Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Kisah Hidup Si Dua Batang Ramping di Meja Makan

Kisah Hidup Si Dua Batang Ramping di Meja Makan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • visibility 901
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HALO, perkenalkan namaku sumpit, aku sepasang batang ramping yang biasanya nongkrong bareng sendok, garpu, dan kadang pisau di sebuah wadah cantik di meja makan. Bedanya, kalau sendok bentuknya bulat manis, garpu bergigi empat bak senyum palsu mantanmu, aku hanya sepasang kayu lurus ramping, sederhana, dan kadang bikin pemula frustrasi saat mau dipakai.

Tapi jangan salah, meskipun aku cuma sepasang batang lurus, aku punya sejarah panjang, manfaat banyak, dan kisah kocak yang siap kubagikan. Yuk, dengar curhatku sebentar.

Aku lahir ribuan tahun lalu di Tiongkok, sekitar 5.000 tahun silam, waktu itu manusia sedang pintar-pintarnya masak, tapi nggak mau tangannya panas gara-gara ngambil daging dari panci mendidih. Nah, muncullah aku, si sumpit, alat makan praktis yang bisa menjepit makanan tanpa harus nunggu dingin dulu.

Aku lalu jalan-jalan ke Jepang, Korea, Vietnam, bahkan sekarang sampai ke meja makan orang Indonesia, jadi, meski aku asli dari Asia Timur, kini aku sudah jadi warga dunia. Kalau pepatah bilang, “Di mana bumi dipijak, di situ sumpit dipakai”.

Banyak orang mikir aku cuma dipakai buat makan mie. Eh, jangan salah, aku bisa dipakai untuk menjepit sushi, dimsum, bakpao, sampai cilok pun bisa kalau nekat, mengaduk kopi panas biar lebih estetik (asal jangan disangka sedotan), jadi alat masak ringan, misalnya ngocok telur atau menggoreng tempe, bahkan kadang dijadikan tusuk rambut ala drama Korea multifungsi, bukan?

Aku ini ibarat teman serba bisa, kalau sendok spesialis kuah, garpu jago nusuk, pisau ahli motong, aku spesialis “ngejepit dengan elegan”.

Aku ini selalu lahir berpasangan, kalau sendiri, aku nggak bisa apa-apa, kayak pepatah Jawa, “Urip kuwi kudu rukun” (hidup itu harus rukun). Begitu juga aku, sumpit, kalau dipisahkan, aku hanya batang kayu sebatang kara. Tapi kalau berdua, aku bisa angkat mie panjang-panjang tanpa putus, bisa jepit bakso bulat tanpa jatuh.

Hidup juga begitu. Sendiri memang bisa, tapi kalau ada pasangan, sahabat, atau tim yang solid, semuanya jadi lebih gampang.

Biar kuceritakan keseharian kocakku. Aku suka iri sama sendok, dia sering dipuji karena bisa ambil nasi banyak sekaligus. Sementara aku? Ah, paling dapat sebutir nasi yang nakal nempel di ujungku. Tapi tenang, aku balas dendam saat ada mie goreng. Saat sendok bingung ngambil mie yang licin, aku dengan anggun menjepitnya.

Garpu pun sering nyinyir, katanya aku ribet. “Ngapain jepit-jepit, tinggal tusuk aja selesai!” katanya, aku hanya nyengir, karena aku tahu, kalau makan sushi atau tahu isi, ditusuk itu justru nggak sopan. Ingat pepatah, “Ada tempatnya masing-masing, ada caranya setiap hal.”

Kalau boleh kasih wejangan, aku ingin bilang hidup itu butuh keseimbangan, aku sepasang sumpit, panjangnya sama, bentuknya mirip. Kalau salah satu beda, pasti susah dipakai. Begitu juga hidup, butuh kesetaraan. Kesabaran itu penting, pemula yang belajar pakai aku pasti gemeteran, makanan jatuh melulu. Tapi dengan latihan, akhirnya lancar. Sama seperti hidup, semua butuh proses.

Jangan sombong dengan kelebihanmu,  aku bisa jepit mie, tapi lemah di nasi. Sendok bisa kuah, tapi nggak bisa sushi. Semua ada kelebihan dan kekurangan.,jadi, saling melengkapi itu lebih baik.

Itulah kisahku, sumpit, dari Asia Timur aku merantau ke meja makan dunia, aku sederhana, cuma dua batang kayu lurus, tapi mengajarkan banyak hal kerja sama, keseimbangan, kesabaran, dan pentingnya kebersamaan.

Jadi lain kali kamu makan pakai aku, jangan cuma mikirin kenyang. Ingat juga pesan moral yang kubawa. Hidup itu kayak sumpit, kalau mau berhasil, harus ada pasangan, keseimbangan, dan niat yang kuat buat belajar.

Kalau kata pepatah dagelan “Jangan remehkan dua batang kayu, bisa bikin perutmu bahagia dan hatimu belajar bijaksana”

Salam hangat dari aku, sumpit, si dua batang ramping yang selalu setia menemanimu di meja makan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudik & Pulang Kampung, Sebuah Ideologi

    Mudik & Pulang Kampung, Sebuah Ideologi

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.080
    • 0Komentar

    SELAMA ini, lema  “mudik” dan “pulang kampung” tak pernah menjadi kontroversi. Ramai dibahas bersamaan di dunia nyata maupun maya. Di media massa maupun media sosial. Paling-paling lema ‘mudik’ yang setiap tahun ramai menjelang lebaran. Karenanya, kemudian penggunaan lema ini diikuti turunannya, pemudik, arus mudik, dan antonimnya arus balik. Sementara, lema “pulang kampung’ sesekali saja digunakan. […]

  • Bhayangkara Bertabur Bintang, Ex Simbels Tak Gentar

    Bhayangkara Bertabur Bintang, Ex Simbels Tak Gentar

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.359
    • 0Komentar

    DITENGAH kompetisi tak menentu akibat pandemi Covid-19 sejumlah pemain profesional turun gunung mencoba peruntungannya bermain di klub lokal Palembang. Dibalut dengan turnamen Pahlawan Cup menjadikan kompetisi ini pengobat rasa rindu bagi insan sepakbola di Kota Palembang. Laga big match antara dua tim lokal Bhayangkara SFC versus Ex Simbels, Jum’at (27/11) menjadi pertandingan yang dinanti publik […]

  • Sumsel Sabet Provinsi Terbaik Pendukung KUR 

    Sumsel Sabet Provinsi Terbaik Pendukung KUR 

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 966
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar menghadiri pemberian penghargaan bagi pemerintah daerah terbaik, penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbaik, penjamin KUR terbaik-pendukung Program KUR tahun 2017. Acara KUR AWARD berlangsung di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/11/2018). Keberhasilan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendukung dan memajukan koperasi dan UMKM […]

  • Di Balik Dinding Kantor Wali Kota, Seribu Fungsi, Seribu Kenangan & Ribuan Surat Tugas

    Di Balik Dinding Kantor Wali Kota, Seribu Fungsi, Seribu Kenangan & Ribuan Surat Tugas

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 787
    • 0Komentar

    KATA pepatah, “Tak kenal maka tak sayang, sudah kenal malah jadi souvenir”. Nah, begitulah kira-kira nasib Kantor Wali Kota Palembang yang kini tak hanya dipelototi camat-camat dalam apel pagi, tapi juga ditelusuri kisahnya dalam buku sejarah yang baru saja launching. Judulnya panjang, isinya dalam “Kantor Wali Kota Palembang dari Masa ke Masa”. Bukan kaleng-kaleng, buku […]

  • Tambah 50 Kasus Covid di Sumsel, Total 2.703 Kasus, Palembang Tambah 46 Kasus

    Tambah 50 Kasus Covid di Sumsel, Total 2.703 Kasus, Palembang Tambah 46 Kasus

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.282
    • 0Komentar

    JURU Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Yusri menerangkan hari ini ada laporan 50 kasus baru, sementara  dari 50 kasus ini, 46 kasus berasal dari Kota Palembang sehingga total di Tambah 50 Kasus Covid di Sumsel, Total 2.703 Kasus, Palembang Tambah 46 Kasus   “Kasus baru ini berasal dari Palembang 46 orang, Musi Banyuasin 1 orang, […]

  • Kerjasama Pihak Terkait, Pemerintah Rilis Gerakan 1 Juta Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK

    Kerjasama Pihak Terkait, Pemerintah Rilis Gerakan 1 Juta Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 689
    • 0Komentar

    PEMERINTAH merilis Gerakan 1 Juta Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK Indonesia. Gerakan ini dicanangkan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2021. Gerakan ini hasil kerjasama sejumlah pihak, antara lain Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama bekerja sama dengan Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI) dan Bank Indonesia. Bersamaan […]

expand_less
WordPress Archive Nuovo – Social Media, Digital Marketing Agency, SEO WordPress Theme Nur – Alternative & Renewable Energy WordPress Theme Nursera – Home Care & Private Nursing FSE WordPress Theme Nursera – Home Care & Private Nursing Services Elementor Template Kit NurseryPlant – Responsive WooCommerce WordPress Theme Nusafe – Charity & Non-Profit Elementor Template Kit Nusapp – SaaS Startup & Business Elementor Template Kit Nutrical – Health and Diet WordPress Theme Nutrico – Nutrition Health Services WordPress Theme + Appointment Booking Nutrition Facts Label Creator (Elementor addon)