Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Mahasiswa Jadi Bos Judi Online Kamboja, Kok Bisa?

Mahasiswa Jadi Bos Judi Online Kamboja, Kok Bisa?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI Palembang, cerita “Mahasiswa Jadi Bos Judi Online Kamboja, Kok Bisa?” sedang ramai diperbincangkan. Dua mahasiswa, DS (32) si bos dan RA (23) si anak buah, bukan sekadar update status atau stalking mantan di Facebook.

Mereka malah jadi promotor judi online jaringan Kamboja, memasarkan situs luar negeri ke pengguna lokal. Bayaran? Rp7 juta untuk bos, Rp3,5 juta untuk anak buah. Lumayan, tapi jelas ilegal.

Dari kamar kosan, yang biasanya dipakai skripsi atau tidur siang, mereka mengelola sekitar 200 akun Facebook dan satu akun QQ Kono. Laptop berjajar, handphone menumpuk, bahkan paspor ikut jadi alat promosi.

Dari Palembang, mereka tersambung ke Kamboja hanya dengan klik dan scroll. Teknologi memang canggih, tapi salah langkah bisa bikin masalah lintas negara.

Mahasiswa yang seharusnya fokus kuliah malah mengelola startup ilegal. Cerita ini kayak versi modern dari godaan klasik uang cepat terlihat manis, tapi risikonya pahit. Media sosial bukan cuma buat scroll meme, tawaran instan dan jaringan kriminal global bisa menjerat siapa saja yang kurang hati-hati.

Laptop dan HP itu ibaratnya pisau bisa dipakai masak atau malah bikin jari teriris.

Yang lebih serius, judi online berbasis Kamboja berarti ada aliran dana lintas negara dan hukum yang lebih rumit. Darsono dan Rahmad kini dijerat Pasal 426 KUHP, ancamannya sampai 9 tahun penjara.

Menurut Direktur Reskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Doni Satrya Sembiring, melalui Kasubdit V Siber AKBP Dwi Utomo, kasus ini terungkap karena patroli siber rutin. “Petugas menemukan adanya aktivitas promosi judi online di media sosial. Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui lokasi pelaku berada di Palembang,” jelas AKBP Dwi Utomo saat rilis di Mapolda Sumsel, Senin (2/2/2026).

Polisi menangkap Rahmad Akbar di Jalan Perikanan IV, Kelurahan Kemuning, dan Darsono selaku atasannya juga ikut ditangkap. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga laptop, satu handphone, paspor, dan berbagai alat promosi. Kronologi ini jadi pengingat bahwa dunia digital nyata, dan godaan uang cepat bisa berakibat hukum berat.

Dari kisah ini, ada beberapa pelajaran penting, gunakan gadget dengan bijak karena laptop dan HP bisa bantu belajar atau bisnis, tapi juga bisa jadi pintu masalah.

Jangan tergiur uang cepat, tawaran instan manis di awal tapi pahit di akhir. Literasi digital itu wajib, pahami jebakan online sebelum terseret. Dan sebelum klik link atau tawaran instan, tanyakan pada diri sendiri “Apakah ini bermanfaat atau jebakan?.”

Oleh sebab itu, memang dunia maya nyata, dan godaan uang cepat bisa bikin salah langkah.

Darsono dan Rahmad jadi contoh nyata, teknologi boleh canggih, tapi moral dan bijak tetap kendali utama.

Gunakan gadget untuk hal positif, belajar dari kesalahan orang lain, dan jangan sampai klik yang salah jadi bumerang hidup.

Selain itu, Uang cepat selalu terlihat menggoda, tapi harga yang dibayar bisa jauh lebih besar. Jadi sebelum tergoda, cek dulu, apakah langkah ini membawa kebaikan atau malah jebakan digital?. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Menyengat Saat Ini, Apa Penyebabnya

    Cuaca Menyengat Saat Ini, Apa Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.402
    • 0Komentar

    CUACA terik melanda sejumlah wilayah Indonesia sejak awal Mei lalu. Di siang hari, suhu udara terasa lebih menyengat dibanding biasanya. Pun di malam hari, hawa juga terasa panas dan kondisi tersebut apa penyebabnya. Perubahan suhu yang demikian terasa akhir-akhir ini, tidak ayal menimbulkan banyak pertanyaan. Ada fenomena apa? Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, punya jawaban. […]

  • Kapolda Sumsel Distribusikan Sembako Untuk Pengurus Wilayah Muhammadiyah

    Kapolda Sumsel Distribusikan Sembako Untuk Pengurus Wilayah Muhammadiyah

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 833
    • 0Komentar

    KAPOLDA Sumsel, Irjen Pol. Prof Dr Eko Indra Heri S. M.M., didampingi Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol. Rudi Setiawan S.I.K.,S.H.,M.H., PJU Polda Sumsel mendistribusikan sembako berupa beras kepada Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sumsel. Pendistribusian tersebut ditandai dengan penyerahan secara langsung dari Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri,S MM kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumsel, Prof. […]

  • Kubur Impian Sriwijaya FC, Bali United Hadapi Persija di Piala Presiden 2018

    Kubur Impian Sriwijaya FC, Bali United Hadapi Persija di Piala Presiden 2018

    • calendar_month Rabu, 14 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 755
    • 0Komentar

    Penguasaan bola babak pertama didominasi SFC

  • Pemkab Muara Enim Berharap Ini Kepada NWC NU Gelumbang

    Pemkab Muara Enim Berharap Ini Kepada NWC NU Gelumbang

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.557
    • 0Komentar

    BUPATI Muara Enim diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kabupaten Muara Enim Febriansyah ST Wisuda dan Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Sigam serta Pelantikan  Pengurus Majelis Wakil Cabang (NWC) Nahdatul Ulama Kecamatan Gelumbang, Senin (15/3/2021). Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Febriansyah mengucapkan selamat atas terselenggaranya wisuda dan haflah akhirussanah para santri di […]

  • Awas, 15 Titik Simpang Lampu Merah di Palembang Terkoneksi ATCS, Siapa yang Melanggar Langsung KenaTegur !

    Awas, 15 Titik Simpang Lampu Merah di Palembang Terkoneksi ATCS, Siapa yang Melanggar Langsung KenaTegur !

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    SEBANYAK 15 titik utama di Simpang Lampung Merah Kota Palembang telah terkoneksi Area Trafic Control Sistem /ATCS yang dipusatkan di Kantor Dinas Perhubungan [Dishub] Kota Palembang. Melalui ATCS ini nantinya, petugas Dishub bisa memantau langsung keadaan lalu lintas disetiap titiknya, dan bisa memberikan teguran langsung kepada para pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. “Jadi disetiap titik […]

  • Di Tengah Target Indonesia Emas 2045, Ratu Dewa Justru Titip Pesan Soal Ibu kepada Mahasiswa UIN Raden Fatah

    Di Tengah Target Indonesia Emas 2045, Ratu Dewa Justru Titip Pesan Soal Ibu kepada Mahasiswa UIN Raden Fatah

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – PBAK UIN Raden Fatah Palembang tahun ini membawa mahasiswa baru pada gagasan besar tentang generasi intelektual transformatif dan Indonesia Emas 2045. Namun, di tengah tema besar tersebut, Ratu Dewa justru menitipkan pesan yang sangat dekat dengan kehidupan mahasiswa, jangan pernah melupakan doa ibu. Pesan itu disampaikan Wali Kota Palembang Ratu Dewa ketika menghadiri […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop Magazine WordPress Theme MyThemeShop Magnus WordPress Theme MyThemeShop MagXP WordPress Theme MyThemeShop Metro WordPress Theme MyThemeShop Minimalia WordPress Theme MyThemeShop Minimalist WordPress Theme MyThemeShop MoneyFlow WordPress Theme MyThemeShop Monospace WordPress Theme MyThemeShop My WP Backup Pro MyThemeShop My WP Mega Menu