Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Maksegara di Pesisir Utara Papua Barat Jadi  Provinsi Konservasi

Maksegara di Pesisir Utara Papua Barat Jadi  Provinsi Konservasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
  • visibility 2.667
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Sorong, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) mendorong penetapan calon kawasan konservasi perairan Maksegara di pesisir utara Papua Barat. Langkah ini guna mendukung Provinsi Papua Barat sebagai provinsi konservasi dalam menjaga keberlanjutan kekayaan dan potensi kelautan dan perikanan.

Kegiatan penetapan ini mulai dilaksanakan bersamaan dengan pencanangan Distrik Makbon, Kabupaten Sorong sebagai Distrik Konservasi pada tanggal 18 Agustus 2021 lalu.

Hal ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Papua Barat Nomor 13 Tahun 2019 tentang RZWP3K, yang mengamanatkan alokasi ruang laut berupa kawasan konservasi.

Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Pamuji Lestari menerangkan bahwa kawasan konservasi adalah salah satu langkah bijak KKP dalam mengelola ruang laut, yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 31 Tahun 2020. Di mana kawasan konservasi merupakan kawasan yang mempunyai ciri khas tertentu sebagai satu kesatuan ekosistem yang dilindungi, dilestarikan, dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“KKP mendukung upaya Pemerintah Provinsi Papua Barat yang telah mendeklarasikan diri sebagai provinsi konservasi karena kawasan konservasi perairan merupakan salah satu cara untuk mewujudkan tercapainya sumber daya kelautan dan perikanan berkelanjutan,” terang Tari panggilan akrabnya.

Langkah ini juga sejalan dengan arahan Menteri Sakti Wahyu Trenggono bahwa dalam pengelolaan kawasan harus menggunakan prinsip blue economy (economy biru) yang sasarannya menjaga keseimbangan antara kelestarian ekosistem dan pertumbuhan ekonomi.

Tari menambahkan, mengelola kawasan konservasi tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah saja, melainkan peran serta seluruh elemen masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya harus menjadi prioritas. Seperti halnya dalam percepatan penetapan dan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi memerlukan sinergi khususnya dalam penyusunan dokumen rencana zonasi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, dan penyadartahuan masyarakat.

Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut Andi Rusandi menjelaskan bahwa target luas kawasan sampai tahun 2024 yaitu 23,40 juta hektare.

Kawasan konservasi yang telah ditetapkan di Provinsi Papua Barat memiliki luas total 4,53 juta hektare. Dari total luasan tersebut, 65% atau seluas 2,94 juta hektare telah ditetapkan oleh KKP, sedangkan 32% atau seluas 1,46 juta hektare ditetapkan oleh Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK), dan 3% atau seluas 135.300 hektare telah dicadangkan oleh Gubernur Papua Barat, menunggu penetapan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan.

Untuk mencapai target luasan kawasan konservasi perairan yang efektif dikelola, KKP akan mempercepat penetapan kawasan konservasi, salah satunya adalah kawasan konservasi Maksegara di Provinsi Papua Barat.

“Percepatan penetapan kawasan konservasi harus diimbangi oleh percepatan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi khususnya yang telah ditetapkan oleh Menteri, agar kawasan konservasi tersebut memiliki manfaat sebagai kawasan yang efektif

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Adat dan Kuliner Khas Musi Banyuasin Hiasi Festival Anjungan

    Rumah Adat dan Kuliner Khas Musi Banyuasin Hiasi Festival Anjungan

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.048
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Rumah adat dan kuliner khas Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ikut serta dalam menghiasi festival anjungan dan pekan adat ke-4 Tahun 2023. Acara yang dihadiri oleh Kabupaten / Kota Sumatera Selatan tersebut dibuka secara langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru, […]

  • Beirut & Mojokerto di Gunjang Ledakan dari Bahan Kimia, Bagaimana dengan 2 Pabrik Tua Pusri  ? Begini Jawabnya

    Beirut & Mojokerto di Gunjang Ledakan dari Bahan Kimia, Bagaimana dengan 2 Pabrik Tua Pusri ? Begini Jawabnya

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.422
    • 0Komentar

    BELUM lama ini, masyarakat dunia dikejutkan dengan peristiwa ledakan yang mengguncang Kota Beirut, Lebanon yang menewaskan ratusan orang dan melukai  lebih dari 5.000 orang. Pejabat keamanan Lebanon mengumumkan insiden tersebut diduga berasal dari ledakan sekitar 2.750 ton amonium nitrat di salah satu gudang di Pelabuhan Kota Beirut. Ledakan yang sangat dasyat tersebut yang berasal di […]

  • Bikin Kejutan, OSIS Ubah Tradisi, Apa Ya!

    Bikin Kejutan, OSIS Ubah Tradisi, Apa Ya!

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 904
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di tengah dunia remaja yang kadang lebih heboh debat tim bubur diaduk atau tidak, tiba-tiba Forum Osis Muba (FOSMUBA) muncul sebagai oase di padang gurun konten TikTok yang makin tak tentu arah. Anak-anak muda ini tak cuma sibuk ngurusin outfit of the day, tapi nekat menyusun agenda edukatif dengan tajuk keren, ARGEFOS  ARena […]

  • Kasih Wejangan, Wamenag Ngaku Pingin Selalu Jadi Santri, Alasannya !

    Kasih Wejangan, Wamenag Ngaku Pingin Selalu Jadi Santri, Alasannya !

    • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    WAMENAG Zainut Tauhid Sa’adi mengajak para santri untuk bangga akan statusnya sebagai santri. Menurutnya, peluang kiprah bagi mereka kini makin terbuka. “Saat ini peluang santri makin terbuka. Santri bisa jadi apa saja, bisa menjadi Bupati, Gubernur, Menteri, Wakil Presiden, bahkan Presiden,” terang Wamenag dihadapan ratusan santri Ponpes Al Rosyid, Bojonegoro, Jumat (4/2/2022). Wamenag menyebut bahwa […]

  • PKK Muba Gelar Senam Lansia

    PKK Muba Gelar Senam Lansia

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 946
    • 0Komentar

    KETUA Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada Dodi Reza membuka sosialisasi senam Diabetes Melitus (DM) dan senam lansia untuk Kader PKK dalam rangka meningkatkan lansia sehat, aktif dan produktif se Kabupaten Muba, di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (26/11/2019). Menurut Ketua TP PKK Muba kegiatan tersebut dianggap penting […]

  • AK Gani Reading Society Diluncurkan, Museum A.K. Gani Kini Punya Peran Baru

    AK Gani Reading Society Diluncurkan, Museum A.K. Gani Kini Punya Peran Baru

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Budaya literasi di Palembang mendapat ruang baru. AK Gani Reading Society resmi diluncurkan di Museum A.K. Gani, Rabu (16/9/2026), membawa gagasan agar kegiatan membaca tidak berhenti pada buku, tetapi berkembang menjadi ruang diskusi, pertukaran pengetahuan, dan lahirnya gagasan. Kehadiran komunitas ini diharapkan membuka kemungkinan baru bagi Museum A.K. Gani. Museum yang selama ini […]

expand_less
WordPress Archive SearchWP Term Highlight SearchWP Term Synonyms SearchWP WooCommerce Integration SearchWP WordPress Plugin SearchWP WP Document Revisions Integration SearchWP WP Job Manager Integration SearchWP WPML Integration SearchWP Xpdf Integration Seavor Sea Adventure & Travel Elementor Template Kit Sebian – Multi-purpose WordPress WooCommerce Theme