, Teddy Kurniawan mengatakan Pengembangan Lapangan Golf Kenten Palembang akan dilakukan dengan optimalisasi pengembangan lapangan golf yang lebih baik dan bermanfaat bagi Pemprov Sumsel, Pemkot Palembang serta Pertamina. […]

  • Rumah Tahfidz Tuli Pertama di Sumatera Dibangun di Palembang, Jadi Ruang Belajar Al-Qur’an bagi Sahabat Tuli

    Rumah Tahfidz Tuli Pertama di Sumatera Dibangun di Palembang, Jadi Ruang Belajar Al-Qur’an bagi Sahabat Tuli

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID –  Rumah Tahfidz Tuli pertama di Sumatera mulai dibangun di Perumahan Privilege, Kecamatan Gandus, Palembang, Sabtu (15/8/2026). Kehadirannya menjadi langkah baru dalam menyediakan ruang belajar Al-Qur’an yang lebih mudah diakses sahabat tuli. Rumah tahfidz tersebut dirancang sebagai tempat belajar yang tetap bagi masyarakat tuli yang selama ini mengikuti kegiatan mengaji tanpa memiliki lokasi pembelajaran permanen. […]

  • Janji Gubernur Sumsel Terkait Tuntutan KSPSI

    Janji Gubernur Sumsel Terkait Tuntutan KSPSI

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.223
    • 0Komentar

    GELOMBANG aksi unjuk rasa menolak disahkannya Omnibus Law oleh pemerintah pusat nyaris terjadi hampir di seluruh wilayah di Indonesia, tak terkecuali di Kota Palembang. Masa aksi unjuk rasa ribuan pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Sumatera Selatan tampak memadati halaman kantor Gubernur Sumsel pada Rabu (11/3/2020) sejak pukul 07:00 WIB […]

expand_less
WordPress Archive wpDiscuz – Embeds wpDiscuz – Emoticons wpDiscuz – Frontend Moderation wpDiscuz – Google reCAPTCHA wpDiscuz – Media Uploader wpDiscuz – myCRED Integration wpDiscuz – Online Users wpDiscuz – Private Comments wpDiscuz – Report and Flagging wpDiscuz – Subscription Manager