Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Asap Manis yang Bisa Bikin Hidup Berantakan

Asap Manis yang Bisa Bikin Hidup Berantakan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 742
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ASAP manis itu kelihatannya tidak bersalah, malah wanginya bau buah stroberi, mangga, anggur yang bikin menggoda, pokoknya  bau-bau itu yang bikin orang mikir, “Ini anak hidupnya rapi” padahal belum tentu. Bisa jadi hidupnya rapi di luar, tapi di dalam sudah mulai berantakan kayak kabel  listrik dan tali layangan kusut.

Sekarang vape itu bukan cuma alat, tapi sudah kayak kartu identitas sosial. Nongkrong tanpa vape itu rasanya seperti datang ke kondangan tapi lupa selfie. Pegang vape, hisap pelan, buang asap ke langit sambil mikir, “Aku  keren, aku kekinian” masalahnya, yang kekinian dan keren  itu bukan cuma gayanya, tapi juga modus kejahatannya.

Di era digital serba update ini, narkoba juga ikut update. Bandar narkoba sekarang tidak mau kalah sama influencer. Mereka tahu genrasi sekarang  anti dipaksa, tapi gampang penasaran. Maka narkoba tidak lagi datang dengan wajah sangar, tapi menyamar jadi asap manis vape narkoba, wangi, kalem, dan kelihatannya sopan.

Modusnya licin kayak belut dikasih minyak kayu putih, cairan vape yang kelihatannya biasa saja, disisipi zat terlarang. Botolnya sama, baunya sama, rasanya pun kadang tidak beda. Awalnya gratis. Ya… iya-lah, siapa juga yang mau langsung beli masalah jutaan rupiah. Gratis itu seperti senyum mantan, bikin senang, tapi biasanya ada niat tersembunyi.

Bandar narkoba itu paham betul psikologi manusia. Kalau disuruh, orang ngelak. Kalau dikasih, orang nyoba. Kalau sudah nyoba, baru cerita bisa panjang. Gratis itu memang bikin iman goyah lebih cepat dari sinyal HP di parkiran basement mall.

BNNP Sumsel juga sudah kasih lampu merah sambil klakson panjang. Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan mengingatkan, cairan vape sekarang rawan disusupi narkoba.

Harganya tidak main-main, bisa jutaan rupiah, tapi justru sering dibagi gratis di awal sebagai jerat. Logikanya simpel, pancing dulu ikannya, urusan digoreng belakangan.

Tapi, Hisar juga menegaskan hal penting yang sering orang tidak tahu tentang Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 menjamin pecandu yang melapor untuk rehabilitasi tidak diproses hukum dan bahkan dapat layanan gratis.

Negara ini, urusan narkoba, ternyata lebih penyayang daripada omongan tetangga. Ironisnya, meski Sumatera Selatan sudah darurat narkoba, yang datang rehab masih sepi.

Bukan karena pada sehat semua, tapi karena takut. Takut dicap, takut diomongkan, takut hidup makin ribet. Padahal hidup yang sekarang ini saja sudah ribet tanpa narkoba.

Di sinilah masalahnya. Banyak orang lebih takut omongan orang daripada omongan dokter. Lebih takut gosip daripada jarum suntik. Akhirnya masalah disimpan rapat-rapat, kayak utang yang pura-pura lupa.

Gerak cepat bukan gerak jalan

Wali Kota Ratu Dewa memilih gerak cepat, bukan gerak jalan..  sambil menunggu pembentukan BNN Kota yang jalurnya panjang dan berliku kayak jalan rusak habis hujan, Pemkot langsung bikin langkah darurat.

Dibentuklah Satgas Anti Narkoba, disiapkan kantor layanan di Mal Pelayanan Publik Jakabaring, dan sosialisasi digas ke sekolah, kampus, sampai lingkungan ASN.

Intinya jelas, jangan kebanyakan seminar, tapi minim hasil. Ini bukan soal wacana, tapi soal kerja nyata. Langkah ini penting, karena asap manis vape narkoba tidak pilih-pilih korban.

Narkoba tidak peduli kamu anak baik-baik, mahasiswa teladan, atau pegawai rajin absen. Targetnya justru orang yang merasa paling aman dan yakin bisa ngatur semuanya. Padahal dalam hidup, yang paling sering tumbang itu bukan yang ceroboh, tapi yang terlalu percaya diri.

Jadi sebenarnya simpel, cuma sering kalah sama gaya. Jangan sembarangan terima apa pun dari orang yang tidak dikenal, apalagi yang gratis sebab dalam hidup ini yang benar-benar gratis itu jarang bahkan biasanya ada harga yang ditagih belakangan. Dan untuk urusan narkoba, harganya bukan pakai cicilan.

Vape itu alat, nongkrong itu hak, yang bikin hidup berantakan adalah kebiasaan meremehkan. Meremehkan risiko, meremehkan peringatan, dan terlalu yakin dengan mantra sakti, “Tenang, aku bisa berhenti kapan saja.” Kalimat ini sudah menjatuhkan lebih banyak orang daripada kulit pisang.

Perlu dingat, asap manis vape narkoba adalah potret era yang lagi bingung. Kejahatan rajin update, sementara kewaspadaan kita sering malas upgrade. Asapnya memang wangi, tapi efeknya bisa panjang dan pahit.

Oleh sebab itu, gaya hidup boleh kekinian, tapi akal sehat jangan ketinggalan. Jangan sampai demi asap wangi beberapa detik, hidup berantakan bertahun-tahun, karena asap itu cepat hilang, tapi penyesalan itu bisa stay lama, bahkan lebih setia dari mantan mu.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Elektronifikasi Keuangan Daerah,OKI Fokus 3 Hal Ini

    Dorong Elektronifikasi Keuangan Daerah,OKI Fokus 3 Hal Ini

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.324
    • 0Komentar

    PEMERINTAH mendorong elektronifikasi transaksi keuangan daerah. Tiga area yang jadi fokus, yaitu penyaluran bantuan sosial, transaksi keuangan dan pembaharuan klasifikasi, kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah.  “Karenasejalan dengan perkembangan kebutuhan pengelolaan keuangan negara, pengelolaan sumber daya keuangan pemerintah secara efisien dirasakan semakin penting” ujar Wakil Bupati OKI, H. M. Dja’far Shodiq dalam acara […]

  • Fak. Kedokteran UNSRI Bisa Jadi Pusat Pendidikan dan Kesehatan Terbaik di Indonesia

    Fak. Kedokteran UNSRI Bisa Jadi Pusat Pendidikan dan Kesehatan Terbaik di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.704
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru meninjau progres pembangunan gedung kuliah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri)  yang terletak di lingkungan RSUD Siti Fatimah Az-zahra Kamis (15/9). Gedung Fakultas Kedokteran Unsri diyakini oleh Herman Deru akan menjadi Pusat Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan  Terbaik  Di Indonesia.  Sebab lanjut dia hadirnya gedung fakultas kedokteran Unsri yang […]

  • Dorong CSR Perusahaan Punya Peran Aktif Penanganan Peyandang Disabilitas

    Dorong CSR Perusahaan Punya Peran Aktif Penanganan Peyandang Disabilitas

    • calendar_month Senin, 17 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.174
    • 0Komentar

    Palembang –  Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H Nasrun Umar mengaku bangga atas prestasi dan keterampilan  yang telah banyak  ditorehkan para peyandang disabilitas di Sumatera Selatan. Meskipun mempunyai keterbatasan fisik  namun tetap memiliki  keterampilan luar biasa, hal tersebut diungkapkan Sekda Nasrun Umar saat menghadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI)  yang dipusatkan di gedung serbaguna panti sosial […]

  • Rumah Kakek Berusia 102 Tahun di Muba Dilalap Api

    Rumah Kakek Berusia 102 Tahun di Muba Dilalap Api

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.209
    • 0Komentar

    NASIB malang dialami Ahmad dan keluarga, pasalnya kediaman Kakek Ahmad yang sudah duduk di usia 102 tahun ini yang berada di Kelurahan Bayung Lencir Kabupaten Muba rata dengan tanah karena dilalap si jago merah pada Kamis (7/5/2020) pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Beruntung pada kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, dugaan sementara penyebab kebakaran tersebut […]

  • Tips Perhiasan Emas Agar Tetap Stylish dan Terjangkau

    Tips Perhiasan Emas Agar Tetap Stylish dan Terjangkau

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kenaikan harga emas global dalam beberapa bulan terakhir membuat banyak orang berpikir dua kali sebelum membeli perhiasan. Meski demikian, industri perhiasan di Indonesia terus berinovasi agar produk tetap menarik, modern, dan bisa dijangkau konsumen. Para pengrajin menghadapi tantangan ini dengan strategi kreatif, menyesuaikan kadar emas, memodifikasi desain, dan menawarkan variasi produk yang fleksibel. […]

  • Meski Wabah COVID-19, Ekspor Sumsel Tetap Jalan

    Meski Wabah COVID-19, Ekspor Sumsel Tetap Jalan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.910
    • 0Komentar

    SELAIN memastikan kebutuhan pangan tersebut, Ia juga mengecek  pelabuhan Boombaru untuk untuk melihat aktivitas ekspor impor terus berjalan seperti biasa meski ada pandemi Covid. Seperti misalnya ekspor batubara ke Malaysia, China juga India. “Alhamdulillah kegiatan rutin ekspor impor komoditi kita tidak mandek. Seperti sawit, batubara semua masih jalan. Bukan penurunan, ya paling ada keterlambatan karena […]

expand_less
WordPress Archive YITH WooCommerce Social Login Premium YITH WooCommerce Stripe Premium YITH WooCommerce Subscription Premium YITH WooCommerce Surveys Premium YITH WooCommerce Tab Manager Premium YITH WooCommerce Terms and Conditions Popup Premium YITH WooCommerce Uploads Premium YITH WooCommerce Waiting List Premium YITH WooCommerce Watermark Premium YITH WooCommerce Wishlist Premium