Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Maksegara di Pesisir Utara Papua Barat Jadi  Provinsi Konservasi

Maksegara di Pesisir Utara Papua Barat Jadi  Provinsi Konservasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
  • visibility 2.674
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Sorong, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) mendorong penetapan calon kawasan konservasi perairan Maksegara di pesisir utara Papua Barat. Langkah ini guna mendukung Provinsi Papua Barat sebagai provinsi konservasi dalam menjaga keberlanjutan kekayaan dan potensi kelautan dan perikanan.

Kegiatan penetapan ini mulai dilaksanakan bersamaan dengan pencanangan Distrik Makbon, Kabupaten Sorong sebagai Distrik Konservasi pada tanggal 18 Agustus 2021 lalu.

Hal ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Papua Barat Nomor 13 Tahun 2019 tentang RZWP3K, yang mengamanatkan alokasi ruang laut berupa kawasan konservasi.

Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Pamuji Lestari menerangkan bahwa kawasan konservasi adalah salah satu langkah bijak KKP dalam mengelola ruang laut, yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 31 Tahun 2020. Di mana kawasan konservasi merupakan kawasan yang mempunyai ciri khas tertentu sebagai satu kesatuan ekosistem yang dilindungi, dilestarikan, dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“KKP mendukung upaya Pemerintah Provinsi Papua Barat yang telah mendeklarasikan diri sebagai provinsi konservasi karena kawasan konservasi perairan merupakan salah satu cara untuk mewujudkan tercapainya sumber daya kelautan dan perikanan berkelanjutan,” terang Tari panggilan akrabnya.

Langkah ini juga sejalan dengan arahan Menteri Sakti Wahyu Trenggono bahwa dalam pengelolaan kawasan harus menggunakan prinsip blue economy (economy biru) yang sasarannya menjaga keseimbangan antara kelestarian ekosistem dan pertumbuhan ekonomi.

Tari menambahkan, mengelola kawasan konservasi tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah saja, melainkan peran serta seluruh elemen masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya harus menjadi prioritas. Seperti halnya dalam percepatan penetapan dan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi memerlukan sinergi khususnya dalam penyusunan dokumen rencana zonasi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, dan penyadartahuan masyarakat.

Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut Andi Rusandi menjelaskan bahwa target luas kawasan sampai tahun 2024 yaitu 23,40 juta hektare.

Kawasan konservasi yang telah ditetapkan di Provinsi Papua Barat memiliki luas total 4,53 juta hektare. Dari total luasan tersebut, 65% atau seluas 2,94 juta hektare telah ditetapkan oleh KKP, sedangkan 32% atau seluas 1,46 juta hektare ditetapkan oleh Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK), dan 3% atau seluas 135.300 hektare telah dicadangkan oleh Gubernur Papua Barat, menunggu penetapan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan.

Untuk mencapai target luasan kawasan konservasi perairan yang efektif dikelola, KKP akan mempercepat penetapan kawasan konservasi, salah satunya adalah kawasan konservasi Maksegara di Provinsi Papua Barat.

“Percepatan penetapan kawasan konservasi harus diimbangi oleh percepatan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi khususnya yang telah ditetapkan oleh Menteri, agar kawasan konservasi tersebut memiliki manfaat sebagai kawasan yang efektif

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DIPA dan TKDD Muba 2023 Alami Peningkatan

    DIPA dan TKDD Muba 2023 Alami Peningkatan

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.016
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Sekayu – Penjabat Bupati Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi secara simbolis menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran 2023 kepada instansi vertikal dan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba, di Auditorium Pemkab Muba, Senin (19/12/2022).   Acara ini merupakan tindak lanjut […]

  • Ini yang Dilakukan TP PKK Sumsel Di Muba

    Ini yang Dilakukan TP PKK Sumsel Di Muba

    • calendar_month Kamis, 29 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.280
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Meneruskan rangkaian kunjungan kerja dan silaturahim PKK Sumsel ke kabupaten/kota di Sumsel 2018, Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia bersama Wakil Ketua TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya, melakukan kunjungan kerja ke PKK kabupaten Musi Banyuasin dan Kabupaten Musi Rawas (Mura) Selasa (27/11/2018). Di Muba, Febrita Deru menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada […]

  • Bendungan Tiga Dihaji Diyakini Mampu Aliri Lahan Irigasi Baru Seluas 25.423 Hektare

    Bendungan Tiga Dihaji Diyakini Mampu Aliri Lahan Irigasi Baru Seluas 25.423 Hektare

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.269
    • 0Komentar

    PEMBANGUNAN bendungan Tiga Dihaji yang berada di Desa Sukabumi Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten OKU Selatan, akan membawa manfaat besar bagi sektor pertanian di Sumsel. Dimana bendungan Tiga Dihaji yang akan menjadi bendungan satu-satunya di Sumsel itu berfungsi sebagai bendungan multi purpose untuk mengaliri lahan irigasi baru seluas 25.423 hektar. “Ini merupakan proyek strategis nasional. Tentu […]

  • Menteri ESDM Resmikan Proyek Kelistrikan di Provinsi Sumsel

    Menteri ESDM Resmikan Proyek Kelistrikan di Provinsi Sumsel

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.735
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –  Usai  meresmikan beroperasinya pipa transmisi gas open access Grissik-PUSRI (GrisPus) sekaligus meresmikan jaringan gas kota (Jargas) kota Palembang, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Ignasius Jonan meresmikan Proyek kelistrikan di Provinsi Sumsel, bertempat di lokasi GIS Kota Barat Lorok Pakjo, Ilir Barat I Palembang, Minggu (31/3/2019). Dengan didampingi  Wakil […]

  • Ketika Gampo Muba Digunakan untuk Interior & Furniture Hotel Bintang 5 di Jakarta, Pasti Keren !

    Ketika Gampo Muba Digunakan untuk Interior & Furniture Hotel Bintang 5 di Jakarta, Pasti Keren !

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.196
    • 0Komentar

    SALAH satu kunci untuk mengenalkan suatu produk unggulan daerah, yakni stretegi pemasaran yang tepat, dengan gencar melakukan promo tentu akan berdampak positif untuk barang yang dikenalkan tersebut. Keberanian, kreatif serta dukungan dari semua kalangan menjadi landasan yang kokoh sehingga semua berjalan lancar. Seperti Kabupaten Musi Banyuasin [Muba],sangat serius dan gencar dalam mengenalkan produk-produk unggulan daerah [khas […]

  • Atasi Kurang Gizi, Muba Intensifkan Kesehatan Bayi Baru Lahir

    Atasi Kurang Gizi, Muba Intensifkan Kesehatan Bayi Baru Lahir

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 674
    • 0Komentar

    KABUPATEN Musi Banyuasin melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Muba menggelar pertemuan Deteksi Dini Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) pada Bayi Baru Lahir dalam upaya mendukung Kabupaten Muba Sehat di Ruang Pertemuan Hotel Ranggonang dan secara virtual melalui zoom, Selasa (28/09/2021) Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Kepala Dinkes Muba dr H […]

expand_less
WordPress Archive SearchWP Term Highlight SearchWP Term Synonyms SearchWP WooCommerce Integration SearchWP WordPress Plugin SearchWP WP Document Revisions Integration SearchWP WP Job Manager Integration SearchWP WPML Integration SearchWP Xpdf Integration Seavor Sea Adventure & Travel Elementor Template Kit Sebian – Multi-purpose WordPress WooCommerce Theme