Senin, 31 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » CATATAN PINGGIR : Tua & Teknologi [Aplikasi Baru, Otak Jadi Ngebug]

CATATAN PINGGIR : Tua & Teknologi [Aplikasi Baru, Otak Jadi Ngebug]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • visibility 1.300
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Tua itu, katanya sih, bikin kita makin bijak. Tapi kenyataannya? Makin tua, makin sering kita bengong depan HP kayak lagi nunggu wangsit. Teknologi makin canggih, otak malah makin sering error. Coba buka aplikasi buat pesan makanan, eh yang muncul malah diskon alat pijat listrik dan tiket konser K-pop. Lah, kita cuma mau beli pempek, kok, malah disuruh joget di konser BTS?

Dulu waktu muda, SMS panjang bisa kita ketik dalam 10 detik, tanpa typo, pakai jempol satu. Sekarang? Baru buka Instagram, eh notifikasi udah kayak sirine kebakaran WhatsApp bunyi, Shopee teriak, TikTok nyalain lagu joget, dan dompet langsung gemetar.

Yang lebih nyebelin, anak-anak kita ngajarin pakai aplikasi dengan gaya sok sabar tapi muka udah kayak admin warnet kehabisan kuota. “Pak, tinggal klik di sini doang,” katanya.

Tapi kita malah salah pencet, tiba-tiba video call sama tetangga sebelah yang lagi nyuapin burung dara. Kamera pun sukses ngasih close up ke kulit kepala kita yang udah kayak peta Jawa Timur berlekuk dan beruban!

Eh pernah juga, ada notifikasi bunyi “Selamat! Anda baru membeli tiket konser BLACKPINK.” Lah?!, Padahal kita cuma buka aplikasi buat nyari harga sembako murah. Duh, ini HP kayaknya lebih kenal anak muda daripada majikannya sendiri.

Tapi ya sudahlah, meski tiap kali buka aplikasi jantung deg-degan kayak mau UN, kita tetap coba belajar. Walau ending-nya kadang kita beli 10 ember plastik gara-gara salah tekan tombol “beli sekarang”.

Tua dan teknologi itu ibarat bebek belajar naik sepeda kocak, lambat, tapi kalau udah bisa, susah dihentikan. Jadi, meski tangan pegel nge-scroll dan mata minus bertambah, yang penting kita tetap update dan nggak ketinggalan jaman. Walau nggak bisa jadi content creator, minimal bisa buka WhatsApp tanpa harus nelpon cucu dulu.

Kenangan Masa Muda

Tua itu bikin kita lebih sering duduk diem, nyeruput teh, sambil mikir, “Dulu gue tuh, luar biasa, ya!” Masa muda itu ibarat sinetron 1000 episode penuh drama, cinta, dan adegan kejar-kejaran motor pinjeman.

Dulu, kita bisa lari ngejar angkot sambil makan gorengan. Sekarang? Lari ngejar mimpi aja udah ngos-ngosan. Dulu pacaran di pinggir jalan sambil bagi teh botol, sekarang? Pacaran sambil rebutan remote AC karena masuk angin.

Olahraga zaman muda? Main bola sampai malam, guling-guling kayak pemain Liga Inggris. Sekarang? Jalan keliling komplek tiga kali udah minta dipanggil ambulans. Otot-otot udah kayak mantan gebetan ngambek terus!

Dan yang paling ngena dulu kita ke mana-mana nggak bawa HP, cuma modal nekat dan peta di otak. Sekarang? Baru keluar rumah lima menit, istri udah nelpon, “Bapak di mana? HP-nya diangkat dong! Jangan lupa charger ya!”

Lucunya, kita suka cerita sama anak-anak, “Dulu Bapak itu jalan kaki 3 kilometer buat sekolah.” Mereka jawab, “Bapak, kenapa nggak naik ojek online aja sih?” Duh, Nak, zaman Bapak ojek aja belum ngerti GPS!.
Tua itu bukan berarti loyo, tapi kaya kenangan. Dulu segalanya bisa, sekarang segalanya dikenang. Dari jaman ngegombal lewat pager 888 sampai nyasar naik angkot karena sok tau. Jadi tua itu bukan akhir cerita, tapi bonus episode penuh tawa dan nostalgia. Asal jangan kebanyakan duduk, nanti encok kambuh!.

Cinta Lama

Tua dan cinta lama itu ibarat tempe goreng yang dibungkus daun pisang tampilannya sederhana, tapi rasanya ngangenin. Dulu cinta itu penuh kode dan deg-degan. Sekarang? Cinta itu penuh bunyi sendi krek-krek dan rebutan koyo.

Zaman dulu, pacaran cuma bisa telepon rumah, itupun harus nunggu jam 9 malam biar pulsa hemat. SMS isinya cuma “Udah makan, belum?” tapi deg-degannya kayak baca surat cinta dari presiden.

Sekarang? Dapat notifikasi “Sayang, ada diskon teh botol di Alfamart,” rasanya romantis banget! Dulu bilang “Aku cinta kamu” pakai mata berbinar, sekarang cukup dengan, “Sayang, obat asam urat kamu udah aku beli, ya.”

Kencan dulu itu bisa jalan kaki 2 km demi ketemu. Sekarang? Jalan 200 meter aja udah siap panggil GoRide. Tapi cinta lama itu tetap ada. Meski gigi udah banyak yang absen, tapi hati tetap hadir 100%.

Dan lucunya, kita mulai buka album lama. Liat foto zaman pacaran, rambut masih lebat, senyum masih penuh gigi. Sekarang? Rambut nyaris pensiun, senyum tinggal sisa empat gigi, tapi cinta tetap setia kayak cicilan rumah, gak bisa berhenti.

Cinta lama itu seperti lagu 90-an, nggak pernah basi, selalu bikin senyum-senyum sendiri. Meskipun sekarang udah nggak bisa peluk sambil lari di bawah hujan, tapi masih bisa peluk sambil rebutan selimut. Jadi tua bareng itu bukan tentang muda yang hilang, tapi tentang kebersamaan yang tetap nempel, meski rambut dan gigi udah pada pamit.[***]/bersambung

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampus Berperan Penting Bangun Desa, Mendes Ajak Bersinergi

    Kampus Berperan Penting Bangun Desa, Mendes Ajak Bersinergi

    • calendar_month Senin, 2 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 762
    • 0Komentar

    MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Halim mengajak perguruan tinggi bersinergi membangun desa, khususnya pada pendidikan luar sekolah. Menteri Halim Iskandar mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki angka anak putus sekolah di desa masih cukup tinggi, pada 2021 ditemukan sebanyak 289.839 anak putus Sekolah Dasar […]

  • Muba Bentuk Tim Percepatan Bangun Pabrik

    Muba Bentuk Tim Percepatan Bangun Pabrik

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.954
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Pusat melalui Kemenko Perekonomian dan Kemeristek Dikti pada 6 Februari 2020 yang lalu, telah menetapkan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sebagai Pilot Project Super Prioritas Pengembangan Bahan Bakar Nabati (BBN). Muba terus fokus untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan Pemerintah pusat untuk percepat impelmentasi program tersebut, Selasa (10/3/2020). Dalam rapat percepatan Implementasi Rencana Pembangunan Pabrik […]

  • “Paket Komplit! Kluivert Ramu Strategi, Cruyff Kasih Jurus, Garuda Tinggal Gaspol!, Siap Main Kelas Dunia

    “Paket Komplit! Kluivert Ramu Strategi, Cruyff Kasih Jurus, Garuda Tinggal Gaspol!, Siap Main Kelas Dunia

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.787
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,-Ada yang baru di langit sepak bola Indonesia! Patrick Kluivert dan Jordi Cruyff resmi mendarat di Jakarta, Minggu (9/3/2025), menandai babak baru dalam perjalanan Timnas Garuda. Duo legenda sepak bola ini disambut hangat oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang terlihat sumringah seperti anak kecil baru dapat jersey tim favoritnya. Kluivert dan Cruyff tiba di […]

  • Baznas Bedah Rumah Iskandar, Ini Asa Wawako Untuk Warga Palembang

    Baznas Bedah Rumah Iskandar, Ini Asa Wawako Untuk Warga Palembang

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

      ISKANDAR (55), warga Jalan Madang Dalam 1 lorong Damai 1, RT 24 RW 08 Kelurahan Sekip Jaya Kecamatan Kemuning. Terlihat  kondisi rumah sebelumnya Bapak dua anak ini, cukup memperhatikan. Rumah dengan luas 36 Meter persegi terbuat dari kayu. Atap dan dinding rumah sudah miring. Akses ke rumah hanya bisa dilalui becak dan motor, karena […]

  • Pj Bupati Apriyadi Ingatkan mahasiswa sebagai agen perubahan harus andil maksimal, jangan jadi korban politik praktis

    Pj Bupati Apriyadi Ingatkan mahasiswa sebagai agen perubahan harus andil maksimal, jangan jadi korban politik praktis

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 875
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba – Pada tahun 2024 mendatang Indonesia akan dihadapkan pada pesta demokrasi dan kontestasi politik serentak yakni meliputi Pemilihan Legislatif, Pemilihan Presiden, dan Pemilihan Kepala Daerah. Termasuk juga di Kabupaten Muba, pada 2024 nanti akan melaksanakan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati. Saat ini, Kabupaten Muba yang dinahkodai Pj Bupati Apriyadi mengingatkan semua elemen terutama […]

  • Pandangan Umum Fraksi Terkait Nota Kuangan RAPBD, Bupati Muba Jawab Ini

    Pandangan Umum Fraksi Terkait Nota Kuangan RAPBD, Bupati Muba Jawab Ini

    • calendar_month Rabu, 24 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 859
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Rapat Paripurna Masa Persidangan III Rapat Ke-27 Dalam Rangka Jawaban /Tanggapan Bupati Musi Banyuasin (Muba) atas Pemandangan Umum Fraksi–fraksi DPRD Kabupaten Muba terhadap Nota Keuangan Rancangan APBD Kabupaten Muba Tahun 2019, disampaikan Bupati Muba, Rabu (24/10/2018), di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muba. Rapat yang langsung dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Muba, […]

expand_less
WordPress Archive Gravity Forms Stripe Addon Gravity Forms Styles Pro Add-on Gravity Forms Trello Addon Gravity Forms Twilio Addon Gravity Forms User Registration Addon Gravity Forms Webhooks Add-On Gravity Forms (Word) Documents Gravity Forms WordPress Plugin Gravity Forms Zapier Addon Gravity Forms Zoho CRM Addon