Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Gen Matic, Saatnya Anak Muda Jadi Bos Digital, Bukan Cuma Penonton

Gen Matic, Saatnya Anak Muda Jadi Bos Digital, Bukan Cuma Penonton

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 789
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Ada pepatah tua dari kampung sebelah yang bilang, “Kalau mau makan durian, jangan cuma cium baunya”. Artinya, kalau mau sukses di dunia digital, jangan cuma modal upload video makan cilok pakai efek slow motion. Harus ada ilmunya, harus ada ilat dagangnya. Nah, ini yang tampaknya mulai ditanamkan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) lewat program bernama Gen Matic, yang baru saja diluncurkan dengan gebyar bak launching boyband Korea, tapi versi Bali lengkap dengan backdrop Gedung Perwakilan Bank Indonesia, kipas angin langit-langit, dan suasana penuh semangat muda.

Kalau dulu emak-emak yang diajak melek teknologi lewat program “Emak-Emak Matic”, namun, sekarang giliran anak mudanya yang dikasih booster kreatif biar gak cuma jago joget atau bikin konten review mie instan tapi juga bisa jadi creator yang paham algoritma, branding, sampai urusan monetisasi alias gimana caranya upload video bisa beli seblak satu kecamatan.

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya yang tampaknya paham bahwa zaman sekarang anak muda lebih sayang kamera depan ketimbang cermin bilang bahwa Gen Matic ini bukan cuma ngajarin teknis ngedit atau bikin caption aesthetic, tapi juga ngajari mental bisnis, membangun jejaring profesional, dan ngerti pasar. Jadi bukan cuma bikin konten biar viral, tapi bikin konten yang punya nilai ekonomis dan sosial.

Kenapa Bali?, karena Bali bukan cuma tempat bulan madu atau lokasi syuting sinetron FTV yang plot-nya bisa ditebak. Bali hari ini adalah etalase ekraf Indonesia subsektor kriya, kuliner, sampai fesyen-nya udah kayak Singapura kecil tapi ngasilin banyak duit. Kepala BI Bali, Butet Linda Pandjaitan sampai nyebutin kalau pertumbuhan unit usaha ekraf di sana naik 59% dalam setahun. Ini bukan naik daun, tapi naik panggung!. Oleh sebab itu, Gen Matic di-launching di sana, sekalian biar kontennya nggak hanya jadi konten, tapi juga jadi kontan.

Biar nggak bilang ini cuma acara seremonial doang, Gen Matic ngundang para suhu dunia digital. Ada Agusleo Halim dari Lynk.ID, Muri Handayani dari SBO, dan Nurdin dari NRHOUSE. Ini bukan nama superhero, tapi orang-orang yang udah makan asam-garam algoritma dan tahu kapan waktu terbaik posting reels biar masuk explore.

Kalau Amerika punya Silicon Valley, masa Indonesia nggak boleh punya Silicon Kuta?. Sebab anak muda kita potensinya gede, tinggal dikasih pupuk digital dan air kreatif, jangan terus-terusan dibasahi komentar netizen yang kerjaannya ngatain kok kamu gitu sih?.

Lihat saja Korea Selatan, mereka dulu juga sempat bingung antara mau jadi negara industri atau negara drakor. Tapi mereka pilih dua-duanya, hasilnya? BTS, Parasite, dan pendapatan ekspor konten digital yang ngalahin ekspor kimchi, semua itu karena satu hal, yakni mereka berani membangun ekosistem digital sejak dini, dari pendidikan sampai insentif pajak buat startup, seharusnya kita juga bisa begitu, asal konsisten dan gak cuma heboh di awal, seperti gebetan yang rajin chat waktu PDKT tapi hilang setelah jadian.

Kata Gary Vaynerchuk, investor dan pakar digital marketing dunia, “The best marketing strategy ever CARE”,  artinya, kalau bikin konten, pikirin juga siapa yang nonton, siapa yang beli, dan siapa yang butuh. Jangan semua dijadikan bahan prank, termasuk nenek sendiri.

Atau kata Simon Sinek pembicara publik, dan pemikir kepemimpinan asal Inggris-Amerika yang terkenal karena gagasan inspiratifnya tentang “why”,  alasan mendasar mengapa seseorang atau organisasi melakukan apa yang mereka lakukan, ia bilang juga, “People don’t buy what you do, they buy why you do it”, kalau kita bikin konten karena cinta sama budaya lokal, cinta itu akan sampai ke penonton. Tapi kalau cuma demi adsense, ya… viewers pun tahu, dan biasanya mereka pindah channel.

Program Gen Matic adalah langkah jitu bahkan bisa dibilang jurus capcay digital, isinya lengkap, gizinya banyak. Di tengah gelombang teknologi yang makin deras ini, anak muda  butuh lebih dari sekadar kuota internet dan hape kamera tiga.

Mereka butuh ilmu, jaringan, dan keberanian, karena seperti kata pepatah Minang, “Rang nan sabana pandai, indak ka hilang di awak”. Orang yang benar-benar pandai tidak akan kehilangan tempat di tengah dunia yang terus berubah.

Dukung yuk! program seperti ini, jangan cuma nonton dari pinggir sambil nyinyir. Ingat !! di era sekarang, bukan lagi yang kuat yang menang, tapi yang kreatif dan konsisten yang bertahan, kalau Gen Matic berhasil mencetak ribuan content creator baru yang paham nilai dan pasar, maka kita tidak hanya menciptakan tren, tapi menciptakan pendapatan dan peradaban.

Program Gen Matic adalah langkah konkret dan terukur dari Kementerian Ekonomi Kreatif untuk menjawab tantangan zaman. Di tengah derasnya arus digital yang tak kenal rem, generasi muda memang perlu lebih dari sekadar kuota dan kamera depan, mereka butuh bekal ilmu, arahan yang tepat, dan ruang belajar yang sehat agar tak terseret arus informasi yang menyesatkan.

Pelatihan ini menjadi jembatan bagi anak muda Indonesia untuk masuk ke dunia kreatif digital dengan pijakan yang kokoh, bukan sekadar mengejar popularitas instan. Lewat Gen Matic, mereka diberi peluang untuk mengenali potensi diri, mengasah keterampilan, serta memahami bahwa konten bukan sekadar tontonan, tapi juga bisa menjadi jalan rezeki dan kontribusi nyata bagi perekonomian bangsa.

Sudah saatnya kita tak hanya jadi penonton di panggung besar teknologi, tapi juga ikut tampil dengan karya yang bermutu. Gen Matic memberi panggung, tinggal bagaimana para pesertanya menjadikannya batu loncatan, bukan hanya tempat selfie lalu pulang lupa tujuan.

Kalau hari ini ada 7.927 pelaku ekraf di Bali, maka dengan semangat pelatihan seperti ini, bukan tidak mungkin tahun depan akan bertambah dua kali lipat, asal didampingi dengan konsistensi, kemauan belajar, dan sedikit bumbu kreatif yang membumi, karena pada akhirnya, masa depan ekonomi kreatif tak dibangun  teknologi semata, tapi oleh manusia-manusia yang tahu cara memanfaatkannya secara bijak dan berkelanjutan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembenahan : Pj Walikota Palembang minta transportasi Sungai dihidupkan kembali

    Pembenahan : Pj Walikota Palembang minta transportasi Sungai dihidupkan kembali

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 905
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Survei Telaah Strategis Pembangunan Infrastruktur PUPR di kawasan Perkotaan Patung Raya Agung (Palembang-Betung-Indralaya-Kayu Agung) dari Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan BPPW Sumsel, Pemerintah kota Palembang yang terfokus pada sentral kota Palembang akan segera lakukan pembenahan secara total.   Adapun beberapa kawasan tersebut yakni, kanal, drainase, […]

  • Lama Gak “Ngider’ Karena PPKM, Wawako Pantau Lagi Mall & Pasar Tradisional Soal Ini, Kesimpulanya ?

    Lama Gak “Ngider’ Karena PPKM, Wawako Pantau Lagi Mall & Pasar Tradisional Soal Ini, Kesimpulanya ?

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 734
    • 0Komentar

    WAKIL  Walikota Palembang Fitrianti Agustinda bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) langsung tancap gas, memastikan bahan makanan dan produk makanan di Palembang bebas dari zat berbahaya, usai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 selama beberapa pekan ini. Cukup beralasan, Fitri, turun langsung ke beberapa mall terbesar di Palembang, seperti Palembang Square dan […]

  • Sinergi Muba-Kejari : Bangun fondasi kokoh untuk pembangunan lebih baik & berkelanjutan

    Sinergi Muba-Kejari : Bangun fondasi kokoh untuk pembangunan lebih baik & berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 938
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Suasana di Kantor Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin (Kejari Muba) terasa lebih hangat dari biasanya. Hari itu, Rabu (5/3/2025), Bupati Muba H. M. Toha dan Wakil Bupati Rohman datang dengan semangat besar. Bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan langkah konkret dalam membangun pemerintahan yang bersih dan transparan. Di tengah komitmen besar mereka untuk menjadikan Muba […]

  • PAD Palembang terealisasi 97%, intip angka pastinya berapa !

    PAD Palembang terealisasi 97%, intip angka pastinya berapa !

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.470
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- PJ Wali Kota Palembang Cheka Virgowansyah mengatakan dari target PAD 2024 sebesar Rp 1.154.968.000.000, sampai 11 Desember telah tercapai Rp1,110 triliun  atau 97 % melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang.     PJ Wali Kota Palembang Cheka Virgowansyah mengatakan, dari target PAD 2024 sebesar Rp 1.154.968.000.000, sampai 11 Desember telah tercapai Rp1,110 triliun. […]

  • Incar 103 Emas, Muba Targetkan Juara Umum Porprov 2019

    Incar 103 Emas, Muba Targetkan Juara Umum Porprov 2019

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.273
    • 0Komentar

    KABUPATEN Musi Banyuasin targetkan juara umum di Pekan Olah Provinsi Sumatera Selatan XII 2019, yang digelar bulan November 2019 di Kota Prabumulih. Ketua KONI Muba H Agus Raflen ST MSi mengatakan jika Kabupaten Muba menargetkan 103 medali emas untuk bisa melaju menjadi juara umum, ia optimis jika para atlet Muba bisa membawa juara umum. “Dari 362 […]

  • HKSTP Kenalkan Teknologi Inovatif di Indonesia

    HKSTP Kenalkan Teknologi Inovatif di Indonesia

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.556
    • 0Komentar

    Proaktif dalam Mengejar Peluang Luas di Bidang Teknologi Ramah Lingkungan dan Kecerdasan Buatan di Asia Tenggara Sumselterkini.co.id, – HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – 13 Januari 2025 – Hong Kong Science and Technology Parks Corporation (HKSTP) berpartisipasi dalam acara promosi “Think Business, Think Hong Kong” atau “Ingat Bisnis, Ingat Hong Kong” yang diselenggarakan […]

expand_less
WordPress Archive Starwoo WP – Multipurpose Elementor WooCommerce Theme Stationery Storefront WooCommerce Theme Statute – Law Firm & Attorney Elementor Template Kit Steak In – Restaurant & Cafe WordPress Theme Stego – Food Truck & Restaurant Theme Stelary – Blog Magazine WordPress Theme Stellar – Hosting & Cloud Provider WordPress Elementor Template Kit Stellarium – Horoscope and Astrology WordPress Theme Sterling | Responsive WordPress Theme Sticky HTML5 Music Player WordPress Plugin