Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Mahasiswa Jadi Bos Judi Online Kamboja, Kok Bisa?

Mahasiswa Jadi Bos Judi Online Kamboja, Kok Bisa?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI Palembang, cerita “Mahasiswa Jadi Bos Judi Online Kamboja, Kok Bisa?” sedang ramai diperbincangkan. Dua mahasiswa, DS (32) si bos dan RA (23) si anak buah, bukan sekadar update status atau stalking mantan di Facebook.

Mereka malah jadi promotor judi online jaringan Kamboja, memasarkan situs luar negeri ke pengguna lokal. Bayaran? Rp7 juta untuk bos, Rp3,5 juta untuk anak buah. Lumayan, tapi jelas ilegal.

Dari kamar kosan, yang biasanya dipakai skripsi atau tidur siang, mereka mengelola sekitar 200 akun Facebook dan satu akun QQ Kono. Laptop berjajar, handphone menumpuk, bahkan paspor ikut jadi alat promosi.

Dari Palembang, mereka tersambung ke Kamboja hanya dengan klik dan scroll. Teknologi memang canggih, tapi salah langkah bisa bikin masalah lintas negara.

Mahasiswa yang seharusnya fokus kuliah malah mengelola startup ilegal. Cerita ini kayak versi modern dari godaan klasik uang cepat terlihat manis, tapi risikonya pahit. Media sosial bukan cuma buat scroll meme, tawaran instan dan jaringan kriminal global bisa menjerat siapa saja yang kurang hati-hati.

Laptop dan HP itu ibaratnya pisau bisa dipakai masak atau malah bikin jari teriris.

Yang lebih serius, judi online berbasis Kamboja berarti ada aliran dana lintas negara dan hukum yang lebih rumit. Darsono dan Rahmad kini dijerat Pasal 426 KUHP, ancamannya sampai 9 tahun penjara.

Menurut Direktur Reskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Doni Satrya Sembiring, melalui Kasubdit V Siber AKBP Dwi Utomo, kasus ini terungkap karena patroli siber rutin. “Petugas menemukan adanya aktivitas promosi judi online di media sosial. Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui lokasi pelaku berada di Palembang,” jelas AKBP Dwi Utomo saat rilis di Mapolda Sumsel, Senin (2/2/2026).

Polisi menangkap Rahmad Akbar di Jalan Perikanan IV, Kelurahan Kemuning, dan Darsono selaku atasannya juga ikut ditangkap. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga laptop, satu handphone, paspor, dan berbagai alat promosi. Kronologi ini jadi pengingat bahwa dunia digital nyata, dan godaan uang cepat bisa berakibat hukum berat.

Dari kisah ini, ada beberapa pelajaran penting, gunakan gadget dengan bijak karena laptop dan HP bisa bantu belajar atau bisnis, tapi juga bisa jadi pintu masalah.

Jangan tergiur uang cepat, tawaran instan manis di awal tapi pahit di akhir. Literasi digital itu wajib, pahami jebakan online sebelum terseret. Dan sebelum klik link atau tawaran instan, tanyakan pada diri sendiri “Apakah ini bermanfaat atau jebakan?.”

Oleh sebab itu, memang dunia maya nyata, dan godaan uang cepat bisa bikin salah langkah.

Darsono dan Rahmad jadi contoh nyata, teknologi boleh canggih, tapi moral dan bijak tetap kendali utama.

Gunakan gadget untuk hal positif, belajar dari kesalahan orang lain, dan jangan sampai klik yang salah jadi bumerang hidup.

Selain itu, Uang cepat selalu terlihat menggoda, tapi harga yang dibayar bisa jauh lebih besar. Jadi sebelum tergoda, cek dulu, apakah langkah ini membawa kebaikan atau malah jebakan digital?. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Support Peserta MTQ Asal Muba

    Support Peserta MTQ Asal Muba

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.154
    • 0Komentar

    PELAKSANAAN Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Terbatas ke-XXIX Tingkat Provinsi Sumsel resmi dibuka, malam di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo Palembang, kemarin malam. Kabupaten Musi Banyuasin tahun ini mengutus peserta sebanyak 30 Kafilah untuk mengikuti MTQ dengan cabang-cabang yang diikuti yaitu Lomba Tilawah anak-anak, remaja dan dewasa putra dan putri sebanyak 6 Orang. Kemudian, […]

  • Pengurus PWI Sumsel Periode 2019-2024 Dilantik, Deru : Perlu Kantor Bersama Antar Organisasi Wartawan

    Pengurus PWI Sumsel Periode 2019-2024 Dilantik, Deru : Perlu Kantor Bersama Antar Organisasi Wartawan

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Pengurus organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel yang sudah terpilih dalam Konferensi Provinsi PWI Sumsel tahun 2019 di Asrama Haji Palembang akhir Januari lalu akhirnya resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI Atal Sembiring Depari di Griya Agung, Selasa (5/3/2019). Pelantikan itu disaksikan langsung Gubernur Sumsel H.Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain […]

  • Di Hari Santri, HD Salut Anak-anak Bisa Ajarkan yang Tua Bersatu  

    Di Hari Santri, HD Salut Anak-anak Bisa Ajarkan yang Tua Bersatu  

    • calendar_month Kamis, 1 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.678
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Puluhan ribu santri yang ada di Sumsel merayakan Hari Santri bersama Gubernur Sumsel Herman Deru di Griya Agung, kemarin. Gubernur pun memberi apreasiasinya, karena hari santri bisa dihadiri puluhan ribu santri, artinya menunjukan Sumsel kondusif dan religius, apalagi dengan dihadiri santri yang begitu ramai memadati Griya Agung. Ia sangat terharu dan salut, […]

  • Bahas Replanting dan Biofuel, Dodi Reza Jadi Narsum Kehormatan

    Bahas Replanting dan Biofuel, Dodi Reza Jadi Narsum Kehormatan

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    APRESIASI keberhasilan Bupati Muba Dodi Reza terhadap terobosan program peremajaan (replanting) perkebunan sawit diakui dari berbagai pihak. Termasuk salah satunya dari Gabung Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) Sumatera Selatan. Terobosan Bupati Muba Dodi Reza dalam melakukan inovasi rencana pengelolaan kelapa sawit menjadi bahan bakar nabati atau biofuel juga menjadi atensi khusus terhadap keberhasilan peningkatan kesejahteraan petani […]

  • Cegah Karhutla, BNPB Minta BPBD untuk Lakukan Delapan Langkah Berikut Ini

    Cegah Karhutla, BNPB Minta BPBD untuk Lakukan Delapan Langkah Berikut Ini

    • calendar_month Sabtu, 24 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

      SETIAP tahun wilayah Indonesia mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di beberapa provinsi Sumatra dan Kalimantan. Potensi curah hujan rendah perlu disikapi secara serius oleh pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten dan kota, sehingga karhutla dapat dicegah sejak dini. Menghadapi kondisi cuaca pada Agustus hingga Oktober 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) […]

  • Bupati Muba Hadiri Musrenbangnas RPJMN 2020-2024 di Istana

    Bupati Muba Hadiri Musrenbangnas RPJMN 2020-2024 di Istana

    • calendar_month Senin, 16 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

    GOTONG – ROYONG menjadi budaya yang sangat mendukung program nasional dalam memajukan bangsa. Seperti misalnya budaya gotong royong atau Saling Rojong yang dikenal di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang kini terus digencarkan Bupati Muba Dodi Reza dalam upaya melakukan percepatan pembangunan. Upaya percepatan pembangunan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang digencarkan Bupati Muba […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop Magazine WordPress Theme MyThemeShop Magnus WordPress Theme MyThemeShop MagXP WordPress Theme MyThemeShop Metro WordPress Theme MyThemeShop Minimalia WordPress Theme MyThemeShop Minimalist WordPress Theme MyThemeShop MoneyFlow WordPress Theme MyThemeShop Monospace WordPress Theme MyThemeShop My WP Backup Pro MyThemeShop My WP Mega Menu