Kamis, 22 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Cara Bertahan di Industri, Skill Apa yang Harus Dikejar

Cara Bertahan di Industri, Skill Apa yang Harus Dikejar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUNIA industri sedang tidak baik-baik saja bagi mereka yang tidak siap berubah,  karena transformasi digital, otomatisasi, dan tuntutan efisiensi membuat banyak pekerjaan lama perlahan ditinggalkan.

Apalagi masalahnya, tidak semua pekerja bergerak cepat mengejar perubahan itu, sehingga setidaknya industri butuh skill baru, tapi sebagian tenaga kerja masih bertahan dengan kemampuan lama.

Sektor manufaktur memang terus tumbuh dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Namun, kebutuhan industri hari ini berbeda dibanding lima atau sepuluh tahun lalu.  Perusahaan tidak lagi hanya untuk  mencari tenaga kerja yang rajin, tetapi yang mampu beradaptasi, memahami teknologi, dan bekerja dengan sistem yang semakin modern.

Jika tidak ingin tertinggal, ada beberapa skill yang kini menjadi kebutuhan utama dan tidak bisa lagi ditunda untuk dipelajari.

Pertama, kemampuan digital dasar, sebab hampir semua lini industri sudah bersentuhan dengan teknologi, mulai dari penggunaan software produksi hingga analisis data sederhana. Pekerja yang tidak memahami sistem digital akan kesulitan mengikuti ritme kerja yang semakin cepat dan terintegrasi.

Kedua, kemampuan problem solving. Industri modern tidak hanya membutuhkan pekerja yang menjalankan perintah, tetapi juga yang mampu berpikir kritis dan mencari solusi. Ketika mesin atau sistem mengalami kendala, perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang bisa mengambil keputusan cepat, bukan sekadar menunggu instruksi.

Ketiga, kemampuan adaptasi. Perubahan di dunia industri berlangsung sangat cepat. Sistem kerja bisa berubah dalam hitungan bulan, bahkan minggu. Pekerja yang kaku dan sulit menyesuaikan diri akan mudah tergeser oleh mereka yang lebih fleksibel.

Keempat, keterampilan teknis yang relevan. Ini tidak selalu berarti harus belajar hal yang rumit. Namun, pekerja perlu memastikan  skill yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. Di sinilah pentingnya mengikuti pelatihan, baik melalui jalur vokasi, balai latihan kerja, maupun program dari pemerintah.

Kelima, sertifikasi kompetensi. Pengalaman kerja saja tidak lagi cukup. Banyak perusahaan kini melihat sertifikat sebagai bukti konkret kemampuan seseorang. Sertifikasi juga membuka peluang lebih luas, termasuk untuk bekerja di perusahaan multinasional.

Keenam, kemampuan komunikasi dan kerja tim. Meskipun teknologi berkembang pesat, industri tetap dijalankan oleh manusia. Kemampuan berkomunikasi dengan baik dan bekerja dalam tim menjadi nilai penting, terutama dalam lingkungan kerja yang semakin kolaboratif.

Ketujuh, pola pikir untuk terus belajar. Ini yang sering diabaikan. Banyak pekerja merasa cukup dengan skill yang dimiliki saat ini. Padahal, tanpa kemauan untuk belajar hal baru, kemampuan akan cepat usang. Dunia industri tidak menunggu siapa pun.

Pemerintah sebenarnya sudah membuka banyak peluang untuk meningkatkan kompetensi. Program pendidikan vokasi, pelatihan di Balai Diklat Industri, hingga sertifikasi profesi terus diperluas. Bahkan, kerja sama dengan industri juga semakin diperkuat agar lulusan lebih siap kerja.

Tantangan

Namun, tantangan terbesarnya bukan pada ketersediaan program, melainkan pada kemauan individu untuk memanfaatkannya. Masih ada anggapan bahwa pelatihan hanya penting bagi pencari kerja baru, padahal pekerja lama justru lebih membutuhkan pembaruan skill agar tetap relevan.

Oleh karena itu industri juga tidak bisa sepenuhnya disalahkan ketika memilih tenaga kerja yang lebih kompeten. Dalam persaingan global, perusahaan dituntut efisien dan produktif. Mereka akan memilih sumber daya manusia yang paling siap menghadapi perubahan.

Inilah realita yang tidak bisa dihindari. Dunia kerja kini lebih kompetitif dan selektif. Bertahan bukan lagi soal senioritas atau lamanya bekerja, tetapi tentang kemampuan mengikuti perkembangan.

Bagi pekerja, pilihan yang tersedia sebenarnya sederhana. Mengikuti perubahan dengan meningkatkan skill, atau bertahan dengan kemampuan lama dan menghadapi risiko tertinggal.

Momen Hari Buruh tahun ini seharusnya menjadi pengingat bahwa perlindungan tenaga kerja tidak hanya datang dari kebijakan, tetapi juga dari kesiapan diri. Karena  yang paling menentukan posisi seseorang di dunia industri itu adalah kemampuannya untuk terus berkembang. Industri akan terus berubah, dan apakah kita cukup siap untuk mengikutinya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komit Kelola Lingkungan, Pusri Raih Proper Emas 2023

    Komit Kelola Lingkungan, Pusri Raih Proper Emas 2023

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.485
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Pada penghujung Tahun 2023, PT Pusri Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), mengukir prestasi membanggakan. Pusri kembali raih penghargaan Anugerah Program Kinerja Penilaian Peringkat Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) EMAS Tahun 2023 yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin di Hotel Bidakara Jakarta kepada Wakil Direktur […]

  • MGC Marine Tunjuk Peritel Resmi Eksklusif untuk ‘Chris-Craft’ di Thailand & ASEAN, Buka Showroom Pertama Dekat Bangkok

    MGC Marine Tunjuk Peritel Resmi Eksklusif untuk ‘Chris-Craft’ di Thailand & ASEAN, Buka Showroom Pertama Dekat Bangkok

    • calendar_month Rabu, 26 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.884
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -BANGKOK, THAILAND – MGC Marine and Chartered (ASIA) Company Limited, di bawah Millennium Group Corporation (ASIA) PCL (MGC-ASIA), mencapai tonggak sejarah lainnya sebagai Chris-Craft Corporation, pembuat kapal legendaris Amerika dengan warisan yang kaya sejak 1874, menunjuknya sebagai pengecer resmi eksklusif untuk kapal Chris-Craft di Thailand dan kawasan ASEAN. MGC Marine merayakannya dengan peresmian ruang […]

  • Ciptakan Sumsel Lumbung Pangan, Gubernur Panen Jagung Di lahan Demplot  Kodim 0406 Linggau

    Ciptakan Sumsel Lumbung Pangan, Gubernur Panen Jagung Di lahan Demplot  Kodim 0406 Linggau

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 911
    • 0Komentar

    BERBAGAI hal berbau pertanian memang selalu sukses menyita perhatian Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Saat kunker ke Kota Lubuklinggau, Sabtu (25/9) misalnya, meski tak masuk dalam agenda kunkernya hari itu, Herman Deru tetap bersemangat saat diajak panen jagung oleh Komandan Kodim 0406 Lubuklinggau Letkol Inf Erwinsyah Taufan. Didampingi Walikota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe, HD dan […]

  • Indah &Eka Sukses Jalani Operasi Jantung di RSUD Sekayu, Ini Komentar Bupati Muba

    Indah &Eka Sukses Jalani Operasi Jantung di RSUD Sekayu, Ini Komentar Bupati Muba

    • calendar_month Minggu, 31 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 957
    • 0Komentar

    DUA pasien penderita penyakit lubang jantung bawaan dan MR Severe selesai jalani operasi di pusat rujukan jantung  di RSUD Sekayu, Musi Banyuasin, Sabtu, (30/1/2021).MR severe dikenal sebagai kelainan mitral regurgitasi berupa kebocoran pada katup mitral dan mitral stenosis (MS) berupa penyempitan katup mitral.  Secara berangkai operasi dimulai sejak pukul 10.00 wib sampai pukul 16.00 dengan […]

  • Benarkah, Bangka Belitung Peringkat Satu Penularan Covid

    Benarkah, Bangka Belitung Peringkat Satu Penularan Covid

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 839
    • 0Komentar

    BEREDAR sebuah postingan di media sosial Facebook yang berisi sebuah narasi yang mengklaim bahwa Kepulauan Bangka Belitung diklaim sebagai provinsi yang menduduki peringkat pertama untuk jumlah pasien positif Covid-19 se-Indonesia. Postingan tersebut diunggah beserta dengan foto seseorang yang mengenakan pakaian hazmat Covid-19. Dilansir dari Merdeka.com, Sekretaris Satgas Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan informasi menyebut […]

  • Pemkab Pali Sampaikan Program Pembangunan Proritas,  Wagub: Butuh Sinkronisasi Pemprov dengan Kabupaten/Kota terkait Pembangunan yang Menggunakan Dana Bantuan Gubernur

    Pemkab Pali Sampaikan Program Pembangunan Proritas, Wagub: Butuh Sinkronisasi Pemprov dengan Kabupaten/Kota terkait Pembangunan yang Menggunakan Dana Bantuan Gubernur

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.851
    • 0Komentar

    DALAM mewujudkan tujuan Sumsel Maju Untuk Semua dalam memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumsel dibutuhkan Sinkronisasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan kabupaten/kota termasuk dalam hal keuangan dan rencana pembangunan berskala prioritas. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Mawardi Yahya saat menerima Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) Drs. H. Soemarjono didampingi […]

expand_less
WordPress Archive YITH WooCommerce Zoom Magnifier Premium YITH WordPress Test Environment Premium Yoast Local SEO Premium Yoast News SEO Premium Yoast SEO Premium Yoast Video SEO Premium Yoast WooCommerce SEO Premium Yodden – Broadband & Internet Services WordPress Theme Yog – Modern Yoga & Fitness WordPress Theme Yoga Fit – Sports & Fitness WordPress Theme