Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » MoU Beras, Wak Bek & Lumbung Cinta dari Subang: Ketika Inflasi Diendus Lewat Wangi Nasi Matang

MoU Beras, Wak Bek & Lumbung Cinta dari Subang: Ketika Inflasi Diendus Lewat Wangi Nasi Matang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
  • visibility 551
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Jangan biarkan dapur tetangga kebul, sementara kita sibuk selfie di ladang padi.”- Pepatah baru Wak Bek, saat nasi tinggal keraknya.

PAGI buta, jarum jam menunjuk angka 06.00 WIB, Wak Bek berdiri di depan warung nasi padang langganan. Pandangannya kosong menatap daftar harga, Ayam pop naik seribu, nasi tambah dua ribu, dan kuahnya gak lagi gratis.

“Adoohh… inflasi ini bukan sekadar angka, tapi kenyataan yang bikin perut dan dompet sama-sama kempes!” gerutunya sambil mengelus perut yang tinggal kenangan.

Tapi siang itu, kabar datang dari langit.. eh, maksudnya dari grup WA RW Palembang dan Subang teken MoU soal distribusi pangan, khususnya beras!. Wak Bek langsung tersedak kuaci. “Ini dia! Cinta segar dari sawah Subang untuk dapur Palembang!”

Ternyata beneran, Wakil Wali Kota Palembang, Pak Prima Salam, dan Wakil Bupati Subang, Pak Agus Masykur Rosyadi, bertemu dan tanda tangan MoU di kantor Bupati Subang. Mereka sepakat “Kita kerja sama biar rakyat nggak rebutan beras pas tanggal tua”.

Dalam acara yang juga dihadiri Perwakilan Bank Indonesia, mereka bicara soal rantai pasok, pengendalian inflasi, dan pentingnya kerja sama lintas daerah. “Beras itu bukan cuma komoditas, ia seperti cinta kalau distribusinya salah, yang kenyang cuma yang punya akses” – kata Mang Zenal, sahabat Wak Bek, yang sempat menyamar jadi staf gudang beras.

Di Jerman, ada istilah “Kartoffel Koalition” alias “koalisi kentang”, merujuk pada kerja sama antarpetani & pemerintah daerah untuk menjaga ketahanan pangan. Nah, Palembang – Subang ini mirip  semacam Koalisi Karung, tapi versi tropis.

Coba kalau kita bayangkan begini kalau Subang itu sawahnya yang punya air melimpah, Palembang itu dapur yang kehabisan gas, jadi mereka saling isi yang satu punya panen, yang lain punya panci. Kolaborasi semacam ini bisa bikin harga beras gak naik kayak drone bocil di CFD.

Kerja sama antar daerah semacam ini harusnya jadi tren nasional, karena faktanya inflasi bahan pangan sering disebabkan distribusi yang macet, bukan semata stok kosong. Kota besar kayak Palembang butuh lumbung cadangan dari luar, karena lahan menyempit dan gaya hidup makin urban. Daerah penghasil seperti Subang bisa sejahtera bukan cuma karena panen, tapi karena jaringan pasarnya kuat.

Kalau MoU ini jalan beneran, bukan cuma seremoni ngopi-ngopi, maka rakyat bisa dapet dua hal harga stabil dan nasi matang tepat waktu.

Wak Bek langsung menggelar syukuran kecil, ia masak tumpeng inflasi, isinya nasi kuning dari Subang, sambal ekonomis buatan Mang Zenal, telur dadar disponsori harapan rakyat serta terakhit bonus kerupuk sumbangan emak-emak satu RT.

“Kalau semua daerah kayak Palembang -Subang, kita gak perlu demo soal harga minyak goreng tiap dua bulan” katanya sambil nyuapin Mang Zenal yang pura-pura batuk biar dikasih lebih.

MoU ini harusnya bukan cuma tanda tangan di atas kertas, tapi janji di atas piring kosong. Distribusi pangan itu urusan nyawa dapur, bukan cuma tabel rapat, program ini berjalan serius, maka “Tak akan ada lagi emak-emak yang mengganti nasi dengan mi, dan tak akan ada bapak-bapak yang pura-pura kenyang demi anak-anaknya”

Kita berharap, langkah Palembang-Subang ini jadi contoh, bukan pengecualian, jika perlu jadikan Wak Bek & Mang Zenal sebagai duta pangan nasional, ha..ha[***]

Catatan Redaksi:
Tulisan ini menggabungkan fakta aktual dari peristiwa penandatanganan kerja sama distribusi pangan antara Pemkot Palembang dan Pemkab Subang dengan unsur fiksi, humor, dan tokoh rekaan. Gaya penulisan yang jenaka ini bertujuan untuk menyampaikan isu ekonomi secara ringan namun tetap berbobot. Segala nama dan dialog fiktif adalah bagian dari narasi kreatif dan tidak mewakili pihak manapun secara langsung.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencana Tarif Pajak UMKM Turun, Staf Ahli Menkeu : Gak Mungkin Gak Jadi

    Rencana Tarif Pajak UMKM Turun, Staf Ahli Menkeu : Gak Mungkin Gak Jadi

    • calendar_month Jumat, 16 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

    Dikenakan tarif PP 46 sebesar 1 % perbulan dari jumlah omset, menjadi 0,5 persen dalam bulan ini.

  • Debat Presiden, Sandi Nilai Ekonomi Masih Dikeluhkan Emak-emak

    Debat Presiden, Sandi Nilai Ekonomi Masih Dikeluhkan Emak-emak

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 873
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Cawapres Sandiaga Uno menilai ekonomi Indonesia baru tumbuh 5 % dan dirasakan belum berpihak kepada emak-emak. Salah satu, ia contohkan salah satunya yang dikeluhkan ibu Nurjanah di Langkat, Sumatera Utara saat ia berkampanye. “Ekonomi yang tumbuh sekarang belum dirasakan oleh masyarakat. Karena lapangan pekerjaan belum tercipta. Pertumbuhan 5 persen sekarang yang sekarang dikeluhkan oleh […]

  • Hujan Deras Semalam, Air Genangi Jalan dan Halaman Rumah Warga di Palembang

    Hujan Deras Semalam, Air Genangi Jalan dan Halaman Rumah Warga di Palembang

    • calendar_month Jumat, 30 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.293
    • 0Komentar

    Hujan sudah turun disertai angin kencang, kami hanya berdoa semoga hujan tida deras dan segera berhenti,”

  • Terharu & Teteskan Air Mata Saat Wawako ‘Ladeni’ Curhat 61 Orang Penghuni Pansos

    Terharu & Teteskan Air Mata Saat Wawako ‘Ladeni’ Curhat 61 Orang Penghuni Pansos

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.161
    • 0Komentar

    SEBANYAK 61 orang penghuni Panti Sosial [jompo] Sumsel dikunjungi Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda. Dalam kunjungi itu, Wawako menndengarkan curahan hati [curhat] satu persatu penghuni panti  yang usianya hamper rata-rata kepala 60 ke atas. Bahkan ia pun merasa terharu dan sempat mengeluarkan titisan air mata mendengar curhatan para penhuni. “Donatur, kami pengen (ingin) makan Laksan, […]

  • Dirjen Bimas Islam Harapkan PTQ Perkuat Moderasi Beragama, Apalagi Saat Covid

    Dirjen Bimas Islam Harapkan PTQ Perkuat Moderasi Beragama, Apalagi Saat Covid

    • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 695
    • 0Komentar

    PALEMBANG menjadi tuan rumah Final Pekan Tilawatil Quran (PTQ) Radio Republik Indonesia (RRI) Tingkat Nasional ke-51 pada 1-4 Mei 2021. Kegiatan ini dibuka Gubernur Sumsel H. Herman Deru di Griya Agung Palembang, dan dihadiri antara lain Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI Prof H. Kamaruddin Amin, MA, para Walikota dan Bupati se-Sumsel, Direktur Utama […]

  • Iya Wanita Keliling Dunia

    Iya Wanita Keliling Dunia

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.898
    • 0Komentar

    SEBENARNYA banyak sekali traveller wanita yang berkeliling dunia baik dengan cara biasa ataupun ekstrim, seperti apa yang dahulu dilakukan Amelia Earhart, seorang pilot Wanita asal Amerika yang pernah melakukan petualangan gila dengan menerbangkan pesawat melintasi samudera Atlantik. Menurut istriku, ia sendiri rasanya blm pantas dikatakan berkeliling dunia, karena baru beberapa wilayah di Nusantara, Asia dan […]

expand_less
WordPress Archive Polls for AMP Polor | Personal Blog WordPress Theme Polylang For AMP Polylang for WooCommerce Polylang Pro Polyphonic – Music Band, Artist & Musician WordPress Theme Pome – Food Store & Grocery Marketplace WordPress Theme Poolcare – Swimming Pool Service & Maintenance Elementor Template Kit PoolServices – Maintenance & Cleaning Theme Poopet – Pet Care Center WordPress Theme + RTL