Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » “Ekspor Kita Naik, Tapi… Masa Sumsel Terus Ngangon Batubara & Nyadap Sawit Doang?”

“Ekspor Kita Naik, Tapi… Masa Sumsel Terus Ngangon Batubara & Nyadap Sawit Doang?”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
  • visibility 770
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id – Baru-baru ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan menggelar rilis yang bikin sebagian pejabat bisa tersenyum miring, ekspor kita naik, inflasi pun ikut menanjak. Katanya, neraca perdagangan kita surplus US$515,16 juta.

Lumayan, katanya, bisa buat modal beli mimpi jadi provinsi maju. Tapi coba kita tengok lebih saksama, jangan-jangan kita ini senang jalan, tapi jalannya itu-itu saja lewat kebun sawit, nambang batubara, nyalain kompor pakai listrik yang terus naik, dan sesekali beli emas perhiasan biar dibilang mewah di tengah jerit harga cabai.

Inflasi month-to-month mencapai 1,39%. Pendorong utamanya? Tarif listrik. Artinya, makin banyak yang kepanasan bukan cuma karena cuaca, tapi juga tagihan PLN. Tambah lagi, emas perhiasan jadi penyumbang inflasi y-on-y terbesar. Entah itu karena warga makin suka tampil mentereng, atau karena emas dianggap investasi terakhir saat harga cabai lebih mengerikan daripada film horor lokal.

Tapi yang paling menarik (dan harusnya bikin kita garuk-garuk kepala), ekspor kita tetap bergantung pada sawit, karet, dan batubara, seolah-olah kita ini negara zaman Belanda, yang kalau nggak ngangkut hasil bumi, ya nambang dari pagi sampe maghrib. Padahal dunia sekarang sudah geser. Orang udah mulai jualan ide, pengalaman, dan gaya hidup. Ekonomi kreatif merajalela. Tapi Sumsel? Masih sibuk ngasap dari cerobong dan ngambek kalau harga CPO jatuh.

Kita memang punya sumber daya alam yang melimpah atau dalam bahasa teknokrat  endowment factors, tapi jangan sampai jadi kutukan kekayaan, seperti kata Prof. Emil Salim, “Sumber daya alam yang dikelola tanpa visi hanya akan menjadi jebakan ekonomi.” Nah loh. Udah kaya sawit, masih jebakan juga.

Coba lihat tetangga sebelah Jawa Barat, mereka dorong petani kopi Garut bukan cuma jual biji, tapi juga buka kedai kopi bertema lokal, jual pengalaman memetik kopi, bahkan bikin paket wisata ‘ngopi di kabut pegunungan’. Sementara kita di Sumsel, punya kopi Semendo yang rasanya mantap, tapi pemasarannya belum begitu maksimal, meskipun ada ekspor tapi masih seputar negara tetangga- Negeri Jiran Malaysia.

Kenapa nggak kita kolaborasikan petani kopi dengan anak muda kreatif? Bikin konten, desain kemasan, jualan online, bahkan gelar Festival Kopi Semendo tiap tahun. Nah itu baru namanya ekspor rasa, bukan cuma ekspor hasil.

Atau lihat Banyuwangi. Kabupaten kecil ini dulu cuma dikenal lewat lagu “Umbul-umbul Blambangan”. Tapi sejak mereka berani ngolah sektor agrowisata dan budaya, sekarang turis antre buat liat sunrise di Ijen, nonton festival rakyat, bahkan beli mangga lokal dalam bentuk keripik kekinian. Semua dimulai dari keberanian menjual pengalaman, bukan cuma barang.

Lantas kenapa Sumsel nggak bisa? Kita punya durian Musi Rawas, nanas Prabumulih, sayur mayur Lahat, beras premium Ogan Ilir. Tapi belum pernah ada Festival Nanas Goyang Lidah, apalagi “Durian Run” di kebun lokal. Coba kalau ada? Bisa-bisa konten viral, TikTok rame, ekonomi desa naik, dan tentu saja devisa nambah.

Ekonomi kreatif bukan sekadar film dan musik. Ia bisa masuk ke agrobisnis  desain kemasan pupuk organik, pelatihan tani lewat video YouTube, bahkan jual bibit online pakai sistem langganan seperti Netflix. Petani bisa jadi content creator, hasil panen bisa dijual lewat live shopping. Tapi ya itu tadi, semua butuh keberanian untuk keluar dari zona nyaman kebun dan tambang.

Seperti kata Sandiaga Uno, “Kita tidak bisa lagi mengandalkan sumber daya alam saja. Masa depan Indonesia ada pada kreativitas, inovasi, dan kemampuan adaptasi.” Kalau Sandi bicara, kadang kita tertawa, tapi kali ini bolehlah kita aminkan.

Jadi, meski ekspor kita naik, jangan terlena. Jangan sampai kita ini kayak orang yang tiap minggu menang lomba panjat pinang, tapi tak pernah bisa keluar dari lingkaran tiang itu sendiri. Pusing di atas, jatuh ke bawah, naik lagi, dan begitu terus.

Mari kita siapkan Sumsel masa depan. Yang bukan hanya jago nyadap sawit dan nambang batubara, tapi juga lihai jual cerita dari dapur, ladang, dan festival. Supaya suatu hari nanti, dunia mengenal Sumsel bukan cuma dari ekspor karet, tapi dari ide-ide segar dan kreativitas yang berkelanjutan. Karena seperti kata pepatah lama. “Kalau bisa menjual rasa, kenapa cuma menjual batang?”.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Besar di Jalur Gajah Mukomuko, 627 Sawit Dibabat, Ranjau Ditemukan

    Aksi Besar di Jalur Gajah Mukomuko, 627 Sawit Dibabat, Ranjau Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kawasan Hutan Produksi (HP) Teramang, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, kembali ditertibkan. Tim gabungan menyisir area yang masuk Bentang Alam Seblat tersebut pada 10–16 September 2026 dan menemukan sejumlah aktivitas yang mengancam kawasan hutan sekaligus ruang jelajah Gajah Sumatera. Dalam operasi itu, sekitar 300 hektare kawasan hutan berhasil dikuasai kembali. Sebanyak 627 batang kelapa sawit dimusnahkan […]

  • Dorong Kinerja 2020, Ini Yang Bakal Dilakukan Pelindo II Palembang

    Dorong Kinerja 2020, Ini Yang Bakal Dilakukan Pelindo II Palembang

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.982
    • 0Komentar

    PT Pelabuhan Indonesia [Pelindo] II/IPC Cabang Palembang optimistis, kinerja pada 2020 lebih baik dibanding tahun ini. General Manager (GM) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Palembang, Agus Edi Santoso menjelaskan, ada beberapa prioritas kerja yang tetap akan dikerjakan, seperti peningkatan kualitas pelayanan. Selain itu, kata Agus Pelindo II tetap akan melakukan perbaikan infrastruktur jalan, perawatan alat bongkar muat dengan metode elektrifikasi, […]

  • Janji Wagub Sumsel di HUT Kota Prabumulih, Apa Saja !

    Janji Wagub Sumsel di HUT Kota Prabumulih, Apa Saja !

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 913
    • 0Komentar

      SUMSELTERKINI.CO.ID, PRABUMULIH – Semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Prabumulih 17 tahun tepat pada 17 Oktober 2018 terasa berbeda di Bumi Seinggok Sepemunyian. Terlebih perayaan ini dihadiri langsung Wakil Gubernur Sumsel Ir.Mawardi Yahya yang merupakan kakak kandung Walikota Prabumulih, Ridho Yahya. Tak hanya wagub, ribuan masyarakat juga tampak tumpah ruah hadir menghadiri sidang […]

  • Saudi Batasi Haji 2021 Hanya untuk Domestik dan Ekspatriat, Kemenag Akan Fokus Persiapkan Haji 1443 H, Semoga 2022 Indonesia Berangkat

    Saudi Batasi Haji 2021 Hanya untuk Domestik dan Ekspatriat, Kemenag Akan Fokus Persiapkan Haji 1443 H, Semoga 2022 Indonesia Berangkat

    • calendar_month Minggu, 13 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 945
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kerajaan Arab Saudi telah mengumumkan bahwa skema haji 1442 H/2021 M hanya untuk warga negara Saudi dan warga asing (ekspatriat) yang saat ini tinggal di sana. “Pemerintah Saudi mengumumkan haji hanya dibuka untuk domestik dan ekspatriat saja. Dengan menimbang keselamatan dan keamanan jemaah dari ancaman Covid-19 yang belum reda. Sebagaimana Pemerintah RI, keselamatan dan […]

  • Hari Antikorupsi Sedunia  Secara Virtual, Stakeholders Diingatkan Konsisten Berantas Korupsi

    Hari Antikorupsi Sedunia  Secara Virtual, Stakeholders Diingatkan Konsisten Berantas Korupsi

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.049
    • 0Komentar

    PALEMBANG- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan upaya pencegahan  dan pemberantasan korupsi. Komitmen tersebut sejalan dengan ditunjuknya provinsi ini sebagai pilot project penerapkan Whistleblower System (WBS) atau sistem pengungkap fakta, kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. Gubernur Sumsel Herman Deru dibincangi usai menghadiri Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia)  yang digelar secara […]

  • Asian Games di Palembang, PT Pertamina MOR siap Tambah Avtur

    Asian Games di Palembang, PT Pertamina MOR siap Tambah Avtur

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 969
    • 0Komentar

    “Kami jamin pasokan avtur aman dan juga melakukan berbagai langkah untuk memastikan pengisian avtur dapat berjalan tepat waktu saat acara tersebut,”

expand_less
WordPress Archive Gravity | Interior Design & Furniture Store WordPress Theme Gravity Perks Auto Login Gravity Perks Gravity Forms Better User Activation Gravity Perks Gravity Forms Conditional Pricing Gravity Perks Gravity Forms Copy Cat Gravity Perks – Gravity Forms Easy Passthrough Gravity Perks – Gravity Forms eCommerce Fields Gravity Perks – Gravity Forms Live Preview Gravity Perks Gravity Forms Pay Per Word Gravity Perks Limit Choices Plugin