Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Trenggiling & Kakatua Diselamatkan, Pedagang Diamankan

Trenggiling & Kakatua Diselamatkan, Pedagang Diamankan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEGARA menunjukkan langkah tegas dalam memberantas perdagangan satwa liar dilindungi. Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Wilayah Jabalnusra resmi melimpahkan dua tersangka, MOE (22) dan ARA (24), ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang, setelah berkas perkara mereka dinyatakan lengkap (P-21), kamis (12/3/2026).

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan di Dusun Bromo, Desa Kalinegoro, Kabupaten Magelang, pada 15 Januari 2026. Tim gabungan berhasil mengamankan sejumlah satwa dilindungi, termasuk dua trenggiling (satu hidup, satu mati), elang alap tikus, kakatua jambul kuning, tiga kucing hutan, dan sekitar 500 gram sisik trenggiling.

Semua bukti ini menjadi dasar hukum kuat untuk proses penuntutan.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan, negara tidak cukup menggagalkan transaksi ilegal. Pelaku harus diproses hukum agar ada efek jera. Perdagangan satwa liar adalah kejahatan serius terhadap keanekaragaman hayati Indonesia.

Kepala Balai Gakkum Wilayah Jabalnusra, Aswin Bangun, menambahkan, pelimpahan ke tahap penuntutan ini menjadi pesan tegas bagi pelaku serupa.

“Penegakan hukum tidak berhenti saat pelaku diamankan. Berkas harus kokoh agar memberi kepastian hukum dan efek jera bagi siapa pun yang mencoba memperjualbelikan satwa dilindungi,” ujarnya.

Semua satwa yang berhasil diamankan kini berada di bawah pengawasan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah.

Satwa-satwa ini menjalani pemeriksaan kesehatan dan keselamatan sebelum ditindaklanjuti sesuai ketentuan konservasi, memastikan kesejahteraan mereka tetap terjaga.

Para tersangka dijerat dengan hukum pidana di bidang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem, yang mencakup menangkap, memiliki, dan memperniagakan satwa dilindungi secara ilegal.

Ancaman hukuman berat menegaskan posisi Kementerian Kehutanan dalam memberantas perdagangan satwa liar tanpa kompromi.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat keras bahwa setiap ekosistem yang terganggu oleh perdagangan ilegal satwa berdampak luas, mulai dari keseimbangan alam hingga potensi pendidikan dan pariwisata.

Dengan penegakan hukum yang tegas, negara memastikan warisan alam Indonesia tetap aman, satwa diselamatkan, dan efek jera bagi pelaku jelas terasa.

Magelang kini menjadi simbol nyata: jika mencoba memperjualbelikan satwa dilindungi, negara siap menindak tegas. Satwa selamat, pelaku diproses hukum, dan hukum ditegakkan hingga pengadilan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mapolsek Ciracas Dibakar Diamuk Massa

    Mapolsek Ciracas Dibakar Diamuk Massa

    • calendar_month Rabu, 12 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.433
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID JAKARTA  – Sekelompok massa merusak dan membakar Markas Polsek Ciracas Jakarta Timur, selasa malam hingga rabu malam. Dalam aksi massa tersebut mengakibatkan 9 mobil terbalik dan terbakar dan sejumlah ruangan Mapolsek dirusak, membuat mapolsek dalam kondisi berantakan. Bahkan massa yang mengamuk tersebut sempat membakar kantor tersebut, satu motor juga habis dilalap api. Arus lintas […]

  • Aset Sejarah Kampung Kapitan Rusak, Keturunan ke-15 Mayor Lioang Taow Ming Mengeluh, Begini Jawab Orang Nomor 2 di Pemko Palembang!

    Aset Sejarah Kampung Kapitan Rusak, Keturunan ke-15 Mayor Lioang Taow Ming Mengeluh, Begini Jawab Orang Nomor 2 di Pemko Palembang!

    • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.456
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id,- Keturunan ke-15 dari Mayor Lioang Taow Ming Kampung Kapitan bernama Yulia (60) menghubungi  Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda. Dalam pertemuannya di kediamannya, ia mengeluhkan Kampung Kapitan tempat bersejarah keturunan Tionghoa di Palembang mengalami kerusakan 75 %. “Gentengnya bocor lantai rusak pagarnya sekitar 75 persen kerusakan. Kami mau membetulkan biaya besar genteng saja bisa […]

  • Warga Keluhkan Sampah Medis Berhamburan di Dekat Puskesmas

    Warga Keluhkan Sampah Medis Berhamburan di Dekat Puskesmas

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.391
    • 0Komentar

    WARGA Kota Pagaralam Sumatera Selatan merasa resah menyusul sampah medis medis terbuang sembarangan dipinggiran Jalan Protokol Terminal Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam Sumsel. Pantuan ST saat akan membeli durian, terlihat sampah medis, seperti sarung tangan karet, kotak obat-obatan serta bekas bungkus suntikan terlihat tercecer dipinggiran trotoar jalan, hal ini membuat warga sekitar takut dan resah. Kiki […]

  • Hadiri Paripurna HUT Kabupaten OKI ke 76, Gubernur Apresiasi Langkah Cepat Kabupaten OKI Sahkan APBD 2022

    Hadiri Paripurna HUT Kabupaten OKI ke 76, Gubernur Apresiasi Langkah Cepat Kabupaten OKI Sahkan APBD 2022

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 713
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dalam penyusunan Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2022 dan hal tersebut saat ini sudah disahkan oleh DPRD Kabupaten OKI. “Saya sangat tepukau dengan hal ini, karena Kabupaten OKI menjadi yang pertama ketok palu untuk Raperda APBD […]

  • BKPRMI Dukung Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz di Sumsel, Gubernur Bangga

    BKPRMI Dukung Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz di Sumsel, Gubernur Bangga

    • calendar_month Kamis, 1 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.482
    • 0Komentar

    Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) se Sumsel mendukung Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz di Sumsel. Gubernur Sumsel H. Herman Deru hadir langsung pada acara wisuda 534 santri TK/TPA DPD BKPRMI di Sekolah IT Peradaban di Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kemarin. Menurut Herman Deru ia sangat bahagia  bisa menyaksikan bersama Wisuda Santri […]

  • Sejarah Nikola Tesla: Kisah Lahirnya Sistem Listrik Arus Bolak-Balik (AC)

    Sejarah Nikola Tesla: Kisah Lahirnya Sistem Listrik Arus Bolak-Balik (AC)

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID –“Aku tidak terlihat, aku tidak memiliki warna, aku mengalir diam-diam dibalik kabel-kabel yang membentang dari kota ke kota. Namun tanpaku, jutaan rumah akan kembali gelap.” Dulu, listrik memang sudah dikenal manusia, namun perjalanan listrik tidaklah mudah. Pada akhir abad ke-19, listrik hanya mampu menjangkau wilayah yang tidak terlalu jauh dari pembangkitnya. Semakin jauh listrik […]

expand_less
WordPress Archive Massive Cryptocurrency Widgets | Crypto Plugin Massive Dynamic | WordPress Website Builder Massive – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme Master Addons – Forefront Addons for Elementor Master Carousel for WPBakery Page Builder Master – Esport Team & Gaming Community Elementor Template Kit Master Popups – WordPress Popup Plugin for Email Subscription Master Slider jQuery Slider Plugin Master Slider – Touch Layer Slider WordPress Plugin Master WhatsApp Chat For WordPress