Kamis, 10 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Indonesia Pamer di Osaka, Dari Spa, Wastra, Hingga Filosofi

Indonesia Pamer di Osaka, Dari Spa, Wastra, Hingga Filosofi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • visibility 1.605
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau ada panggung dunia, jangan cuma jadi penonton yang ngiler dari kejauhan. Indonesia, dengan segala keragaman hayatinya, budaya yang kaya, dan kecantikan alam yang bisa bikin bule mendadak betah tinggal, akhirnya kembali unjuk gigi di World Expo 2025 Osaka. Dan tidak main-main, kali ini kita bukan cuma kirim brosur wisata dan nyetel lagu daerah dari speaker 30 watt, tapi benar-benar bikin panggung sendiri yang bisa bilang, “Hei dunia, kami ini bukan hanya Bali dan bakso, lho!”

Dengan tema “Thriving in Harmony: Nature, Culture, Future”, Indonesia datang membawa pesan penting masa depan bukan cuma soal kecanggihan robot atau AI yang bisa masak rendang, tapi juga tentang hidup berdampingan dengan alam, budaya, dan manusia. Sebuah filosofi yang sudah lama diajarkan lewat konsep Tri Hita Karana, tapi sayangnya di dalam negeri kadang masih kalah pamor dibanding promo beli 1 gratis 1 di minimarket.

Kementerian Pariwisata getol banget mempromosikan program “Pariwisata Naik Kelas.” Tapi naik kelas itu bukan cuma ganti seragam baru dan bawa koper roda empat ke destinasi wisata, melainkan naik kelas dalam cara berpikir dan menawarkan pengalaman. Kita nggak bisa lagi jualan wisata dengan cara jadul brosur tebal, guide ngantuk, dan destinasi yang itu-itu saja. Sekarang, wisatawan maunya healing plus meaningful experience. Kalau bisa meditasi di tengah sawah sambil ditemani tukang jamu, kenapa harus ke luar negeri?

Nah, di sinilah World Expo Osaka jadi semacam ujian nasional, sekaligus etalase raksasa. Di antara 150 negara peserta, kita harus tampil beda. Untungnya, Paviliun Indonesia hadir bukan hanya dengan niat baik, tapi juga niat cantik. Ada wellness tourism, spa holistik, kain wastra yang warna-warni seperti mood setelah gajian, sampai pengalaman budaya yang bisa bikin wisatawan asing melongo kagum.

Salah satu daya tarik Indonesia di expo ini adalah lantai khusus untuk wastra bertajuk “Traditional Textiles: Sailing Through Colors”. Sebuah keputusan jenius, karena wastra bukan cuma kain buat kondangan, tapi simbol identitas, karya seni, dan cara kita menyapa dunia lewat motif dan benang.

Dan jangan lupakan sektor wellness  dari spa pakai rempah yang bikin badan segar sampai tradisi jamu yang bikin bule mengernyit penasaran (“Ini kayak minum tanaman, ya?”). Wellness adalah kartu as kita di tengah tren dunia yang makin sadar hidup sehat tapi masih doyan mie instan. Di sinilah Indonesia bisa bilang, “Kami punya solusi. Dan ini sudah ratusan tahun diwariskan.”

Tentu saja, kehadiran Indonesia di World Expo bukan cuma soal pamer kecantikan destinasi. Ini adalah diplomasi rempah-rempah dan warna-warni budaya. Di saat negara lain sibuk promosi teknologi terbaru atau kendaraan listrik yang bisa nyanyi, Indonesia datang membawa keseimbangan antara yang modern dan tradisional, antara alam dan manusia, antara relaksasi dan promosi ekonomi.

Partisipasi ini harus dimaknai sebagai strategi jangka panjang membangun brand negara yang nggak gampang kedaluwarsa. Kita butuh lebih banyak ruang seperti World Expo untuk bicara soal keunggulan kita bukan sekadar bikin bangga, tapi juga bikin penasaran dan akhirnya bikin booking tiket.

Pertanyaannya kemudian setelah kita tampil kinclong di Osaka, apakah kita siap menerima tamu yang berdatangan? Apakah infrastruktur wisata di Indonesia sudah naik kelas juga, atau masih sering dicegat pungli dan kamar mandi wisata yang horornya setara film thriller?

Jangan sampai expo ini cuma jadi ajang narsis sesaat, seperti postingan liburan yang nggak dibalas like-nya. Pemerintah harus memastikan bahwa promosi ini berlanjut jadi investasi  bukan hanya ekonomi, tapi juga sosial budaya. Terutama untuk masyarakat lokal yang hidup di sekitar destinasi wisata. Mereka harus ikut naik kelas, bukan malah tergusur.

Partisipasi Indonesia di World Expo 2025 Osaka adalah langkah berani, tapi harus dibarengi dengan langkah cermat. Kita sudah punya panggung, spotlight sudah mengarah, tinggal bagaimana kita nari di atasnya dengan percaya diri dan membawa cerita yang bisa diingat dunia. Karena Indonesia bukan cuma soal pulau eksotis dan makanan enak. Kita adalah cerita hidup tentang keseimbangan, budaya yang merangkul, dan alam yang  kalau dijaga  bisa jadi sahabat abadi. Dan sekarang, lewat expo ini, kita bilang pada dunia. “Selamat datang. Ini bukan cuma spa dan batik. Ini adalah Indonesia. Versi naik kelas!”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Palembang Rasakan Kembali Suara Balai Kota

    Warga Palembang Rasakan Kembali Suara Balai Kota

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    SEJAK sirine dan lampu skylight di Gedung Kantor Wali Kota kembali aktif pada Senin (16/2), warga Palembang mulai merasakan ritme baru kota. Bunyi sirine yang familiar menandai waktu istirahat dan pulang kerja, sekaligus memberikan pengalaman audio-visual yang memadukan tradisi dan kehidupan modern. Sirine berbunyi setiap Senin hingga Kamis pukul 12.00 WIB, dan Jumat pukul 11.30 […]

  • Pendidikan Kewirausahaan: 7 Tips agar Mahasiswa Siap Memulai Bisnis

    Pendidikan Kewirausahaan: 7 Tips agar Mahasiswa Siap Memulai Bisnis

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pendidikan kewirausahaan kini menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa. Di tengah perubahan dunia kerja dan perkembangan teknologi, kemampuan melihat peluang, berinovasi, serta membangun usaha menjadi nilai tambah yang dibutuhkan lulusan perguruan tinggi. Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menilai kampus memiliki peran strategis dalam mencetak lulusan  memiliki pola pikir kewirausahaan, […]

  • George Clinical Terpilih sebagai CRO untuk Uji Coba Onkologi Fase 1 Hummingbird Bioscience di Australia

    George Clinical Terpilih sebagai CRO untuk Uji Coba Onkologi Fase 1 Hummingbird Bioscience di Australia

    • calendar_month Jumat, 5 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 792
    • 0Komentar

      SYDNEY, (GLOBE NEWSWIRE) — George Clinical mengumumkan bahwa perusahaan telah memulai persiapan di Australia untuk dua uji coba onkologi Fase 1b yang akan memeriksa program terapi presisi Hummingbird Bioscience yang menargetkan HER3, pendorong ampuh pertumbuhan tumor dan resistensi terhadap kanker obat, pada populasi pasien yang dipilih biomarker, termasuk kanker paru-paru. George Clinical menyediakan keahlian […]

  • Bay Light Mixer Art Inspired by TRAVEL, Pesona Promosi Budaya & Pariwisata Indonesia Pukau Publik Amerika Serikat

    Bay Light Mixer Art Inspired by TRAVEL, Pesona Promosi Budaya & Pariwisata Indonesia Pukau Publik Amerika Serikat

    • calendar_month Selasa, 4 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.691
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id. San Francisco, Amerika Serikat – Pesona promosi budaya dan pariwisata Indonesia kembali memukau publik Amerika Serikat terutama di San Francisco Bay Area. Kali ini, Indonesia yang diwakili KJRI San Francisco berpartisipasi pada acara Bay Light Mixer Art Inspired by TRAVEL, sebuah program promosi budaya serta potensi pariwisata dan ekonomi oleh Commonwealth Club of California, San Francisco, (30/09/2022) waktu malam setempat. […]

  • Rumahnya Selesai Dibedah, Ini Reaksi Warga Muba

    Rumahnya Selesai Dibedah, Ini Reaksi Warga Muba

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.201
    • 0Komentar

    SEORANG warga Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu, Samsul tak bisa menahan rasa harunya, terlihat dari matanya yang berkaca-kaca saat menerima kunci rumah secara simbolis Bantuan Bedah Rumah Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Muba, Jumat (10/7/2020). “Terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Muba dan BAZNAS yang telah membangun rumah kami. Kami sangat […]

  • Merebut Hati Rakyat

    Merebut Hati Rakyat

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.219
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Semua konsen untuk merebut hati rakyat, berbagai program berupa terobosan bagi kemajuan kota Palembang dan provinsi Sumatera Selatan khususnya, dalam ajang bergengsi pertemuan calon legislatif (Caleg) yang dikemas olehLintas  Politika bertajuk Swara Kandidat #4 di Guns Cafe Palembang, Senin (4/3/19). Dalam acara kali ini, Lintas Politika menghadirkan 3 Caleg dari lintas partai […]

expand_less
WordPress Archive Exmart – Minimal eCommerce WordPress Theme Exobank – Financial Elementor Template Kit Exodio Recording & Sound Studio Elementor Template Kit Exopress | Multipurpose Personal Blog WordPress Theme Expanet – Broadband & Internet Services Elementor Template Kit Experts – Business Professional Theme For Finance Firms Exponent – Modern Multi-Purpose Business WordPress theme Exposure – Personal Portfolio Elementor Template Kit Express Shop for WooCommerce with Audio & Video ExProduct - Single Product Theme