Kamis, 22 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Diskon 50% Retribusi Alat Berat, Petani Muba Senyum Lebar

Diskon 50% Retribusi Alat Berat, Petani Muba Senyum Lebar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 1.278
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABAR gembira datang dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Bupati Muba H.M. Toha Tohet, S.H kembali bikin gebrakan yang bikin masyarakat, khususnya petani dan pekebun, tersenyum sampai kelihatan giginya lantaran di saat dunia lagi heboh dengan isu kenaikan pajak, sebaliknya Pemkab Muba justru memberikan diskon 50 persen retribusi pemakaian alat berat, dari yang awalnya Rp240 ribu, kini cukup bayar Rp120 ribu saja.

Langkah ini bukan sekadar potongan harga ala “cuci gudang akhir tahun”, tapi punya efek domino bagi perekonomian rakyat. “Semoga dengan penurunan retribusi ini bisa membantu masyarakat. Nanti juga diusahakan minimal satu kecamatan ada satu alat berat,” kata Bupati Toha Tohet, Selasa (16/9/2025) saat memimpin rapat di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate.

Kalau dipikir-pikir, diskon retribusi alat berat ini ibarat “oli” yang bikin roda ekonomi petani dan pekebun lebih mulus. Dulu, biaya sewa alat berat terasa seperti batu besar di tengah jalan, bikin langkah seret. Sekarang, dengan tarif separuh harga, petani bisa lebih leluasa mengolah lahan.

Kepala Dinas Perkebunan Muba, Akhmad Toyibir, juga ikut menggarisbawahi dampaknya, menurutnya, kebijakan ini diharapkan meningkatkan produktivitas perkebunan, membuka peluang usaha baru, dan yang paling penting mencegah pembakaran lahan. “Kemudahan membuka lahan tanpa membakar menjadi alternatif terbaik,” tegasnya.

Misalnya seorang petani di Babat Toman, biasanya, kalau mau buka lahan, dia harus berpikir dua kali, “Uang sewa alat berat mahal, nanti lebih baik pakai korek saja?” dengan harga sewa separuhnya, pilihan “korek api” bisa diganti dengan “korek senyum”.

Ada pepatah bilang, “Kalau ada jalan pintas, jangan malah nyemplung sawah.” Begitu juga dengan petani, kalau ada diskon alat berat, jangan malah nekad bakar lahan, hemat itu boleh, tapi jangan sampai bikin bumi ikut “kepanasan”.

Di level Nasional dan global, isu kenaikan pajak, biaya produksi, sampai harga pupuk sering bikin kepala petani cenat-cenut. Tapi di Muba, solusi lokal justru jadi jawaban, diskon retribusi ini bukan cuma soal angka, tapi tentang keberpihakan.

Ibaratnya begini ekonomi global itu, seperti pertandingan bola di stadion megah, kadang rakyat cuma jadi penonton di tribun. Tapi ekonomi lokal ala Muba ini bikin rakyat bisa ikut main di lapangan. Alat berat bukan lagi mimpi mahal, tapi fasilitas yang bisa diakses.

Kalau petani bisa menghemat Rp120 ribu sekali sewa alat berat, bayangkan kalau dalam setahun mereka berkali-kali pakai. Uang yang tadinya habis buat bayar retribusi, bisa dialihkan ke hal lain, beli pupuk tambahan, ongkos sekolah anak, atau bahkan jajan bakso di pasar, di sinilah efek berantai terasa. Perputaran uang lokal makin kencang, warung kopi ramai, pasar desa hidup, ekonomi rakyat pun menggeliat.

Ada cerita unik, seorang camat bercanda saat rapat, “Kalau begini terus, jangan-jangan petani kita jadi ketagihan diskon. Nanti minta promo buy 1 get 1 gratis alat berat pula!” semua tertawa, tapi di balik tawa itu ada kebenaran, kebijakan pro-rakyat memang bikin candu, karena terasa langsung manfaatnya.

Secara ekonomi, diskon 50 persen retribusi ini bisa disebut sebagai subsidi tidak langsung, pemerintah memang tidak memberi uang tunai ke petani, tapi mengurangi beban biaya produksi mereka. Hasilnya, petani bisa meningkatkan margin keuntungan, yang pada akhirnya menaikkan daya beli, dengan begitu, konsumsi rumah tangga naik, ekonomi daerah pun ikut terdongkrak.

Kalau mau dianalogikan, kebijakan ini seperti menurunkan beban tas yang dipikul anak sekolah. Tasnya tetap ada, buku tetap banyak, tapi beratnya berkurang, anak jadi bisa lari lebih cepat menuju masa depan.

Kebijakan ini mengingatkan kita pada pepatah lama “Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul”, pemerintah dan rakyat, kalau saling berbagi beban, maka hasilnya lebih adil dan seimbang.

Diskon 50 persen retribusi alat berat di Muba bukan sekadar angka di kertas, tapi senyum nyata di wajah petani. Dari ladang sampai ke kantong belanja, dampaknya berantai. Humor boleh jadi bumbu, tapi intinya jelas, ketika kebijakan berpihak pada rakyat, ekonomi pun ikut menari, dan siapa tahu, suatu hari nanti pepatah baru lahir dari Muba “Diskon separuh, rezeki penuh”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kado dari Pempro Sumsel untuk Pemkot Palembang

    Kado dari Pempro Sumsel untuk Pemkot Palembang

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 939
    • 0Komentar

    HARI jadi Kota Palembang ke 1336 yang diperingati Senin (17/6) terasa lebih spesial. Ini karena Gubernur Sumsel Herman Deru memberikan kado istimewa berupa anggaran dana sebesar Rp86 miliar untuk percepatan pembangunan di Kota Palembang. “Hari ini saya bawa uang Rp 86 miliar untuk percepatan pembangunan. Terima kasih kepada DPRD Provinsi Sumsel. Ini luar biasa, ini yang […]

  • Kedatangan Vaksin Tahap ke-22 Sebanyak 1,4 Juta Dosis Vaksin Tiba

    Kedatangan Vaksin Tahap ke-22 Sebanyak 1,4 Juta Dosis Vaksin Tiba

    • calendar_month Selasa, 13 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 650
    • 0Komentar

    SIANG ini, telah datang lagi tambahan 1.408.000 vaksin dalam bentuk jadi yang diproduksi Sinopharm. Vaksin tahap ke-22 ini tiba dengan pesawat Garuda GA 891 dan akan diberangkatkan ke fasilitas penyimpanan Kimia Farma di Jawa Barat Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan, “Ini kedatangan ke-3 vaksin Sinopharm (catatan redaksi: di luar sumbangan dari Uni […]

  • AFP Dan Aspov PSSI Sumsel Gelar Kursus Lisensi Pelatih Futsal Level 1 Nasional

    AFP Dan Aspov PSSI Sumsel Gelar Kursus Lisensi Pelatih Futsal Level 1 Nasional

    • calendar_month Selasa, 22 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.061
    • 0Komentar

    SEBANYAK 28 peserta yang terdiri dari berbagai daerah ambil bagian kursus lisensi pelatih Futsal Level 1 Nasional di Palembang 18-21 Desember 2020. Kegiatan yang diselenggarakan Sriwijaya Sport Science Indonesia yakni sebuah lembaga kelolahragaan yang bergerak di bidang sport management, sport course, dan sport consultant yang kehadirannya mampu berkolaborasi dalam peningkatan mutu SDM di bidang olahraga […]

  • BingX Dukung Daftar Humanodes ($HMND)

    BingX Dukung Daftar Humanodes ($HMND)

    • calendar_month Sabtu, 29 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.849
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, SINGAPURA –  BingX, salah satu bursa crypto terkemuka, baru-baru ini mengumumkan dukungannya untuk Humanode, sebuah platform yang bertujuan untuk menciptakan jaringan terdesentralisasi yang kuat dan berkelanjutan untuk aplikasi keuangan, yang menawarkan kesempatan kepada penggunanya untuk berpartisipasi dalam proyek yang menjanjikan ini. Humanode adalah jaringan kripto-biometrik bertenaga manusia yang mengintegrasikan kriptografi perintis dengan biometrik […]

  • Terkait Registrasi Kartu SIM, DPR : Jangan Sampai Masyarakat Jadi Korban

    Terkait Registrasi Kartu SIM, DPR : Jangan Sampai Masyarakat Jadi Korban

    • calendar_month Kamis, 1 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.358
    • 0Komentar

    “Dari beberapa keluhan yang muncul di media sosial, terungkap bahwa para pelanggan itu mendapati Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka ternyata belum terdaftar.

  • Pelayanan Publik Kilat dan Ramah, Apa Rahasia Sidak Ratu Dewa?

    Pelayanan Publik Kilat dan Ramah, Apa Rahasia Sidak Ratu Dewa?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 406
    • 0Komentar

    ANTREAN panjang di Rumah Aspirasi Palembang biasanya bikin warga geleng-geleng kepala. Tapi Kamis lalu, suasana berubah drastis. Wali Kota Ratu Dewa turun langsung ke lokasi dan membuat pelayanan publik yang biasanya ribet, jadi kilat dan ramah. Ada emak-emak dengan koper penuh dokumen, Pak Budi yang sibuk mengingat nomor antrean, dan terlihat anak muda yang kesal […]

expand_less
WordPress Archive Droow – Ajax Portfolio WordPress Theme Droow – Creative Showcase Portfolio Template Drouge – Cosmetic Elementor Template Kit Drox – Agency & Portfolio WordPress Theme Druk – Printing Service WordPress Theme Dryze – Dry Cleaning & Laundry Service Elementor Template Kit DSK – Furniture Store WooCommerce WordPress Theme DT – Directory WordPress Plugin DT – Store Locator WordPress Plugin Dub – Music WordPress Theme