Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Sebatang Tusuk Gigi yang Sering Diremehkan

Sebatang Tusuk Gigi yang Sering Diremehkan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
  • visibility 1.436
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Namaku tusuk gigi…
Aku kecil, kurus, langsing, mirip artis sinetron yang gagal makan sahur, tapi jangan salah, meski tubuhku sebatang kayu tipis, tugasku besar menyelamatkan harga dirimu dari daging kambing nyangkut dan daun singkong yang bandel.

Aku tidak pernah minta dipuja, tidak juga minta difoto lalu diunggah ke Instagram. Aku hanya duduk diam di pojok meja makan, kadang terselip di toples kecil, kadang tergeletak di plastik tipis. Aku jarang dipandang, apalagi disayang. Tapi begitu kau selesai pesta makan sate, akulah yang kau cari.

Pagi ini aku dibawa keluar dari plastik, diletakkan di meja warung. Aku hanya terbaring, memandangi lauk-pauk yang bikin ngiler gulai ayam, rendang, sambal hijau. Aku tahu, sebentar lagi tugas besar menantiku.

Lalu kau datang, dengan perut kosong dan semangat 45. Nasi Padang dua piring, kau lahap tanpa dosa. Sambal, daging, kuah gulai semuanya masuk. Aku hanya bisa menghela napas. “Nah, bentar lagi nih… pasti ada yang nyangkut”

Dan benar saja, ketika kau bercermin di sendok, tampaklah sejumput cabe hijau nongkrong di gigimu. Wajahmu panik, kau tengok kiri-kanan, kau butuh aku.

Dengan tangan penuh harap, kau raih tubuhku. Aku dimasukkan ke dalam mulutmu, ditusukkan ke sela gigi. Sakit sedikit, iya. Tapi aku rela karena itulah pekerjaanku menjadi pahlawan tanpa tanda jasa.

Banyak yang menganggapku sepele, dipakai sebentar, lalu dibuang ke tempat sampah, tidak ada ucapan terima kasih, tidak ada penghormatan. Tapi hei, bukankah pepatah bilang, “air setetes bisa memadamkan api kecil”?. Begitu pula aku meski hanya sebatang kayu, aku bisa menyelamatkan reputasi seseorang.

Aku mengajarkanmu satu hal jangan pernah meremehkan yang kecil, sebab kadang yang kecil justru jadi penentu. Ingatlah pepatah, “semut kecil pun bisa menggagalkan gajah yang sombong”

Jujur, aku sering tertawa melihat tingkah kalian, ada bapak-bapak yang kalau pakai aku, gayanya macam mafia. Duduk di kursi plastik, kaki disilang, lalu aku dimainkan di mulutnya sambil berkata, “Negara ini butuh pemimpin yang berwibawa.” Padahal, aku hanya sedang berjuang mengusir sisa pete di giginya.

Ada juga orang yang pakai aku bukan untuk gigi, tapi untuk main sulap. Mereka mematahkanku jadi dua, lalu pura-pura “abrakadabra.” Hey, aku bukan alat sulap, aku ini pekerja kebersihan gigi profesional!

Dan jangan lupakan anak-anak iseng yang menjadikanku miniatur tombak untuk melawan boneka. Sakit hati? Enggak juga. Aku sudah biasa diremehkan.

Kalau kau mau belajar, aku ini penuh filosofi, aku kecil tapi berarti, sama dengan hidupmu. Jangan minder kalau kau merasa kecil atau remeh. Kalau kau tahu kapan harus hadir, kau bisa jadi penyelamat banyak orang. Aku sekali pakai, hidup juga begitu waktu tak bisa diulang.

Sekali kesempatan lewat, kau tak bisa kembali. Jadi gunakanlah hidupmu dengan sebaik-baiknya. Aku ikhlas dibuang,
setelah menolong, aku tidak minta balas budi. Aku tahu tugasku selesai. Seharusnya manusia juga begitu menolong dengan ikhlas, bukan berharap pujian.

Kadang aku iri pada sendok, dia dipakai terus, dicuci, dipakai lagi, jadi bintang utama di meja makan, sedangkan aku?. Sekali pakai, langsung ke tong sampah.

Tapi suatu hari sendok bilang padaku “Bro, jangan sedih. Aku memang dipakai terus, tapi kalau aku tidak ada, orang masih bisa makan pakai tangan. Kau beda, kalau kau tidak ada, mereka bisa malu besar”

Aku terdiam, ternyata benar, aku bukan tentang kuantitas, tapi kualitas. Aku hadir di saat paling genting, itulah makna hidupku.

Wahai manusia, belajarlah dariku. Jadilah seperti tusuk gigi kecil tapi bermanfaat, sederhana tapi ikhlas. Tidak perlu banyak gaya, cukup hadir di waktu yang tepat.

Kalau dunia ini punya lebih banyak manusia tusuk gigi, orang-orang yang rela menolong tanpa pamrih, mungkin hidup akan lebih ringan. Tidak ada yang terlalu sombong, tidak ada pula yang merasa terlalu kecil, semua punya peran.

Aku memang hanya sebatang kayu tipis. Aku tidak berkilau seperti sendok perak, tidak gagah seperti pisau dapur. Tapi aku punya fungsi menyelamatkan senyummu.

Maka jangan remehkan aku, si tusuk gigi. Karena dalam hidup, sering kali yang menyelamatkanmu bukanlah yang besar dan hebat, melainkan yang kecil dan sederhana.

Jadi, kalau lain kali kau selesai makan sate, lalu mencari-cari aku, ingatlah satu hal aku mungkin hanya sebatang kayu, tapi aku adalah filosofi hidup.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sumsel Berharap AKUMINDO Konsisten Majukan UMKM

    Gubernur Sumsel Berharap AKUMINDO Konsisten Majukan UMKM

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.030
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru berharap agar Asosiasi Usaha Kecil dan Menengah  Indonesia (AKUMINDO)  di Sumsel tetap konsisten dalam memajukan UMKM dengan sejumlah terobosan. Selain  gencar melakukan  upaya  inovasi  dan kreatifitas  juga promosi   melalui sejumlah agenda pameran atau sejenisnya. Hal tersebut diungkapkan Gubernur  Sumsel H. Herman Deru disela-sela menerima audensi  Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi UMKM Indonesia […]

  • BI Optimistis Raup 7,03 Miliar, Gebyar PON XX Gerakkan Ekonomi Papua

    BI Optimistis Raup 7,03 Miliar, Gebyar PON XX Gerakkan Ekonomi Papua

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 877
    • 0Komentar

    BANK Indonesia (BI) mengkalkulasi potensi belanja domestik selama PON Papua berlangsung. Nilainya sekitar Rp7,03 miliar per 10 ribu penonton. Sementara itu, potensi belanja penonton asal luar Papua mencapai Rp32,58 miliar per 10 ribu penonton. Pandangan mata masyarakat Indonesia dan dunia kini tertuju ke Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX Papua 20201. Ajang tersebut, selain diyakini […]

  • Tuna Pole & Line, Bukan Pole & Emosi!

    Tuna Pole & Line, Bukan Pole & Emosi!

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 820
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Di tengah hingar-bingar Seafood Expo Global 2025, Indonesia hadir bukan cuma bawa brosur dan baju batik lengan panjang yang bikin gerah, namun  juga bawa misi nunjukin ke dunia kalau menangkap ikan itu bisa pakai etika, bukan cuma logika dagang. Bukan dengan jaring monster yang nyapu satu generasi biota laut, tapi pakai pole & line […]

  • Pupuk Mental & Mimpi Garuda Mendunia Sejak Dini, Erick : 5 Legenda Sepak Bola Dunia Bisa jadi Legenda Karena Punya Mimpi Besar 

    Pupuk Mental & Mimpi Garuda Mendunia Sejak Dini, Erick : 5 Legenda Sepak Bola Dunia Bisa jadi Legenda Karena Punya Mimpi Besar 

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.588
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ketua Umum PSSI mengatakan Lima legenda sepakbola dunia yakni Roberto Carlos, Marco Materazzi, Eric Abidal, Juan Sebastian Veron, dan Giorgos Karagounis menjadi pelatih sehari untuk pemain tim U-16 di ajang Fourfeo BRImo Future Garuda.   Sengaja diundang  untuk memupuk mental dan mimpi Garuda Mendunia sejak dini.  “Kita ingin membangkitkan lagi semangat para atlet muda […]

  • Go-Jek Gandeng Telkomsel Hadirkan Tarif Spesial Khusus Pengemudi

    Go-Jek Gandeng Telkomsel Hadirkan Tarif Spesial Khusus Pengemudi

    • calendar_month Jumat, 6 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 861
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Setelah sukses menjalin kerja sama dengan Telkomsel, perusahaan teknologi Go-Jek kembali menawarkan paket data dengan harga terjangkau bagi para pengemudinya dengan provider yang sama. Vice President Corporate Account Management Telkomsel, Primadi K. Putra, menjelaskan, selain mitra pengemudi Go-Jek, penawaran tersebut tidak dapat diaplikasikan. Penawaran menarik ini dianggap pula membantu mitra pengemudi Go-Jek mencari pelanggan. “Kami […]

  • Untuk Hindari Permasalahan Tanah,Wagub Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf  

    Untuk Hindari Permasalahan Tanah,Wagub Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf  

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.043
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan mengapresiasi langkah Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumsel menggencarkan penerbitan sertifikat tanah wakaf di Sumsel. Langkah ini diharapkan dapat membuat status kepemilikan tanah wakaf di Sumsel semakin jelas. Wakil Gubernur Sumsel Ir H. Mawardi Yahya menyebut penerbitan sertifikat ini merupakan terobosan yang sangat bagus. Terutama bagi tanah wakaf yang digunakan untuk […]

expand_less
WordPress Archive Taxico – Taxi Company & Online Cab Service Elementor Template Kit Taxico – Taxi Company & Online Cab Service FSE WordPress Theme TaxPay – Advisor & Financial Consulting Elementor Template Kit Tayta – Single Property & Apartment Complex Theme TazZA – Organic Food Elementor Template Kit Team Booking – WordPress Booking and Appointment Scheduling System Team Builder — Meet The Team WordPress Plugin Team Grid – Team Member Showcase WordPress Plugin & Team Editor Team Member Carousel Addon For Elementor Team Showcase | WordPress Plugin