Rabu, 19 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » “Hijrah, Bukan Cuma Pindahan, Tapi Kayak Upgrade HP dari Nokia ke Smartphone!”

“Hijrah, Bukan Cuma Pindahan, Tapi Kayak Upgrade HP dari Nokia ke Smartphone!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
  • visibility 912
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENGER kata hijrah, banyak yang langsung mikir soal pindah tempat, dari Mekkah ke Madinah, dari kos-kosan lama ke kontrakan yang ada AC-nya, atau dari mantan toxic ke pasangan yang doyan ngajak kajian.

Padahal, menurut Menteri Agama Nasaruddin Umar, hijrah itu bukan cuma urusan pindah-pindah lokasi macam pindahan kontrakan di akhir bulan.

Ini soal transformasi, bukan transformasi robot kayak di film Transformers, tapi lebih ke transformasi spiritual, intelektual, dan sosial. Intinya, dari gelap jadi terang, dari malas jadi produktif, dari rebahan jadi rebahan sambil ngaji.

Kata Pak Menteri, hijrah Nabi itu bukan sekadar jalan kaki dari titik A ke titik B, kayak upgrade sistem operasi kehidupan, bayangin aja, zaman dulu orang hidup kayak HP jadul, cuma bisa SMS dan telepon. Namun setelah hijrah, hidup umat Islam kayak di-upgrade ke smartphone, ada peta, bisa video call, bisa cari jodoh halal lewat aplikasi.

Nah, begitu pula hidup kita, harus terus di-update. Jangan sampai udah ganti tahun hijriah, tapi akhlak masih versi trial, hati masih penuh cache dosa, dan pikiran penuh virus malas.

Lucunya, kalender hijriah itu bukan hasil rapat sekjen Google Calendar, tapi dari rembukan para sahabat yang otaknya encer semua. Menurut Menag, waktu itu ada banyak opsi buat nentuin kalender Islam, tapi Sayyidina Ali usul kenapa nggak ambil momen hijrah aja? Akhirnya semua sepakat.

Di era sekarang, hijrah itu bukan ganti penampilan doang, jangan sampai baru beli gamis langsung upload foto caption panjang “Hijrahku bukan untukmu”.

Padahal niatnya biar mantan kepanasan, kata Menag, hijrah sejati itu tentang upgrade kualitas diri, bukan filter Instagram. Hidup ini bukan cuma tentang terlihat Islami di feed, tapi bernilai Islami di deed.

Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti juga ikut nimbrung, katanya hijrah itu ya ninggalin keburukan, jangan sampai tiap tahun ganti kalender hijriah, tapi kelakuan masih doyan nyogok, ngegas di jalanan, dan nyalahin lampu merah yang katanya “nggak peka”

Pak Abdul Mu’ti sampai ngutip Muhammad Asad yang nerjemahin ayat “laa tufsidu fil ardh” jadi “jangan berbuat korupsi di muka bumi” Mantap! Jadi kalau masih nyolong sinyal Wi-Fi tetangga atau parkir sembarangan sambil bilang “kan cuma sebentar,” itu belum hijrah beneran. Jangan sampai hijrahmu cuma sejauh dari kasur ke kulkas!

Peringatan 1 Muharam ini bukan ajang selfie berjamaah sambil hashtag #NewMeNewHijrah. Ini momen buat ngaca, bukan ngaca di kamera depan HP, tapi ngaca ke dalam hati, udah sejauh mana kita berubah? Udah kayak Rasulullah yang hijrah demi peradaban, atau masih kayak kambing ngeyel yang tiap tahun tetap nyasar ke ladang tetangga?

Hijrah itu bukan soal jarak, tapi tentang arah, bukan cuma soal niat, tapi juga aksi. Jadi, yuk hijrah, jangan setengah hati. Kayak pepatah Jawa yang dimodif dikit “Wani hijrah, ojo mung wani ngunggah status!” (Berani hijrah, jangan cuma berani unggah status).

Kalau kata orang bijak yang biasanya nongkrong di warung kopi sambil main catur, hijrah itu ibarat nyuci baju. Jangan cuma direndam doang, tapi digosok juga noda-nodanya. Karena kalau cuma niat ninggalin yang buruk tapi masih pelihara kebiasaan lama, itu bukan hijrah… itu cuma pindah posisi rebahan.

Jangan lupa, hijrah itu bukan ajang lomba cepat-cepat jadi sempurna. Nggak perlu buru-buru ganti semua isi lemari, atau tiba-tiba ganti semua playlist jadi suara alam.

Hijrah itu proses, kayak masak rendang butuh waktu, tapi hasilnya gurih. Yang penting konsisten hari ini lebih baik dari kemarin, dan besok lebih baik dari hari ini. Kalau hari ini masih suka nyindir di status, besok coba belajar nyindir pake doa.

Dan kalau pun kita belum bisa hijrah total, minimal jangan ganggu yang lagi berusaha. Jangan mentang-mentang belum siap, lalu bilang, “ah itu mah pencitraan!” Padahal dia udah berusaha keras ninggalin zona nyaman dosa. Ingat, setiap orang punya momen hijrah sendiri-sendiri. Jangan dibandingin, apalagi dijadikan konten roasting.

Jadi mulai sekarang, mari kita hijrah dari hidup yang asal hidup ke hidup yang penuh tujuan, dari yang hanya sekadar lewat, ke yang memberi jejak. Dari yang cuma jadi penonton, ke yang ikut main di panggung kebaikan.

Karena kalau hidup ini cuma dipakai buat ngeluh, nyinyir, dan ngaret mulu, nanti pas ditanya Malaikat “Apa yang kamu lakukan selama 80 tahun di dunia?”.Jangan sampai jawabannya cuma, “Scroll reels dan maraton drama Korea, Malaikat…”

Sekali lagi, yuk, hijrah, karena hidup ini bukan drama, tapi perjalanan. Kalau bisa berubah sekarang, ngapain nunggu tahun depan?, karena hidup ini cuma sekali, jangan disia-siakan buat scroll TikTok sampe subuh,  dari sekarang, kita hijrah… pelan-pelan, tapi pasti. Kayak jalan ke warung waktu belum gajian pelan, tapi tetap niat!.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngantor di Kelurahan IB I, Wawako Kumpulkan Warga, 2 Masalah Klasik Ini Jadi Topik Utama

    Ngantor di Kelurahan IB I, Wawako Kumpulkan Warga, 2 Masalah Klasik Ini Jadi Topik Utama

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 795
    • 0Komentar

    PULUHAN Perwakilan Rukun Tetangga (RT) Kelurahan Demang Lebar Daun Kecamatan Ilir Barat I (IB1), dengan semangat menyampaikan aspirasi mereka seputar masalah banjir dan jalan rusak ke Wakil Walikota Palembang. Dua masalah tersebut marupakan topik utama dalam kegiatan berkantor di Kelurahan yang diterima secara langsung oleh Fitrianti Agustinda. Dalam kegiatan diskusi tersebut, terlihat perawakilan RT di […]

  • Sejak 2017, Polri Sudah Lakukan Rekrutmen Anggota Berlatar Belakang Santri

    Sejak 2017, Polri Sudah Lakukan Rekrutmen Anggota Berlatar Belakang Santri

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 622
    • 0Komentar

    POLRI menyatakan bahwa sudah melaksanakan usulan Buya Syafi’i terkait meminta santri berkualitas dapat direkrut dalam pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol). Hal tersebut konsisten dan sudah dilakukan sejak 2017. “Polri dari tahun 2017 sampai dengan saat ini telah melaksanakan kegiatan rekrutmen anggota Polri dari Perwira sampai Bintara yang memiliki latar belakang santri. Hafiz Quran, juara MTQ, dan […]

  • Musrenbang ke Aksi Nyata, Muba Siap Melaju Cepat

    Musrenbang ke Aksi Nyata, Muba Siap Melaju Cepat

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 808
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di tengah semilir angin sepoi-sepoi ber-AC Ballroom Hotel Novotel Palembang, Senin (28/3/2025), sekumpulan kepala daerah se-Sumatera Selatan berkumpul. Bukan buat arisan apalagi seminar MLM, tapi buat hajatan serius Musyawarah Perencanaan Pembangunan alias Musrenbang RKPD Tahun 2026. Yang paling mencolok hari itu terlihat Bupati Musi Banyuasin, H M Toha hadir langsung sumringah, bareng pasukannya […]

  • Ini Bedanya UMKM di Era Krisis 98 dengan Masa Pandemi COVID-19 Versi Ketua Kadin Sumsel

    Ini Bedanya UMKM di Era Krisis 98 dengan Masa Pandemi COVID-19 Versi Ketua Kadin Sumsel

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.261
    • 0Komentar

    MESKI ditengah pandemi COVID-19, Kadin Sumsel tetap semangati UMKM agar tetap kreatif memanfaatkan peluang bisnis. “Ini berbeda karena pada 1998, dimana pada saat itu pelaku UMKM jadi bumper perekonomian, tetapi di tengah wabah Covid-19 ini pelaku UMKM sangat membutuhkan stimulus bantuan,”ungkapnya saat menyalurkan bantuan dari KADIN Sumsel di Kantor KADIN Sumsel kepada Warga dan Tenaga […]

  • Berdayakan Penyandang Disabilitas, Kemensos Luncurkan Program Indonesia Mendengar

    Berdayakan Penyandang Disabilitas, Kemensos Luncurkan Program Indonesia Mendengar

    • calendar_month Minggu, 9 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 853
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) meluncurkan program Indonesia Mendengar sebagai upaya memperluas akses komunikasi dan informasi bagi penyandang disabilitas yang dilaksanakan di Baleendah, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, kemaren. Peluncuran program Indonesia Mendengar ini ditandai dengan penyerahan alat bantu dengar, peluit, tongkat adaptif, kursi roda, motor roda tiga, telepon pintar, tablet, hingga laptop bagi para penyandang disabilitas […]

  • Konflik Harimau dengan Manusia, Salah Satu PR dari Reses Anggota DPRD Sumsel di Lahat   

    Konflik Harimau dengan Manusia, Salah Satu PR dari Reses Anggota DPRD Sumsel di Lahat   

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.046
    • 0Komentar

    SEBANYAK 8 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) 7 yakni Kota Pagaralam, Lahat dan Empat Lawang hari ini  mengadakan kunjungan kerja (Reses) di Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat Kamis (19/12/19). Kegiatan reses ini dipusatkan di kantor Kecamatan Pajar Bulan dihadiri oleh masyarakat, forum Kades sekecamatan Pajar Bulan serta unsur […]

expand_less
WordPress Archive Kids Care | Children WordPress Theme Kids – Day Care & Kindergarten WordPress Theme for Children Kids – Kindergarten & Child Care Elementor Template Kit Kids Zone - Children WordPress Theme Kidscamp – Kids Bootcamp WordPress Theme KidsJoy – Kindergarten & Preschool WordPress Theme Kidso – Modern Kindergarten WordPress Theme Kidster – Preschool & Childcare Elementor Template Kit Kidsy – Kids Store and Baby Shop WooCommerce WordPress Theme KIDZ – Kids Store and Baby Shop Theme