Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » “Ekspor Kita Naik, Tapi… Masa Sumsel Terus Ngangon Batubara & Nyadap Sawit Doang?”

“Ekspor Kita Naik, Tapi… Masa Sumsel Terus Ngangon Batubara & Nyadap Sawit Doang?”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
  • visibility 748
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id – Baru-baru ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan menggelar rilis yang bikin sebagian pejabat bisa tersenyum miring, ekspor kita naik, inflasi pun ikut menanjak. Katanya, neraca perdagangan kita surplus US$515,16 juta.

Lumayan, katanya, bisa buat modal beli mimpi jadi provinsi maju. Tapi coba kita tengok lebih saksama, jangan-jangan kita ini senang jalan, tapi jalannya itu-itu saja lewat kebun sawit, nambang batubara, nyalain kompor pakai listrik yang terus naik, dan sesekali beli emas perhiasan biar dibilang mewah di tengah jerit harga cabai.

Inflasi month-to-month mencapai 1,39%. Pendorong utamanya? Tarif listrik. Artinya, makin banyak yang kepanasan bukan cuma karena cuaca, tapi juga tagihan PLN. Tambah lagi, emas perhiasan jadi penyumbang inflasi y-on-y terbesar. Entah itu karena warga makin suka tampil mentereng, atau karena emas dianggap investasi terakhir saat harga cabai lebih mengerikan daripada film horor lokal.

Tapi yang paling menarik (dan harusnya bikin kita garuk-garuk kepala), ekspor kita tetap bergantung pada sawit, karet, dan batubara, seolah-olah kita ini negara zaman Belanda, yang kalau nggak ngangkut hasil bumi, ya nambang dari pagi sampe maghrib. Padahal dunia sekarang sudah geser. Orang udah mulai jualan ide, pengalaman, dan gaya hidup. Ekonomi kreatif merajalela. Tapi Sumsel? Masih sibuk ngasap dari cerobong dan ngambek kalau harga CPO jatuh.

Kita memang punya sumber daya alam yang melimpah atau dalam bahasa teknokrat  endowment factors, tapi jangan sampai jadi kutukan kekayaan, seperti kata Prof. Emil Salim, “Sumber daya alam yang dikelola tanpa visi hanya akan menjadi jebakan ekonomi.” Nah loh. Udah kaya sawit, masih jebakan juga.

Coba lihat tetangga sebelah Jawa Barat, mereka dorong petani kopi Garut bukan cuma jual biji, tapi juga buka kedai kopi bertema lokal, jual pengalaman memetik kopi, bahkan bikin paket wisata ‘ngopi di kabut pegunungan’. Sementara kita di Sumsel, punya kopi Semendo yang rasanya mantap, tapi pemasarannya belum begitu maksimal, meskipun ada ekspor tapi masih seputar negara tetangga- Negeri Jiran Malaysia.

Kenapa nggak kita kolaborasikan petani kopi dengan anak muda kreatif? Bikin konten, desain kemasan, jualan online, bahkan gelar Festival Kopi Semendo tiap tahun. Nah itu baru namanya ekspor rasa, bukan cuma ekspor hasil.

Atau lihat Banyuwangi. Kabupaten kecil ini dulu cuma dikenal lewat lagu “Umbul-umbul Blambangan”. Tapi sejak mereka berani ngolah sektor agrowisata dan budaya, sekarang turis antre buat liat sunrise di Ijen, nonton festival rakyat, bahkan beli mangga lokal dalam bentuk keripik kekinian. Semua dimulai dari keberanian menjual pengalaman, bukan cuma barang.

Lantas kenapa Sumsel nggak bisa? Kita punya durian Musi Rawas, nanas Prabumulih, sayur mayur Lahat, beras premium Ogan Ilir. Tapi belum pernah ada Festival Nanas Goyang Lidah, apalagi “Durian Run” di kebun lokal. Coba kalau ada? Bisa-bisa konten viral, TikTok rame, ekonomi desa naik, dan tentu saja devisa nambah.

Ekonomi kreatif bukan sekadar film dan musik. Ia bisa masuk ke agrobisnis  desain kemasan pupuk organik, pelatihan tani lewat video YouTube, bahkan jual bibit online pakai sistem langganan seperti Netflix. Petani bisa jadi content creator, hasil panen bisa dijual lewat live shopping. Tapi ya itu tadi, semua butuh keberanian untuk keluar dari zona nyaman kebun dan tambang.

Seperti kata Sandiaga Uno, “Kita tidak bisa lagi mengandalkan sumber daya alam saja. Masa depan Indonesia ada pada kreativitas, inovasi, dan kemampuan adaptasi.” Kalau Sandi bicara, kadang kita tertawa, tapi kali ini bolehlah kita aminkan.

Jadi, meski ekspor kita naik, jangan terlena. Jangan sampai kita ini kayak orang yang tiap minggu menang lomba panjat pinang, tapi tak pernah bisa keluar dari lingkaran tiang itu sendiri. Pusing di atas, jatuh ke bawah, naik lagi, dan begitu terus.

Mari kita siapkan Sumsel masa depan. Yang bukan hanya jago nyadap sawit dan nambang batubara, tapi juga lihai jual cerita dari dapur, ladang, dan festival. Supaya suatu hari nanti, dunia mengenal Sumsel bukan cuma dari ekspor karet, tapi dari ide-ide segar dan kreativitas yang berkelanjutan. Karena seperti kata pepatah lama. “Kalau bisa menjual rasa, kenapa cuma menjual batang?”.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN Palembang Award 2020, Ciptakan ASN Berkualitas

    ASN Palembang Award 2020, Ciptakan ASN Berkualitas

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.113
    • 0Komentar

    MALAM Grand Final Pemilihan Aparatur Sipil Negara (ASN) Palembang Awards 2020 yang berlangsung di The Sultan Convention Center menjadi bukti bahwa selain lulus kompetensi dalam pertarungan CPNS, ternyata memiliki ilmu pengetahuan serta menguasai penugasan disegala bidang menjadi sebuah pertimbangan dalam mempercepat kinerja. Dalam acara tersebut  dihadiri Gubernur Sumsel Herman Deru, Ketua BPK RI Agung Firman […]

  • Gubernur Minta Gojek Aktif Bantu Walikota Jaga Kebersihan

    Gubernur Minta Gojek Aktif Bantu Walikota Jaga Kebersihan

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.254
    • 0Komentar

    MENJAGA kebersihan dari pembuang sampah sembarangan menjadi harga mati Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Bahkan jargon Walikota Palembang H.Harnojoyo “ Tidak bisa membersihkan jangan ngotori bae jadilah” digaungkan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) didepan ratusan driver online Gojek Palembang, Kamis (27/2/2020) saat festival mitra Gojek aman dan terpercaya di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. “Pemkot Palembang harus […]

  • Presiden Resmikan Bendungan Ke Tujuh,  Dapat Aliri Persawahan 7800 Ha

    Presiden Resmikan Bendungan Ke Tujuh, Dapat Aliri Persawahan 7800 Ha

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.088
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko meresmikan selesainya pembangunan Bendungan Bendo di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Selasa (7/9/2021). “Alhamdulillah Bendungan Bendo sudah rampung dan siap difungsikan. Bendungan yang […]

  • Empat Cara Atasi Eror Aplikasi PeduliLindungi

    Empat Cara Atasi Eror Aplikasi PeduliLindungi

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

    APLIKASI PeduliLindungi saat ini menjadi satu-satunya platform yang digunakan masyarakat untuk melakukan sejumlah aktivitas sosial. Rekam jejak penggunanya akan termuat dalam aplikasi resmi yang dibuat pemerintah ini. Banyak manfaat yang didapatkan dalam menggunakan Aplikasi PeduliLindungi. Pertama adalah untuk verifikasi pelaksanaan vaksinasi. Pasalnya, sertifikat vaksin akan tersimpan di dalam aplikasi ini baik dosis pertama maupun dosis […]

  • “Naik Haji, Bukan Cuma Ganti Sarung Baru”

    “Naik Haji, Bukan Cuma Ganti Sarung Baru”

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 768
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Di Asrama Haji Pondok Gede pagi itu, suasana lebih ramai dari antrean minyak goreng saat lebaran. Para jemaah dengan wajah sumringah, sebagian mata berkaca-kaca, dan sisanya bingung cara nyalain mode pesawat di HP, bersiap memulai perjalanan suci ke Tanah Suci. Menteri Agama, Nasaruddin Umar, berdiri gagah di podium. Tapi yang ia bicarakan bukan sekadar […]

  • Masih Ada Pemadaman Listrik di Kalimantan, Prabowo Minta Penanganan Dipercepat

    Masih Ada Pemadaman Listrik di Kalimantan, Prabowo Minta Penanganan Dipercepat

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemadaman listrik masih terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan. Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) mempercepat penanganan agar gangguan listrik segera teratasi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan Presiden telah menginstruksikan koordinasi dengan PLN untuk mempercepat pemulihan di wilayah yang masih terdampak. Menurutnya, pemadaman bukan disebabkan […]

expand_less
WordPress Archive Gravity | Interior Design & Furniture Store WordPress Theme Gravity Perks Auto Login Gravity Perks Gravity Forms Better User Activation Gravity Perks Gravity Forms Conditional Pricing Gravity Perks Gravity Forms Copy Cat Gravity Perks – Gravity Forms Easy Passthrough Gravity Perks – Gravity Forms eCommerce Fields Gravity Perks – Gravity Forms Live Preview Gravity Perks Gravity Forms Pay Per Word Gravity Perks Limit Choices Plugin