Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlemen » Perjuangan PPPK Mengabdi di Tanah Sumsel

Perjuangan PPPK Mengabdi di Tanah Sumsel

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
  • visibility 846
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Diangkat itu enak. Tapi kalau sudah diangkat, jangan lupa turun juga turun ke masyarakat, maksudnya, bukan turun jabatan, karena sejatinya, yang diangkat hari ini adalah pundak, bukan dagu.

Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, baru saja meresmikan 3.077 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap pertama, dan seremoni ini digelar megah di The Sultan Convention Center, Palembang baru-baru ini.

Sebuah momentum bersejarah, karena selain jadi hari baik tanggal 9 Dzulhijjah alias Hari Arafah, juga jadi hari di mana banyak status berubah: dari honorer yang penuh harap, jadi ASN yang penuh tanggung jawab (dan mudah-mudahan tak penuh gaya). Namun seperti kata pepatah orang tua kita di kampung “Kalau sudah jadi mata air, jangan cuma ngucur ke diri sendiri”.

Dalam pidatonya, Pak Gubernur menekankan pentingnya empat hal bersyukur, mengerti hirarki, tanggung jawab, dan inovatif. Empat nilai ini, kalau dijadikan singkatan mungkin jadi BHTI, yang kalau dibaca cepat bisa terdengar seperti merek sabun mandi. Tapi memang begitulah ASN, harus bersih dari niat malas, wangi dalam pelayanan, dan licin dari gosip tak sedap.

Kita tahu, jadi PPPK bukanlah akhir dari perjuangan, justru baru awal dari babak baru: babak di mana rakyat bisa sewaktu-waktu datang ke kantor dengan keluhan kabel tiang listrik yang miring atau jalan rusak depan warung kopi. Layanan tak boleh macet hanya karena pegawainya sibuk update status. “Akhirnyaaaa…resmi juga jadi ASN”. Kalau cuma duduk di balik meja sambil main game cacing, ya sama aja bohong. Cacingnya naik level, rakyatnya tetap nunggu tanda tangan.

Pak Deru juga menyinggung tentang pentingnya paham hirarki. Memang, dalam birokrasi, kita harus tahu siapa atasan, siapa bawahan. Tapi jangan sampai semua cuma tunduk ke atas, lalu lupa nengok ke bawah.

Di Jepang, pegawai negeri bukan cuma datang ke kantor, duduk, pulang. Di sana, mereka bisa sampai nyapu jalanan demi jaga citra publik. Di Finlandia, birokratnya terbiasa naik sepeda ke kantor bukan karena miskin, tapi karena tahu diri. Sementara di Sumsel, mari kita akui, masih ada yang baru dilantik, langsung minta ganti kursi empuk pakai sofa santai, he..he ..[maaf -guyon…]. Padahal meja kerja masih pinjaman.

Tuntutan inovasi dari Pak Gubernur untuk sementara ini patut kita tepuk tangan. [takutnya hanya basa-basi!].  Tapi ingat, jangan sampai semua yang disebut inovasi cuma jadi bentuk PDF buat lomba.

Inovasi bukan tentang memperbanyak slide PowerPoint, tapi memperbanyak solusi. Kalau rakyat bisa urus KTP tanpa harus bawa berkas seperti pindahan rumah, itu baru inovasi. Kalau bisa urus SKCK tanpa pakai sandal jepit tiga kali bolak-balik, itu baru layanan.

Setiap ASN harus punya produk inovasi, kata Gubernur. Tapi jangan sampe nanti ada yang bikin produk bernama Aplikasi Layanan Berbasis Kecepatan, isinya tetap lemot kayak sinyal di pinggir rawa.

Pak Gubernur juga mengingatkan soal ribuan pendaftar PPPK yang belum diangkat. Nah, ini catatan penting karena keberhasilan sejati bukan saat kita dapat SK, tapi saat kita tetap rendah hati melihat teman kita belum dapat apa-apa. Jangan baru dapat kartu pegawai langsung ghosting grup alumni. Ingat, yang tertawa hari ini, dulunya juga sama-sama gelisah menanti hasil.

Jadi, kalau hari ini kamu resmi PPPK, jangan hanya merayakan dengan potong tumpeng, tapi juga potong niat buruk niat malas, niat aji mumpung, dan niat pamer yang tak perlu. Jadi setelah dilantik, jangan hanya jadi “pegawai dalam papan nama”, tapi jadi pelayan yang sigap, murah senyum, dan punya niat baik tiap pagi.

Biar kelak, saat kita pensiun (dan semoga benar dapat pensiun beneran dari Taspen), kita bisa menepuk dada sambil berkat. “Aku pernah jadi pelayan rakyat, bukan sekadar pemilik meja kerja”

Selamat bekerja, para PPPK, jangan lupa meja kerja itu tempat melayani, bukan tempat bersantai sambil ngopi tiga jam, ngetik setengah jam, pulang cepat karena rapat internal keluarga.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komit, Bersih -bersih Sungai Komering

    Komit, Bersih -bersih Sungai Komering

    • calendar_month Selasa, 6 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.221
    • 0Komentar

    RIBUAN ton rumput liar yang terbawa arus sungai Komering mengakibatkan ambruknya jembatan penghubung di Desa Serigeni Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) belum lama ini. Pernyataan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten OKI, Ir. HM. Hafis MM pada berita sebelumnya, bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan perbaikan jembatan dimaksud melalui dana […]

  • Pembatasan Mobilitas Masyarakat Selama Libur Hari Raya Idul Adha 1442 H (18-25 Juli 2021)

    Pembatasan Mobilitas Masyarakat Selama Libur Hari Raya Idul Adha 1442 H (18-25 Juli 2021)

    • calendar_month Senin, 19 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.066
    • 0Komentar

    SATGAS Penaganganan COVID-19 mengeluarkan Surat Edaran No.15/2021 tentang pembatasan mobilitas masyarakat selama libur Hari Raya Idul Adha 1442 H yang diberlakukan dari 18 Juli hingga 25 Juli 2021. Dalam pengaturannya, mobilitas masyarakat keluar daerah akan dibatasi kecuali untuk para pekerja sektor esensial dan kritikal, serta perorangan dengan keperluan mendesak. Perihal keperluan mendesak adalah sakit keras, […]

  • Digital Content Strategy untuk Jualan di Saat pandemi

    Digital Content Strategy untuk Jualan di Saat pandemi

    • calendar_month Minggu, 27 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 7.149
    • 0Komentar

    UMKM terdampak pandemi COVID-19. Usaha terhambat, pendapatan tersendat. Tidak cukup hanya dengan berjualan, namun juga harus unik dalam pemasaran. Cerdik membaca keinginan dan memahami konsumen akan menaikkan nilai yang kita tawarkan pada pembeli. Kreatif dan optimis, agar Kesehatan Pulih dan Ekonomi Bangkit![***] Covid19.go.id

  • Bagaimana Sumsel Atasi Sampah Menumpuk di Pagi Hari?

    Bagaimana Sumsel Atasi Sampah Menumpuk di Pagi Hari?

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    SAMPAH menumpuk di beberapa titik kota Sumatera Selatan sebenarnya disebabkan armada pengangkut terbatas dan koordinasi antar kabupaten dinilai belum begitu optimal. Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra, menegaskan, sampah seharusnya sudah diangkut sebelum jam sekolah, namun keterbatasan armada membuat jadwal sering terlambat. Kondisi ini menimbulkan tantangan nyata bagi pemerintah provinsi dalam menjaga lingkungan bersih dan […]

  • Koperasi Digital, Dari Dagelan Warung Kopi ke Transparansi SiKopdes

    Koperasi Digital, Dari Dagelan Warung Kopi ke Transparansi SiKopdes

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    MISALNYA ada sebuah warung kopi di pojokan desa, namanya “Kopi Kredit Syariah”. Warung ini dikelola koperasi, setiap kali warga mau ngutang, si ketua koperasi nyatet pakai buku tulis, kadang malah pakai ingatan doang, akibatnya, begitu ditagih, ada yang bilang, “Lho, kemarin saya sudah bayar lho, Pak Ketua. Ingat nggak?” Si ketua bengong, “Bayar? Bayar pakai […]

  • wakil-walikota-bekasi

    Wakil Walikota Bekasi Siap Dampingi Deddy Mizwar di Pilgub Jabar

    • calendar_month Sabtu, 12 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.164
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Bekasi – Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu siap mendampingi Dampingi Deddy Mizwar di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018.Walkot Bekasi itu akan diusung kembali partai Koalisi PKS dan Gerindra.

expand_less
WordPress Archive Radio Player With Playlist – Shoutcast and Icecast Radius – Business Training WordPress Theme Raint – Digital Agency Elementor Template Kit Ramom School – Multi Branch School Management System Ramsay – Personal CV/Resume WordPress Theme Ranbron – Business and Consulting WordPress Theme Randai Theater Entertainment & Performing Arts Elementor Template Kit Randai – Theater Entertainment & Performing Arts FSE WordPress Theme Rango | Elegant Fashion WooCommerce WordPress Theme Rankie | WordPress Rank Tracker Plugin