Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » “Kerja ke Luar Negeri Itu Bukan Jalan Ninja, Kenapa Banyak Lupa Syarat Wajibnya?”

“Kerja ke Luar Negeri Itu Bukan Jalan Ninja, Kenapa Banyak Lupa Syarat Wajibnya?”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 2.424
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERNAH nggak dengar cerita orang yang berangkat kerja ke luar negeri pakai ‘jalur ninja’ alias jalur cepat yang katanya tanpa ribet? Biasanya mereka digoda iming-iming, ‘Sudah, ikut saja saya… nggak perlu urus-urus syarat. Tinggal berangkat’

Nah, pola begini sama persis kayak orang yang percaya bisa sampai Jakarta lewat ‘jalan tikus’, padahal mau menuju kota besar itu ya jelas lebih aman lewat jalan tol, lebih terang, lebih pasti, walau sedikit lebih panjang prosesnya.

Di Musi Banyuasin, tren ‘jalur ninja’ inilah yang bikin Dinasnakertrans Muba gatal pengen bersuara. Kepala Dinasnakertrans, Herryandi Sinulingga, AP, sampai mengingatkan dengan nada setengah serius setengah sayang ke warganya.

“Bekerja ke luar negeri itu harus lewat mekanisme resmi. Regulasi ini bukan untuk mempersulit, tapi memastikan warga Muba berangkat secara legal, aman, dan bermartabat. Kami ingatkan supaya menghindari jalur non-prosedural karena risikonya besar, termasuk perdagangan orang,” tegas Herryandi.

Saya sempet bertanya di dalam hati.. mungkin Pak Herryandi sudah terlalu sering menerima laporan, hehehe!.

Pasalnya ada yang berangkat diam-diam, ada pula yang pas sampai negara tujuan malah bingung karena nggak punya kontrak kerja.

Bahkan, mirisnya ada yang kerja tak sesuai janji. Ibaratnya mirip beli bakso di pinggir jalan, di foto keliatan jumbo, pas disuguhkan, waduh.. isinya cuma angin.

Oleh karena itu,  pemerintah daerah sekarang lagi garang-garangnya mengedukasi.

Mereka bilang proses resmi itu cepat, mudah, dan gratis. Tapi, ya… namanya manusia, kata ‘gratis’ sering kalah pamor dari ‘cepat tanpa aturan’. Padahal sebenarnya yang resmi itu jauh lebih aman dan disiapkan untuk melindungi.

Coba kita merunut proses resmi Calon PMI versi Muba.

Ada KTP dan KK, paspor, surat nikah atau surat keterangan belum menikah, surat izin keluarga, sampai perjanjian penempatan. Ini bukan ribet, itulah fondasinya. Tanpa fondasi itu, kok berani bangun rumah? Mau roboh?

Belum lagi pemeriksaan kesehatan dan psikologi. Ini sangat penting, supaya yang berangkat benar-benar siap, bukan cuma kuat jempol tapi ngos-ngosan kalau naik tangga gedung tujuh lantai.

Belum cukup? Ada perjanjian kerja yang bakal diverifikasi Atase Ketenagakerjaan dan kewajiban ikut BPJS Ketenagakerjaan. Nah, yang terakhir ini sering disepelekan, padahal di negara orang itu, namun kita butuh jaminan lebih kokoh lagi bukan cuma ‘kata agen’.

“Kami ingin masyarakat berangkat sebagai PMI yang profesional. Kalau ada tawaran mencurigakan atau terlalu indah untuk jadi kenyataan, segera hubungi kami’ pesan Herryandi lagi tegas.

Sampai sini, sebenarnya yang resmi sudah jelas-jelas lebih aman. Tapi namanya hidup, kadang orang tetap tergoda shortcut. Makanya di tulisan ini, saya mau nyentil sedikit, biar pembaca sadar kalau jalur resmi itu jangan dibikin elergi.

Dorong PMI

Contoh dari daerah lain, misalnya ada kabupaten yang membuat job center khusus, ada kota yang membuka helpdesk 24 jam, semuanya itu untuk mendorong calon PMI patuh aturan.

Artinya apa? Pemerintah daerah sudah siap membantu, tinggal masyarakatnya mau memanfaatkannya atau tidak.

Saya pernah bertemu seorang mantan PMI dari daerah tetangga, ceritanya begini. “Aku dulu berangkat non-prosedural mas.., katanya sampai disana langsung dapat kerja. Eh begitu, pas mendarat… walah!! malah disuruh nunggu di gudang kayak barang kiriman!”

Kasus itu merupakan pelajaran mahal, karena Muba sekarang ngotot mengedukasi lewat layanan cepat, efektif, profesional, akuntabel, transparan, dan ini yang paling disuka, apalagi  gratisan.

Makanya ada caranya, tinggal hubungi petugas,  Thomas, Emilia, atau Eva, mereka itu bukan calo, bukan juga agen ‘jalur ninja’, tapi melainkan petugas resmi yang siap menjawab pertanyaan tanpa modus tambahan.

Akhirnya, kalau hari ini ada yang tanya. “Bikcik, kerja ke luar negeri itu biso dak peke syarat resmi? biar cepet?”

Jawabannya, biso bae… tapi..ado tapinyo ponaan, hehe itu samo Bae cak naek ojek tanpa rem, biso jalan, tapi kito dak tahu lagik, kapan harus loncat.

Pasalnya bekerja jadi PMI itu bukan sekadar berangkat.

Namun perjalanan hidup itu, butuh persiapan, misalnya dokumen uang jelas, perlindungan hukum yang kuat, dan proses yang terang.

Bak pepatah bilang “Jalan tikus memang cepat terlihat, tapi jalan tol lah yang membuatmu selamat sampai tujuan”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indah &Eka Sukses Jalani Operasi Jantung di RSUD Sekayu, Ini Komentar Bupati Muba

    Indah &Eka Sukses Jalani Operasi Jantung di RSUD Sekayu, Ini Komentar Bupati Muba

    • calendar_month Minggu, 31 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 940
    • 0Komentar

    DUA pasien penderita penyakit lubang jantung bawaan dan MR Severe selesai jalani operasi di pusat rujukan jantung  di RSUD Sekayu, Musi Banyuasin, Sabtu, (30/1/2021).MR severe dikenal sebagai kelainan mitral regurgitasi berupa kebocoran pada katup mitral dan mitral stenosis (MS) berupa penyempitan katup mitral.  Secara berangkai operasi dimulai sejak pukul 10.00 wib sampai pukul 16.00 dengan […]

  • Makanan Jemaah Haji Indonesia Dimasak Koki Asal Tanah Air

    Makanan Jemaah Haji Indonesia Dimasak Koki Asal Tanah Air

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.027
    • 0Komentar

    MENYEDIAKAN makanan dengan cita rasa nusantara bagi jemaah haji Indonesia menjadi salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian Agama. Langkah yang dilakukan adalah memastikan konsumsi jemaah dimasak oleh chef asal Tanah Air sehingga menu yang disajikan khas Nusantara. Salah satu chef tersebut adalah Muhammad Efendi (29). Pria asal Lombok Tengah NTB ini bertugas meracik citarasa […]

  • Agar Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Terpacu, BSB Diminta Lebih Jeli Lagi

    Agar Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Terpacu, BSB Diminta Lebih Jeli Lagi

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 852
    • 0Komentar

    SELAIN diminta untuk memperbaiki kinerja yang lebih baik lagi, Bank Sumbagsel ini juga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi kedepan. Demikian dikatakan Gubernur Herman Deru saat Welcome Dinner dalam rangka Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung yang berlangsung di Gedung Mahliai Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Minggu […]

  • Dihari Konsumen,  Tingkatkan Pemahaman Masalah Kewajiban

    Dihari Konsumen, Tingkatkan Pemahaman Masalah Kewajiban

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 688
    • 0Komentar

    MOMENTUM Peringatan Hari Konsumen Nasional 2021, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengajak, seluruh masyarakat dapat meningkatkan pemahaman yang berkaitan dengan hak dan kewajiban sebagai konsumen. “Momentum peningkatan pemahaman hak dan kewajiban konsumen,” ujar Wapres Ma’ruf Amin melalui tayangan virtual Akun YouTube Sekretariat Wakil Presiden pada Selasa (20/4/2021). Konsumen harus mengerti mendapatkan hak produk yang halal […]

  • Menengok Dari Dekat Kapal Agustine Phinisi di Kepalauan Seribu

    Menengok Dari Dekat Kapal Agustine Phinisi di Kepalauan Seribu

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.823
    • 0Komentar

    KEMENRTRIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berharap kapal Agustine Phinisi yang baru di launching pada Selasa (23/3/2021), di Putri Duyung Ancol, dapat menjadi daya tarik wisata baru di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Hal tersebut dikemukakan oleh Deputi Bidang Produk Wisata Dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf Rizky Handayani, pada saat menghadiri acara […]

  • Rahasia Malbi Palembang Bi Cik Mona, Empuk & Bikin Nagih!

    Rahasia Malbi Palembang Bi Cik Mona, Empuk & Bikin Nagih!

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    CARI resep Malbi Palembang asli? Bu Cik Mona punya rahasia daging empuk, bumbu gurih, dan tips seru yang bikin semua orang ketagihan. Kalau bicara kuliner Palembang, semua orang pasti langsung terbayang pempek. Tapi ada satu hidangan yang tak kalah legendaris Malbi Palembang ala Bi Cik Mona, daging sapi empuk, bumbu manis gurih, aromanya bikin lidah […]

expand_less
WordPress Archive Jetsloth – Gravity Forms Color Picker Jetsloth – Gravity Forms Image Choices Gravity Forms Tooltips JetSmartFilters For Elementor JetStyleManager for Elementor JetTabs For Elementor JetThemeCore For Elementor JetTricks For Elementor JetWooBuilder For Elementor Jevape – Vape Store Elementor Template Kit