Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi Digital » Wak Bek & Mang Zenal Nguping Smart City Award: Palembang-Sumsel Jangan Hanya Jadi Penonton!

Wak Bek & Mang Zenal Nguping Smart City Award: Palembang-Sumsel Jangan Hanya Jadi Penonton!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 849
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SORE itu, di atas pohon karet yang jadi “perpustakaan digital” kampung, dua sahabat tua, Wak Bek dan Mang Zenal, sibuk membaca berita lewat HP jadul.

“Zenal,” kata Wak Bek sambil ngelap layar, “ini berita anyar Smart City Award 2025 di Yogya. Jawa Barat menang banyak Smart Governance, Smart Economy, Smart Society. DIY jugo juara Smart Living, Smart Economy, Smart Environment”

Mang Zenal langsung pasang kaca mata baca. “Iyo Bek, aku liat jugo. Tapi… nama Palembang? Dak muncul. Sumsel jugo nihil. Aku baca sampe 19 kali, sampe huruf-hurufnya goyang, tetap dak nemu.”

Mereka ketawa ngakak. Tapi dalam hati, ada sedikit kecewa.

Wak Bek menghela napas. “Jangan-jangan Sumsel ini belum dianggap cukup ‘smart’.”

Mang Zenal nyeletuk, “Dak jugo, Bek. Wong KTP, KK, sampe akte lahir di Palembang sudah online. Aku kemarin ngurus akte cucu, tinggal klik, dak perlu lagi ngantri dari subuh.”

“Betul jugo,” timpal Wak Bek. “Jadi bukan soal layanan dasar kayak KTP. Mungkin PR-nya ada di lain tempat. Misal, internet di desa-desa masih lemot. Aku pernah ke kampung kawan di Lahat, mau buka WhatsApp bae muter-muter kayak kipas angin. Gimana mau e-learning, wong buka Google aja ngos-ngosan.”

Mang Zenal ngakak, “Iyo, Bek. Belum lagi soal integrasi sistem. Kadang kita udah upload data di satu aplikasi, eh dinas lain masih minta ulang. Jadi serasa balik ke zaman fotokopi KTP sepuluh rangkap.”

Mang Zenal mulai serius. “Bek, aku kepikiran, kalau Sumsel mau maju, kudu bikin Peta Jalan Digital (Blueprint). Jangan jalan sendiri-sendiri antar dinas. Harus ada satu dashboard pusat, biar data gampang disambung. Perkuat internet desa, bukan cuma Palembang, tapi sampe pelosok OKU Selatan, Musi Rawas, Empat Lawang. Internet bukan lagi gaya-gayaan, tapi kebutuhan kayak listrik. Sekolah Digital untuk UMKM, wong Sumsel ini kreatif. Pempek, songket, kopi semendo, bahkan lempok durian bisa dipasarkan global. Tapi butuh pelatihan digital marketing.

Selain itu, dashboard Musi Digital, bayangke, semua data tentang transportasi, banjir, sampai kualitas sungai bisa dicek online. Biar Musi bukan cuma tempat selfie, tapi juga pusat informasi.”

Wak Bek sumringah. “Hebat jugo idemu, Zenal. Kalau Yogya bisa bikin Smart Living, kenapa Palembang dak bisa bikin Smart Pempek? Wong kito ini kalau kreatif, bisa sampe ke Mars jualannya.”

Wak Bek lanjut ngasih perumpamaan khasnya. “Digitalisasi itu ibarat masak nasi goreng. Pusat kasih beras, daerah yang motong bawang cabe. Kalo bawangnya dak dipotong, nasi gorengnya hambar. Nah, Sumsel ini masih sering bingung bawang mau diulek, ditumis, apo ditabur mentah. Akhirnya, nasi goreng digital telat masak. Jadi piring penghargaan lari duluan ke Jawa Barat dan Yogya.”

Mang Zenal ngakak, “Iyo. Jadi jangan nunggu undangan penghargaan baru gerak. Harusnya tiap program di Sumsel otomatis ada sentuhan digital. Dari pasar tradisional sampe sekolah desa. Biar rakyat ngeraso manfaatnyo langsung.”

Sambil menurunkan kakinya dari ranting, Wak Bek nutup obrolan dengan gaya filosofis. “Zenal, penghargaan itu cuma bonus. Tapi kalau Pemprov Sumsel dan Kota Palembang serius bikin langkah nyata, aku yakin tahun depan bukan lagi kita nyari nama Sumsel pake kaca pembesar. Tapi terpampang jelas di panggung Smart City Award.”

Mang Zenal angkat tangan, doa sambil ketawa. “Amin, Bek. Dan kalau bisa, ada kategori baru Smart Pempek Award. Kota atau provinsi yang sukses digitalisasi pempek, langsung Juara Nasional!”

Dua sahabat tua itu ngakak sampe pohon jambu bergetar. Dari bawah, orang lihat mereka kayak dua kakek iseng. Tapi dari atas pohon itu, sebenarnya lahir kritik, masukan, dan harapan agar Sumsel dan Palembang bukan cuma jadi penonton, tapi pemain utama dalam panggung digital Indonesia.

Smart City Award 2025 bukti Jawa Barat dan DIY sudah melesat. Palembang dan Sumsel memang belum masuk daftar. Tapi peluang tetap terbuka. Dengan internet desa yang kuat, sistem terintegrasi, SDM digital, dan kreativitas khas wong kito, bukan mustahil tahun depan Sumsel  benar-benar disebut di panggung penghargaan nasional.[***]

Catatan Redaksi: Wak Bek & Mang Zenal hadir lagi. Jangan terlalu serius, ini hanya fiksi jenaka buat ngopi bareng isu smart city Sumsel.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 112 Mahasiswa Perguruan Tinggi Rahmaniyah Diwisuda

    112 Mahasiswa Perguruan Tinggi Rahmaniyah Diwisuda

    • calendar_month Rabu, 23 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.115
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Senang dan terharu terlihat di raut wajah Okta Meriza SE, mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Rahmaniyah (STIER) Jurusan Akuntansi, pasalnya ia berhasil meraih predikat Cumlaude (dengan pujian) dengan nilai tertinggi Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,69 pada Sidang Senat Terbuka, Wisuda Sarjana Strata 1 ke XX Perguruan Tinggi Rahmaniyah Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin, […]

  • Intensifikasi Pengawasan Pangan  Selama Ramadan dan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021   

    Intensifikasi Pengawasan Pangan Selama Ramadan dan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021  

    • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 583
    • 0Komentar

      PANDEMI COVID-19 hingga saat ini belum berakhir. Namun, seluruh masyarakat Indonesia tetap semangat menyambut bulan suci Ramadan 1442 H. Sementara itu, Badan POM juga terus bekerja melindungi masyarakat dengan melakukan pengawalan keamanan produk pangan. Selama bulan Ramadan hingga menjelang hari Raya Idul Fitri, Badan POM bersama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan POM, yang terdiri […]

  • Model Koperasi Sawit Muba Disiapkan Jadi Percontohan Hilirisasi Nasional

    Model Koperasi Sawit Muba Disiapkan Jadi Percontohan Hilirisasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Model koperasi sawit Musi Banyuasin (Muba) disiapkan menjadi percontohan hilirisasi perkebunan, yang menghubungkan petani, koperasi hingga industri. Gagasan ini mengemuka dalam Seminar Nasional Optimalisasi dan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi di Gedung Opproom Kabupaten Muba, Selasa (11/8/2026). Sekitar 800 peserta dari 16 provinsi mengikuti seminar yang mempertemukan koperasi sawit, petani, pelaku perkebunan, BUMN serta kementerian […]

  • 2020,Kantor Pengadilan Agama Pagar Alam Memprediksi Jumlah Perkara Turun

    2020,Kantor Pengadilan Agama Pagar Alam Memprediksi Jumlah Perkara Turun

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.251
    • 0Komentar

    KANTOR Pengadilan Agama Kota Pagar Alam mencatat dari periode Januari –Awal Juli kasus yang masuk baru 171 kasus, diprediksi hingga akhir tahun ini angka perkara turun. Angka ini cukup jauh mengalami penurunan bila dibandingkan dengan data kasus di tahun 2019 lalu. Pihak Pengadilan Agama pun berhasil mencatat ada lebih dari 400 perkara masuk, yang ditangani […]

  • Lepas Sambut Ketua Pengadilan Negeri OKI

    Lepas Sambut Ketua Pengadilan Negeri OKI

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    -Pemkab Ogan Komering Ilir (OKI) melaksanakan lepas sambut antara Ketua Pengadilan Negeri Tira Tirtona, S. H, M. Hum digantikan pejabat baru Guntoro Eka Sekti, S.H., M. H, pada Selasa, (2/1/2024).Dalam sambutannya Tira Tirtona menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan Kabupaten OKI, Bupati, Forkopimda dan semua pihak yang telah mendukung Pengadilan Negeri Kayuagung. “Perjuangan keluarga […]

  • Komen Bupati OKI  saat ikuti pembekalan hari ke-4 di Magelang

    Komen Bupati OKI saat ikuti pembekalan hari ke-4 di Magelang

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 996
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Muchendi Mahzareki tetap penuh semangat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri untuk kepala daerah terpilih pada Pilkada 2024 di kegiatan retreat (pembekalan) bagi kepala daerah di Magelang, Jawa Tengah, telah memasuki hari ke-4. Muchendi menegaskan,  wawasan kebangsaan yang diberikan oleh para narasumber dari Lemhannas serta […]

expand_less
WordPress Archive WD Portfolio Galleries WordPress Plugin W&D – Windows & Doors Theme We Build – Construction WordPress Theme Wealth – Multi-Purpose Landing Page WordPress Theme Weather for Visual Composer Weather Forecast – WordPress Weather Plugin Weather WordPress Shortcode & Widget – Simple Weather Plugin Web 2.0 Directory plugin for WordPress Web Hosting WordPress Theme Web Slide – Bootstrap 4 Mega Menu Responsive