Ekonomi

OJK : Lembaga Jasa Keuangan di Indonesia Semakin Kuat

Asumsi CAR disesuaikan ke level setara dengan rata-rata CAR perbankan di Kawasan ASEAN – yakni 18%,

foto : ilustrasi

SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai lembaga jasa keuangan di Indonesia relatif kuat, hal ini dapat dilihat dari  salah satunya CAR (Capital adequacy ratio)  perbankan sebesar 23,36%.

Dengan asumsi CAR disesuaikan ke level setara dengan rata-rata CAR perbankan di Kawasan ASEAN – yakni 18%, maka industri perbankan di Indonesia memiliki potensi untuk mendorong penyaluran kredit, bahkan sampai dengan Rp640 triliun.

Selain itu, katanya kuatnya permodalan juga didukung tingkat resio kredit yang terkendali dengan NPL 1,11% net, dengan tren yang menurun.

Likuiditas Nasional yang tersedia di sektor jasa keuangan juga masih sangat memadai mencapai Rp626 triliun. “Kami optimistis target pertumbuhan ekonomi pada 2018 sebesar 5,4% dapat tercapai, karena sektor jasa keuangan mampung mendukung pencapaian target,”ulas Ahmad Hidayat, Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Audit Internal Manajemen Resiko dan Pengendalian Kualitas, dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2017, Regional 7 Sumbagsel, Selasa (23/1/2018).

Comments

Terpopuler

To Top