Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » “Impor Kayu, Jangan Sampai Hutan Kita Jadi ‘Salon Cukur’ Dunia!”

“Impor Kayu, Jangan Sampai Hutan Kita Jadi ‘Salon Cukur’ Dunia!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
  • visibility 788
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KATANYA, hutan adalah paru-paru dunia, tapi kalau setiap hari disuruh ekspor oksigen dan impor kayu terus, lama-lama bisa jadi paru-paru bolong!. Jangan-jangan nanti hutan Indonesia bukan lagi tempat bernaung burung rangkong dan orangutan, tapi cuma jadi showroom belaka dipajang, difoto, lalu ditebang diam-diam sambil nyanyi lagu nostalgia “Kenangan Terindah…”.

Nah, kemarin itu Menteri Kehutanan, Bang Raja Juli Antoni yang gayanya kayak dosen filsafat tapi ngomongnya kayak lagi stand-up comedy menyatakan komitmennya mendukung deregulasi impor produk kehutanan. Katanya ini demi memudahkan investasi, membangun lapangan kerja, dan memberi kepastian hukum.

Tapi sabar dulu, Pak Menteri, deregulasi ini bahan baku lho, kayu log, kayu lapis, peti kayu. Bukan kayu bakar buat bakar jagung di pos ronda. Kita dukung niat baik itu. Tapi jangan sampai kebijakan ini malah bikin hutan dijadikan salon cukur oleh para cukong. Dikit-dikit dirapihin, ujung-ujungnya botak semua. Pepatah bilang “Karena nila setitik, rusaklah belantara seluas rimba”.

Kita paham, sebagian kayu impor itu penting. Industri mebel butuh bahan, tukang kayu butuh papan. Pengrajin butuh triplek, jangan-jangan nanti pengusaha sawmill lokal malah gigit papan, lantaran  kalah bersaing sama barang impor yang masuknya udah kayak tamu tak diundang, nggak perlu PI (Persetujuan Impor), tinggal cus!.

Analoginya gini, Masbro dan Mbakbro, punya kolam ikan lele di belakang rumah, terus karena alasan “efisiensi,” kita impor lele dari Vietnam. Lama-lama kolam sendiri kering, pemilik tambak jadi tukang ojek online. Nah, masa iya hutan kita dibiarkan bernasib kayak kolam lele itu?, pepatah lama di pedalaman mengatakan “Kayu yang baik tidak takut gergaji, tapi takut dilegalkan tanpa logika”.

Coba tengok ke Finlandia, di sana, pohon ditanam kayak orang ternak sapi, dipelihara, dihitung pertumbuhannya, dan ada waktu panennya. Hasilnya?,industri kehutanan mereka sehat, lingkungan tetap lestari, bahkan jadi ekspor unggulan.

Atau Jepang, negeri ini punya prinsip “menanam lebih dulu sebelum menebang”. Nggak ada ceritanya tebang dulu baru cari dalih. Di Indonesia?, kadang tanam alasan dulu, baru tebang hutan belakangan.

Kalau deregulasi ini nggak dikawal ketat, bisa jadi kita cuma jadi pasar doang. Hutan kita tinggal cerita, kayu malah datang dari negeri seberang. Lalu rakyat cuma bisa nonton mebel buatan Vietnam, kayu dari Brasil, sedangkan hutan kita dijadikan eco-tourism oleh investor luar, tapi tukang becaknya tetap orang lokal yang nariknya sambil ngeluh. “Dulu di sini hutan, sekarang perumahan…”

Kalau niatnya ingin investasi dan lapangan kerja, pastikan deregulasi ini gak jadi jebakan batman, legalitas kayu harus jelas. Jangan sampai semua kayu dianggap legal asal bisa dandan dan berdasi.”Kayu lapuk pun bisa berguna, asal tidak jadi tempat tikus bersarang”,kata pepatah.

Pak Menteri dan Pak Mendag, rakyat Indonesia bukan anti impor, tapi jangan karena ingin cepat, kita lupa hati-hati. Hutan kita bukan hanya kumpulan batang kayu, tapi rumah bagi berjuta makhluk hidup, termasuk manusia yang hidup dari hasil hutannya.

Deregulasi boleh, asal jangan dereguk-rasa. Jangan sampe rasa cinta kita pada hutan jadi pudar, karena lebih gampang impor ketimbang nanam. Ingat, anak cucu kita nggak bisa main petak umpet di pabrik plywood.

Jadi, kalau mau deregulasi, ayok kita pastikan hutan tetap lestari, ekonomi jalan, dan rakyat bahagia. Jangan sampai kita semua dikibuli oleh kayu. Karena kalau salah arah, nanti bukan hutan yang jadi investasi, tapi kita semua yang jadi korban deforestasi!

Hutan itu bukan cuma tempat jin buang anak, tapi tempat kita buang penat. Maka jagalah, sebelum tinggal catatan sejarah di buku SD.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspor Kopi Indonesia Tembus Inggris, Kemendag Ingin Nilainya Tak Berhenti di Green Bean

    Ekspor Kopi Indonesia Tembus Inggris, Kemendag Ingin Nilainya Tak Berhenti di Green Bean

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ekspor kopi Indonesia kembali merambah pasar Inggris. Java Halu Coffee mengirim 10 ton biji kopi mentah (green bean) senilai USD155 ribu atau sekitar Rp2,64 miliar. Pemerintah ingin ekspansi pasar tersebut tidak berhenti pada penjualan biji mentah, tetapi berlanjut ke produk kopi dengan nilai tambah lebih tinggi. Ekspor kopi tersebut dilepas Kementerian Perdagangan bersama […]

  • Tingkatkan Minat Baca, Najwa Shihab Berbagi Tips dengan Warga Muba

    Tingkatkan Minat Baca, Najwa Shihab Berbagi Tips dengan Warga Muba

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.258
    • 0Komentar

    UPAYA meningkatkan minat baca atau mengalakkan literasi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus digencarkan, hal ini pula mendapatkan sorotan banyak pihak, khususnya bagi Duta Baca Indonesia Najwa Shihab. Dalam kesempatan, hadir secara langsung pada cara Talkshow interaktif literasi digital bersama Duta Baca Indonesia, sekaligus launching majalah literasi arsip berjaya dan launching Aplikasi i-Muba di Opprom […]

  • Harnojoyo Dinobatkan Pembina Kampung Iklim Terbaik di Indonesia

    Harnojoyo Dinobatkan Pembina Kampung Iklim Terbaik di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 24 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Walikota Palembang H.Harnojoyo  memperoleh perhargaan tingkat Nasional. Ia dinobatkan  sebagai Pembina Kampung Iklim Terbaik di Indonesia dalam acara penghargaan Proklim dan Hari Aksi Pengendalian Perubahan Iklim dengan tema Aksi Nyata Satu Tujuan Di bawah 2 derajat , di Auditorium Manggala Wanabakti KLHK,  Jakarta, Rabu ( 25/10/2018). Penghargaan secara personal pembina kampung iklim terbaik […]

  • Silahkan Simak, Ini Tiga Program Strategis untuk Masyarakat Kurang Mampu saat Pandemi

    Silahkan Simak, Ini Tiga Program Strategis untuk Masyarakat Kurang Mampu saat Pandemi

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 747
    • 0Komentar

    SELURUH Instansi pemerintah harus memastikan masyakarat yang masuk kategori kurang mampu mendapat bantuan. Sehingga, masyarakat itu dapat bertahan dari dampak negatif wabah global COVID-19 yang sedang mengalami lonjakan. “Mencari lokasi marginal di setiap daerah memastikan ketersediaan makanan, khususnya beras untuk masyarakat yang betul-betul membutuhkan,” ujar Juru Bicara Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi melalui […]

  • Telkomsel Segera Operasikan Jaringan Telekomunikasi 5G, Kominfo Sudah Izinkan

    Telkomsel Segera Operasikan Jaringan Telekomunikasi 5G, Kominfo Sudah Izinkan

    • calendar_month Senin, 24 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan surat keterangan laik atau layak melakukan operasi komersial (commercial operating) jaringan telekomunikasi 5G bagi PT Telkomsel. Dengan begitu, perusahaan di atas menjadi perusahaan pertama yang menyelenggarakan akses telekomunikasi berkecepatan tinggi 5G di Indonesia. “PT Telkomsel dinyatakan laik dalam uji laik operasi komersial,” kata Menteri Kominfo Johnny Gerard Plate melalui […]

  • 4.500 Batang Bibit Pinang di Tanam di Lalan

    4.500 Batang Bibit Pinang di Tanam di Lalan

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 789
    • 0Komentar

    MESKIPUN Peringatan Hari Jadi Kabupaten Musi Banyuasin ke- 64 ini masih dilanda pandemi COVID-19, tapi tidak menyurutkan semangat pemerintah dan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin untuk merayakannya. Banyak cara bisa dilakukan walaupun tidak seperti perayaan biasanya, seperti halnya yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Sungai Lilin yang merayakan HUT Muba dengan melakukan penanaman Bibit Pinang Sebanyak 4.500 Batang, […]

expand_less
WordPress Archive Weldlfe – Wildlife WordPress Theme Wellcenter – Senior Care & Support WordPress Theme Wellco – Coaching & Speaker Elementor Template Kit Wellearn – Online Education Learning WordPress Theme Wellinor – Business Consulting WordPress Theme Wellness – Elementor Template Kit WellPress – Senior Care WordPress Theme WellPrinted - Print Service Elementor Template Kit Wellson – Senior Care and Medical WordPress Theme WellSpring | Aqua Filters & Drinking Water Delivery WordPress Theme