Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Sampahmu Menentukan Nasib Kotamu……

Sampahmu Menentukan Nasib Kotamu……

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 731
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADIPURA itu, ibarat foto prewedding kota bersih, rapi, dan penuh senyum di taman, akan tetapi  jangan tanya belakang pasar, bisa jadi aromanya bikin bunga layu sebelum mekar. Sekarang? Adipura sudah ganti baju, pakai jas kebijakan, dasi sistemik, dan sepatu teknologi. Kalau dulu cukup bersihkan daun kering dan cat ulang trotoar, sekarang Adipura meminta kita membersihkan cara pikir.

Adipura baru ini bukan hadiah ulang tahun buat kota yang kelihatan kinclong di pusat, tapi lupa ada gunung sampah setinggi rumah di pinggiran. Ia bukan lagi lomba ‘kota paling wangi pas inspeksi’, melainkan cermin besar siapa yang serius buang sampah pada tempatnya dan siapa yang cuma buang anggaran tapi hasilnya nihil.

“Kota yang abai soal lingkungan, itu seperti orang kaya yang malas mandi mungkin punya semuanya, tapi tetap bau”- (Petuah ngawur tapi ngena dari Mbah Modin Kampung Hijau)

Kementerian Lingkungan Hidup dan BPLH kini mengatur ulang peta jalan Adipura. Bukan lagi soal taman dicat atau jalan disapu pas pagi doang. Tapi bagaimana sistem persampahan dikendalikan dengan cerdas, manusiawi, dan berdampak.

Komposisi penilaiannya pun sudah kayak resep rendang Padang yang serius 50% soal sistem pengelolaan sampah & kebersihan, 20% soal anggaran dan kebijakan daerah, 30% dari kesiapan SDM dan infrastruktur.

Jadi, kalau kota masih buang sampah sembarangan, lalu berharap dapat Adipura, itu seperti pengantin datang ke pelaminan pakai celana kolor—nggak niat tapi pengin dipuji.

Mari kita bicara soal 343 TPA yang masih pakai metode open dumping, itu lho, buang sampah ngasal di lapangan terbuka lalu dibiarkan begitu saja, seperti mantan yang sudah jelas bikin luka tapi masih dipeluk tiap malam.

Dalam skema Adipura sekarang, kota dengan sistem begini langsung dicoret dari daftar penghargaan. Ini bukan sekadar hukuman, tapi pelajaran, jika kita ingin maju, kita harus berani menutup bab usang dan membuka halaman baru bernama sanitary landfill. Lengkap dengan pengelolaan gas metan dan lindi, tentu. Jangan cuma bisa ‘lindi-lindi’ menolak tanggung jawab!.

Ada tiga kunci sukses Adipura baru kurangi sampah dari sumbernya. Ini bukan soal plastiknya disulap, tapi mindset warganya diubah.
“Barang siapa membuang sampah pada tempatnya, niscaya rezekinya tidak nyasar ke tempat tetangga,”- (Hadis lokal kampung kreatif).

Perkuat peran masyarakat, seperti  di Jepang, warga sudah terbiasa memilah 7 jenis sampah tiap pagi. Di kita? Masih ada yang nyampur popok bayi dengan sisa rendang seminggu lalu. Di Tokyo, jika salah buang sampah bisa kena tegur sopan. Di sini, yang salah malah bawa kardus alasan, bukan tanggung jawab.

Anggaran dan SDM, kalau masih menganggap petugas kebersihan sebagai pelengkap penderita, jangan mimpi dapat Adipura. Di Swedia, pengelolaan sampah jadi sumber energi, jadi lapangan kerja. Di kita? Sampah masih jadi bahan meme, bukan solusi energi.

“The greatest threat to our planet is the belief that someone else will save it”- Robert Swan, penjelajah kutub dan pegiat lingkungan

Artinya, kalau kita nungguin pemerintah doang sambil ngopi-ngopi sambil ngeluh soal bau sampah, ya jelas bau itu nggak bakal ilang. Kita semua harus turun tangan. Mulai dari tangan sendiri, bukan nunjuk tangan orang.

Adipura bukan piala buat dipajang waktu ada tamu dari provinsi. Tapi simbol bahwa kota ini punya otak, hati, dan tangan yang bekerja sama menjaga bumi. Kalau cuma bersih di pusat kota tapi pinggiran bau amonia, itu sama aja seperti mandi cuma di ketiak doang.

Maka, mari kita sambut Adipura baru dengan semangat baru membangun kota bukan cuma dengan semen dan cat, tapi dengan kesadaran dan komitmen. Biar nanti generasi cucu kita bisa main layangan tanpa takut kena plastik bekas pecel lele. “Karena masa depan bukan tempat buang sampah dari hari ini”.

Kalau ada yang tanya “Kota kita dapat Adipura gak, Pak?”
Jawab saja “Tergantung… apakah kita semua sudah berani buang ego ke tempatnya?”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Niatnya Ingin Pembangunan di Sumsel Merata, Kata Gubernur, Apa Tanggapan Bupati Lahat ?

    Niatnya Ingin Pembangunan di Sumsel Merata, Kata Gubernur, Apa Tanggapan Bupati Lahat ?

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 818
    • 0Komentar

    PEMBANGUNAN merata di seluruh kawasan Sumsel memang menjadi misi Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Termasuk juga mendorong pembangunan dan pengembangan infrastruktur seperti jalan dan jembatan di Kabupaten Empat Lawang. Hal itu terungkap saat Herman Deru menerima langsung kunjungan Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad dan Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana di ruang tamu Gubernur […]

  • BP2SS Resmi Gugat Hasil Pemilukada OKU

    BP2SS Resmi Gugat Hasil Pemilukada OKU

    • calendar_month Jumat, 18 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.913
    • 0Komentar

    BARISAN Pemantau Pemilu Sumatera Selatan (BP2SS) Koordinator Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengajukan gugatan perselisihan hasil pemilihan bupati Oku ke Mahkamah Konstitusi (MK) mewakili kolom kosong, Pengajuan permohonan tersebut tertuang dalam akta pengajuan permohonan dengan nomor 8/PAN.MK/AP3/12/2020 BP2SS menduga banyak terjadinya kecurangan yang bersifat terstruktur,  sistematis dan masif (TSM) di pilkada Oku 09 Desember 2020 […]

  • IKAPTK Bersama Sekda Muba Gelar Halal Bi Halal

    IKAPTK Bersama Sekda Muba Gelar Halal Bi Halal

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 766
    • 0Komentar

    SEBAGAI  abdi negara wajib terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah dan pengabdian untuk kepentingan masyarakat, hal ini pula yang selalu dipegang teguh oleh seluruh anggota (Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan) khususnya IKAPTK di Musi Banyuasin. Dalam kesempatan menggelar halal bi halal IKAPTK Muba bersama Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi, berkomitmen akan […]

  • Ditengah Wabah COVID-19, Muba Luncurkan Gerakan Berbagi Kebahagiaan Ramadhan Peduli

    Ditengah Wabah COVID-19, Muba Luncurkan Gerakan Berbagi Kebahagiaan Ramadhan Peduli

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 617
    • 0Komentar

    MESKIPUN dibatasi oleh pandemi Covid-19 atau virus Corona, tidak menyurutkan niat dan Kepedulian Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin bersama Jajaran Pemkab Musi Banyuasin untuk berbagi kebahagiaan iftar kepada masyarakat Musi Banyuasin. Di bulan yang penuh berkah ini, Bupati Dodi juga mengajak ASN dan masyarakat di wilayah Kabupaten Muba untuk saling berbagi. […]

  • Mengingatkan Kembali Peristiwa 93 Tahun Lalu, Sumpah Pemuda Ajak Pemudan Bersatu, Bangkit & Tumbuh

    Mengingatkan Kembali Peristiwa 93 Tahun Lalu, Sumpah Pemuda Ajak Pemudan Bersatu, Bangkit & Tumbuh

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 956
    • 0Komentar

    BUPATI Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE mengajak seluru pemuda untuk bersatu, bangkit dan tumbuh bersama dalam menghadapi tantangan kedepan. “Bukan karena budaya yang sama, melainkan tekad yang sama. Suku, bahasa, warna kulit, bahkan agama yang berbeda bukan halangan untuk bersatu, bangkit dan tumbuh,” sebut Iskandar dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Sumpah […]

  • Ditargetkan 2 Pekan Ke Depan, Jembatan di Jalan Musi Raya Rampung

    Ditargetkan 2 Pekan Ke Depan, Jembatan di Jalan Musi Raya Rampung

    • calendar_month Minggu, 17 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.085
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palemban melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Kota Palembang menargetkan dua pekan ke depan jembatan di Jalan Musi Raya sebagai penghubung Brigjen Hasan Kasim selesai pengerjaannya. Kepala Dinas PU PR Kota Palembang Ahmad Bastari Yusak mengatakan, pihaknya akan melakukan pengerjaan siang dan malam guna percepatan pembangunan jembatan yang amblas tersebut. […]

expand_less
WordPress Archive Pepe – Building & Construction Business Services Elementor Template Kit Pepeka – WooCommerce Theme Perbra - Car Auto Care & Detailing Elementor Template Kit Perez – Personal Portfolio WordPress Theme Perfect WooCommerce Brands Perfetto – Premium Real Estate WordPress Theme Perfex CRM Chat Perfex CRM Chat & Tickets App for Support Board Perfmatters WordPress Plugin Performance YouTube Player Block for WordPress (Gutenberg)