Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » “Apakah Meritokrasi ASN di Sumsel Sudah Profesional & Objektif?”

“Apakah Meritokrasi ASN di Sumsel Sudah Profesional & Objektif?”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 1.137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU dulu karier ASN kadang seperti ikut undian lotre politik, siapa yang sering ngopi bareng bos atau rajin membantu pejabat, ya dia yang “beruntung”. Skill dan prestasi?, kadang cuma bonus, ibarat pepatah “Yang menanam benih kebaikan, yang menuai hasil bukan yang menjilat kaki orang”.

Untungnya, kini ada BKN dengan manajemen talenta, sistem yang memberi jalur karier jelas, obyektif, berbasis kompetensi. Bayangkan ASN seperti naik ojek online tanpa GPS. kadang sampai tujuan, kadang nyasar, kadang malah diturunkan di tempat yang salah. Manajemen talenta ini seperti GPS digital karier, menunjukkan arah yang benar dan memastikan ASN yang tepat berada di posisi strategis.

Gubernur Herman Deru bangga Sumsel menjadi pelopor meritokrasi ASN dan menerima penghargaan Mitra Strategis BKN RI, tapi jangan sampai kebanggaan itu seperti “medali cantik di etalase toko”, bagus dilihat, tapi kenyataan di lapangan ASN masih harus bersaing dengan politik internal dan kedekatan pribadi.

Ibarat pepatah “Pohon boleh tinggi, tapi buahnya belum tentu manis”, pernyataan Pemda terdengar heroik, tapi praktik di lapangan kadang masih harus “menyapa bos dulu baru naik jabatan”.

Dalam acara Pembangunan Meritokrasi Instansi Daerah se-wilayah kerja Kantor Regional VII BKN di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Rabu (10/9/2025) diselenggarakan BKN RI sebagai upaya membangun sistem manajemen ASN yang lebih profesional, Kepala BKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan “Manajemen talenta membangun karier ASN seobyektif mungkin, pengisian jabatan tidak lagi sekadar memindahkan atau mengangkat pegawai”.

Artinya, ASN yang kompeten dan punya prestasi nyata akan diakui, bukan yang jago main kode politik atau dekat dengan pejabat. Digitalisasi jadi senjata utama data analytics memetakan potensi dan pengalaman ASN, sehingga instansi tahu siapa yang siap ditempatkan di posisi kritis.

Tapi jangan salah, sistem sehebat apapun hanya efektif bila budaya kerja Pemda mendukung, kalau budaya lama masih bertahan “yang penting kenal bos dulu” atau “yang paling rajin menemani rapat politik”, ya….. percuma data canggih.

Ibarat pepatah “Besi yang keras tanpa panduan tukang tetap sulit dibentuk”, ASN harus dibiasakan bekerja profesional, disiplin, dan transparan, budaya baru ini memang tidak mudah, tapi wajib demi birokrasi yang sehat.

Manajemen talenta juga menjawab tantangan klasik kekurangan ASN di daerah pemekaran, tanpa orang yang tepat, pelayanan publik tersendat seperti motor mogok di tanjakan.

Dengan pemetaan berbasis kompetensi, posisi-posisi kritis bisa cepat diisi, sehingga masyarakat tetap menerima pelayanan optimal. Sistem ini tidak hanya mempermudah karier ASN, tapi juga memberi dampak nyata bagi rakyat.

Lucunya, sistem baru ini bikin “ngakak kecil” karena drama internal berkurang drastis,  tidak ada lagi tarik-menarik politik kecil yang biasanya bikin pusing. Semua transparan dan berbasis data. Pepatah modernnya “Data tak pernah bohong, manusia kadang bohong pada data”, kocak tapi benar…he..he..

Bumbu rahasia

Namun, mari kita lihat angka dan penghargaan itu,  Sumsel mendapat Indeks Meritokrasi 281, bagus, tapi jangan keburu bangga, angka dan stiker cantik itu belum tentu menjamin jabatan diberikan karena prestasi dan profesionalisme, bisa jadi sistemnya masih bias, jika budaya kerja lama belum berubah. Meski gubernur bilang ASN berkembang objektif, kenyataannya ASN kadang masih harus “main kode” atau dekat dengan pejabat agar cepat naik jabatan.

Oleh sebab itu, digitalisasi menjadi bumbu rahasia reformasi birokrasi, analisis data memetakan kompetensi, pengalaman, dan potensi ASN, sehingga instansi tahu siapa yang siap di posisi kritis, namun  semua ini hanya berjalan kalau budaya kerja mendukung, disiplin, terbuka, profesional. Tanpa itu, manajemen talenta hanyalah “peta indah yang digantung di dinding, tapi tidak dipakai”.

Gubernur Herman Deru patut bangga, tapi tetap harus waspada, inovasi ini harus diikuti pengawasan dan budaya profesional yang kuat. Penghargaan dan indeks hanyalah alat ukur, prestasi dan profesionalisme ASN tetap harus diuji nyata di lapangan, bukan sekadar angka di kertas.

Kalau diibaratkan masakan, manajemen talenta ini seperti bumbu rahasia yang mengubah sayur hambar menjadi hidangan lezat, ASN punya peluang adil untuk bersinar, instansi lebih sehat, dan masyarakat puas akan pelayanan publik. Moralnya jelas “Jalan lurus tetap membawa kita ke tujuan, meski jalan berliku”

Selain itu, sistem ini memberi saran terselubung bagi Pemda, jangan biarkan jabatan hanya dipengaruhi politik atau kedekatan pribadi. Budaya profesional harus ditanamkan, agar ASN kompeten, instansi solid, dan publik puas, serta bangga dengan penghargaan saja tidak cukup kalau praktik masih jauh dari meritokrasi sejati.

Manajemen talenta BKN bukan sekadar program, tapi filosofi ASN modern, obyektif, berbasis kompetensi, transparan, dan didukung budaya kerja sehat.

ASN kompeten, instansi solid, publik puas itulah visi reformasi birokrasi yang bikin semua tersenyum, sambil memberi pelajaran budaya kerja yang salah bisa merusak sistem terbaik sekalipun.

Oleh karena itu, dengan langkah ini, Sumsel tidak hanya memodernisasi birokrasi, tapi juga menanamkan budaya kerja profesional, mendorong karier ASN berbasis kompetensi, dan memastikan jabatan tidak lagi jadi ajang politik kecil-kecilan.

Dan pada akhirnya, reformasi ASN bukan cuma soal penghargaan cantik di etalase atau angka Indeks Meritokrasi yang bikin bangga di rapat. Ini soal budaya kerja, integritas, dan keberanian berinovasi.

Kalau Pemda benar-benar menanamkan prinsip meritokrasi, ASN nggak perlu lagi “main kode rahasia” atau ikut lomba senyum sama bos untuk naik jabatan. Mereka bisa fokus kerja, tunjukin skill, dan, ya…, sambil sesekali ngakak kecil melihat drama politik internal yang dulu bikin kepala pusing.

Sumsel punya peluang jadi contoh provinsi lain birokrasi profesional, transparan, berbasis kompetensi, tapi tetap bisa bikin semua tersenyum karena ASN-nya kerja serius tapi nggak kehilangan sense of humor.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Kali Raih WTP, Menag Minta BPK Terus Awasi Kemenag

    Lima Kali Raih WTP, Menag Minta BPK Terus Awasi Kemenag

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 947
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Agama meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA) 2020. Predikat ini disampaikan Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bahrullah Akbar usai menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) kepada, di Auditorium BPK, Jakarta. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersyukur atas capaian predikat WTP untuk kelima kalinya ini. Ia pun meminta […]

  • Biar Seniman Lokal Bisa Berkarya, Sumsel Bakal Bangun Kembali Taman Budaya  

    Biar Seniman Lokal Bisa Berkarya, Sumsel Bakal Bangun Kembali Taman Budaya  

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.147
    • 0Komentar

    “Jadi bukan hanya dalam kegiatan acara satu hari saja kemudian selesai, namun harus berkelanjutan. Nah ini salah satu hikmah dari Asian Games di Sumsel,”

  • SFC Jinakan Persib 3-1 di Kandang

    SFC Jinakan Persib 3-1 di Kandang

    • calendar_month Minggu, 1 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    Kiper nomor satu Maung Bandung tersebut dapat mematahkan tendangan dari sejumlah pemain depan tuan rumah.

  • Reelables Meluncurkan Label Pengiriman Seluler 5G Pertama yang Dapat Dicetak untuk Melacak Miliaran Pengiriman yang Dilakukan di Seluruh Dunia Setiap Tahun

    Reelables Meluncurkan Label Pengiriman Seluler 5G Pertama yang Dapat Dicetak untuk Melacak Miliaran Pengiriman yang Dilakukan di Seluruh Dunia Setiap Tahun

    • calendar_month Rabu, 6 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.331
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, LONDON, 05 Desember 2023 (GLOBE NEWSWIRE) — Reelables hari ini mengumumkan peluncuran Label Cerdas 5G barunya, satu-satunya solusi label 5G yang dapat dicetak di dunia bagi penyedia logistik, perusahaan ekspedisi kargo, dan pengecer untuk melacak pengiriman pada tingkat per satuan saat mereka bergerak melalui rantai pasokan. Untuk pertama kalinya, label itu sendiri berfungsi sebagai […]

  • EDUKASI KELAUTAN: Dari Jangkrik ke Jaringan – Sekolah Hybrid ala Nelayan & Kampus Mini di Pinggir Pantai

    EDUKASI KELAUTAN: Dari Jangkrik ke Jaringan – Sekolah Hybrid ala Nelayan & Kampus Mini di Pinggir Pantai

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 821
    • 0Komentar

    BICARA pendidikan nelayan, banyak orang langsung membayangkan bapak-bapak pakai caping duduk di tepi perahu sambil belajar menghitung ikan pakai sempoa. Padahal zaman sekarang, nelayan juga butuh upgrade ilmu, minimal tahu cara pakai aplikasi e-learning, walau sinyal di kampung kadang lebih malu-malu daripada gebetan di masa SMA. Nah, di sinilah konsep hybrid learning nelayan dan community […]

  • Ditangkap di Jakarta Pusat, Bareskrim Polri Ringkus Buronan Kasus Penipuan Rp 233 Milyar

    Ditangkap di Jakarta Pusat, Bareskrim Polri Ringkus Buronan Kasus Penipuan Rp 233 Milyar

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 804
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) menangkap buronan kasus dugaan penipuan terhadap dua perusahaan konstruksi nasional senilai Rp233 miliar. “Ya betul, yang bersangkutan merupakan buronan” terang Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.SI., di Jakarta, Kemaren. Tersangka kasus penipuan itu ditangkap penyidik Dit Tipidum Bareskrim pada Selasa 5 Oktober 2021 sekira […]

expand_less
WordPress Archive WP Rich Snippets Locations WP Rich Snippets Ranking Table WP Rich Snippets Software Specs WP Rich Snippets WooCommerce Reviews WP Rocket GPL Wordpress Plugin WP Schema Pro Plugin WP Setup Wizard WP Sheet Editor Pro (Premium) WP Simple Pay Pro WP Smart Recruit – Jobs Plugin for WordPress