Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Masa Pandemi, Kemenperin Apresiasi Industri Kertas Taat Prokes

Masa Pandemi, Kemenperin Apresiasi Industri Kertas Taat Prokes

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 1 Agt 2021
  • visibility 2.412
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DALAM upaya menciptakan iklim usaha yang kondusif di tanah air pada masa pandemi COVID-19, Kementerian Perindustrian telah memfasilitasi pemberian Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) bagi perusahaan industri dan kawasan industri.

Selain guna menjaga aktivitas produksi sektor industri tetap berjalan, pemberian izin tersebut juga sekaligus mengatur dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat dan konsisten oleh manajemen perusahaan dan para pekerja.

“Pengaturan IOMKI tersebut bertujuan agar sektor industri tetap dapat beroperasi secara produktif, aman, terkendali, dan termonitor dari risiko adanya klaster COVID-19. Sebab, sektor industri merupakan motor penggerak perekonomian nasional,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Minggu (1/8/2021).

Menperin menjelaskan, kata kunci dalam pengaturan IOMKI antara lain adalah pengawasan protokol kesehatan yang ketat, pembentukan satuan tugas COVID-19 di tingkat perusahaan, penanganan pekerja yang terpapar COVID-19, sistem pelaporan online, dan konsisten melaporkan IOMKI dalam dua kali seminggu setiap hari Selasa dan Jumat.

“Jadi, implementasi IOMKI ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam penanganan dan pengendalian pandemi COVID-19,” tuturnya.

Agus menyampaikan, guna mencapai sasaran tersebut, Kemenperin telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 3 Tahun 2021 tentang Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) pada Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19. SE Menperin 3/2021 ini lebih memperketat aturan dalam SE Menperin sebelumnya, khususnya terkait tahap pelaporan dan pemberian sanksi.

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika menambahkan, Kemenperin juga proaktif mengajak para pelaku industri untuk mengikuti program vaksinasi. Dalam hal ini, Kemenperin turut berkontribusi menyelenggarakan program vaksinasi industri yang bertujuan untuk melindungi para tenaga kerja agar tetap sehat dan produktif selama pandemi COVID-19.

Program tersebut sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, dan menargetkan vaksinasi hingga lima juta orang yang terkait di sektor industri. “Vaksinasi terhadap tenaga kerja dalam jumlah besar di sebuah perusahaan menurunkan risiko penularan COVID-19 hingga 80 persen. Sebagai gambaran, pekerja di perusahaan yang belum divaksin memiliki risiko tertular hingga 35 persen, sedangkan bila sudah vaksin, risiko tertular bisa ditekan hingga menjadi sekitar 7 persen,” sebut Putu.

Oleh karenanya, Kemenperin memberikan apresiasi kepada para pelaku industri yang telah menerapkan protokol kesehatan, dan mengikuti program vaksinasi, termasuk PT. Fajar Surya Wisesa, Tbk Plant Cikarang yang sudah mengikuti program vaksinasi industri.

“Dengan menjalankan kewajibannya selama pandemi, perusahaan ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lainnya bahwa sektor industri dapat tetap produktif dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat dan terkendali,” tegas Putu.

“Kami telah menyaksikan secara langsung bahwa operasional pada proses produksi di PT. Fajar Surya Wisesa, Tbk Plant Cikarang telah sejalan dengan protokol kesehatan yang ketat,” ungkap Putu saat melakukan kunjungan kerja di PT. Fajar Surya Wisesa, Tbk Plant Cikarang, Sabtu kemarin.

Implementasi protokol kesehatan di perusahaan tersebut di antaranya mengatur jam kerja pegawai dalam tiga shift untuk mengurangi kerumunan, menyediakan shelter khusus bagi pekerja yang terpapar COVID-19, melakukan swab secara rutin, pembentukan Satgas COVID-19 di tingkat pabrik sebagai instrumen pengawasan protokol kesehatan yang konsisten dan berkelanjutan.

Fajar Surya Wisesa, Tbk Plant Cikarang merupakan salah satu perusahaan industri yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan pasar dalam negeri maupun ekspor, khususnya pada produk kertas industri. Perusahaan yang mempekerjakan sebanyak 3.000 orang ini dikategorikan sebagai sektor kritikal karena produknya banyak digunakan sebagai kemasan pada industri makanan dan minuman.

“Perusahaan ini telah menjalankan kewajiban terkait IOMKI, khususnya pada konsistensi untuk mepelaporkan pelaksanaan protokol kesehatan secara rutin dua kali seminggu melalui portal SIINas,” tandasnya. Penerapan protokol kesehatan di PT. Fajar Surya Wisesa Plant Cikarang, juga didukung melalui pemanfaatan teknologi otomatisasi sehingga proses produksinya berjalan efisien.

Direktur Operasional PT. Fajar Surya Wisesa, Tbk Yustinus Y Kusumah mengatakan, pihaknya telah berpartisipasi pada program vaksinasi dengan melibatkan sebanyak 1.500 pekerja dari total tenaga kerja lebih dari 3.000 orang.

“Kami berkomitmen untuk mendukung sektor kritikal seperti industri makanan dan minuman dengan memproduksi kertas daur ulang yang berkualitas dan menjamin proses produksi terus berjalan dengan penerapan prokes yang ketat dan mendorong vaksinasi bagi pekerja,” ungkap Yustinus.

Sejak 2020, perusahaan juga ikut berkontribusi membantu pemerintah dalam penanganan COVID-19, di antaranya pemberian mobile lab PCR, APD berupa masker dan baju hazmat, wastafel portable, serta paket sembako, yang total semuanya mencapai Rp30 miliar. “Selain itu, perusahaan juga berencana mendatangkan bantuan berupa 1.000 unit oxygen concentrator,” imbuhnya.

Yustinus menambahkan, lini produksi di perusahaan sudah menerapkan otomatisasi dan transformasi digital industri 4.0. “Penerapan industri 4.0 ini mengurangi kontak fisik antar pekerja sehingga turut mengurangi risiko penularan COVID-19,” lanjutnya.

Ketua umum Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI), Aryan Wargadalam mengatakan, sebagai perwakilan dari seluruh industri pulp dan kertas nasional mengapresiasi program pemerintah yang memberikan IOMKI pada industri selama masa pandemi, hal ini memberikan kepastian berusaha kepada dunia usaha agar tetap exist walaupun dalam kondisi yang berat.

“Dalam masa pandemi ini kami menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam menjalankan kegiatan operasional, serta mendukung pelaksanaan vaksinasi untuk karyawan industri sebagai mana kita lihat bersama, salah satu contohnya adalah seperti yang dilakukan oleh PT. Fajar Surya Wisesa, Tbk ” ungkapnya.
InfoPublik (***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentuk Tim Kajian UU ITE, Tiga Kementerian Tindak Lanjuti Arahan Presiden

    Bentuk Tim Kajian UU ITE, Tiga Kementerian Tindak Lanjuti Arahan Presiden

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 810
    • 0Komentar

    Menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo mengenai pengkajian kriteria implementatif dan rumusan substansi Undang-Undang No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Kementerian Hukum dan HAM mengambil langkah strategis dengan membentuk tim pelaksana […]

  • Inovasi di Tengah Pandemi, Pelaku UMKM di Sumsel Menerima Penghargaan Siddhakarya Tahun 2020

    Inovasi di Tengah Pandemi, Pelaku UMKM di Sumsel Menerima Penghargaan Siddhakarya Tahun 2020

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.808
    • 0Komentar

    PELAKU UMKM di Sumsel mendapat penghargaan Siddhakarya Tahun 2020 dari Provinsi Sumsel menyusul telah berjuang melakukan inovasi di tengah keterpurukan ekonomi dampak dari pandemi Covid-19. Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menyerahkan penghargaan Siddhakarya atas  Karya Prima yang diciptakan oleh perusahaan kepada sejumlah pelaku usaha di Sumsel. Penyerahan penghargaan  tersebut dilakukan di Hotel […]

  • Layak Tanding & Sanding, BUMI Sumsel Ingin Cak Imin Maju Jadi Cawapres

    Layak Tanding & Sanding, BUMI Sumsel Ingin Cak Imin Maju Jadi Cawapres

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.309
    • 0Komentar

    “Dengan demikian, menghadapi pemilu 2019 sebagai momentum suksesi kepemimpinan nasional kami Barisan Muda Muhaimin Iskandar mendeklarasikan Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres,”

  • Jerman Kekurangan Pekerja, Bisakah RI Kirim 4.000 SDM?

    Jerman Kekurangan Pekerja, Bisakah RI Kirim 4.000 SDM?

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    INDUSTRI di Jerman kekurangan tenaga kerja terampil. Indonesia menyiapkan 4.000 SDM industri untuk menutup peluang ini. Kerja sama baru ini ditandatangani di Frankfurt pada 25 Februari 2026 lalu. Kebutuhan tambahan pekerja di Jerman muncul di berbagai sektor industri, dari manufaktur hingga teknologi, agar aktivitas produksi tetap berjalan dan rantai pasok industri tidak terganggu. Kerja sama […]

  • Gubernur Sumsel Shalat Berjamaah Bersama Masyarakat Lubuk Linggau

    Gubernur Sumsel Shalat Berjamaah Bersama Masyarakat Lubuk Linggau

    • calendar_month Jumat, 9 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.351
    • 0Komentar

    Masjid ini luar biasa dengan memilki kelengkapan dan fasilitas yang baik terlihat ada lift, air mancur yang menarik, dengan menara yang berdiri kokoh.

  • Kasih Contoh, Bupati Muba & Keluarga Salat Idul Adha di Rumdin

    Kasih Contoh, Bupati Muba & Keluarga Salat Idul Adha di Rumdin

    • calendar_month Senin, 19 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 796
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID- PANDEMI COVID-19 yang terus melonjak membuat sejumlah aktifitas dan kegiatan harus dibatasi. Termasuk dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha 1442 nanti, Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA memilih untuk melaksanakan Shalat Idul Adha di Rumah Dinas (rumdin) Bupati Muba. “Saya dan keluarga dengan tetap mengedepankan prokes COVID-19 akan melaksanakan Shalat Idul Adha […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop WooShop WordPress Theme MyThemeShop WordX WordPress Theme MyThemeShop WP Contact Widget MyThemeShop WP Google Translate MyThemeShop WP Notification Bar Pro MyThemeShop WP Quiz Pro MyThemeShop WP Real Estate Pro MyThemeShop WP Review Pro MyThemeShop WP Shortcode Pro MyThemeShop WP Subscribe Pro