Rabu, 19 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Balita Superhero di Seluma: Lawan Cacing dengan Imunisasi

Balita Superhero di Seluma: Lawan Cacing dengan Imunisasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 1.301
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BALITA Superhero, 1 tahun 8 bulan, sedang asyik merangkak dan menyusun lego ketika musuh paling licin muncul cacing yang keluar dari hidungnya. Di Seluma, Bengkulu, anak kecil itu tiba-tiba harus menghadapi lawan yang membuat semua orang panik. Tapi daripada fokus pada seramnya, mari kita lihat sisi heroiknya.

KNS sebenarnya punya “superpower” yang unik, program imunisasi dan obat cacing dari Posyandu. Sayangnya, kekuatan itu baru setengah terpakai, karena obat cacing kadang tak diminum atau lupa diminum. Jadi musuhnya cacing nakal bisa bikin balita ini terluka dulu sebelum superhero-nya benar-benar bangkit.

Kondisi rumah KNS sendiri bisa kita bayangkan, seperti markas rahasia musuh. Lantai tanah, lembab, tanpa jendela, dan sumber air bersih dekat septic tank. Kalau rumah itu diibaratkan komik superhero, ini semacam lair cacing super jahat. Balita kita, dengan tubuh kecil tapi semangat besar, harus bertarung di medan yang nggak adil.

Gejala yang muncul bikin seru sekaligus mengerikan, demam, sesak napas, hingga cacing keluar dari hidung dan feses. Dokter pun menempelkan label superhero medis yakni bronkopneumonia (sindrom Loeffler), ascariasis, gizi buruk, dan anemia defisiensi besi. Bisa dibilang, musuhnya multi-level boss!

Tapi setiap superhero pasti punya tim, di sini, timnya bukan Avengers atau Justice League, tapi Kemenkes, Kemenko PMK, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan Baznas. Mereka datang dengan strategi “super power-up”, POPM cacingan digencarkan dengan mekanisme minum obat langsung di depan petugas, penyuluhan berkala, kunjungan rumah, dan program bedah rumah untuk memperbaiki markas superhero kita.

Kalau dibayangkan lucu, Balita Superhero ini kayak sedang main game RPG, level awal, yakni cacing jahat bikin chaos, sementara Power-up, obat cacing, gizi seimbang, rumah bersih.

Sedangkan Boss fight musuh cacing akhirnya kalah kalau semua strategi dijalankan, dan yang penting, pemain utama adalah si balita, tapi timnya (orang tua, petugas kesehatan, pemerintah) membuat strategi jalan mulus.

Oleh karena itu, cerita ini mengajarkan beberapa hal penting (dan kocak tapi serius), yakni minum obat itu bagian dari power-up, kalau nggak diminum, power-up nggak jalan, musuh cacing tetap menang, seandainya seperti ngeklik tombol tapi tidak muncul efek, frustasi kan?.

Gizi seimbang sama dengan armor superhero, anak sehat, kuat, lebih kebal serangan cacing. Lingkungan bersih sama dengan arena aman, rumah lembab, lantai tanah sama dengan medan perang yang berat. Tim kerja sama dengan kunci kemenangan, artinya Kemenkes, Baznas, pemerintah daerah bukan cuma obat, tapi solusi menyeluruh.

Jadi, Kasus Seluma bukan sekadar cacingan, tapi kombinasi gizi buruk ditambah lingkungan kumuh dan  kepatuhan obat rendah. Anak dengan gizi baik punya pertahanan alami lebih kuat. Obat cacing tanpa kepatuhan sama dengan kekuatan separuh. Lingkungan kotor sama dengan level boss tambahan sehingga jadi kemenangan superhero bukan otomatis, tapi harus strategi matang.

Anak-anak itu kecil tapi bisa jadi pahlawan, jika didukung lingkungan dan edukasi yang tepat. Seperti pepatah mengatakan, “Sedia payung sebelum hujan”. Jangan tunggu cacing keluar baru panik, cegah sejak awal dengan gizi, obat, dan lingkungan bersih.

Balita Superhero KNS mengajarkan kita program kesehatan anak, imunisasi, dan obat cacing bukan sekadar rutinitas, tapi senjata super untuk menang melawan penyakit.

Dengan demikian, kepatuhan, gizi baik, rumah bersih, dan dukungan tim lintas sektor, semua anak bisa jadi superhero versi mereka sendiri. Jadi, mari kita dukung mereka, jangan cuma bertepuk tangan dari jauh, karena setiap cacing nakal bisa dikalahkan kalau strategi dijalankan.

Ingat!, kadang balita kecil bisa mengajarkan kita pelajaran besar, yakni kekuatan sejati datang dari kombinasi heroik antara diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setiap RS Harus Miliki Pelayanan Unggulan

    Setiap RS Harus Miliki Pelayanan Unggulan

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 662
    • 0Komentar

    MENTERI Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur H. Herman Deru meresmikan Gedung Pelayanan A RSUP Dr. Rivai Abdullah dan Peresmian Unit Pelaksanaan Fungsional Pengamanan Fasilitas Kesehatan (UPF PFK) di Mariana, Banyuasin. Peresmian Gedung dan Pelayanan UPF PFK ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menkes RI bertempat di RSUP Dr. Rivai Abdullah yang dulu merupakan […]

  • Ini Tugas MPK Kabupaten Muba Periode 2023-2024

    Ini Tugas MPK Kabupaten Muba Periode 2023-2024

    • calendar_month Minggu, 21 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 833
    • 0Komentar

    Pj Sekretaris Daerah Muba Musni Wijaya mengatakan, Majelis Pertimbangan Kelitbangan sangat penting dalam membahas prioritas kegiatan penelitian, pengkajian, dan perekayasaan dalam mempertajam Rencana Penelitian yang semakin tearah dan terukur. Pendapat itu disampaikan Pejabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin H Apriyadi melalui Pj Sekretaris Daerah Muba Musni Wijaya SSos MSi, mengukuhkan Majelis Pertimbangan Kelitbangan Kabupaten Muba Periode […]

  • “Prangko Bukan Lagi Tempelan, Tapi Simbol Kejayaan yang Nempel di Hati”

    “Prangko Bukan Lagi Tempelan, Tapi Simbol Kejayaan yang Nempel di Hati”

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.162
    • 0Komentar

    Palembang Jadi Kota Pembuka Sejarah, Kota Tua yang Dipercaya Kementerian Kebudayaan Buka Pameran Nasional Prangko Para Pendiri Bangsa DULU surat cinta dikirim pak pos, sekarang cukup dengan “ping” di WhatsApp, kalau dulu prangko jadi lambang romantisme dan perjuangan, kini ia tampil lagi di panggung sejarah dan siapa sangka, Palembang yang jadi pembuka acaranya. Yup, dari […]

  • Terkait Limbah Tes Antigen Ngotori Selat Bali, Menteri KKP : Laut Bukan Keranjang Sampah, Kalau Rusak Bagaiaman !

    Terkait Limbah Tes Antigen Ngotori Selat Bali, Menteri KKP : Laut Bukan Keranjang Sampah, Kalau Rusak Bagaiaman !

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.312
    • 0Komentar

    MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa laut bukan tempat sampah, menyusul terjadinya pencemaran limbah tes antigen yang mengotori Selat Bali. “Kalau laut kita rusak bagaimana? Kalau sampahnya sudah luar biasa, kemudian kualitas biota di dalamnya menurun, apa yang terjadi? Seluruh kehidupan juga ikut rusak,” tegas Menteri Trenggono dalam siaran pers KKP, Rabu […]

  • Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus Corona di Muba

    Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus Corona di Muba

    • calendar_month Minggu, 28 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 679
    • 0Komentar

      GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (28/2/2021) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus Corona di kabupaten tersebut. “Tidak ada penambahan kasus per 28 Februari 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP. Diketahui, hingga 28 Februari 2021 ada sebanyak 1025 kasus diantaranya 968 kasus sembuh. Kemudian, 15 masih dirawat, dan 42 kasus meninggal […]

  • Juli,Rencanakan Sekolah Tatap Muka Bakal Dibuka Lagi, Kementerian Ini Luncurkan Paduan Terkait Pembelajaran Tatap Muka, Jubir Ingatkan Siap Mengerem Jika Ditemukan Kasus Baru

    Juli,Rencanakan Sekolah Tatap Muka Bakal Dibuka Lagi, Kementerian Ini Luncurkan Paduan Terkait Pembelajaran Tatap Muka, Jubir Ingatkan Siap Mengerem Jika Ditemukan Kasus Baru

    • calendar_month Sabtu, 5 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.351
    • 0Komentar

    DIRENCANAKAN pada Juli 2021, kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru  secara tatap muka di sekolah akan dibuka.  Bahkan pemerintah juga melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta Kementerian Agama telah meluncurkan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka di masa pandemi COVID-19. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito, panduan ini diperuntukkan bagi Pendidikan […]

expand_less
WordPress Archive Hongo – Modern & Multipurpose WooCommerce WordPress Theme Hono – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme Honor | Shooting Club & Weapon and Gun Store Theme Honshi – Creative Portfolio WordPress Theme Honshi – WordPress Elementor Theme for Agencya Hoom – News & Magazine WordPress Theme HoomPotact – Smart Alarm & Security Systems Template Kit Hoope – Charity & Donation Elementor Template Kit Hooray — Blog WordPress theme for Professional Writers Hoppers – Pet Store WordPress Theme