Ekonomi

Ketua Asbanda Sebut BPD Cocok Jadi Penyalur KPR Rumah Bersubsidi

“Porsi BPD untuk realisasi penyaluran unit FLPP hanya sekitar 2,4 %,”

foto : ilustrasi

SUMSELTERKINI.ID, Makasar – Bank Pembangunan Daerah (BPD) dinilai sangat cocok menjadi penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi menyusul infrastrukturnya kuat diseluruh pelosok desa.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Edie Rizliyanto menerangkan transformasi BPD dalam penyaluran KPR bisa bertambah jumlah BPD sebagai bank pelaksana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Hal itu tentunya sesuai dengan program  Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna menyelesaikan target sejuta rumah.

“BPD sebagai bank pelaksana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). BPD juga diharapkan meningkatkan KPR program maupun KPR non-program,” katanya belum lama ini dilansir WE.

Edie  menerangkan BPD sebagai sistem perbankan lokal, dapat lebih efisien dalam memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan perumahan.

“Keunggulan lain, BPD lebih mengenal karakteristik masyarakat daerah masing-masing,” terang dia.

Dia menambahkan pembiayaan KPR bersubsidi melalui FLPP memang masih didominasi BTN. BPD hanya turut andil pada pembiayaan kredit sekitar 12 ribu rumah.

Adapun BPD ungkapnya masih kalah jauh dari bank lainnya, pembiayaan KPR BPD hanya 12.234. Bank lain yang turut andil adalah BTN Syariah, bank BUMN, dan bank swasta.

“Porsi BPD untuk realisasi penyaluran unit FLPP hanya sekitar 2,4 %,” jelas Edie.

Masih merujuk data, total realisasi dana kredit perumahan bersubsidi mencapai Rp29,81 triliun. Pulau Jawa masih sangat mendominasi dengan kontribusi mencapai 57,74%. Total rumah yang dibangun mencapai 294.841 unit dengan dana Rp16,92 triliun.

 

Comments

Terpopuler

To Top