Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » TAWA TAPI TAHU :“Rak Piring, Penjaga Keharmonisan Rumah Tangga yang Jarang Dipuji”

TAWA TAPI TAHU :“Rak Piring, Penjaga Keharmonisan Rumah Tangga yang Jarang Dipuji”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
  • visibility 1.384
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HALO, kenalin… aku  rak piring, jangan remehkan aku cuma karena badanku penuh lubang-lubang kawat dan sering diparkirin di pojokan dapur. Ingat pepatah lama “Jangan lihat isinya aja, tapi lihat juga raknya”. Walau aku nggak secantik keramik, aku tetap jadi tulang punggung dapur, si penopang kehidupan rumah tangga.

Coba bayangin hidup tanpa aku, piring habis dicuci, ditaruh sembarangan di atas meja. Tahu-tahu jatuh, pecah, terus mamamu ngomel kayak toa masjid pas subuh. Nah, di situlah aku hadir, jadi pahlawan tak bertepi. Aku bukan hanya tempat piring, tapi juga tempat harapan harapan agar piring nggak meluncur bebas kayak atlet ski es.

Kegunaan utamaku jelas menyimpan piring, gelas, sendok, garpu. Aku ibarat bandara internasional buat peralatan makan. Ada terminal khusus gelas, ada runway buat piring, ada hanggar buat sendok. Semua mendarat dengan aman, tertata, dan nggak benturan.

Tapi hidupku tak selalu indah. Kadang aku dijadikan gudang darurat. Ada tupperware tanpa tutup, mangkok tanpa pasangan, bahkan plastik kresek misterius yang kayaknya sudah tiga kali lebaran nggak pernah dipakai. Aku cuma bisa pasrah. Kata orang Jawa, “Urip iku mung mampir ngombe”. Ya sudah, aku pun cuma mampir nampung.

Banyak orang nggak sadar, aku punya filosofi hidup. Kalau manusia punya prinsip “hidup harus rapi dan tertata”, itu aku banget. Kalau piring ditaruh sembarangan, cepat jatuh. Sama kayak hidup kalau nggak teratur, gampang amburadul.

Aku juga mengajarkan kesabaran. Bayangin tiap hari aku menahan beban puluhan piring, gelas, sendok, belum lagi wajan yang nyasar. Aku nggak pernah ngeluh. Aku tahan banting, kuat meski kadang berkarat. Dari situ manusia bisa belajar jangan gampang patah hati cuma karena ditinggal mantan, coba lihat aku ditinggal karatan aja aku tetap setia berdiri.

Pepatah dapur bilang “Rak piring itu seperti sahabat sejati. Ia rela menopang, meski jarang dipuji”. Nah, aku ini contoh nyata.

Kadang aku merasa kayak pelawak. Bayangin aja, tiap ada tamu, aku yang paling rame dipandang. Orang suka lihat rak piring penuh piring kinclong, trus bilang, “Wah rajin ya cuci piringnya.” Padahal bisa jadi itu piring baru dicuci karena tamu mau datang. Lucunya, aku yang dipuji, padahal yang kerja keras itu manusia.

Aku juga sering jadi saksi bisu drama rumah tangga. Ada istri yang ngomel ke suami “Mas, gelasnya jangan ditaruh sembarangan dong, taruh di rak piring!”

Suaminya nyengir “Kan aku juga lagi nyari rak piring buat hatimu, biar rapi”
Nah, di situ aku jadi korban perumpamaan murahan. Tapi ya sudah, aku ketawa aja, toh itu bikin dapur lebih hangat.

Selain tempat piring, aku punya peran penting, yakni antara lain

Menjaga kebersihan, piring nggak berantakan di meja dapur. Menghemat ruang, dapur kecil pun jadi lega kalau ada aku. Mempercepat kering,  piring bisa cepat kering karena aku punya rongga dan dekorasi dapur,  aku bisa jadi pemanis, kalau desainku cantik, dapur langsung kayak dapur selebgram.

Aku ini bukti pepatah “Yang sederhana belum tentu sepele”, jangan remehkan aku, karena tanpa aku, dapurmu bisa kayak kapal pecah.

Aku ingin titip pesan hidup ini sebenarnya mirip dapur. Kita butuh “rak piring” buat menata masalah. Kalau semua ditaruh sembarangan, hidup cepat berantakan. Kalau kita simpan dengan rapi, hidup lebih teratur.

Piring-piring di rak itu ibarat masalah ada yang gede kayak piring prasmanan, ada yang kecil kayak cawan teh. Semua harus punya tempatnya. Jangan numpuk masalah tanpa disusun, nanti jatuh berantakan.

Belajarlah juga dari sendok dan garpu di rak. Mereka berbeda bentuk, tapi tetap kompak disimpan berdampingan. Begitu juga manusia, meski berbeda karakter, tetap bisa hidup harmonis kalau ditempatkan dengan benar.

Jadi, kalau ada yang bilang aku cuma “rak piring biasa”, coba pikir lagi. Aku bukan sekadar kawat atau plastik yang berdiri di dapur. Aku adalah penata, pengatur, dan penyelamat suasana rumah tangga. Aku sih nggak minta apa-apa, cukup jangan biarkan aku berkarat atau penuh debu. Sesekali laplah aku, kasih perhatian kecil.

Ingat pepatah terakhir dariku “Hidup tanpa rak piring ibarat makan nasi tanpa lauk, tetap bisa, tapi hambar dan bikin sengsara”

Oleh sebab itu, hormatilah aku, rawatlah aku, dan jangan pernah menyepelekanku, karena aku, rak piring, meski sering diam di pojok dapur, diam-diam aku punya peran sebesar kepala keluarga menopang, merapikan, dan menjaga keseimbangan.

Dan terakhir… kalau ada tamu datang, jangan lupa pamerin aku. Biar mereka tahu, hidupmu tertata, dapurmu berwibawa, dan rak piringmu luar biasa.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muba Siap Tegak Lurus dengan Visi Indonesia yang Dibangun Jokowi

    Muba Siap Tegak Lurus dengan Visi Indonesia yang Dibangun Jokowi

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 812
    • 0Komentar

    BARU-baru ini Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato Visi Indonesia. Apa yang urgen bagi kita, Indonesia? Ada disebutkan pembangunan infrastruktur, penataan sumber daya manusia dan investasi yang mengalir. Sebelumnya jauh hari pada Mei lalu Jokowi sudah  menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 tahun 2019 tentang penilaian kinerja Pegawai Negeri Sipil untuk memperbaiki manajemen pengelolaan kinerja PNS. […]

  • Terapkan Protokes, Jemaah Haji Rencananya Minimal 3 X Swab PC

    Terapkan Protokes, Jemaah Haji Rencananya Minimal 3 X Swab PC

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.728
    • 0Komentar

    PENERAPAN protokol kesehatan menjadi bagian dari ketentuan yang harus diterapkan dalam penyelenggaraan haji di masa pandemi. Salah satunya terkait pemeriksaan swab PCR. “Jika Saudi mengizinkan keberangkatan haji Indonesia, maka setidaknya jemaah akan melakukan tiga kali swab PCR,” jelas Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ramadhan Harisman di hadapan peserta Mudzakarah Perhajian Indonesia di Bekasi, Selasa (30/3/2021). […]

  • Buku “Apriyadi dari Kepala Desa ke Kursi Pj Bupati Muba” Telah Terbit

    Buku “Apriyadi dari Kepala Desa ke Kursi Pj Bupati Muba” Telah Terbit

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 827
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Buku berjudul “Apriyadi dari Kepala Desa ke Kursi Pj Bupati Muba,” telah terbit. Jumat (28/7/23) Penjabat (Pj) Bupati Muba Apriyadi di kantor Perwakilan Pemkab Musi Banyuasin (Muba) menerima langsung buku tersebut dari penulisnya Maspril Aries. Menurut Maspril Aries buku ini adalah sebuah kitab opini yang berisi kumpulan opini, artikel dan esai terbit […]

  • maersela

    Sumsel Jadi Daerah Zero Konflik, Asian Games Siap Action

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.227
    • 0Komentar

    Provinsi Sumatera Selatan menjadi salah satu daerah Zero Konflik baik perseteruan politik dan agama, oleh sebab itu Sumsel ditetapkan Direktorat Jenderal Politik Departemen Kementrian Dalam Negeri.

  • ASUS Menangkan Berbagai Penghargaan Pilihan Terbaik di Computex 2023 Termasuk Penghargaan Emas Bergengsi

    ASUS Menangkan Berbagai Penghargaan Pilihan Terbaik di Computex 2023 Termasuk Penghargaan Emas Bergengsi

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 774
    • 0Komentar

    TAIPEI, Taiwan, — ASUS hari ini mengumumkan pencapaian pengakuan yang signifikan di Computex 2023 Best Choice Awards. Komitmen perusahaan untuk mendorong batasan dan memberikan produk yang luar biasa telah menghasilkan beberapa penghargaan, termasuk Computex 2023 Best Choice Golden Award untuk laptop Zenbook Pro 14 Duo OLED (UX8402). Laptop bisnis ExpertBook B9 OLED, penerima Penghargaan Khusus […]

  • Keren, Hadapi Revolusi Industri 4.0, Murid SMP di Muba Dapat Training Vlog oleh School Development Outrech

    Keren, Hadapi Revolusi Industri 4.0, Murid SMP di Muba Dapat Training Vlog oleh School Development Outrech

    • calendar_month Selasa, 20 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.026
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU –  Revolusi industri 4.0 ditandai dengan kemunculan superkomputer, robot pintar, kendaraan tanpa pengemudi, editing genetik dan perkembangan neuroteknologi yang memungkinkan manusia untuk lebih mengoptimalkan fungsi otak. Hal inilah yang disampaikan oleh Klaus Schwab, Founder dan Executive Chairman of the World Economic Forum dalam bukunya The Fourth Industrial Revolution. Untuk kemajuan sebuah bangsa tentu […]

expand_less
WordPress Archive Yoast SEO Premium Yoast Video SEO Premium Yoast WooCommerce SEO Premium Yodden – Broadband & Internet Services WordPress Theme Yog – Modern Yoga & Fitness WordPress Theme Yoga Fit – Sports & Fitness WordPress Theme Yoga Shop – Yoga Studio WordPress Theme Yogaa – Healthy Beauty WordPress Theme YogaCare – Coach, Speaker & Motivation WordPress Theme Yogala – Yoga & Pilates Club WordPress Theme