Minggu, 8 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Sampahmu Menentukan Nasib Kotamu……

Sampahmu Menentukan Nasib Kotamu……

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 753
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADIPURA itu, ibarat foto prewedding kota bersih, rapi, dan penuh senyum di taman, akan tetapi  jangan tanya belakang pasar, bisa jadi aromanya bikin bunga layu sebelum mekar. Sekarang? Adipura sudah ganti baju, pakai jas kebijakan, dasi sistemik, dan sepatu teknologi. Kalau dulu cukup bersihkan daun kering dan cat ulang trotoar, sekarang Adipura meminta kita membersihkan cara pikir.

Adipura baru ini bukan hadiah ulang tahun buat kota yang kelihatan kinclong di pusat, tapi lupa ada gunung sampah setinggi rumah di pinggiran. Ia bukan lagi lomba ‘kota paling wangi pas inspeksi’, melainkan cermin besar siapa yang serius buang sampah pada tempatnya dan siapa yang cuma buang anggaran tapi hasilnya nihil.

“Kota yang abai soal lingkungan, itu seperti orang kaya yang malas mandi mungkin punya semuanya, tapi tetap bau”- (Petuah ngawur tapi ngena dari Mbah Modin Kampung Hijau)

Kementerian Lingkungan Hidup dan BPLH kini mengatur ulang peta jalan Adipura. Bukan lagi soal taman dicat atau jalan disapu pas pagi doang. Tapi bagaimana sistem persampahan dikendalikan dengan cerdas, manusiawi, dan berdampak.

Komposisi penilaiannya pun sudah kayak resep rendang Padang yang serius 50% soal sistem pengelolaan sampah & kebersihan, 20% soal anggaran dan kebijakan daerah, 30% dari kesiapan SDM dan infrastruktur.

Jadi, kalau kota masih buang sampah sembarangan, lalu berharap dapat Adipura, itu seperti pengantin datang ke pelaminan pakai celana kolor—nggak niat tapi pengin dipuji.

Mari kita bicara soal 343 TPA yang masih pakai metode open dumping, itu lho, buang sampah ngasal di lapangan terbuka lalu dibiarkan begitu saja, seperti mantan yang sudah jelas bikin luka tapi masih dipeluk tiap malam.

Dalam skema Adipura sekarang, kota dengan sistem begini langsung dicoret dari daftar penghargaan. Ini bukan sekadar hukuman, tapi pelajaran, jika kita ingin maju, kita harus berani menutup bab usang dan membuka halaman baru bernama sanitary landfill. Lengkap dengan pengelolaan gas metan dan lindi, tentu. Jangan cuma bisa ‘lindi-lindi’ menolak tanggung jawab!.

Ada tiga kunci sukses Adipura baru kurangi sampah dari sumbernya. Ini bukan soal plastiknya disulap, tapi mindset warganya diubah.
“Barang siapa membuang sampah pada tempatnya, niscaya rezekinya tidak nyasar ke tempat tetangga,”- (Hadis lokal kampung kreatif).

Perkuat peran masyarakat, seperti  di Jepang, warga sudah terbiasa memilah 7 jenis sampah tiap pagi. Di kita? Masih ada yang nyampur popok bayi dengan sisa rendang seminggu lalu. Di Tokyo, jika salah buang sampah bisa kena tegur sopan. Di sini, yang salah malah bawa kardus alasan, bukan tanggung jawab.

Anggaran dan SDM, kalau masih menganggap petugas kebersihan sebagai pelengkap penderita, jangan mimpi dapat Adipura. Di Swedia, pengelolaan sampah jadi sumber energi, jadi lapangan kerja. Di kita? Sampah masih jadi bahan meme, bukan solusi energi.

“The greatest threat to our planet is the belief that someone else will save it”- Robert Swan, penjelajah kutub dan pegiat lingkungan

Artinya, kalau kita nungguin pemerintah doang sambil ngopi-ngopi sambil ngeluh soal bau sampah, ya jelas bau itu nggak bakal ilang. Kita semua harus turun tangan. Mulai dari tangan sendiri, bukan nunjuk tangan orang.

Adipura bukan piala buat dipajang waktu ada tamu dari provinsi. Tapi simbol bahwa kota ini punya otak, hati, dan tangan yang bekerja sama menjaga bumi. Kalau cuma bersih di pusat kota tapi pinggiran bau amonia, itu sama aja seperti mandi cuma di ketiak doang.

Maka, mari kita sambut Adipura baru dengan semangat baru membangun kota bukan cuma dengan semen dan cat, tapi dengan kesadaran dan komitmen. Biar nanti generasi cucu kita bisa main layangan tanpa takut kena plastik bekas pecel lele. “Karena masa depan bukan tempat buang sampah dari hari ini”.

Kalau ada yang tanya “Kota kita dapat Adipura gak, Pak?”
Jawab saja “Tergantung… apakah kita semua sudah berani buang ego ke tempatnya?”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasa Kurir Paket  Jalur Udara  Dongkrak Omzet Pos Indonesia

    Jasa Kurir Paket  Jalur Udara  Dongkrak Omzet Pos Indonesia

    • calendar_month Jumat, 25 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.621
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – PT Pos Indonesia mengklaim jasa kurir paket pengiriman cargo jalur udara  mendongkrak omzet, meskipun pada Awal Januari adanya penyesuaian  tarif yang diberlakukan antara 30%-40%. Manager Marketing PT Pos Palembang, Paridu mengatakan kenaikan omzet tersebut didominasi dari paket ekpress, terutama pada jenis makanan, salah satunya oleh-oleh empek-empek. “Mau tidak mau, pengiriman oleh-oleh empek […]

  • 100% Bisnis Milik Wanita Pekerjakan atau Ajari Wanita Lain untuk Sukses

    100% Bisnis Milik Wanita Pekerjakan atau Ajari Wanita Lain untuk Sukses

    • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.102
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Studi ShopeeSapotLokal Building Connected Communities 2023 Shopee(1) menemukan bahwa 100% wanita Malaysia yang mencapai inklusi ekonomi berbagi kesuksesan mereka dengan mengangkat wanita lain di B40 dan daerah pedesaan. Untuk 1.015 penjual wanita yang disurvei di pasar pada periode Ramadhan ini: dua pertiga mempekerjakan wanita lajang, pedesaan, atau miskin, atau mengambil langsung […]

  • StartmeupHK Festival 2023 tawarkan kesempatan untuk menyelami komunitas startup berpengaruh di Hong Kong melalui ekstravaganza inovasi

    StartmeupHK Festival 2023 tawarkan kesempatan untuk menyelami komunitas startup berpengaruh di Hong Kong melalui ekstravaganza inovasi

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 731
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, HONG KONG SAR – Media OutReach – Festival tahunan StartmeupHK kembali diadakan di Hong Kong pada tanggal 8-17 November menyusul kesuksesan besar dalam beberapa tahun terakhir. Dikurasi oleh Invest Hong Kong (InvestHK) dan dipandu dengan tema A Future Unlimited, StartmeupHK Festival 2023 akan mengeksplorasi topik terkini seputar web3, healthtech, proptech, greentech, GameFi, […]

  • Bikin Nasi Nambah Saat Makan Siang! Ikan Peda Kuah Cabe Hijau dengan Tomat dan Petai

    Bikin Nasi Nambah Saat Makan Siang! Ikan Peda Kuah Cabe Hijau dengan Tomat dan Petai

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ikan peda kuah cabe hijau dengan tomat dan petai bisa menjadi pilihan lauk rumahan yang sederhana tetapi punya rasa yang kuat. Gurih asin ikan peda berpadu dengan pedas segar cabai hijau, rasa asam dari tomat, dan aroma khas petai, menghasilkan kuah yang cocok disantap bersama nasi putih hangat saat makan siang. Tidak perlu […]

  • Peran Rumah Tahfidz Efektif  Entaskan Buta Aksara Al-Qur’an

    Peran Rumah Tahfidz Efektif Entaskan Buta Aksara Al-Qur’an

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 769
    • 0Komentar

    ENTASKAN   buta aksara Al-Qur’an dikalangan masyarakat Sumsel melalui progam satu desa satu rumah tahfidz diyakini upaya tersebut akan segera terwujud. Setidaknya tercatat dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun program ini diluncurkan sudah tercatat 3.500 rumah tahfidz didirikan tersebar di tingkat desa/kelurahan dalam 17 Kabupatem/kota di Sumsel. “Program rumah tahfidz Al-Qur’an terus dilakukan. Targetnya 3.500 […]

  • Gubernur Sumsel Ingin Tanjung Senai Disulap Destinasi Wisata

    Gubernur Sumsel Ingin Tanjung Senai Disulap Destinasi Wisata

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.095
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Ogan Ilir – Saat melakukan kunjungan ke Kabupaten OKI dan Kabupaten OKU Timur, Gubernur Sumsel Herman Deru menyempatkan mampir sejenak di Jembatan Tanjung Senai Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (7/3/2019). Potensi alam yang ada di Tanjung Senai membuatnya optimis kawasan ini bisa disulap menjadi objek wisata baru yang menjanjikan. Ia berencana di kawasan ini nantinya […]

expand_less
WordPress Archive Pepe – Building & Construction Business Services Elementor Template Kit Pepeka – WooCommerce Theme Perbra - Car Auto Care & Detailing Elementor Template Kit Perez – Personal Portfolio WordPress Theme Perfect WooCommerce Brands Perfetto – Premium Real Estate WordPress Theme Perfex CRM Chat Perfex CRM Chat & Tickets App for Support Board Perfmatters WordPress Plugin Performance YouTube Player Block for WordPress (Gutenberg)