Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » “Impor Kayu, Jangan Sampai Hutan Kita Jadi ‘Salon Cukur’ Dunia!”

“Impor Kayu, Jangan Sampai Hutan Kita Jadi ‘Salon Cukur’ Dunia!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
  • visibility 781
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KATANYA, hutan adalah paru-paru dunia, tapi kalau setiap hari disuruh ekspor oksigen dan impor kayu terus, lama-lama bisa jadi paru-paru bolong!. Jangan-jangan nanti hutan Indonesia bukan lagi tempat bernaung burung rangkong dan orangutan, tapi cuma jadi showroom belaka dipajang, difoto, lalu ditebang diam-diam sambil nyanyi lagu nostalgia “Kenangan Terindah…”.

Nah, kemarin itu Menteri Kehutanan, Bang Raja Juli Antoni yang gayanya kayak dosen filsafat tapi ngomongnya kayak lagi stand-up comedy menyatakan komitmennya mendukung deregulasi impor produk kehutanan. Katanya ini demi memudahkan investasi, membangun lapangan kerja, dan memberi kepastian hukum.

Tapi sabar dulu, Pak Menteri, deregulasi ini bahan baku lho, kayu log, kayu lapis, peti kayu. Bukan kayu bakar buat bakar jagung di pos ronda. Kita dukung niat baik itu. Tapi jangan sampai kebijakan ini malah bikin hutan dijadikan salon cukur oleh para cukong. Dikit-dikit dirapihin, ujung-ujungnya botak semua. Pepatah bilang “Karena nila setitik, rusaklah belantara seluas rimba”.

Kita paham, sebagian kayu impor itu penting. Industri mebel butuh bahan, tukang kayu butuh papan. Pengrajin butuh triplek, jangan-jangan nanti pengusaha sawmill lokal malah gigit papan, lantaran  kalah bersaing sama barang impor yang masuknya udah kayak tamu tak diundang, nggak perlu PI (Persetujuan Impor), tinggal cus!.

Analoginya gini, Masbro dan Mbakbro, punya kolam ikan lele di belakang rumah, terus karena alasan “efisiensi,” kita impor lele dari Vietnam. Lama-lama kolam sendiri kering, pemilik tambak jadi tukang ojek online. Nah, masa iya hutan kita dibiarkan bernasib kayak kolam lele itu?, pepatah lama di pedalaman mengatakan “Kayu yang baik tidak takut gergaji, tapi takut dilegalkan tanpa logika”.

Coba tengok ke Finlandia, di sana, pohon ditanam kayak orang ternak sapi, dipelihara, dihitung pertumbuhannya, dan ada waktu panennya. Hasilnya?,industri kehutanan mereka sehat, lingkungan tetap lestari, bahkan jadi ekspor unggulan.

Atau Jepang, negeri ini punya prinsip “menanam lebih dulu sebelum menebang”. Nggak ada ceritanya tebang dulu baru cari dalih. Di Indonesia?, kadang tanam alasan dulu, baru tebang hutan belakangan.

Kalau deregulasi ini nggak dikawal ketat, bisa jadi kita cuma jadi pasar doang. Hutan kita tinggal cerita, kayu malah datang dari negeri seberang. Lalu rakyat cuma bisa nonton mebel buatan Vietnam, kayu dari Brasil, sedangkan hutan kita dijadikan eco-tourism oleh investor luar, tapi tukang becaknya tetap orang lokal yang nariknya sambil ngeluh. “Dulu di sini hutan, sekarang perumahan…”

Kalau niatnya ingin investasi dan lapangan kerja, pastikan deregulasi ini gak jadi jebakan batman, legalitas kayu harus jelas. Jangan sampai semua kayu dianggap legal asal bisa dandan dan berdasi.”Kayu lapuk pun bisa berguna, asal tidak jadi tempat tikus bersarang”,kata pepatah.

Pak Menteri dan Pak Mendag, rakyat Indonesia bukan anti impor, tapi jangan karena ingin cepat, kita lupa hati-hati. Hutan kita bukan hanya kumpulan batang kayu, tapi rumah bagi berjuta makhluk hidup, termasuk manusia yang hidup dari hasil hutannya.

Deregulasi boleh, asal jangan dereguk-rasa. Jangan sampe rasa cinta kita pada hutan jadi pudar, karena lebih gampang impor ketimbang nanam. Ingat, anak cucu kita nggak bisa main petak umpet di pabrik plywood.

Jadi, kalau mau deregulasi, ayok kita pastikan hutan tetap lestari, ekonomi jalan, dan rakyat bahagia. Jangan sampai kita semua dikibuli oleh kayu. Karena kalau salah arah, nanti bukan hutan yang jadi investasi, tapi kita semua yang jadi korban deforestasi!

Hutan itu bukan cuma tempat jin buang anak, tapi tempat kita buang penat. Maka jagalah, sebelum tinggal catatan sejarah di buku SD.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ex Simbels Tantang PSAD Di Final Kajasdam Cup

    Ex Simbels Tantang PSAD Di Final Kajasdam Cup

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    GELARAN turnamen Kajasdam II Sriwijaya Cup telah memasuki fase puncak. Pada babak semifinal sore tadi kesebelasan Ex Simbels berhasil menembus partai final setelah skuad besutan pelatih Ujang itu berhasil menang 4-3 atas Prajen FC melalui drama adu penalti.   Bermain di Stadion Garuda KM 9 Palembang Ex Simbels yang dimotori Wingki dan kawan-kawan menampilkan permainan […]

  • Rangga, Cinta & Kolaborasi di Bandara, Film Indonesia Nggak Cuma Jago Kandang!

    Rangga, Cinta & Kolaborasi di Bandara, Film Indonesia Nggak Cuma Jago Kandang!

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 725
    • 0Komentar

    DULU,  Cinta cuma nanya, “Rangga, kamu ke mana aja?”. Hari ini, kita semua nanya “Film Indonesia, kamu kapan ke luar negeri?”. Yap, akhirnya harapan itu ada!, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, duduk bareng Miles Film  rumah produksi legendaris yang bikin kita semua percaya cinta bisa ditemukan di perpustakaan dan di SMA, dengan tujuan bukan […]

  • Festival Jajan di Museum Textile, Jual Bermacam Macam Bokoan Ramadan

    Festival Jajan di Museum Textile, Jual Bermacam Macam Bokoan Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 638
    • 0Komentar

    KALANGAN UMKM terus mendapat perhatian dari Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Selain memulihkan ekonomi, gubernur berharap UMKM Sumsel juga bisa naik kelas. Hal ini juga sesuai dengan harapan Indonesia Council of Small Business (ICSB) Provinsi Sumsel. Oleh karena itu Herman Deru sangat mendukung gelaran Festival Ramadhan Jajan Bukoan yang digelar Indonesia Council of Small Business […]

  • Arungi Lautan Kreativitas, Youth Interior Design Award 2025 & Semangat Generasi Muda

    Arungi Lautan Kreativitas, Youth Interior Design Award 2025 & Semangat Generasi Muda

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.226
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – “Ketika kita berada di persimpangan antara ide dan kenyataan, itulah saat-saat magis di mana kreativitas benar-benar teruji.” Pernyataan itu, bukan hanya menjadi semangat para peserta Youth Interior Design Award (Y.iD Award) 2025, tetapi juga menggambarkan inti dari ajang tersebut. Mengambil tempat di tengah riuhnya Megabuild Indonesia 2025, Jakarta Convention Center, Jakarta, kemarin. Acara […]

  • Masih Lama Lebaran, Posko THR Kemnaker Terima 776 Laporan, Kenapa Ya ?

    Masih Lama Lebaran, Posko THR Kemnaker Terima 776 Laporan, Kenapa Ya ?

    • calendar_month Minggu, 2 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.696
    • 0Komentar

    POSKO Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2021 Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, ada 776 laporan pembayaran THR selama kurun waktu 20 hingga 30 April 2021. Jumlah tersebut terbagi dari 484 konsultasi THR dan 292 pengaduan THR. Ada berbagai kategori sektor usaha yang masuk dalam laporan posko THR 2021 ini diantaranya adalah ritel, jasa keuangan dan perbankan, konstruksi, […]

  • Rapat Koordinasi bersama Kepala Sekretariat Presiden, Harnojoyo Bahas Mekanisme Distribusi Sembako

    Rapat Koordinasi bersama Kepala Sekretariat Presiden, Harnojoyo Bahas Mekanisme Distribusi Sembako

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    WALIKOTA Palembang H Harnojoyo, melalui rapat koordinasi penanganan Covid-19 yang membahas mekanisme pendistribusian sembako bantuan Presiden Republik Indonesia (RI) dan koordinasi teknis lainnya  menyampaikan bahwa akan ada bantuan sembako untuk masyarakat Palembang yang terdata di luar PKH dari Presiden Republik Indonesia. “Melalui rapat koordinasi bersama Kepala Sekretariat Presiden, beliau menyampaikan akan ada bantuan paket sembako […]

expand_less
WordPress Archive Weldlfe – Wildlife WordPress Theme Wellcenter – Senior Care & Support WordPress Theme Wellco – Coaching & Speaker Elementor Template Kit Wellearn – Online Education Learning WordPress Theme Wellinor – Business Consulting WordPress Theme Wellness – Elementor Template Kit WellPress – Senior Care WordPress Theme WellPrinted - Print Service Elementor Template Kit Wellson – Senior Care and Medical WordPress Theme WellSpring | Aqua Filters & Drinking Water Delivery WordPress Theme