Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infrastruktur & Transportasi » Masa Pandemi, Pembangunan Rumah Layak Huni Tetap Berlanjut

Masa Pandemi, Pembangunan Rumah Layak Huni Tetap Berlanjut

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
  • visibility 1.172
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SESUAI arahan Menteri PUPR di masa pandemi ini akan tetap melaksanakan pembangunan rumah melalui Program Sejuta Rumah dengan mematuhi batasan protokol kesehatan di lapangan.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid saat membuka kegiatan Diskusi 5 Pilar yang mengangkat tema “Peluang Pengembangan Kebijakan Penyediaan Tanah Bagi Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui daring di Jakarta, Senin (26/7/2021).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Direktorat Rumah Umum dan Komersial (RUK) Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR sebagai rangkaian dari Peringatan Hari Perumahan Nasional (Haperas) 2021. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur RUK Fitrah Nur, serta para pengamat perumahan serta perwakilan dari Kementerian/ Lembaga terkait dan mitra kerja di bidang perumahan.

Menurut Dirjen Khalawi AH, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pelaksanaan pembangunan rumah untuk masyarakat yang termasuk dalam Program Sejuta Rumah tetap berjalan di masa pandemi ini. Meskipun demikian, Kementerian PUPR tetap melakukan pengawasan pelaksanaan pembangunan rumah di lapangan dengan mengacu pada protokol kesehatan (Prokes) serta melihat kebijakan pembatasan kegiatan yang ada di tiap daerah.

Di masa pandemi ini, masih kata Dirjen Khalawi AH, pihaknya melihat kebutuhan rumah layak huni sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dari hasil kunjungan kerjanya ke sejumlah daerah juga terlihat bahwa masyarakat tetap melaksanakan pembangunan perumahan.

Namun demikian, pihaknya juga tetap mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan serta mengurangi jumlah pekerja di lapangan agar tidak berkerumun.

“Pembangunan infrastruktur dan perumahan yang menggunakan dana APBN tetap berjalan karena hasil pembangunannya benar-benar ditunggu masyarakat. Misalnya Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang mentargetkan meningkatkan kualitas rumah masyarakat agar lebih layak huni,” terangnya.

Lebih lanjut, Khalawi menerangkan, Kementerian PUPR juga memberikan stimulan perumahan agar masyarakat tetap mampu mewujudkan rumah impiannya dan tentunya memiliki struktur bangunan yang kuat dan lingkungan yang sehat. Pembangunan rumah secara tidak langsung juga ikut menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Adanya gelombang kedua COVID-19, imbuhnya, tentunya juga berdampak pada pembangunan perumahan yang dilaksanakan oleh masyarakat dan sektor swasta. Namun demikian, pihaknya tetap mendorong kolaborasi, inovasi dan kerjasama antar stakeholder perumahan agar properti tetap menunjang perekonomian negara agar tetap terjaga.

Terkait dengan inovasi yang dilaksanakan di masa pandemi, pihaknya juga tetap melakukan sosialisasi kegiatan yang dilakukan secara secara daring atau virtual. Jumlah petugas yang turun ke lapangan untuk mendampingi masyarakat juga tetap dibatasi agar tidak terpapar Covid-19.

“Kami juga berharap pemerintah daerah bisa tetap mendukung Program Sejuta Rumah. Sebab program tersebut juga membantu pemerintah daerah dalam mengurangi jumlah RTLH di daerah,” katanya.

Sebagai informasi, perumahan merupakan bagian dari kebutuhan dasar manusia, selain sandang dan pangan. Hal tersebut sesuai amanat dalam Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 28 H ayat (1), bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

Dalam Undang Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman telah ditegaskan bahwa rumah adalah satu kebutuhan dasar manusia dalam rangka peningkatan dan pemerataan kesejahteraan rakyat. Oleh sebab itu, rumah yang layak huni merupakan dasar dan salah satu komponen penting dalam menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah maupun pemerintah daerah berusaha hadir dalam pemenuhan kebutuhan akan hunian yang layak, berbagai terobosan baik berupa bantuan stimulan maupun kemudahan likuiditas diberikan pada keluarga yang belum memiliki hunian.

Untuk melakukan pengawasan dan pembangunan perumahan di daerah, Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR telah membentuk Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) di sejumlah provinsi di Indonesia. Balai P2P diharapkan bisa melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah sekaligus melakukan pendataan perumahan di daerah.

“Kami juga akan melakukan jemput bola ke Pemda untuk melaksanakan pendataan perumahan. Di masa pandemi ini jumlah pembangunan rumah memang agak terhambat namun kami optimis jumlahnya akan meningkat hingga akhir tahun,” harapnya.
InfoPublik (***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reindustrialisasi menjadi keharusan yang tidak bisa dihindari Kata Wapres di Palembang

    Reindustrialisasi menjadi keharusan yang tidak bisa dihindari Kata Wapres di Palembang

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.504
    • 0Komentar

    Negara maju yang fokus pada sektor industri berhasil melipatgandakan pendapatan mereka dengan cepat. Reindustrialisasi menjadi keharusan yang tidak bisa dihindari. Hal itu disampaikan Wakil Presiden RI Prof. Dr. (H.C) K.H. Ma’ruf Amin didampingi Gubernur Sumsel Herman deru,dalam rangkaian kunkernya hari kedua di Palembang Sumsel, Rabu (7/9) untuk meresmikan pembukaan Sidang Pleno XIX Asosiasi Fakultas Bisnis dan […]

  • Kekerasan Terhadap Perempuan  Seperti Fonomena Gunung Es

    Kekerasan Terhadap Perempuan Seperti Fonomena Gunung Es

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 770
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Pribudiarta N Sitepu, mengungkapkan data kekerasan terhadap perempuan (KtP) dan anak masih seperti fenomena gunung es. Hal ini dipengaruhi berbagai hal seperti masalah budaya, mindset, dan adanya stigma di masyarakat sehingga kasus kekerasan tidak banyak terungkap. “Padahal, data tersebut sangat penting dan dibutuhkan sebagai dasar untuk […]

  • HUT Muba ke -64 di Hadiri Gubernur Sumsel, Bupati Usulkan Pembangunan Jalan Provinsi Gunakan Aspal Karet

    HUT Muba ke -64 di Hadiri Gubernur Sumsel, Bupati Usulkan Pembangunan Jalan Provinsi Gunakan Aspal Karet

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 932
    • 0Komentar

    OPERASIONAL pabrik aspal karet di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang akan berjalan pada Oktober 2020 mendatang dan menjadi pabrik pertama di Indonesia menjadi mimpi yang terwujud bagi petani karet rakyat. Dalam kesempatan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten […]

  • Ada SINAR, Gak Usah Ke Luar Rumah, Perpanjang SIM Bisa dari Rumah

    Ada SINAR, Gak Usah Ke Luar Rumah, Perpanjang SIM Bisa dari Rumah

    • calendar_month Kamis, 15 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.795
    • 0Komentar

    DALAM memudahkan masyarakat dalam melakukan pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), Korlantas Polri luncurkan aplikasi SINAR (SIM Nasional Presisi). Peluncuran aplikasi ini masih dalam rangkaian  Program Prioritas Kapolri yang disebut  ‘Presisi” yakni Prediktif,  Responsibilitas, Transparansi dan Berkeadilan. KORLANTAS POLRI menggandeng BNI dalam kemudahan pelayanan pembayaran PNBP SIM secara online, melalui Virtual Account (VA) dan […]

  • Konflik Haruku Maluku, Kapolda Minta Masyarakat Menahan Diri

    Konflik Haruku Maluku, Kapolda Minta Masyarakat Menahan Diri

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 739
    • 0Komentar

    KAPOLDA Maluku Irjen. Pol. Drs. Lotharia Latif, S.H., M.Hum., mengatakan, saat ini pemerintah sedang berupaya melakukan rekonsiliasi damai dan rehabilitasi pascakonflik Pelauw-Kariuw, Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, beberapa waktu lalu agar tidak berkembang. “Kami minta semua pihak bisa menahan diri dan sudahi statemen-statemen (pernyataan) yang provokatif. Mari kita semua fokus untuk rekonsiliasi damai di sana,” […]

  • 788 Ribu Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan di Sumbawa, Nilainya Rp827 Juta

    788 Ribu Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan di Sumbawa, Nilainya Rp827 Juta

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 788.369 batang rokok ilegal yang sebelumnya beredar di wilayah Sumbawa berakhir di tempat pemusnahan. Bea Cukai Sumbawa menghancurkan seluruh barang tersebut bersama tembakau iris dan minuman beralkohol ilegal dengan nilai total mencapai Rp827,08 juta. Pemusnahan dilakukan di halaman Kantor Bea Cukai Sumbawa dan TPA Raberas, Kamis (13/8). Barang-barang itu merupakan hasil penindakan […]

expand_less
WordPress Archive Sonne - Solar & Renewable Energy Elementor Template Kit Sonoran – Responsive WordPress Coming Soon Plugin Sonus – Podcast & Audio WordPress Theme Sopphie – Creative Responsive Personal WordPress Theme Sorex – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme Sosso – Agriculture WordPress Theme SoulMedic | Hospital & Doctor WordPress Theme Soundboard – a Premium Responsive Music WordPress Theme Soundbyte – Podcast/Audio WordPress Theme Soundcloud Music Charts With 2 Custom Skin