Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Grup Menyimpang di Medsos, Bukan Cuma ‘Unfriend’, Tapi Harus ‘Unroot’!

Grup Menyimpang di Medsos, Bukan Cuma ‘Unfriend’, Tapi Harus ‘Unroot’!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • visibility 640
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Ada satu pepatah tua dari kampung halaman saya yang bunyinya kira-kira begini “Kalau tikusnya diusir, tapi lubangnya tetap terbuka, besok-besok bisa pindahan rombongan”. Nah, pepatah itu cocok betul buat menggambarkan dunia digital kita hari ini, khususnya soal grup-grup menyimpang yang berkeliaran di platform media sosial macam Facebook.

Baru-baru ini, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Pak Angga Raka Prabowo, tampil dengan semangat membara layaknya Bapak RT yang baru tahu ada anak muda ngopi sambil nyetel lagu dangdut remix tengah malam, beliau langsung bertindak.

Enam grup Facebook bermuatan menyimpang sudah diblok. Enam! Itu kalau diibaratkan sate kambing, sudah satu tusuk lebih. Tapi sayangnya, ini bukan sate, ini konten jahat yang bisa ngerusak masa depan anak-anak kita.

Pak Angga juga bilang, jangan sampai dunia digital kita berubah jadi pasar malam liar, di mana semua dagangan ada, tapi nggak semua layak ditonton anak kecil.

Apalagi kalau isi grupnya udah kayak sinetron tengah malam zaman dulu gelap, menyimpang, dan bikin orang dewasa pun garuk-garuk kepala. Makanya, bukan cuma di-unfriend, tapi harus di-unroot!. Dicabut sampai ke akar-akarnya, kayak nyabut singkong yang nyelip di tengah kebun.

Kalau nggak, grup yang satu diblok, besok nongol tiga lagi. Kayak jamur di musim hujan. Lha wong yang bikin kontennya aja belum ketangkap. Ini seperti nangkep maling tapi cuma dipelototin doang dari balik tirai. Malingnya joget-joget, kita cuma nulis status di Facebook “Ya Tuhan, lindungilah generasi muda dari maksiat digital”.

Pak Wamen bilang, dalang penyebar konten menyimpang ini harus dihukum seberat-beratnya. Betul sekali, karena ini bukan sekadar soal moral, tapi soal masa depan. Anak-anak kita ini ibarat kertas putih, jangan sampai dilukis pakai spidol permanen warna hitam pekat. Masa depan bangsa ini bukan tempat uji coba konten yang nyeleneh dan nyasar.

Langkah untuk menggandeng Meta dan platform digital lain juga perlu kita apresiasi, ini ibarat ngajak pemilik rumah buat pasang CCTV di setiap sudut dan jendela digitalnya, karena bagaimana pun, rumah besar bernama media sosial ini nggak bisa dijaga sendirian. Harus ada yang bersih-bersih tiap hari, jangan sampai jadi sarang laba-laba beracun.

Dan yang paling penting masyarakat harus ikut nyemplung, jangan cuma jadi penonton yang ngedumel sambil ngopi. Ada kanal aduankonten.id tuh, jangan disangka itu tempat curhat kayak akun gosip.

Itu tempat serius buat lapor, kalau nemu grup nyeleneh, langsung aja lapor, jangan pakai caption, “Ckckck makin parah zaman sekarang.” Lah, zaman sekarang makin parah, karena kita kebanyakan ‘ckckck’, tapi kurang ‘klik’ laporannya.

Ingat pepatah digital dari netizen bijak “Scroll-scroll juga, tapi jangan sampe moral jadi lowbat”. Jangan tunggu anak-anak kita belajar dari grup yang salah. Jangan sampai ruang digital jadi ajang bebas kayak lomba tarik tambang di pasar malam rame, tapi nggak jelas ujung pangkalnya.

Kalau perlu, kita bikin gerakan “Jempol Sehat, Generasi Kuat”. Klik yang baik-baik, tonton yang mendidik, dan unfollow yang merusak. Karena dunia maya kita ini udah kayak kebun bunga. kalau nggak dirawat, bisa tumbuh semak belukar, kalau dibiarkan, bisa jadi tempat uler ganti kulit.

Ya jelas, jangan biarkan anak-anak kita tumbuh di dunia digital yang bebas kayak kucing liar nyari ikan asin di dapur. Butuh penjaga, butuh pagar, dan butuh hati yang peka.

Pemerintah sudah bertindak, platform digital digandeng, sekarang giliran kita, jangan cuma jadi penonton drama digital, tapi jadilah penjaga moral yang tidak tidur, walau sedang rebahan.

Karena kalau ruang digital bersih, bukan cuma generasi muda yang sehat. Kita juga bisa scrolling sambil senyum, bukan sambil ngelus dada dan geleng kepala. Dan itu, saudara-saudara, adalah tanda-tanda “akun-akun suram telah musnah, digantikan oleh akun-akun yang pancarkan cahaya”.

Mari kita bantu bersihin dunia maya karena kalau bukan kita, siapa lagi? kalau bukan sekarang, ya nanti keburu di-tag ke grup yang nggak-nggak.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Penghafal Al-quran, Bupati Dan Wakil Resmikan Rumah Tafidz Usman Bin Affan Banyuasin

    Dukung Penghafal Al-quran, Bupati Dan Wakil Resmikan Rumah Tafidz Usman Bin Affan Banyuasin

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 982
    • 0Komentar

    BUPATI Kabupaten Banyuasin H. Askolani SH MH di dampingi wakil Bupati H Slamet SH dan rombongan hari ini mengadakan shalat Zuhur bersama di Masjid Asy- Syahar Desa Sungai Rebo Kec Banyuasin I. Usai melakukan shalat berjamaah, Bupati dan wabup beserta rombongan langsung menuju Yayasan Rumah Tafidz Alquran Usman Bin Affan untuk melakukan peresmian yayasan. “Alhamdulillah […]

  • Mawardi Yahya Buka Perkemahan Gema Muhammadiyah

    Mawardi Yahya Buka Perkemahan Gema Muhammadiyah

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.283
    • 0Komentar

    SALAM Pramuka….!, demikian salam lantang yang diucapkan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel Ir. H Mawardi Yahya di hadapan ratusan peserta  Perkemahan Gema Muhammadiyah (PGM) ke -15  Tahun 2019 Se- Sumatera di bumi perkemahan Cadika, Rabu (11/9/2019). Sebagai pembina upacara pada pembukaan PGM Mawardi Yahya yang juga Wakil Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Daerah Sumsel mengucapkan selamat datang […]

  • Rugikan Publik, Polri Proses 250 Kasus Pinjol Ilegal

    Rugikan Publik, Polri Proses 250 Kasus Pinjol Ilegal

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 582
    • 0Komentar

    SEBANYAK  250 kasus terkait aduan pinjaman online (pinjol) illegal berhasil diproses oleh Bareskrim Polri. Dari 250 kasus tersebut sebanyak 11 tersangka kasus pinjol illegal ditahan di Mabes Polri. Kasubdit IKNB Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri, Kombes Pol. Ma’mun mengatakan bahwa yang kami tahan di Bareskrim ada 5 tersangka itu yang di Subdit […]

  • BNN Sumsel Amankan Pemilik Sabu 5 Kg & Ribuan Ekstasi, Salah Satunya Oknum Anggota DPRD Palembang

    BNN Sumsel Amankan Pemilik Sabu 5 Kg & Ribuan Ekstasi, Salah Satunya Oknum Anggota DPRD Palembang

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    SEBANYAK 5 Kg Sabu diamankan Badan Narkotika Nasional [BNN] Provinsi Sumsel. Dari hasil tangkapan tersebut, BNN juga mengamankan 6 orang yang terlibat jaringan peredaran narkoba antar provinsi, dari 6 orang itu, diantaranya 4 pria, dan 2 wanita yang diduga pemilik barang haram tersebut. Diduga salah satu yang ditangkap tersebut, yakni oknum anggota DPRD Kota Palembang. […]

  • Sarapan Berat, Hidup Melarat (Kolesterol), Kisah Pagi yang Berminyak & Berdampak

    Sarapan Berat, Hidup Melarat (Kolesterol), Kisah Pagi yang Berminyak & Berdampak

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.424
    • 0Komentar

    “Tak ada pagi tanpa nasi, tak ada kolesterol tanpa gorengan”–Pepatah rakyat dapur belakang, he..he.. JAM masih menunjukkan pukul 06.57, ayam tetangga belum sempat berkokok dua kali, tapi dapur sudah bergemuruh. Ada aroma daging sapi rebus, ayam goreng lengket, telur ceplok setengah gosong, dan sambal ulek level ‘neraka edisi Sumatera’. Pak Bowo, bapak dua anak, 52 […]

  • Peresmian Uang Baru Rp75 Ribu 

    Peresmian Uang Baru Rp75 Ribu 

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 846
    • 0Komentar

    BANK Indonesia bersama Kementerian Keuangan merilis uang rupiah edisi khusus Rp75 ribu. Uang baru pecahan Rp75 ribu resmi dikeluarkan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang Rupiah. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam acara Peresmian Pengeluaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia dalam bentuk uang kertas 75 ribu yang […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce License Manager WooCommerce Lightspeed POS Integration WooCommerce Live Notifications WooCommerce Local Delivery Shipping WooCommerce Local Pickup Plus WooCommerce LookBook – Shop by Instagram – Shoppable with Product Tags WooCommerce Lottery - WordPress Competitions and Lotteries, Lottery for WooCommerce WooCommerce Lottery – WordPress Competitions and Lotteries, Lottery for WooCommerce WooCommerce Magnifier – Image Panning with Slider WooCommerce Mailchimp Discount