Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Jaga Kawasan Konservasi, KKP Beri Pendampingan Tradisi Kasih Makan Laut di Banda, Ini Juga Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Jaga Kawasan Konservasi, KKP Beri Pendampingan Tradisi Kasih Makan Laut di Banda, Ini Juga Dongkrak Kunjungan Wisatawan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 26 Jun 2021
  • visibility 2.697
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MASYARAKAT adat Namasawar di wilayah Taman Wisata Perairan (TWP) Laut Banda belum lama ini menjalankan tradisi Kasih Makan Laut sebagai wujud kegiatan menjaga lingkungan. Tradisi ini merupakan tradisi turun temurun yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Hendra Yusran Siry menjelaskan TWP Laut Banda adalah salah satu Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN) yang dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL).

“Keindahan laut di kawasan TWP Banda tak lepas dari peran serta masyarakat adat yang tetap menjalankan tradisinya untuk menjaga lingkungan. Tradisi Kasih Makan Laut selain digunakan untuk silaturahmi antar warga, juga sebagai pengingat bahwa melestarikan kearifan lokal juga berperan penting dalam perlindungan kawasan serta dapat mendorong ekonomi setempat karena menarik bagi wisatawan,” jelas Hendra.

Lebih lanjut Hendra menerangkan Tradisi Kasih Makan Laut yang dilakukan oleh Masyarakat Adat Namasawar di Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Kampung Adat Namasawar terdiri dari tiga negeri administratif yaitu Negeri Nusantara, Rajawali, dan Merdeka. Tradisi Kasih Makan Laut dilakukan dua kali dalam setahun selama pergantian musim sebagai wujud rasa syukur masyarakat terhadap hasil alam yang telah didapat selama ini dan melibatkan beberapa perwakilan masyarakat di tiga negeri tersebut.

Upaya KKP mendampingi masyarakat adat untuk melestarikan tradisi turun temurun yang telah menjadi kearifan lokal, sejalan dengan tekad Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahtu Trenggono, memastikan tradisi dan budaya serta kearifan lokal yang sudah lama melekat di masyarakat Indonesia dan bersifat menjaga alam perlu dilestarikan, dan digelorakan khususnya bagi generasi muda.

Mengawali kegiatan Tradisi Kasih Makan Laut, Orlima Besar Kampung Adat Namasawar, Rizal Bahalwan mengawali dengan pembukaan dan penjelasan mengenai sejarah terbentuknya kampung adat, dilanjutkan dengan doa bersama oleh imam besar dan tetua adat. Kemudian berziarah ke lokasi-lokasi yang dikeramatkan oleh masyarakat adat.

“Tradisi ini adalah bentuk syukur masyarakat adat terhadap Tuhan atas rezeki yang dicapai selama ini baik dari laut maupun darat. Lalu ini juga sebagai wujud menjaga lingkungan dari kerusakan yang ditimbulkan oleh sesama manusia seperti larangan mendirikan bangunan atau melakukan aktivitas yang merusak di wilayah yang dikeramatkan,” ujar Rizal.

Rizal menambahkan sebagai pengingat bagi setiap masyarakat untuk menghormati wilayah adat tersebut, setelah selesai ritual adat dilakukan pemasangan tanda wilayah adat yang dikeramatkan. Rizal juga meminta agar pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dapat bekerja sama menjaga wilayah adatnya serta membantu mengedukasi masyarakat tentang kearifan lokal ini.

Sementara itu Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Imam Fauzi, sangat mengapresiasi pelestarian kearifan lokal ini. Menurutnya, tradisi ini adalah wujud pelestarian ekosistem wilayah yang sudah ada sejak zaman dahulu dalam bentuk budaya masyarakat sekitar.

“Kami berharap tetap terjalin komunikasi lintas masyarakat dan instansi terkait untuk melestarikan budaya ini sebagai bentuk keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan konservasi. Ini juga menjadi agenda rutin untuk wisatawan sehingga mampu memacu kegiatan wisata budaya atau religi dengan tetap memperhatikan lingkungan konservasi,” harap Imam.
InfoPublik (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 42 Kasus Narkoba  Selama Sepekan Berhasil di Ungkap Polda Sumsel, Ada 57 Orang Tersangka

    42 Kasus Narkoba  Selama Sepekan Berhasil di Ungkap Polda Sumsel, Ada 57 Orang Tersangka

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.048
    • 0Komentar

     POLDA Sumatera Selatan (Sumsel) dan Polres jajaran selama minggu ketiga bulan Mei 2021 berhasil mengungkap 42 kasus dan menangkap 57 orang tersangka terkait kasus narkoba. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi menjelaskan bahwa dari 57 tersangka, 47 diantaranya pengedar dan 10 tersangka lainnya merupakan pemakai. Sementara untuk barang bukti yang […]

  • Muba Gelar Konsultasi Publik Tata Ruang Perkotaan

    Muba Gelar Konsultasi Publik Tata Ruang Perkotaan

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 791
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar kegiatan Konsultasi Publik II Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Stategis (KLHS) Kawasan Perkotaan kota Sekayu, Sungai Lilin dan Babat Supat Kabupaten Muba.   Acara yang digelar di Aula Wisma Atlet Sekayu, Kamis (28/11/2019) dihadiri peserta yang berjumlah […]

  • Alhamdullilah, Posyandu di Palembang Bakal Peroleh Bantuan Dana, Berapa Nilainya ?

    Alhamdullilah, Posyandu di Palembang Bakal Peroleh Bantuan Dana, Berapa Nilainya ?

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 947
    • 0Komentar

      Palembang – Pemerintah Kota Palembang berencana akan memberikan bantuan dana dari APBD sebesar Rp600 juta untuk Posyandu di Palembang. Bantuan itu sebagai bentuk keseriusan pemkot dalam membina posyandu di Kota Palembang. Posyandu sendiri merupakan kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan sehingga kedudukan memang sangat sentral. Dengan kedudukannya […]

  • Tidak Perlu Dilindungi, Sawit Bukan Tanaman Hutan

    Tidak Perlu Dilindungi, Sawit Bukan Tanaman Hutan

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.308
    • 0Komentar

    SAWIT dipastikan bukan tanaman hutan yang harus dilindungi dan direhabilitasi oleh masyarakat dan pemerintah. Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Dirjen PHL KLHK), Agus Justianto, menegaskan berbagai peraturan pemerintah, analisis historis, dan kajian akademik berlapis telah menjelaskan status tanaman primadona industri perkebunan tersebut. ”Dari berbagai peraturan, nilai historis, kajian akademik, wacana […]

  • Libur Nataru, Gubernur Terapkan Cegah Tangkal Penyebaran Covid  Secara  Fleksibel 

    Libur Nataru, Gubernur Terapkan Cegah Tangkal Penyebaran Covid  Secara  Fleksibel 

    • calendar_month Minggu, 19 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 819
    • 0Komentar

    PEMERINTAH pusat belakangan telah mencabut kebijakan penerapan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia saat natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru). Kendati begitu, diketahui beberapa daerah tetap akan menerapkan hal itu guna mencegah terjadinya peningkatan angka penyebaran covid-19. Namun lain halnya dengan Sumsel. Dimana, Gubernur Sumsel H Herman Deru menegaskan Pemprov Sumsel akan menerapkan […]

  • Ketua PMI Muba Serukan Warga Satu RT Wajib Solidaritas Bantu ODP

    Ketua PMI Muba Serukan Warga Satu RT Wajib Solidaritas Bantu ODP

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.139
    • 0Komentar

    GUNA mendukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) dalam upaya percepatan penanganan COVID-19, khususnya menangani Orang Dalam Pemantauan (ODP). Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Muba Beni Hernedi menyerukan Gerakan Solidaritas Bantu ODP selama menjalankan masa isolasi mandiri. “Banyak informasi yang saya terima, mereka yang berstatus ODP merasa seperti mendapatkan sanksi sosial. Mereka dikucilkan dari warga […]

expand_less
WordPress Archive Wise Church | Multi-Purpose Online Ministry WordPress Theme WiTalk – Event & Conference WordPress Theme Wixi – Personal Portfolio WordPress Theme Wizard – WordPress Affiliate Marketing Plugin for Niche Review Websites Woffice - Intranet, Extranet & Project Management WordPress Theme Woki – Creative Agency Elementor Template Kit Wokiee – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme Wolt – Electrician Repair Services & Lighting Store WordPress Theme Women’s Foundation Non-Profit WordPress Elementor Template Kit Woncep – Fashion WooCommerce WordPress Theme