Senin, 26 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUMN » Lompatan Jauh IPC Palembang

Lompatan Jauh IPC Palembang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 9 Jul 2019
  • visibility 1.133
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Beberapa tahun belakangan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang atau Indonesia Port Corporation/IPC Palembang terus berbenah.

SALAH satunya dengan merealisasikan pembangunan Pelabuhan Sungai Lais Palembang. Pengembangan pelabuhan tersebut, tak lain guna mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan (Sumsel).

Pelabuhan Sungai Lais Palembang milik IPC berada di tepian Sungai Musi, tepatnya tak jauh dari Satpol Airud Polda Sumatera Selatan. Jarak tempuh dari Pelabuhan Boom Baru Palembang sekitar 10 km.

Berada di areal lahan 200 hektare, Pelabuhan Sungai Lais dinilai layak untuk dikembangkan sebagai penunjang pelabuhan utama Boom Baru Palembang.

Selama ini operasional pelabuhan Sungai Lais sebagian hanya melayani kapal-kapal tradisional (Kapal Layar Motor/KLM) untuk angkutan pangan (sembako) maupun angkutan bahan material bangunan, seperti semen yang akan dikirim ke daerah pelosok.

Selain itu Pelabuhan Sungai Lais juga melayani beberapa pelanggan dengan komoditas curah cair yang didominasi oleh komoditi High Speed Diesel (HSD) serta minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang merupakan salah satu komoditi andalan Provinsi Sumatera Selatan dan juga komoditi curah kering, seperti batu split dan pasir.

Meskipun aktivitas pelabuhan Sungai Lais belum sepadat dan seramai Pelabuhan Boom Baru sebagai sentral kegiatan bongkar muat barang di Kota Palembang sejak beberapa puluh tahun lalu, namun potensi untuk menjadikan pelabuhan Sungai Lais sebagai pelabuhan terbesar ke-2 di Kota Palembang setelah Pelabuhan Boom Baru sangat memungkinkan.

Mengingat Pelabuhan Boom Baru Palembang kondisinya saat ini sudah agak sulit untuk dikembangkan lagi, dikarenakan keterbatasan lahan eksisting yang ada yang okupansinya mencapai sekitar 95% dari total lahan seluas 24 Hektare.

Sementara peran serta dan andil Sungai Musi memang sangat penting sebagai sarana transportasi perairan. Oleh sebab itu, tepian Sungai Musi masih sangat memungkinkan dibangun pelabuhan, terutama di areal Sei -Lais.

Apalagi sejak berdirinya kerajaan Sriwijaya, Sungai Musi dikenal sebagai urat nadi pereknomian, bukan saja dimanfaatkan oleh penduduk Palembang, namun masyarakat di luar Palembang.

Bahkan, kala itu Sungai Musi menjadi salah satu pendorong maju pesatnya Kota Palembang yang menjadi pusat perdagangan terpenting di Asia Tenggara, pasalnya Sungai Musi memiliki panjang sekitar 700 km dan lebar 200 meter.

Atas dasar sejarah itu pula, IPC Palembang berkomitmen mengembangkan pelabuhan Sungai Lais, dan menjadi pelabuhan mampu mendorong perekonomian Sumsel.

Hal ini tentunya sesuai dengan program pemerintah pusat Era Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini, yang ingin menjadi Indonesia sebagai poros maritim dunia, dengan mengotimalkan peran pelabuhan, termasuk pelabuhan Sungai Lais.

Kapal-kapal bertonase besar sangat memungkinkan untuk bersandar di Pelabuhan Sungai Lais, meskipun kendala utama yang sangat klasik, yakni pendangkalan alur Sungai Musi di sekitar perairan pelabuhan. Namun dengan tekad yang kuat masalah tersebut dapat di atasi.

Kedalaman kolam Pelabuhan Sungai Lais saat ini  mencapai sekitar – 1 MLWS hingga -3 MLWS, tergantung dari kondisi pasang surut air sungai. Pada 2019 ini, beberapa langkah yang diupayakan oleh manajemen IPC Palembang, seperti mencanangkan pembangunan dermaga Jetty dengan spesifikasi trestle sepanjang 50 meter menjorok ke arah sungai dengan lebar 10 meter dengan luas dermaga seluas 1.250 meter persegi, sehingga dengan upayan itu mampu memperoleh kedalaman antara -2,5 MLWS hingga -5 MLWS [saat kondisi pasang tertinggi].

Dengan adanya penambahan dermaga jetty ini diharapkan mampu menampung kapal-kapal pengangkut komoditi curah cair dan curah kering dengan kapasitas hingga 5.000 ton/meter kubik.

Selain itu untuk mendukung kelancaran keluar masuk barang, manajemen IPC Palembang di tahun 2019 ini juga telah mencanangkan untuk melakukan penguatan/pembangunan jalan akses menuju pelabuhan Sungai Lais dengan betonisasi jalan sepanjang 1.770 meter dengan lebar 8 meter, serta dilakukan pengerasan jalan akses menuju lahan ex. Goethrie sepanjang 970 meter dengan lebar 10 meter.

Diharapkan dengan langkah itu ke depannya dapat dilalui truk-truk dengan tonase 20 ton ke atas.

Dalam rangka menunjang keamanan di Pelabuhan Sungai Lais, manajemen IPC Palembang juga telah mencanangkan pemasangan lampu penerangan dan juga CCTV di beberapa titik strategis yang digunakan untuk memantau, serta memastikan kelancaran operasional baik pada siang maupun malam hari.

Dengan direalisasikannya pengembangan pelabuhan Sungai Lais, sudah barang tentu dampaknya sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian Kota Palembang, umumnya Provinsi Sumatera Selatan. Perekonomian masyarakat setempat pun akan semakin menggeliat, pasalnya mereka pun dapat memanfaatkan areal seputar pelabuhan untuk menjadi sebuah sentra ekonomi baru yang diharapkan mampu memberikan multiplayer effect yang positif.

Terus Berbenah

Memasuki era baru pelabuhan, manajemen IPC Palembang terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi seluruh pengguna jasa, diantaranya dengan melakukan program digitalisasi untuk seluruh sektor pelayanan, baik bidang operasional maupun bidang non operasional, dengan tujuan untuk percepatan pelayanan agar dapat menekan logistic cost menjadi seefisien mungkin sekaligus mewujudkan superior good corporate governance (GCG).

Salah satu contoh program digitalisasi yang telah berjalan di Pelabuhan Boom Baru diantaraya adalah TPS Online, sistem auto tally, TOS-OPUS, auto gate system dan new billing system (NBS) yang sudah mulai diterapkan di terminal petikemas Pelabuhan Boom Baru Palembang sejak tahun 2017 lalu.

Seluruh sistem layanan online tersebut merupakan solusi digital yang digunakan untuk memudahkan pertukaran data elektronik (PDE), kontainer antara sistem IPC di Terminal Peti Kemas dengan sistem Bea Cukai di Pelabuhan guna mendukung dan mempercepat proses bongkat muat barang.

Dengan adanya transaksi digital diharapkan seluruh pencatatan kegiatan bongkar muat kontainer tidak perlu lagi menggunakan tenaga SDM melainkan otomatis terpantau melalui CCTV sehingga lebih update dan akurat.

Bahkan pada 2019 ini IPC Palembang telah meluncurkan sistem aplikasi e-service untuk mendukung kemudahan dan kelancaran pelayanan di terminal petikemas, yang dapat diakses melalui smart phone, masing-masing terdiri dari beberapa fitur, antara lain  e-registration, berfungsi untuk registrasi online agar dapat melakukan permintaan layanan melalui web portal, e-booking, berfungsi untuk melakukan pengajuan pelayanan jasa kepelabuhan secara online melalui web portal, e-tracking, berfungsi untuk melakukan pelacakan posisi petikemas secara online melalui web portal.

Selain itu e-payment, berfungsi untuk melakukan pembayaran jasa kepelabuhanan secara online melalui web portal, e-billing, berfungsi untuk melakukan pencetakan nota (e-invoice) jasa kepelabuhanan secara online melalui web portal, dan yang terakhir adalah layanan e-care, berfungsi untuk mengajukan tiket permasalahan/keluhan ataupun penjelasan beberapa informasi tentang jasa kepelabuhanan secara online melalui web portal.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan dukungan penuh (full support) dari seluruh pihak termasuk Pemkot Palembang dan Pemprov Sumsel. Peran serta dan sinergi keduanya sangat dibutuhkan, karena tanpa adanya dukungan pemilik kota ini hal itu sangat mustahil untuk direalisasikan dengan mulus.

Seperti salah satu diantaranya terkait dengan lahan perusahaan yang dimiliki perseroan yang saat ini ditempati warga setempat. Pemerintah Kota menjadi harapan untuk merealisasikan pembangunan infratruktur di pelabuhan. Selain itu memang peningkatan kualitas jalan menuju Pelabuhan Sungai Lais, serta keamanan yang nantinya menyangkut barang impor yang masuk.

Jika sinergi antara IPC Palembang dengan Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Provinsi Sumsel senantiasa berjalan baik dengan saling mengisi satu sama lain, tentunya perekonomian Sumsel kian menggeliat, bahkan Sumsel menjadi tujuan utama investasi di Sumatera. Bravo IPC Palembang.[**]

Penulis : Humas IPC Palembang

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rokok Ilegal Diburu, Bea Cukai Sita hingga 42 Juta Batang di Sejumlah Daerah

    Rokok Ilegal Diburu, Bea Cukai Sita hingga 42 Juta Batang di Sejumlah Daerah

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Rokok ilegal kembali menjadi sasaran penindakan Bea Cukai di sejumlah daerah. Dalam rangkaian pengawasan terbaru, petugas mengamankan hingga puluhan juta batang rokok tanpa pita cukai maupun yang tidak memenuhi ketentuan, dari Jambi, Luwuk hingga Banten. Di Jambi, Bea Cukai bersama Polres Kerinci menindak 499.200 batang rokok merek Golden Long yang tidak dilekati pita […]

  • BNPT – Jepang Waspadai Teroris Melalui Media

    BNPT – Jepang Waspadai Teroris Melalui Media

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.080
    • 0Komentar

    BADAN Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus menggencarkan penanggulangan terorisme di media sosial melalui pendekatan lunak (soft approach) dan meningkatkan keamanan siber (cyber security) dengan melaksanakan kerjasama dengan Jepang. Kepala BNPT, Boy Rafli Amar, mengatakan untuk memperkuat upaya penanggulangan terorisme itu, pihaknya melakukan pertemuan bersama Counter Terrorism Unit-Japan (CTU-Japan), yang merupakan tindak lanjut diskusi Counter Terrorism […]

  • Jaring Atlet Perbakin Prov.Sumsel Ajak Pemkot Pagar Alam Sosialisasikan Ekskul Menembak di Sekolah

    Jaring Atlet Perbakin Prov.Sumsel Ajak Pemkot Pagar Alam Sosialisasikan Ekskul Menembak di Sekolah

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.419
    • 0Komentar

    PENGPROV Perbakin Sumsel mengajak Pemkot Pagar Alam bekerjasama mensosialisasikan pembentukan ekstrakurikuler [ekskul] menembak untuk anak sekolah. Ketua Harian Nyimas Fatma Hernawaty beraudensi dengan Walikota Pagar Alam di Ruang Rapat Besemah III, Selasa (20/10/2020). Menurut Nyimas Fatma Hernawaty ekskul menembak diharapkan dapat menjaring atlet  berprestasi dari daerah.“Kami siap untuk mendukung, mulai dari senjata beserta pembimbingnya. Dia […]

  • Koperasi Digital, Dari Dagelan Warung Kopi ke Transparansi SiKopdes

    Koperasi Digital, Dari Dagelan Warung Kopi ke Transparansi SiKopdes

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.156
    • 0Komentar

    MISALNYA ada sebuah warung kopi di pojokan desa, namanya “Kopi Kredit Syariah”. Warung ini dikelola koperasi, setiap kali warga mau ngutang, si ketua koperasi nyatet pakai buku tulis, kadang malah pakai ingatan doang, akibatnya, begitu ditagih, ada yang bilang, “Lho, kemarin saya sudah bayar lho, Pak Ketua. Ingat nggak?” Si ketua bengong, “Bayar? Bayar pakai […]

  • Sertifikat Tanah Wakaf Jadikan Aset Lebih Produktif

    Sertifikat Tanah Wakaf Jadikan Aset Lebih Produktif

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 555
    • 0Komentar

    MENTERI Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil, mengatakan tanah merupakan salah satu aset negara yang penting dan perlu dijaga keberadaannya sehingga perlu dibuatkan sertifikat. Pada organisasi seperti Al Jam’iyatul Washliyah yang memiliki banyak aset tanah perlu dilakukan penyertifikatan tanah wakaf. Tujuannya, untuk menjaga keamanan organisasi ke depan agar tidak terjadi […]

  • Tetap Selalu Waspada, Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas

    Tetap Selalu Waspada, Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.320
    • 0Komentar

    GUNUNG Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 2.500 meter (2,5 km) ke arah barat daya pada Senin (31/1/2022) sehingga masyarakat sekitar harus selalu waspada. Hal itu disampaikan Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, melalui keterangan tertulisnya, Senin […]

expand_less
WordPress Archive Wholesale Pricing For WooCommerce Wicky – Wine Shop WooCommerce WordPress Theme Widocline – Professional Window Cleaning Services Template Kit Wieldy – React Admin Template Ant Design and Redux Wigme – Hair Extensions WooCommerce Shop Wiguard – CCTV & Security WordPress Theme Wikb – Knowledgebase & Help Desk WP Theme Wilcity – Directory Listing WordPress Theme Wildcard Coupons WooCommerce Plugin Wilmër – Construction WordPress Theme