Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » “Ketika Desain Jadi Jalan Menuju Indonesia yang Tak Cuma Maju Tapi Juga Nggak Ngenes”

“Ketika Desain Jadi Jalan Menuju Indonesia yang Tak Cuma Maju Tapi Juga Nggak Ngenes”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
  • visibility 604
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDONESIA baru saja meluncurkan logo baru untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-80. Bentuknya unik angka 8 dan 0 saling terkait membentuk simbol tak hingga atau dalam bahasa anak desain infinity.

Indah, filosofis nian katanya melambangkan kesatuan abadi. Tapi… di tengah gemerlap simbol itu, mari kita duduk sebentar, tarik napas dalam-dalam, lalu merenung (pakai sandal jepit juga boleh) apakah bangsa ini sudah menuju keabadian sejahtera, atau baru sampai keabadian seremoni?

Delapan dekade bukan usia main-main, kalau negara ini manusia, dia sudah sepuh, mungkin pensiunan yang tiap pagi nyiram tanaman sambil muter lagu Bengawan Solo. Tapi sebagai bangsa, usia 80 adalah titik refleksi apakah kemerdekaan ini sudah terasa nyata di dapur rakyat? Apakah pembangunan sudah membuat orang senyum sambil ngopi, bukan gelisah sambil nyicil?

Logo boleh ‘tak hingga’, tapi jangan sampai yang tak hingga justru antrean bantuan, cicilan utang, dan buffering pembangunan yang jalannya kaya siput kena flu.

Presiden Prabowo saat peluncuran logo bilang “Logo ini bukan sekadar visual, melainkan simbol pemersatu bangsa” Wah, mantap! Semoga logo ini benar-benar jadi simbol yang menyatukan bukan cuma menyatukan kertas spanduk dan baliho tiap 17 Agustusan, tapi juga menyatukan harapan dan kenyataan.

Proses desain logo ini keren, dikoordinasi Kementerian Ekonomi Kreatif, sayembara terbuka, kolaborasi dengan ADGI, dan hasilnya dipilih langsung oleh Presiden dari 245 karya. Ini bukan sekadar lomba desain, tapi bentuk kepercayaan negara pada kreativitas anak bangsa, dan ini patut diapresiasi.

Tapi seperti pepatah warung kopi bilang “Sebagus-bagusnya lukisan, tetap lebih penting nasi di piring”.Oleh karena itu,  desain boleh memukau, tapi jangan lupa rakyat butuh isi dukungan, ruang ekspresi, panggung usaha, dan lapak hidup yang layak.

Logo adalah wajah, tapi wajah yang cantik juga butuh hati yang hangat. Semoga semangat “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” benar-benar menjadi arah nyata  bukan hanya tulisan di kaus panitia lomba balap karung.

Menteri Ekraf Teuku Riefky juga menegaskan bahwa ini bukan akhir, melainkan awal dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif. Nah, ini kabar baik.

Ekonomi kreatif bukan hanya soal desain atau film, tapi juga tentang penjual stiker lucu, pembuat meme cerdas, tukang sablon, hingga pedagang konten edukatif di TikTok.

Kalau benar ruang-ruang ini diperluas, diberi pelatihan, dana, regulasi yang mendukung, dan akses pasar yang jelas kita bisa punya bangsa yang bukan cuma konsumtif, tapi produktif dan inovatif. Desain bisa jadi pintu rezeki, bukan hanya pajangan seremoni.

Seperti kata simbah “Jangan cuma mewarnai kertas, tapi warnai juga hidup sesama”

Peringatan HUT RI ke-80 ini bisa jadi momentum, atau cuma jadi monumen. Bedanya? Kalau momentum, ada gerak. Kalau monumen, ya… berdiri aja. Keren, tapi diam. Kita berharap, semangat yang dibawa logo ini tak berhenti di backdrop panggung upacara. Tapi masuk ke desa-desa, ke pasar-pasar, ke sekolah, ke aplikasi digital, ke jalan-jalan kecil tempat rakyat berjuang saban hari.

Karena rakyat itu nggak butuh simbol abadi kalau hidupnya masih abai. Tapi rakyat akan bahagia, kalau negara mulai serius memperhatikan hal-hal kecil listrik yang stabil, internet lancar, harga cabe yang ramah, dan lapangan kerja yang nyata, dan pupuk aman.

Logo ini keren, filosofinya dalam, harapannya tinggi, tapi mari kita sepakat yang abadi itu bukan hanya bentuk, tapi juga semangat.

Delapan puluh tahun merdeka semoga tak membuat kita lupa diri, jangan sampai yang dirayakan hanya simbol, sementara substansi tertinggal. Semoga logo ini bukan hanya jadi desain yang viral, tapi juga jadi jalan menuju kehidupan rakyat yang nggak ngenes lagi.

Karena pada akhirnya, kemerdekaan bukan soal meriah di bulan Agustus  tapi soal bagaimana rakyat tetap bisa tersenyum di tanggal-tanggal tua.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SUB- Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030

    SUB- Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.508
    • 0Komentar

    Pemprov Sumsel terus berupaya ikut mengendalikan perubahan iklim melalui pengurangan gas emisi rumah kaca. Caranya dengan melakukan strategi aksi mitigasi. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya ssar membuka Sosialisasi SUB- Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 Provinsi Sumsel, di Auditorium Bina Praja, Rabu (24/8) pagi. Menurutnya dalam rangka mendukung progam pengendalian perubahan […]

  • Masa Jabatan Anggota DK OJK Akan Berakhir, Pansel Undang Putra Dan Putri Terbaik

    Masa Jabatan Anggota DK OJK Akan Berakhir, Pansel Undang Putra Dan Putri Terbaik

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 686
    • 0Komentar

    PANITIA Seleksi (Pansel) Pemilihan Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Periode 2022-2027 mengundang putra-putri terbaik bangsa dan warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki kualifikasi sesuai dengan Undang-undang OJK untuk bisa turut mengambil bagian dan mendaftar sebagai calon Anggota DK OJK karena jabatan jasa keuangan itu akan berakhir. “Kami mengundang mereka yang memiliki […]

  • Curhat Gubernur Sumsel kepada Komisi X DPR RI, Ini Katanya

    Curhat Gubernur Sumsel kepada Komisi X DPR RI, Ini Katanya

    • calendar_month Jumat, 14 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 951
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Rendahnya harga karet dan tingginya angka kemiskinan di Sumsel menjadi dua masalah yang spontan dikeluhkan Gubernur Sumsel Herman Deru saat menerima Anggota Tim Kunker Reses Komisi X DPR RI Masa Reses Persidangan II Tahun Sidang 2018-2019 di Griya Agung, Selasa (14/12/2018). Menurut HD, dua hal itu sangat berkaitan erat dengan kualitas dan […]

  • Jembatan Mulak Ulu Putus, Nah, Ini Langkah-langkah Yang Sudah Disiapkan Pemprov Sumsel

    Jembatan Mulak Ulu Putus, Nah, Ini Langkah-langkah Yang Sudah Disiapkan Pemprov Sumsel

    • calendar_month Senin, 30 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.173
    • 0Komentar

    GUBERNUR Langsung Koordinasi ke Kementerian PUPR Pinjam Jembatan Darurat. Respon cepat dilakukan Gubernur Sumsel H.Herman Deru melalui Dinas PUBM mengantisipasi musibah putusnya Jembatan Mulak Ulu, yang menghubungkan Jalan Lintas Kab Lahat dengan Jalan Lintas Muara Enim, pada minggu (29/12/2019) sore. Agar masyarakat tidak terisolir Dinas PUBM sudah menyiapkan sejumlah langkah-langkah penanganan sementara salah satunya berkoordinasi […]

  • HUT RI ke-73, 6.466 Napi Peroleh Remisi

    HUT RI ke-73, 6.466 Napi Peroleh Remisi

    • calendar_month Sabtu, 18 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 803
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Sebanyak 6.466 narapidana se Sumsel peroleh remisi (pengurangan masa tahanan) dari pemerintah. Remisi umum kepada Napi dan Anak ini diberikan dalam rangka peringatan HUT RI ke-73, di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas II A Palembang yang dihadiri oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin, kemarin. Selain Gubernur Sumsel, dihadiri juga  sejumlah pejabat di antaranya Ketua […]

  • Capai Visi Palembang Emas, Angka Kemiskinan di Palembang Mutlak Diturunkan

    Capai Visi Palembang Emas, Angka Kemiskinan di Palembang Mutlak Diturunkan

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 868
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengajak seluruh pihak untuk gencar menekan angka kemiskinan sesuai target 1 digit guna mencapai Visi Palembang Emad Darusallam 2023. “Mutlak dilaksanakan, meksi sudah terjadi angka penurunan, tetapi grafik penurunan angka kemiskinan masih landai,” ungkapnya saat memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Palembang di Ruang Rapat Bappeda Litbang Palembang,Senin […]

expand_less
WordPress Archive YITH Live Chat Premium YITH Multiple Shipping Addresses for WooCommerce Premium YITH Panarea | Restaurant and Food WordPress Theme YITH Panthea | Minimal WooCommerce Theme YITH Payment Method Restrictions for WooCommerce Premium YITH Paypal Adaptive Payments for WooCommerce Premium YITH PayPal Braintree For WooCommerce YITH PayPal Payouts for WooCommerce YITH Petshopper | E-Commerce Theme for Pets Products YITH Point of Sale for WooCommerce