Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infrastruktur & Transportasi » “Dari Jok Mobil Dinas ke LRT Palembang: Kisah Lucu Transformasi Transportasi Publik Warga”

“Dari Jok Mobil Dinas ke LRT Palembang: Kisah Lucu Transformasi Transportasi Publik Warga”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
  • visibility 1.046
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PALEMBANG selama ini dikenal sebagai kota dengan jalan-jalan yang selalu penuh sesak, seperti tahu goreng yang menempel rapat di wajan panas ramai, panas, dan bikin kesal. Tapi kini Wali Kota Palembang, Drs H Ratu Dewa, M.Si, punya misi yang terdengar sederhana tapi sebenarnya seperti mengubah air menjadi gula membiasakan warganya, termasuk ASN, naik LRT.

Namun bukan perkara gampang, sebab membalik kebiasaan manusia itu seperti mengajak kucing berenang ada yang lincah, ada yang takut basah. Ide ini punya benang merah budaya transportasi publik yang ramah lingkungan, hemat energi, dan bikin kota lebih rapi.

Bayangkan pegawai Pemkot yang biasanya parkir di mobil dinas tiap hari, sekarang duduk manis di kereta, sambil membaca berita atau cuma menatap pemandangan kota berasa seperti turis gratis di kota sendiri.

Kebijakan ini juga menyasar anak-anak SD hingga SMP, filosofinya sederhana “Biasakan dari kecil, biar besar jadi kebiasaan”, kalau dulu orang tua bilang “jangan main hujan-hujanan, nanti sakit”, kini wali kota bilang, “Ayo naik LRT, biar kota bebas macet.” Tindakan kecil ini bisa berdampak besar, karena perilaku individu akhirnya merajut perubahan kolektif. Perumpamaan klasiknya, tetesan air lama-lama bisa bikin batu berlubang, begitulah kekuatan kebiasaan kecil yang konsisten.

Tentu saja, ada tantangan psikologis, ada yang bilang, “Ah, naik LRT itu ribet, antri, panas, nggak nyaman.” Tapi lihat sisi positifnya selama ini, warga Palembang sudah terbiasa macet, jadi duduk di LRT yang nyaman itu malah terasa mewah,  kadang orang lebih rela membakar bensin di jalan macet daripada memanfaatkan fasilitas gratis yang tersedia. Pepatah lama bilang, “Air tenang menghanyutkan,” dan LRT bisa jadi arus tenang yang membawa kita ke tujuan lebih cepat.

Dari sisi sosial, kebiasaan baru ini bisa memperkuat interaksi antar warga, coba seandainya, seorang guru SD duduk berdampingan dengan tukang ojek atau pegawai bank, ngobrol santai sambil bergerak di satu kereta. Ini seperti memadukan sayur dan sambal dalam satu piring bisa bikin hidup lebih berwarna.

Palembang bukan satu-satunya kota yang mengubah kebiasaan transportasi warganya, beberapa kota di dunia sudah membuktikan bahwa perubahan kecil bisa bikin perbedaan besar, sebut saja Kopenhagen, Denmark, hampir separuh warganya memilih sepeda daripada mobil, membiasakan transportasi ramah lingkungan sejak kecil.

Tokyo, Jepang, meski padat penduduk, warga Tokyo terbiasa naik kereta cepat dan kereta bawah tanah, sehingga macet kendaraan pribadi bisa ditekan.

Singapore,  transportasi publik yang efisien membuat warga jarang menggunakan mobil pribadi pemerintah juga menerapkan kebijakan ERP untuk membatasi kemacetan.

Bogotá, Kolombia, dengan sistem TransMilenio, warga terbiasa menggunakan bus cepat yang nyaman dan tepat waktu, menggantikan kebiasaan naik mobil.

Seoul, Korea Selatan, pemanfaatan kereta dan bus yang terintegrasi serta tarif terjangkau membuat warga Seoul lebih memilih transportasi umum daripada mobil pribadi.

Oleh karena itu perubahan kecil dimulai dari kebiasaan sehari-hari, kota yang bebas macet bukan mimpi jika warganya berani meninggalkan ego mobil pribadi dan membuka diri untuk transportasi publik.

ASN sebagai teladan bisa menjadi magnet bagi masyarakat umum, dan anak-anak sebagai generasi penerus akan tumbuh dengan mindset mobilitas cerdas.

LRT bukan sekadar moda transportasi, tapi alat pendidikan perilaku, pengurangan kemacetan, dan promosi Smart City yang ramah lingkungan. Palembang bisa menjadi contoh kota yang tidak hanya membangun gedung tinggi, tapi juga membangun budaya tinggi budaya menggunakan transportasi publik.

Kalau berhasil, suatu hari orang tidak lagi mengeluh macet, tapi justru rindu naik LRT, dan siapa tahu, pepatah baru bisa lahir “Naik LRT hari ini, selamatkan bumi besok”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agar efektif, efisien, transparan & akuntabel penggunaan anggaran, OKI mulai geber flatform bela pengadaan LKPP untuk kerjasama dengan perusahaan pers

    Agar efektif, efisien, transparan & akuntabel penggunaan anggaran, OKI mulai geber flatform bela pengadaan LKPP untuk kerjasama dengan perusahaan pers

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 709
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika segera mengikuti langkah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang terlebih dahulu mengimplementasikan digitalisasi belanja langsung pemerintah melalui flatform Bela pengadaan LKPP khususnya pada belanja publikasi media massa. . Pranata Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Muba, Yuandri, S. STP mengatakan jajaran Diskominfo OKI akan segera mengimplementasikan […]

  • Libur Nataru, PPKM Livel Tiga Dibatalkan

    Libur Nataru, PPKM Livel Tiga Dibatalkan

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 859
    • 0Komentar

    PEMERINTAH membatalkan penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 untuk semua daerah pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2022. Alasan pembatalan didasarkan pada pertimbangan penanganan COVID-19 di Indonesia sudah menunjukkan hasil yang signifikan. Kebijakan PPKM Level 3 untuk semua daerah ini awalnya akan diberlakukan mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 namun […]

  • Melalui Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz, Gubernur Buktikan Sumsel Cinta Al-Qur’an 

    Melalui Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz, Gubernur Buktikan Sumsel Cinta Al-Qur’an 

    • calendar_month Sabtu, 16 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 833
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H Herman Deru menyambut baik program wakaf Al-Qur’ an dan pembinaan dari Komunitas Riau Mengaji yang di bawah  asuhan  Ustadz kondang Ahmad Al-Habsyi. Dia menilai program yang muaranya pada peningkatan dalam  membaca Al-Qur’an dikalangan  generasi muda tersebut,  dapat dikolaborasikan dengan program Pemprov Sumsel yaitu satu desa satu rumah tahfidz yang dalam […]

  • Aktivitas Malam Ramadan Naik, Polisi Perluas Operasi

    Aktivitas Malam Ramadan Naik, Polisi Perluas Operasi

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    LONJAKAN aktivitas malam selama Ramadan 2026 mendorong aparat keamanan di Sumatera Selatan memperluas patroli dan mempercepat penindakan di sejumlah wilayah yang mencatat peningkatan gangguan ketertiban. Pusat jajanan takjil, pasar malam, hingga ruas jalan utama tetap ramai setelah waktu berbuka dan salat tarawih. Mobilitas warga yang bertambah menciptakan kepadatan baru di ruang publik. Aparat membaca pergeseran […]

  • Kunker ke Muba, Puan Maharani Ngaku Seperti Rumah Sendiri

    Kunker ke Muba, Puan Maharani Ngaku Seperti Rumah Sendiri

    • calendar_month Senin, 5 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 880
    • 0Komentar

    “Tanpa guru kita semua (saya) tidaklah ada apa-apa.,”

  • 75 Ribu Orang Daftar PPIH 2027, Belum Ikut CAT Bukan Berarti Gugur

    75 Ribu Orang Daftar PPIH 2027, Belum Ikut CAT Bukan Berarti Gugur

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Peserta seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1448 H/2027 M yang belum mengikuti Computer Assisted Test (CAT) pada gelombang pertama tidak perlu buru-buru menyimpulkan dirinya gugur. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) masih menyelesaikan proses verifikasi administrasi peserta. Mereka yang memenuhi persyaratan dan masuk dalam kuota 3N masih mendapat kesempatan mengikuti CAT […]

expand_less
WordPress Archive Beaver Builder Professional WordPress Plugin Beaver Builder Wordpress Theme Beaver Builder Themer Beaver Builder Ultimate Addon Beaver Tunnels Addon Bebicare – Babysitter WordPress Theme Bebio – Kindergarten & Baby Care WordPress Theme Becca – SaaS and Software Company WordPress Theme Becipe – Recipe Blogging WordPress Theme Beeta – Multipurpose WooCommerce Theme