Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Fesyen Lokal Jangan Cuma Jadi Pajangan di Lemari, Tunjukkan di Catwalk Dunia!

Fesyen Lokal Jangan Cuma Jadi Pajangan di Lemari, Tunjukkan di Catwalk Dunia!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • visibility 832
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – “Kalau ada rotan jangan pilih kawat, kalau ada Cap Bali jangan pakai yang asal lewat”. Begitu kira-kira bunyi pepatah baru yang cocok menggambarkan suasana gegap gempita Indonesia Fashion Week (IFW) 2025 yang digelar di Jakarta Convention Center.

Di tengah desiran AC yang tak kalah modis dari model di atas panggung, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, melenggang ke lokasi bak fashionista senior yang tak lupa membawa misi menyulut semangat jenama lokal agar tak cuma jadi cerita etalase warung oleh-oleh.

Dalam gelaran yang digagas oleh APPMI sejak 2011 ini, Irene tak hanya hadir untuk berswafoto atau nyicip canape. Beliau datang membawa pesan penting bahwa fesyen lokal jangan cuma jadi bahan status WA, tapi harus menjejak sampai ke catwalk global. “Kalau tidak ditampilkan, masyarakat tidak akan tahu kualitas produk kita,” tegas Irene.

Maksudnya, jangan berharap orang jatuh cinta kalau kita malu-malu ngasih kode. Ini dunia fashion, bukan dunia tarik-ulur perasaan.

Ronakultura Jakarta begitulah tema IFW tahun ini. Perpaduan gaya hidup urban dengan budaya lokal, semacam ketika anak Jaksel memakai kain endek sambil ngopi di rooftop. Keren, nyentrik, dan tentu saja instagrammable. Di sinilah potensi industri kreatif Indonesia berkilau. Dari Cap Bali yang membawa warna-warna merak, sampai jenama-jenama lain yang berani mencampur batik dengan gaya futuristik ala drama Korea.

Founder Cap Bali, Putu Fitri Ertaningsih, bahkan menyulap inspirasi masa kecilnya burung merak menjadi koleksi yang membuat mata penonton terpekur bukan karena silau kamera, tapi silau warna. Memang, siapa bilang yang tradisional itu ketinggalan zaman? Kalau dipoles dengan niat dan cita rasa, songket pun bisa bersanding dengan Gucci, bukan hanya di hati, tapi di hati juri-juri fashion dunia.

Deputi Bidang Kreativitas, Budaya, dan Desain, Yuke Sri Rahayu, menyebutkan bahwa fesyen adalah satu dari tiga subsektor unggulan ekonomi kreatif, bersama kuliner dan kriya. Kalau kuliner bisa bikin perut kenyang dan hati senang, maka fesyen bisa bikin dompet bunyi asal dikemas ciamik.

Coba kita tengok Korea Selatan, dulu fesyen mereka kalah glamor dari Jepang, tapi sekarang? Lihatlah Seoul Fashion Week ditunggu dunia, disorot kamera internasional, dan jadi ajang para desainer muda unjuk gigi, bukan unjuk status di Instagram saja. Bahkan, kimchi pun sekarang ada versi ready-to-wear-nya dalam bentuk motif baju!

Lalu Indonesia? Jangan sampai kita cuma jadi penonton dan komentator, “Ih bagus ya bajunya, tapi mahal…” Sementara di dapur sendiri, penjahit dan perajin lokal hanya kebagian order baju seragam arisan RT.

IFW bukan sekadar ajang fashion foto senyum. Ini adalah momentum, tempat desainer lokal menunjukkan taji, bukan sekadar menempel logo. Pemerintah sudah turun tangan, tinggal pelaku industri tak lagi ragu naik panggung.

Karena kalau kain endek saja bisa melenggang ke Paris, masa kita masih ragu pakai produk negeri sendiri? Ingat, gaya boleh Korea, tapi bahan dan budaya harus tetap Nusantara. Pepatah modern fesyen lokal.”Kalau bisa tampil memikat dengan batik, kenapa harus repot cari baju branded plastik?”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oh,  Ternyata Mahasiswa Sumsel Luar Biasa Kreatif Ciptakan Beragam Aplikasi, Ini Buktinya

    Oh, Ternyata Mahasiswa Sumsel Luar Biasa Kreatif Ciptakan Beragam Aplikasi, Ini Buktinya

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    Mewujudkan Sumsel Smart Province yang terdepan, perlu mendapatkan dukungan dari Smart Society (masyarakat cerdas)

  • Pj Gub Sumsel Terima Kunjungan PT Pulp and Paper, Ini yang Dibahas

    Pj Gub Sumsel Terima Kunjungan PT Pulp and Paper, Ini yang Dibahas

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.366
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni berkomitmen mendongkrak investasi di Provinsi Sumsel. Oleh karena itu, dirinya mendukung pengembangan PT OKI Pulp and Paper. “Kami sangat mendukung semua investasi di Sumsel. Karena itu jika ada kendala kita akan segera carikan solusinya,” ucap Fatoni saat menerima audiensi jajaran direksi PT OKI Pulp and […]

  • Gubernur Himbau Harus Ada Aksi Nyata, Jangan Gara-gara COVID-19 Produktivitas Kendor

    Gubernur Himbau Harus Ada Aksi Nyata, Jangan Gara-gara COVID-19 Produktivitas Kendor

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 728
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru menghimbau kepada seluruh masyarakat Sumsel jangan panik dan aktivitas  tak beloh kendor gara-gara terpapar Virus Corona /COVID-19. Selain guna mengantisipasinya ungkap dia, harus ada aksi nyata di lapangan sehingga terbebas. Deru mencontohkan, seperti pemasangan alat pengukur suhu tubuh itu sangat perlu sebagai antisipasi dan mengetahui sejak dini. Sekarang masyarakat jangan dibuat […]

  • Aksi DMDI Terhadap Korban Banjir Diapresiasi Gubernur Kalsel

    Aksi DMDI Terhadap Korban Banjir Diapresiasi Gubernur Kalsel

    • calendar_month Minggu, 31 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.199
    • 0Komentar

    Aksi Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia yang diketuai H Herman Deru dalam memberikan bantuan kemanusiaan terhadap korban bencana banjir bandang di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diapresiasi oleh banyak pihak salah satunya dari Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Sahbirin Noor. “DMDI Bersama BKPRMI memang sangat peduli membantu masyarakat Kalsel di waktu banjir serta pascabanjir. Saya mewakili […]

  • Percaya, Banyak Jalan yang Kondisinya Gelam & Serem, Ternyata 2.800 Titik Lampu Jalan di Palembang Rusak

    Percaya, Banyak Jalan yang Kondisinya Gelam & Serem, Ternyata 2.800 Titik Lampu Jalan di Palembang Rusak

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.519
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Banyak jalan -jalan di Kota Palembang yang kondisinya gelap dan menyeramkan lantaran lampunya jalannya pada padam. Banyak Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Ratu Dewa mengakui sendiri karena 2.800 titik lampu jalan di Palembang rusak. Hal itu akan dilakukan pemantauan secara langsung olehnya. “Diantaranya berdasarkan hasil pantauan ada sekitar 2.800-an lampu jalan yang rusak. […]

  • Gubernur Sumsel Serahkan Pemenang Investment Award 2018

    Gubernur Sumsel Serahkan Pemenang Investment Award 2018

    • calendar_month Rabu, 15 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 822
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menyerahkan pemenang Investment Award 2018. Pemenang Investment Award 2018 terdiri dari 3 kategori, yakni kategori Perusahaan Terbaik ada tiga perusahaan diraih oleh PT. Semen Baturaja, PT. Hindoli, dan PT. OKI Pulp and Paper,  kemudian, kategori Tata Kelola CSR diraih oleh PT. Pupuk Sriwijaya. Sementara itu, kategori penyelenggara […]

expand_less
WordPress Archive Jackie – Karate & Martial Arts School WordPress Theme Jagga – Real Estate Template Kit Jamaah – Mosque & Islamic Center Elementor Template Kit Janelas – Windows & Doors Services Elementor Template Kit Jango | Highly Flexible Component Based WP Theme Jannah News – Newspaper Magazine News AMP BuddyPress Jannah – Newspaper Magazine News BuddyPress WordPress Theme Jannal – Curtains & Doors WordPress Theme Jannal - Windows Curtains & Doors Service WordPress Theme Jaran – Horse Riding School Elementor Template Kit